Petualangan Mistis

Petualangan Mistis
Episode 218


__ADS_3

melihat wanita yang sedang berdiri di hadapannya dengan senyuman yang begitu ia rindukan membuat sesak yang ia rasakan selama ini lenyap begitu saja. perasaan rindu yang begitu menggebu-gebu membuat Adam bahkan sulit untuk mengeluarkan kata. dengan perasaan yang seakan tidak percaya, Adam melangkah pelan mendekati wanita itu dan dirinya berdiri tepat dihadapannya.


ia tatap dalam-dalam manik mata wanita itu, tidak ada yang berbeda. semuanya masih sama seperti dulu. kilasan kejadian satu tahun yang lalu mulai hinggap di kepala Adam, bagaimana dulu ia begitu terpukul karena kepergian wanita itu.


flashback


"aku mencintaimu"


"TIDAAAAAAK"


"aaaggghh"


sekuat tenaga Adam mencoba untuk membebaskan diri dari kukungan Sri Dewi. perlahan kaki kanannya mulai terangkat melangkah dan di susul kemudian kaki kirinya. Adam mengumpulkan energinya memusatkan di seluruh tubuh kemudian ia menghancurkan sihir Sri Dewi yang mengikat dirinya.


swing


swing


Adam terbebas dan saat itu juga ia melancarkan serangan yang bertubi-tubi. Sri Dewi menghalau semua serangan itu namun karena begitu membabi buta, Sri Dewi kewalahan. ia kemudian membuat perisai untuk melindungi dirinya. sayangnya perisai itu hancur hanya dalam satu kali pukulan tangan Adam.


bugh


bugh


Adam memukul perut dan dada Sri Dewi membuat wanita itu terseret mundur beberapa langkah.


kemarahan Adam sudah mencapai pada puncaknya. dirinya saat ini semakin terlihat menyeramkan layaknya iblis yang siap menyantap makanan lezatnya. matanya semakin merah menyala, aura penuh kebencian dan amarah, menyelimuti tubuh Adam.


tim samudera bahkan ngeri melihat penampakan Adam yang sekarang. aura penuh amarah itu bahkan sangat terasa mereka rasakan.


tidak ingin ada yang terluka d


karena pertarungan Sri Dewi dan Adam, El-Syakir berlari ke arah Zidan dan pengawalnya untuk membuat pagar gaib sebagai pelindung mereka semua. anak buah Jacob bahkan berlindung di belakang para pengawal Sanjaya grup karena mereka tidak berani melihat Adam.


tim samudera ingin membantu Adam menyerang Sri Dewi namun Adam menahan mereka.


"aku yang akan mencabut nyawa wanita ini. dia harus merasakan kepedihan sakaratul maut yang teramat sangat melebihi ratu Sundari" tatapan mata Adam seperti elang yang mengintai musuhnya


Sri Dewi memegang dadanya yang kesakitan. rupanya tenaga dalam yang Adam punya dapat membuat dirinya terluka.


"sialan" Sri Dewi mengumpat penuh amarah


wanita itu kemudian berubah wujud menjadi ratu Sri Dewi yang sebenarnya. pakaian serba hitam, rambut hitam yang tergerai panjang dengan mahkota yang ia pakai serta gelang kaki yang ada di pergelangan kaki kanannya. seekor ular yang melilit tubuhnya. ular Ragin, kini bersama dengannya lagi.


"bagaimana bisa ular itu bisa hidup kembali. bukankah Adam sudah membunuhnya dulu" Vino tentu saja kaget


"apakah ular itu mempunyai banyak nyawa atau memang ratu Sri Dewi mempunyai banyak peliharaan ular seperti itu" ucap Starla


"astaga, ular itu besar sekali" Randi memekik melihat ular Ragin


"kita seperti sedang menonton film horor berlaga action" ucap Pram


sssss


desis ular Ragin membuat tim samudera bersiap karena ular itu melihat ke arah mereka semua.


"makan tubuh itu, dia sudah tidak berguna karena jiwanya sudah lenyap" Sri Dewi memerintah ular Ragin untuk melahap tubuh ratu Sundari


secepat kilat ular Ragin merayap mendekat tubuh ratu Sundari yang terbaring di atas batu. Adam dengan cepat juga melesatkan cahaya merah sehingga ular Ragin tidak dapat menyentuh tubuh ratu Sundari. Senggi datang dan membawa tubuh ratu Sundari ke tempat yang aman.


"aku akan membawa tubuh ratu ke kerajaan karing-karing. bagaimana pun juga tubuhnya harus di kubur. Sri Dewi, aku serahkan kepada mu Adam" setelah mengatakan Senggi menghilang bersama dengan tubuh ratu Sundari


Sri Dewi berniat untuk mengejar Senggi namun Adam menghalanginya sehingga pertarungan antara keduanya kembali berlanjut. tim samudera tidak tinggal diam. mereka berkumpul dan menyerang ular Ragin. ular yang begitu besar itu melawan tim samudera yang siap dengan senjata mereka masing-masing.


bugh


bugh


Adam tersungkur ke tanah, setelah Sri Dewi memukul mundur dirinya. akibatnya, ia terbatuk mengeluarkan darah dari mulutnya.


"jangan mimpi untuk bisa menghabisi ku bocah sialan. karena saat ini yang akan mati menyusul wanita ****** itu adalah kamu"

__ADS_1


swing


swing


ddduuuaaaar


ddduuuaaaar


Sri Dewi melesatkan cahaya hitam, Adam menghindar sehingga serangan Sri Dewi hanya mengenai batang pohon dan meledak. Adam bangkit dan membalas serangan itu, ia berkali-kali melesatkan cahaya merah. Sri Dewi menangkis semua serangan Adam.


begitu banyak serangan yang Adam Lesatkan sehingga tanpa Sri Dewi sadari, Adam sudah berada di belakangnya.


Adam memusatkan kekuatannya dikedua telapak tangannya dan


bugh


bugh


bugh


dua pukulan mendarat di punggung Sri Dewi dan setelah itu Adam berpindah tempat melesat ke depan wanita itu. satu pukulan mendarat di dadanya. akibat serangan itu, Sri Dewi terjungkal ke belakang bahkan menabrak pohon.


uhuk...uhuk


sungguh tidak dapat di sangka Adam dapat melukai wanita itu. bahkan kini Sri Dewi memuntahkan darah akibat pukulan Adam.


tidak ingin memberikan ampun, Adam kembali menyerang Sri Dewi. meskipun dalam keadaan terluka, Sri Dewi bangkit dan melawan.


ddduuuaaaar


ddduuuaaaar


bugh


lagi, Adam terluka namun sedikitpun ia tidak putus asa untuk terus menyerang. baginya lebih baik daripada harus mengaku kalah.


dada Adam terluka dan melepuh. perut bagian kirinya pun mendapatkan luka yang begitu serius. dengan sempoyongan, Adam berusaha bangkit meski sekujur tubuhnya sungguh sudah tidak sanggup untuk bertahan.


"aku mencintaimu"


"pantang mundur mati tak gentar" gumam Adam dengan sorot mata tajam merah menyala. bahkan kini mulutnya telah sepenuhnya merah karena darah yang ia muntahkan


"kak, tangkap" El-Syakir berlari ke arah Adam dan melemparkan keris larangapati


Adam menangkap keris itu, keris larangapati pemusnah makhluk gaib. siapapun yang terluka dengan keris itu tentunya akan lenyap dengan rasa sakit yang luar biasa, walaupun itu manusia sekalipun mereka dapat meregang nyawa jika tertusuk oleh keris sakti itu.


setelah memberikan keris miliknya kepada Adam, El-Syakir mundur dan masuk ke dalam pagar gaib miliknya bergabung bersama Zidan dan yang lainnya. kekuatan yang ia punya ada di keris larangapati tersebut, tanpa keris itu maka El-Syakir tidak dapat melawa makhluk gaib. urusan ular Ragin ia serahkan kepada semua timnya yang lain.


"baiklah, mari kita akhiri secepatnya permainan ini" ucap Adam melap darah yang keluar dari mulutnya


"aku memang ingin cepat mengakhirinya dan mengirim kamu ke neraka bersama Sundari" Sri Dewi tersenyum sinis


Adam menundukkan kepalanya, menutup mata mencoba mengingat wajah wanita yang ia cintai saat jiwanya di lenyapkan oleh Sri Dewi. kembali amarah mulai menguasai Adam. ia membuka mata dan sudut bibirnya terangkat, setelahnya seringai menyeramkan terpampang di wajahnya.


"kak, baca mantra keris itu" teriak El-Syakir dari jauh


Jan sarikan lungurtum Kris larangapati


tidak disangka, setelah membaca mantra itu tubuh Adam diselimuti cahaya putih yang begitu menyilaukan mata. setelahnya cahaya itu redup seketika. Adam dapat merasakan energi yang begitu besar bersarang di dalam tubuhnya. rupanya El-Syakir membuat keris itu agar dapat bersatu dengan kekuatan Adam. dengan begitu kekuatan Adam dapat berlipat ganda lebih kuat karena penyatuan dengan kekuatan keris larangapati.


El-Syakir adalah tuan dari keris larangapati, maka tentu saja keris itu akan tunduk kepada tuannya. El-Syakir hanya membuat penyatuan dua kekuatan dari keris larangapati dengan kekuatan Adam. meskipun begitu keris larangapati tidak akan menjadi milik Adam, karena jiwa El-Syakir telah terikat oleh keris itu tepat saat El-Syakir bersedia menerima keris itu sebagai miliknya.


merasa energinya semakin kuat, Adam tersenyum menyeringai dan melesat dengan cepat menyerang Sri Dewi. pertarungan keduanya semakin sengit, bahkan Sri Dewi kewalahan menghadapi Adam. berkali-kali ia terkena pukulan dari Adam dan bahkan tanpa ampun Adam menyerang membabi-buta tanpa memberikan kesempatan kepada Sri Dewi untuk menyerang balik.


Sri Dewi semakin tersudut. ia mencoba menyerang balik namun Adam dapat menahan serangannya dan mengembalikan serangan itu kepada dirinya sendiri.


berkali-kali Sri Dewi terpental menabrak pohon. saat itu juga tim samudera dapat mengalahkan ular Ragin. Sri Dewi semakin marah melihat ularnya mati di tebas oleh Leo. ia duduk bersila dan menutup mata, serangan besar menyerang tim samudera. semuanya terpental dan terkapar di tanah dengan luka dalam yang serius. Sri Dewi mengarahkan serangannya itu ke arah Adam.


Adam menghalau menggunakan keris larangapati. adu dua kekuatan besar membuat angin kencang berhembus bergitu beringas. El-Syakir membawa satu persatu tim samudera untuk berlindung di pagar gaib yang ia buat.


tubuh Adam semakin terseret mundur bahkan kini tubuhnya telah mendekati pohon besar. karena ingin bertahan, Adam mengangkat satu kakinya untuk berpijak di batang pohon agar tubuhnya mempunyai penopang.

__ADS_1


aaaggghh


wuuuussshhh


swing


Adam mengumpulkan semua energinya dan mendorong serangan Sri Dewi hingga serangan itu berbalik arah dan menghantam tubuh Sri Dewi. wanita itu terpental jauh bahkan terseret di tanah.


Adam terjatuh ke tanah, kedua tangannya menahan tubuhnya agar tidak ambruk. dengan sisa tenaga yang ada, Adam berusaha berdiri dengan nafas yang tidak beraturan. kekuatan yang ia lesatkan tadi menguras semua energinya. selangkah demi selangkah ia maju ke depan. tatapan matanya tidak lepas dari Sri Dewi yang terluka parah bahkan sebagian tubuhnya terbakar. wanita itu begitu kesakitan dan berusaha untuk bangun.


pelan tapi pasti, langkah Adam semakin mendekati Sri Dewi dan dengan sekuat tenaga ia menusuk wanita itu menggunakan keris larangapati. Sri Dewi memuntahkan darah berulang kali. baju milik Adam telah terkena darah wanita itu. Adam kembali menarik kerisnya dan


jleb


"ini untuk keluarga yang telah kehilangan bayi mereka karena menjadi tumbalmu"


jleb


"ini untuk kekasihku yang kamu habisi jiwanya"


jleb


ugh


Sri Dewi memegang erat bahu Adam, keris larangapati menusuk dalam tepat di jantungnya.


"ini untuk salam perpisahan kita. selamat membusuk di neraka"


semakin dalam Adam menusuk keris itu hingga kemudian Sri Dewi meregang nyawa di tangan Adam. tubuh wanita itu ambruk di tanah dan setelahnya perubahannya yang mengerikan pun terjadi. tubuh yang mempunyai paras cantik itu berubah menjadi kering dan mengelupas hingga menyisakan tulang belulang saja.


Adam terhuyung dan hampir jatuh. tim samudera cepat datang dan menahan tubuh Adam. penglihatan Adam mulai kabur semakin lama semakin buram dan kemudian gelap, Adam tidak sadarkan diri


flashback end


"b-benar kau kah ini...?" dengan suara berat menahan tangis, Adam dengan bibir yang bergetar ingin memastikan. ia takut, takut jika apa yang dialaminya sekarang hanyalah ilusi semata sehingga membuat dirinya merasakan kembali sakit yang harusnya sudah tidak begitu perih


wanita itu mengangguk kemudian tangan kanannya terulur memegang wajah Adam. Adam refleks memegang tangan wanita itu.


"iya ini aku" jawabnya dengan mata yang sudah nampak berkaca-kaca


masih belum percaya, Adam menangkup wajah wanita itu dengan kedua tangannya. merasa kalau semuanya benar-benar nyata, tangis Adam seketika pecah dan memeluk erat tubuh wanita itu.


keduanya berpelukan, sama-sama melepas rindu yang setahun lamanya keduanya terpisah. Adam menangis sesenggukan seperti anak kecil yang ditinggal pergi ibunya. begitu bahagia yang ia rasakan sekarang, wanita yang selama ini ia masih mengharapkan kedatangannya akhirnya benar-benar datang menemuinya.


"aku merindukanmu.... sangat merindukanmu" ucap Adam dengan tangis semakin menjadi


ratu Sundari mengangguk, ia pun sangat merindukan laki-laki itu. keduanya berpelukan erat seakan enggan untuk saling melepaskan.


ratu Sundari melerai pelukan dan menatap dalam wajah Adam yang sudah dipenuhi air mata. dengan kedua tangannya ratu Sundari menghapus air mata Adam yang terus tumpah bahkan tanpa di suruh.


"aku berjuang dengan sisa tenagaku karena aku ingin kembali bersama dengan mu"


Adam memegang tangan ratu Sundari dan mengecupnya dengan lembut.


"kami tau tidak ada yang lain selain kamu. aku selalu menunggu berharap kamu akan kembali. aku...aku"


"aku mencintaimu Adam" ratu Sundari memotong ucapan Adam


kembali Adam merengkuh tubuh wanita itu. bahkan saking begitu bahagianya, Adam mengangkat tubuh ratu Sundari dan keduanya berputar-putar. banyak pasang mata yang melihat mereka, bahkan momen itu direkam oleh sebagian orang. mereka terharu melihat tawa Adam dan ratu Sundari yang begitu bahagia.


"turunkan aku, aku bisa pusing" ratu Sundari memukul pelan punggung Adam


Adam berhenti berputar dan menurunkan ratu Sundari. dengan binar bahagia, tanpa aba-aba ia mencium singkat bibir wanita itu. sontak membuat ratu Sundari malu namun bagi Adam dirinya bahkan akan memperkenalkan kepada seluruh dunia bahwa wanita itu adalah miliknya. wanitanya telah kembali, belahan jiwanya telah kembali bersamanya.


"jangan pergi lagi" Adam menatap lembut wajah ratu Sundari


ratu Sundari mengangguk kecil kemudian kembali mereka berpelukan. sungguh hari ini adalah hari yang begitu Adam nantikan.


_______________________________________


catatan :

__ADS_1


mau dikasih tamat atau jangan dulu nih...?


__ADS_2