Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Sang putra mahkota!


__ADS_3

Sosok yang bersembunyi di samping jendela itu segera menampakkan dirinya ketika mendengar suara An Xia.


Sosok yang tubuhnya di balut dengan jubah hitam itu segera melompat dan masuk kedalam kamar melalui jendela.


Dan dengan langkah pasti, ia berjalan mendekat ke arah An Xia kemudian berlutut di hadapan gadis itu. “Nona pertama An, Ini Ling long!.... ada sesuatu yang harus aku sampaikan. ” Ucap sosok itu.


Walaupun tubuh sosok itu terbalut dengan sebuah jubah hitam yang nampak begitu misterius, namun dari suaranya sangat kentara kalau sosok tersebut adalah seorang..... perempuan.


Sebelum mengatakan sesuatu, An Xia terlebih dahulu mendudukkan dirinya di sebuah kursi dengan gaya yang begitu anggun bak seorang ratu. Raut wajahnya kini nampak datar dan penuh ketegasan.


Seraya menatap sosok perempuan berjubah hitam itu dengan dingin dan tegas, An Xia berkata. “Ling long, cepat katakan! ” Perintahnya.


Sosok berjubah hitam yang di panggil Ling long itu melirik An Xia untuk sekilas, kemudian kembali menundukkan kepalanya. “Nona terlihat berbeda dari sebelumnya!” ia bergumam dalam hati.


“Ling long!! ” Panggil An Xia dengan suara tinggi ketika melihat perempuan berjubah hitam itu melamun.


Sedangkan Ling long yang mendengar namanya di bangga dengan nada tinggi pun segera tersadar dari lamunannya. “Ah!... nona pertama An, aku minta maaf!!” Ucapnya dengan takut. Kemudian, ia menarik nafas dalam dalam dan membuangnya secara perlahan untuk menetralkan jantungnya yang berdegup kencang. “Kalau begitu, bawahan ini akan langsung ke intinya saja!..... putra mahkota berencana untuk menjebak anda di acara pertunangan antara pangeran ketiga dan putri Li yue xi dari Kerajaan barat. ” Ucapnya yang melapor.


Sedangkan An xia yang mendengar laporan itu pun hanya menyeringai dan memasang ekspresi wajah tertarik. “Ho?.... benarkah itu?” Tanyanya dengan senyum mengerikan sambil mengusap perut nya lembut. “Jadi, Jebakan apa yang baji**an itu siapkan untukku?” Tanyanya tanpa merasa khawatir sedikit pun.


Nampak Ling long kini terdiam untuk sesaat, ia sedikit merasa heran dengan ketenangan nona nya itu. “Nona, putra mahkota berniat untuk... memberikanmu..... ramuan... ramuan cinta!” Ucapnya dengan kaku saat mengatakan hal memalukan itu.


Sebuah tawa ringan terdengar dari mulut An Xia. Jujur, ini semua sangatlah lucu untuk di dengar oleh seseorang sepertinya. “Hahaha! Ling long, apakah yang kau maksud dengan ‘ramuan cinta’ itu ‘Obat perangsang’?” Tanyanya dengan masih tertawa.


Ling long hanya bisa menundukkan kepalanya. Walaupun tawa yang keluar itu terdengar indah bak alunan lagu surga, namun baginya itu terdengar seperti trompet sangkakala.


Membuat bulu kuduk nya merinding selagi jantungnya berdegup kencang!


Setelah puas tertawa dan menakuti bawahannya itu, An xia kembali mendatarkan wajahnya seperti semula. “Ling long, bawahan ku yang setia. aku memiliki sebuah tugas untukmu!” Ucapnya kepada perempuan dengan jubah hitam itu.


“Ya nona!... bawahan ini siap menerima tugas darimu. ” Sahut Ling long dengan begitu tegas.


...»»————>❀<————««...


Setelah mendengar penjelasan panjang lebar dari An Xia, Ling long pun segera menegap kan tubuhnya dan bersiap untuk pergi.

__ADS_1


Namun, sebelum itu sempat terjadi. Tiba tiba, pintu kamar yang tadinya tertutup kini terbuka dan menampilkan sesosok pria dengan paras yang begitu rupawan.


Sejenak Ling long terlena dengan keindahan itu. Namun, ketika menyadari kalau sosok rupawan bak dewa kayangan itu adalah orang asing baginya..... Dalam sekejap, Ling long memasang sikap waspada.


“Siapa pria ini?.... dia sepertinya bukan berasal dari Kerajaan ini!! ” Gumam nya dalam hati.


Sedangkan sosok yang merupakan kaisar Zhuang itu sama sekali tidak memperdulikan keberadaan Ling long dan lebih memilih untuk menyapa sangat pujaan hati.


“Permaisuri ku!! ” Panggil kaisar Zhuang kepada An Xia.


An Xia yang mendengar suara yang begitu familiar itupun segera menoleh dan tersenyum. Dengan segera, ia bangkit dari duduknya dan melangkah mendekat ke arah pria yang telah berhasil mengambil hatinya itu.


“A-Zhu!.... aku kira kau akan kembali malam nanti.” Ucap An Xia seraya melemparkan tubuhnya kedalam pelukan kaisar Zhuang.


Mendapatkan sambutan pelukan hangat dari sang pujaan hati, ia pun tersenyum dan berkata. “Hem? lalu kenapa?” Tanya kaisar itu dengan alis kanan yang terangkat.


Masih dengan memeluk kaisar Zhuang, An Xia menggelengkan kepalanya. “Tidak ada!” Kemudian, ia menoleh ke arah Ling long yang kini tengah terbengong dengan wajah bodohnya. “Ling long, kau sudah boleh pergi!.... dan ingat semua yang aku katakan tadi! ” Ucapnya dengan sebuah senyum tipis namun masih terasa begitu tegas.


Awalnya, Ling long merasa kalau kaisar Zhuang adalah seorang yang berbahaya untuk nona nya. Namun, ketika ia melihat sang nona yang biasanya begitu dingin dan tegas– menjadi sangat manis dan manja....


Akhirnya, Ling long bisa bernafas lega!..... setidaknya sikap nona nya itu telah menjelaskan siapa pria itu secara tidak langsung kepadanya.


Melihat sosok Ling long yang nampak begitu patuh kepada An Xia, kaisar Zhuang pun mengerutkan keningnya. “Bawahan mu?” Tanyanya dengan heran. “Kenapa aku tidak pernah melihatnya di sini? ” Tanyanya lagi.


An Xia tersenyum dan kemudian berkata. “Namanya Ling long, salah satu pelayan yang aku tugaskan untuk mengawasi setiap gerak gerik putra mahkota.” Ucapnya yang menjelaskan.


Kaisar Zhuang menganggukkan kepalanya tanda mengerti, kemudian berkata. “Jadi dia kesini untuk menyampaikan sesuatu bukan?... apa itu? ”Tanyanya yang merasa yakin kalau An Xia, sang pujaan hatinya itu telah mendapat sebuah informasi penting.


“Putra mahkota ingin memberiku hadiah berupa obat perangsang agar dia bisa tidur denganku!..... menarik bukan? ” Ucapnya dengan sebuah senyum licik.


Sedangkan kaisar Zhuang yang mendengar itupun menggertak kan giginya selagi kedua tangannya terkepal. “Ingin tidur dengan permaisuri dari Kerajaan Han?!!..... baji**an itu bermimpi terlalu tinggi.” Geramnya dalam hati.


Namun, mengetahui siapa An Xia yang sebenarnya. Kaisar Zhuang pun yakin kalau Sang pujaan hatinya, ibu dari calon anak nya, sekaligus permaisuri nya itu telah memiliki sebuah rencana tersendiri.


Perlahan, ekspresi wajah kaisar Zhuang yang tadinya nampak begitu suram, kini telah kembali tenang.

__ADS_1


Salah satu tangannya terangkat dan mengusap pipi An Xia dengan lembut seraya berkata. “Apapun yang akan kau lakukan, aku, suamimu ini akan mendukung dan membantu!” Ucapnya dengan penuh keyakinan.


Mendengar itu, An Xia tersenyum. Kemudian tangan gadis itu menyentuh tangan kaisar Zhuang yang berada di pipinya. “Aku percaya!” Balasnya lalu kembali membenamkan wajahnya dalam pelukan sang kaisar.


...»»————>❀<————««...


Suara dentingan keras yang di hasilkan dari barang barang yang jatuh dan hancur kini terdengar dalam sebuah ruangan yang terletak di halaman sang putra mahkota.


Para pelayan kini hanya bisa diam, sama sekali tidak berani untuk berbicara apalagi untuk mendekati sang putra mahkota yang sedang murka itu.


Semenjak kepulangannya dari kediaman sang Jenderal besar An Changyi. Suasana hatinya terlihat sangat buruk dan mencekam.


Para pelayan yang selama ini melayani sang putra mahkota itu tau betul bagaimana sifat tuannya!..... Tuannya itu bukanlah seseorang dengan emosi yang baik, seorang yang tidak terkendali.


Bahkan hanya dengan menjatuhkan sebutir kacang di kakinya, itu sudah lebih dari cukup untuk membuatnya marah!


Tiba tiba, dari kejauhan semua orang bisa melihat seorang wanita cantik yang tengah berjalan tergesa-gesa menuju ke arah sang putra mahkota.


“Suamiku! ” Panggil wanita tersebut yang tidak lain adalah sang putri Mahkota, istri sah dari sang putra mahkota Zhang junqing.


Mendengar panggilan ‘Suamiku’ Yang digunakan oleh wanita itu untuk memanggil dirinya. Putra mahkota pun segera menoleh dengan tatapan tajamnya. “Ada apa?!!.... kenapa kau selalu menggangguku!!! ” Bentaknya dengan begitu kasar.


Sang putri Mahkota yang mendapat bentak kan seperti itupun menghentikan langkahnya secara mendadak.


Sedikit merasa takut namun itu adalah sebuah hal yang biasa baginya dan para selir suaminya.


Tanpa mendekat dan masih diam di tempat, sang putri Mahkota itu berusaha untuk berbicara baik baik dengan sang suami. “Maaf, tapi.... tidak bisakah kau menenangkan dirimu?..... apakah hanya karena seorang gadis dari keluarga An kau sampai membuat kekacauan seperti ini?” Ucapnya dengan memberanikan diri.


Untuk sesaat, putri Mahkota itu terdiam dan sesekali melirik suaminya yang kini menatap kearahnya dengan tatapan mematikan. “Ba.... Bagai mana jika yang mulia kaisar tau?.... gadis yang kau incar saat ini adalah..... tunangan pangeran kedua!” Ucapnya lagi dengan lirih di akhir kalimat.


Iya, selama ini putri Mahkota itu tau kalau suaminya sangatlah menggilai sang nona pertama An.


Harus ia akui kalau gadis itu memang sangat cantik, bahkan jauh lebih cantik darinya!..... karena itulah, sebuah hal yang wajar jika ia menjadi incaran empuk bagi para kaum pria, terutama suaminya.


Namun, apakah putri Mahkota itu merasa cemburu atau sedih?..... tentu saja! sebagai seorang istri, tentu dirinya akan merasa tersakiti jika mengetahui suaminya mencintai wanita lain.

__ADS_1


Tetapi ia bisa apa?..... di jaman ini, pria berhak memiliki lebih dari satu wanita di hidupnya, apalagi jika ia seorang bangsawan. Namun tidak dengan wanita yang hanya boleh memiliki satu orang pria saja.


Bukankah itu tidak adil?..... iya memang tidak adil, namun itulah kehidupan di jaman ini.


__ADS_2