
Kini An xia sudah memasuki perkampungan jepang. semuannya terlihat sangat mengesankan, mirip seperti sebuah kota teradisional yang ada di Jepang.
Semua orang menggunakan Kimono, hampir sebagian orang yang berpapasan dengannya dan tuan Eiji akan langsung menyapa dengan penuh hormat.
Tentunya itu di tujukan untuk tuan Eiji bukan dirinya.
Tuan Eiji melirik An xia, lalu ia berkata. “Hei, bagaimana kalau kita pergi ke tempat perjudian, siapa tau hari ini kita beruntung!” ajaknya.
Bibir An xia melengkung membentuk sebuah senyum misterius, berjudi adalah salah satu kegiatan yang ia sukai di kehidupan pertama.
Lagipula ini sangat menguntungkan, walaupun memiliki resiko, tapi keuntungan yang akan di dapat sangatlah banyak, mustahil An xia menolaknya.
An xia menganggukkan kepalanya, “Baiklah, jika aku menang.... apa yang akan kau berikan padaku?” Tanya An xia dengan senyum misteriusnya.
Tuan Eiji tampak berfikir sejenak. “Bagaimana kalau munum Sake sepuasnya!” Tawarnya.
[Sake sejenis minuman berakohol]
An xia terkekeh, kemudian ia memasang senyum misterius sambil berkata “Boleh juga, tapi aku ingin lebih!!!” Dengan ketamakkannya An xia ingin mendapat untung lebih.
Melihat senyum An xia yang seperti itu, tuan Eiji merasa sedikit curiga. “ Hei hei bocah!! apa yang sedang kau rencanakan?” Tanya tuan Eiji dengan penuh curiga.
“Tidak ada, aku hanya sedang berpikir tentang apa saja yang akan aku lakukan di tempat ini!!” Ucap An xia masih dengan senyum misterius.
Karena sudah tidak tahan melihat senyum An xia yang menurutnya mengerikkan, tuan Eiji akhirnya berkata. “Aku akan melakukan apapun, tapi aku mohon hentikan senyum menyebalkan itu!!... itu sangat mengganggu!” Ucapnya dengan sedikit kesal.
Walaupun sebenarnya ia merasa senang bisa bertemu orang seperti An xia.
An xia tertawa kecil. “Kau sudah berjanji, maka aku tidak akan sungkan sungkan lagi untuk meminta sesuatu darimu nanti!” Ucapnya dengan wajah kemenangan.
*****
Sedangkan di sisi lain.
Fai sedari tadi terus mengawasi An xia, mulai dari saat An xia memasuki gerbang dan sampai saat ini.... ia masih setia mengawasi semua gerak gerik An xia dari kegelapan.
Dalam hati, Fai memaki maki kaisar itu.... tau kalau dirinya merasa takut dengan gadis itu, kaisar itu malah tetap mengirim dirinya untuk mengawasi gadis aneh ini.
Namun saat Fai mengetahui kalau An xia bisa berbahasa Jepang dengan lancar, ia merasa kagun sekaligus ngeri dibuatnya.
Bagaimana tidak, gadis itu sangat cantik, sangat pandai bertarung, selain itu..... gadis ini juga memiliki kepintaran yang melebihi batas orang normal.
Di tambah lagi, Fai tau kalau majikannya, sang kaisar itu sangat tertarik dengan gadis ini. Jika gadis bernama An xia menjadi seorang permaisuri atau selir dari kaisar maka....
Ini adalah bencana!!.....
__ADS_1
Seorang gadis dengan segudang kemampuan, dan di tambah dengan setatus yang tinggi...... maka sudah di jelas gadis itu akan menjadi gadis yang paling berbahaya.
Tidak hanya itu, sang kaisar sendiri juga memiliki sifat yang sama mengerikkannya. Jika mereka berdua bersatu maka.....
“Habis sudah!!..” Fai bergumam dalam hati.
Memikirkan itu saja sudah mampu membuat punggung Fai basah karena keringat, bahkan wajahnya saat ini sangat pucat, mirip seperti seseorang yang baru saja bangun dari mimpi buruk.
*****
“Hei bocah!!!.... kau rupannya sangat mahir bermain dadu ya!!” Ucap seorang pria berbadan besar kepada seorang pemuda berwajah cantik di hadapannya.
Bahkan teman temannya sudah bangkrut karena uang yang mereka miliki telah habis dalam perjudian, dan semua uang itu telah menjadi milik pemuda cantik di hadapannya.
Mendengar ucapan pria itu, membuat An xia terkekeh. “Tentu aku mahir, aku sudah melakukannya sedari kecil!!” Ucapnya di sela sela kekehan.
Ya, pemuda yang sedari tadi memenangkan permainan ini adalah An xia. Tak hanya uang yang An xia dapat, tetapi ada juga beberapa batang emas dan perhiasan.
Sungguh, ini adalah kesenangan duniawi!!...
BRAAAK!!!!.....
Tiba tiba seorang pria dengan tubuh gempal menggebrak meja, pria itu adalah salah satu orang yang An xia kalahkan dalam permainan dadu ini.
“Hei!!! aku tidak terima!!... aku ingin bermain sakali lagi denganmu!!!.... kali ini akulah yang akan menang!!!” Ucap pria itu dengan wajah yang memerah karena marah.
Pria itu lalu mengeluarkan sebuah lembar kertas dan juga sebuah setempel, “Ini akan menjadi milikmu jika kau menang, tapi jika kau kalah, semua yang kau miliki akan menjadi milikku!!” Ucap pria itu dengan kepercayaan diri yang tinggi.
An xia menaikkan salah satu alisnya saat melihat dua benda itu, jujur ia tidak tau apa itu.
“Apa ini?” An xia bertannya.
“Ini adalah surat dan setempel kepemilikkan rumah hiburan milikku!!” Jawab pria itu.
Mendengar perkataan dari pria itu, semua orang yang ada di ruangan itu tudak bisa menahan keterkejutannya.
Rumah hiburan itu adalah salah satu tempat yang banyak di kunjungi orang, bisa dibilang itu adalah tempat yang sangat bagus dan berharga.
Dan apa pria ini sudah gila?.... menjadikan barang seberharga itu sebagai taruhan?.... tamatlah sudah riwayatnya!!....
An xia melihat ekspresi semua orang, dari reaksi mereka saat mengetahui benda apa itu..... bisa di pastikan kalau itu sangatlah berharga.
Rumah hiburan?.....
Jika An xia menang, ia akan memdapatkannya. tidak ia sangka hari ini adalah hari yang penuh akan keberuntungan. mendapatkan sebuah Rumah hiburan tanpa bekerja keras..... siapa yang akan menolak?!!.
__ADS_1
“Baiklah, aku terima!!!”Ucap An xia yang menerima tantangan dari pria itu.
Dan sekali lagi, mereka bermain dan mempertaruhkan sebiuah barang.
Tuan Eiji yang duduk di samping An xia hanya bisa menggelengkan kepalannya, jujur ia merasa bangga pada dirinya sendiri karena bisa berteman dengan orang semenarik ini.
Sedangkan di ruangan sebelah. Fai sedari tadi terus mendengarkan pembicaraan mereka, jangam di tanya berapa kali Fai mengalami rasa terkejut.
Tapi yang paling membuatnya terkejut adalah saat An xia mengatakan. ‘Tentu aku mahir, aku sudah melakukannya sedari kecil!!”
Apakah itu artinya..... Nona pertama An sedari kecil sudah sering melakukan ini?
Ayolah, siapa yang akan menyangka kalau seorang Nona pertama dari keluarga jenderal besar An yang di rumorkan seorang gadis manja dan tidak bisa apa apa sangat mahir dalam berjudi.
“Tidak masuk akal!!!” Gumam Fai dalam hati.
Bagaimana bisa seorang nona muda dari keluarga terpandang seperti itu, bisa dan bahkan menjadi ahlinya dalam hal seperti ini?!....
Umumnya seorang nona muda bangsawan hanya tau mempercantik diri untuk menarik minat para pria dari kalangan atas.
Dan sedangkan Nona muda yang satu ini?....
Entah keluarga jenderal itu yang berbahaya, atau memang gadis itu saja yang berbahaya.
Tunggu dulu!!!....
Fai ingat saat ia memata matai keluarga jenderal itu, rata rata orang di sana adalah orang yang baik...... dan hanya Nona pertama An, yaitu An xia-lah yang segila ini.
Bahkan Fai tau, An xia akan menjadi seorang bidadari jika di depan banyak orang, namun yang sebenarnya adalah...... gadis itu ibarat seekor ular berbisa.
Menjadi pemangsa namun mustahil untuk dimangsa.
An xia juga bisa di ibaratkan sebagai seekor rubah yang licik, pandai menipu dan bersiasat.
Sebenarnya yang paling membingungkan adalah, bagaimana bisa?..... An xia memiliki sifat yang seperti itu, apa saja yang telah gadis itu alami selama hidupnya?....
Sifatnya itu pasti memiliki asal usul yang tidak diketehui semua orang, layaknya sebuah misteri yang ada namun dianggap tidak pernah ada, begitu rumit dan meresahkan hati jika terus menerus dipikirkan.
Tiba tiba Fai tersentak kaget dari lamunannya saat mendengar suara tawa dari ruang sebelah.
“Hahaha.... hei tuan!! kau sudah kalah, dan Rumah hiburan itu sekarang adalah milik bocah ini!!!” Itu adalah suara tuan Eiji.
An xia tersenyum menuh kemenangan, “Sesuai perjanjian, jika aku menang maka itu menjadi milikku!!” Ucap An xia kepada pria bertubuh gempal yang tadi.
Mendengar percakapan itu, untuk yang kesekian kaliannya, Jantung milik Fai lagi lagi diuji dengan rasa terkejut.
__ADS_1
“No...Nona pertama An... menang?” Gumamnya tak percaya.