Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 47


__ADS_3

Suara teriakan dari Sarah mengejutkan semua orang


diruangan rapat. Pesan dari Nana sulit diterima akal sehat Sarah. Baru kali ini


tidak membaca email kantor dan sialnya orang yang akan berinvestasi dengan


mereka adalah perusahaan Long dengan Direktur utama adalah Daniel Long.


Sarah setengah tidak percaya membuka email


diponselnya dengan tergesa – gesa dan pada bagian investor tertulis nama Daniel


Long sebagai Direktur utama. Mata Sarah membesar menatap Daniel.


“kamu... “ kata Sarah penuh tanda tanya.


“maaf membuat kamu terkejut. Awalnya aku ingin


memberikan kejutan, ternyata ada jadwal rapat yang tidak bisa dihindari.


Ya....jadi seperti inilah kita bertemu ”


Daniel berbicara dengan santai seolah Sarah


memang menunggu kehadirannya. Semua orang memperhatikan mereka berdua.


“Papa, maaf membuat anda menunggu..”


“papa....” Sarah mengerutkan keningnya, dalam


waktu beberapa menit terakhir terlalu banyak kejutan yang diterimanya.


Andy Li tertawa senang mendengar perkataan Daniel


Long. Hatinya senang dengan semua perkembangan yang ada.


“tidak masalah putra ku, mari kita mulai


rapatnya.” jawab Andy Li


Sarah Li memaksa otaknya bekerja keras untuk


menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. Terlalu banyak yang terlewatkan oleh


dirinya. Sarah hanya melihat Daniel dan Andy Li bergantian. Sambil meminjat


keningnya perlahan.


Rapat kembali dimulai, Andy Li mempersilahkan


memulai rapat. Daniel dengan santai memilih duduk disebelah Sarah Li dan dengan


santai mengambil caramel latte dari tangan Sarah dan meminumnya sambil melihat


kearah proyektor. Sarah mengerutkan keningnya melihat tingkah Daniel yang


semaunya. Tidak mungkin mempermasalahkan hal ini sekarang, Sarah memilih diam


dan fokus dengan rapat yang sedang berlangsung.


Kali ini yang memberikan persetasi adalah Andrew,


ia membahas mengenai semua hal yang akan dikerjakan dalam usaha hulu dan hilir


pertambangan kali ini.


Sarah mengira hanya usaha pengeboran minyak yang


akan dikerjakan untuk kerja sama kali ini. Tapi sampai pada usaha hilir berarti


akan ada perusahaan lain yang didirikan. Pantas saja berkali –kali papanya


mengatakan membutuhkan investor dengan modal yang besar. Jika hanya membuat


usaha pengeboran minyak seharusnya perusahaan sekelas mereka sanggup


mengerjakan dan mendirikan sendiri tanpa campur tangan investor lain.


Mata Sarah fokus pada tulisan di proyektor dan ia


sangat mendengarkan perkataan Andrew. Sarah mencatat hal penting dan menanyakan


banyak hal kepada Andrew. Ia tidak memperhatikan kilatan mata tidak senang dari


pria disampingnya. Rapat selama 2 jam, tapi Sarah merasa ada banyak hal yang


belum dipahaminya. Begitu selesai rapat, Andy Li, Daniel Long dan kedua saudara


perempuannya terlibat dalam percakapan yang sangat serius. Sarah mengajak


Andrew, serta ke 3 manager perusahaan Li untuk melakukan pembicaraan diruangan


rapat lainnya.


Lantai 8 digunakan sebagai ruangan rapat. Mulai

__ADS_1


dari ruangan diskusi dengan kapasitas kecil, sedang sampai kapasitas besar


tersedia dilantai 8 ini. Sarah mengajak keempat orang tersebut  keruangan


didepannya. Bentuk ruangan bulat dengan kapasitas hanya 8 orang. Desain meja


melingkar membuat diskusi akan lebih santai.


Sarah menanyakan banyak hal kepada Andrew dan


ketiga managernya tentang sejauh mana pembangunan perusahaan hulu dan hilir


sudah dibangun. Kemudian menanyakan perektrutan karyawan. Serta peralatan yang


akan digunakan dalam pabrik pengolahan. Semua dibahas oleh Sarah secara


menyeluruh. Ia lebih banyak mendengakan penjelasan para karyawannya.


Ia bahkan tidak sadar kalau tunangannya sudah


berada berdiri dibelakanya, memperhatikan Sarah bicara sambil mengepalkan


meletakkan kepalan tangannya di bibirnya. Mata cincin zambrut yang dikenakan


Sarah melekat dibibirnya seolah sengaja dicium olehnya.


Semua orang  fokus dengan diskusi, hingga


manager HRD secara tidak sengaja melihat kerah pintu. Daniel Long sudah berada


didalam ruangan, ia bersandar pada dinding kaca sambil menyilangkan tangannya


didadanya.


“Pak Direktur Long,” sapanya sambil mengangukkan


kepalanya sekali.


Semua orang mengalihkan pandangannya kepada


Daniel yang sudah berdiri tepat dibelakang Sarah.


“lanjutkan saja” jawab Daniel Long.


Sarah pun tidak memperdulikan dan melanjutkan


diskusi selama hampir 1 jam. Selesai diskusi kecil, dan semua orang


meninggalkan ruangan rapat kecil itu. Sarah mengeluarkan ponselnya, dan


‘siapkan materi untuk rapat dengan Direktur


Daniel Long.’


‘baik bu.’


Nana yang berada dilantai 8 dan sudah menyiapkan


semua materi rapat  segera masuk kedalam ruangan dengan berkas dan laptop


Sarah.


“saya harap pak Direktur Daniel Long tidak


keberatan rapat diadakan diruangan ini.” Sarah menatap Daniel yang  dari


tadi tidak berhenti memperhatikan dirinya.


Daniel mengangguk dan langsung duduk disebelah


Sarah. Nana merasa canggung, ini pertama kalinya ada orang yang langsung


memilih duduk disamping Sarah ketika sedang rapat. Nana memilih duduk dihadapan


Sarah. James masuk kedalam ruangan dan duduk disebelah Nana.


Sarah menyerahkan jas yang tadi menutupi kakinya


kepada Daniel.


“terima kasih.” kata Sarah dengan singkat


“kedepannya Nyonya muda Long harap jangan suka


mengekspose bagian tubuh yang private kepada orang lain.” Daniel menatap serius


kepada Sarah.


“tuan muda Long, saya adalah nona ketiga Li. Baik


itu sekarang, besok ataupun lusa tidak akan berubah.”


“setelah menikah kamu akan menjadi nona muda


keluarga Long.”

__ADS_1


“mungkin aku akan masuk kedalam keluarga Long,


tapi aku tidak ada niat mengganti margaku. Harap pak direktur paham mengenai


hal ini.”


“keras kepala. “ gertu Daniel tapi bisa terdengar


jelas ditelinga Sarah.


“apa kamu bilang...” Sarah mengerutkan keningnya


sambil merubah posisi duduknya menatap Daniel.


Daniel hanya menaikkan pundaknya.


“satu lagi, aku bukan orang yang suka mengekspose


bagian tubuh yang private kepada orang lain. Harap kedepannya tuan muda Long


lebih memilih perkataan yang pantas diucapkan.” protes Sarah


“kamu membiarkan pria lain melihat kaki mu yang


berbuka seperti itu?”  Daniel mulai terlihat emosi menjelaskan sambil


menunjuk kaki Sarah.


Sarah memang mengenakan jump suit sampai lutut,


hanya saja ketika ia sedang duduk celana yang dikenakannya naik satu jengkal


keatas. Sarah melihat kakinya,


“ jadi tutupi lah.” kata Daniel sambil menutup


paha Sarah dengan jas yang masih dipegangnya.


Sarah malas berdebat dengan Daniel karena


terlihat papa dan kedua saudaranya sedang melintas didepan ruang mereka.


Nana dan James saling berpadangan setelah melihat


kedua pasangan ini berdebat. Mereka hanya terdiam memperhatikan mereka berdua.


Andy Li menyempatkan diri melihat kedalam ruangan


rapat ketika Daniel menutup kaki Sarah dengan jas miliknya.


“papa memang tidak salah memilih kamu sebagai


menantu keluarga Li. Jangan lupa kerumah nanti malam ya Direktur Daniel Long.”


Daniel yang langsung berdiri begitu Andy Li


berbicara kepadanya tersenyum dan mengangguk. Nana dan James ikut berdiri


menghormati Direkur Utama Perusahaan Li itu. Hanya Sarah yang duduk dengan


wajah cemberut.


“silahkan lanjutkan.” kata Andy Li sambil menutup


kembali pintu rapat dan berlalu meninggal mereka berempat.


“silahkan duduk, kita akan memulai rapat.” kata


Sarah dengan wajah cemberut


Daniel mengeluarkan ponselnya  dan mulai


merekam pembicaraan selama rapat. Sarah memperhatikan kebiasaan Daniel yang


unik. Ketika menemui James dihotelnya, James juga merekam semua pembicaraan


mereka dari awal sambil selesai. Sarah juga tidak tahu apa gunanya, jangan –


jangan pria ini punya penyakit pelupa yang luar biasa.


Seseorang mengetuk pintu ruangan rapat dan


memberikan segelas kopi panas kepada Daniel dan James


“Direktur Li, menyuruh saya memberikan kopi ini


kepada anda.” kata pegawai kantin.


“terima kasih. “ jawab ramah Daniel.


Rapat terbatas mereka berempat selesai lebih lama


dari yang diharapkan. Banyaknya permintaan dari perusahaan Long membuat diskusi


menjadi sangat lama. Jujur ini pertama kali bagi Sarah mengerjakan proyek kerja

__ADS_1


sama dengan setengah hati.


__ADS_2