Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 194


__ADS_3

“BAGUS SEKALI KAMU MENGENALI AKU... SAYANGNYA KITA TIDAK ADA WAKTU UNTUK BERBICARA LAGI.” Nuan Nuan bicara sambil berteriak kemudian matanya semakin membesar dan Sarah Li kembali tidak sadarkan diri. Ia jatuh pingsan dan tubuhnya melayang keudara seolah ada yang menariknya. Super blood moon sudah keluar dalam bentuk sempurna. Tanah bergetar dan tiba – tiba keluar retakan dari permukaan tanah.


“sekarang...” Daniel menyerang makhluk itu lagi dan ia seperti sudah memahami gerakannya, dengan sangat mudah menghindari serangan Daniel.


Tubuh Sarah berputar – putar diudara dan David berusaha keras menurunkan Sarah Li dan Andy Li sedang berusaha menghancurkan benang merah antara Sarah dan Nuan Nuan.


Kekuatan Nuan Nuan naik berkali – kali lipat karena kekuatan dari super blood mood dan ia sangat sulit untuk


dikalahkan.


“jangan lakukan apapun yang membuat mu akan menyesali karena kekalahan kalian.”


Nuan Nuan berbicara dan ia bisa melihat itu bukan lagi benang, tapi sudah mirip dengan selang air . Sangat


jelas dan bisa dilihat dengan mata tanpa menggunakan energi apapun. Daniel merasa kesal karena ia tidak bisa melakukan apapun sekarang. Sungguh sangat memalukan. Tubuh Sarah terlihat mengeluarkan cahaya putih dan berkilau dengan tubuh melayang diudara.


Wanita kesayangannya dalam masalah, wanita mengerikan ini bisa mengambil habis semua energi Sarah.


“haaaaa....” suara berat dari dalam tanah terdengar. Suara seperti seseorang yang sedang membuang nafas dari


mulut. Daniel melihat sekelilingnya, suara itu berasal dari tanah yang terbuka...


“bagus,,,, sedikit lagi...” Nuan Nuan tersenyum merayakan kemenangannya. Tidak lama lagi semuanya akan bangkit dan mereka akan kembali menguasai dunia.


Daniel menarik penghubung Nuan Nuan dengan Sarah. Semakin ditarik penghubung mereka bertambah panjang lagi. Seolah tidak ada ujungnya.


“percuma.... tidak ada yang bisa kalian lakukan...” kata Nuan Nuan


Beberapa kepala terlihat sudah keluar dari dalam tanah dan memaksa akan keluar.


“HAAAA....” suara itu semakin terdengar jelas dan semakin kuat.


Daniel memukul tanah dengan kepalan tangan kanannya dan retakan tanah itu pun tertutup karena kekuatannya.


Suasana pun kembali hening, tapi sayangnya hanya sebentar saja. tanah kembali bergerak dan retakan itu kembali terlihat dipermukaan tanah.

__ADS_1


“percuma kamu lakukan hal itu, mereka hidup karena istrimu. Harusnya aku mengucapkan banyak terima kasih


kepadanya. “


Daniel menolak untuk menyerah ia kembali melakukan hal yang sama, sayangnya berkali – kali ia melakukan hal itu, berkali – kali pula makhluk suku terlarang yang sudah punah itu bangkit. Aroma tidak sedap tercium diudara, entah itu aroma kematian atau aroma dari tubuh yang sudah lama meninggal itu.


Tubuh Sarah semakin terlihat menyusut, seolah habis diambil oleh Nuan Nuan,.


“ayo cepat, waktu kita tidak lama lagi. Segeralah bangktit semuanya.” kata Nuan Nuan


Ketika Nuan Nuan terlihat lengah, Daniel menusuk Nuan Nuan.


“apa yang kamu lakukan??” katanya sambil membesarkan bola matanya menatap Daniel.


“Tidak ada yang bisa membunuhku. Jika kau ingin membunuhku. Maka kau harus membunuh istrimu.” sambungnya sambil melihat perutnya yang ditusuk Daniel dengan pedang yang terbuat dari energinya. Benar katanya,ketika Daniel mencoba menusuk Nuan Nuan berkali – kali,  tidak ada yang bisa menembus tubuh makhluk


ini.


Daniel tidak mau menyerah ia menyerang Nuan Nuan dari setiap sudut. Tapi sepertinya memang tidak ada yang


Daniel berusaha menganalisa dari semua keadaan yang terjadi. Tapi sepertinya perlu dipertimbangkan atas apa yang dikatakan makhluk mengerikan ini. Waktu sangat penting bagi mereka saat ini. Daniel mencoba sekali lagi menyerang  Nuan Nuan. Karena tidak ada reaksi sama sekali, Daniel berbalik arah dengan meyerang Sarah Li


Tubuh Sarah jatuh ketanah sebelum David bersiap menangkapnya.


“jika kau yang pada akhirnya membuatnya meninggal dunia, lebih baik aku orang pertama yang mengambil


nyawanya.” senyum licik diwajah Daniel terlihat lebih menyeramkan dibandingkan dengan  wajah mengerikan Nuan Nuan.


“maaf.... “ bisik Daniel dari dalam hati dan kemudian memukul Sarah Li dengan kekuatannya. Tubuh Sarah yang


sudah terhempas ketanah semakian tercampak dan membentur pohon besar. Sudut bibir Sarah mengeluarkan darah dan ia kembali tersadar. Ketika pandangan matanya masih kabur Daniel terlihat berlari kearahnya, tangan kanannya mengeluarkan cahaya keemasan dan wajahnya sulit digambarkan. Sedih, kesal dan marah jadi satu.  Samar – sama Sarah mendengar suara papanya dan David Long berteriak.. “jangan...”


Mata Sarah menatap kelangit, hujan metor akhirnya turun. Inilah waktunya. Sarah merasa tubuhnya sudah sangat


lemah dan tidak sanggup berbicara dengan suara kuat. Bibirnya mengucapkan kata “terima kasih”

__ADS_1


Serangan dari Daniel benar – benar menyakiti Sarah Li dan membuat mulutnya memuntahkan darah segar. Ada


ledakan suara terdengar sangat kuat dan bersamaan dengan itu bumi terasa bergetar dengan sangat kuat.


Sarah merasakan sakit yang luar biasa. Tenaga Daniel sangat kuat ketika memukul dirinya.


“maaf...” bisik Daniel ditelinga Sarah


Sudah tidak bisa berkata apapun, tapi Sarah merasa puas dengan apa yang sudah dilakukan Daniel. Ia tersenyum dan tubuh Sarah mengeluarkan cahaya putih terang. Bola api keluar dari dalam tubuhnya dan bersamaan dengan itu Sarah pun memuntahkan banyak gumpalan darah. Daniel melihat bahkan ada gulungan rambut dan beberapa paku dan akar dari muntahan Sarah.


Bola api kecil itu membakar benang merah antara dirinya dan Nuan Nuan. Suara teriakan Nuan Nuan semakin


nyaring dan membuat telinga berdenging karena terlalu kuat.


Sarah memahami, inilah waktu yang dikatakan para leluruh dan sesepuh tadi. Cahaya semakin terang keluar dari


tubuh Sarah. Perlahan – lahan tubuhnya menghilang bersama dengan naiknya cahaya itu kelangit.


Meteor yang melintas seolah membawa tubuh Sarah pergi entah kemana. Pergi tanpa jejak.


Air mata Daniel mengalir tidak tertahankan. Ditangan dirinya, orang yang dicintainya pergi meninggalkan dunia


ini. Kini ia adalah seorang pembunuh dari orang yang dicintainya. Seorang manusia tanpa perasaan. David Long  dan Andy Li tidak mampu berbuat banyak. Mereka mengetahui memang hanya ini yang bisa dilakukan agar perjanjian dua jiwa itu berakhir.


Perjanjian yang hanya bisa terlepas apabila salah satu dari mereka mati. Tapi hal itu akan sulit, karena


membunuh Nuan Nuan tidak akan bisa dilakukan jika Sarah tidak mati lebih dahulu. Perjanjian bodoh yang membuat orang yang disayanginya harus pergi dari dunia ini.


Air mata Daniel mengatar kepergian Sarah yang tidak kembali lagi. Tanpa ada kata perpiasahan.Pergi dan


tidak pernah tahu apakan akan kembali atau tidak.


Bukit kenangan menjadi sangat hening, hujan meteor yang dinginkan untuk disaksikan bersama kekasih, menjadi


saksi prpisahan dua kekasih didunia ini.

__ADS_1


__ADS_2