Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Dua hari?!!


__ADS_3

Mendengar kalau sangat jenderal besar itu telah menyetujui tantangannya, pangeran kedua pun tersenyum puas. “Jenderal, Waktu tiga hari di mulai.... dari hari ini!! ” Ucapnya yang membuat kedua bola mata An Changyi terbelalak lebar.


An Changyi mengepalkan tangannya. Ia saat ini benar benar kesal karena merasa di tipu. “Waktu tiga hari saja sudah seperti tahayul, lalu bagaimana dengan dua hari?!!! ” Geramnya dalam hati.


Kemudian, ia menoleh ke samping. Menatap ke arah putrinya dengan tatapan yang begitu rumit.


An Xia menganggukkan kepalanya, kemudian ia berkata. “Ayah, apapun yang akan terjadi di kemudian hari.... aku akan menerimanya! ” Ucapnya dengan sebuah senyum pedih.


Mendengar ucapan putrinya itu, An Changyi pun menggertak kan giginya. “Baik!!.... Baiklah jika itu maksudmu, aku akan menerimanya!!! ” Ucapnya kepada pangeran kedua dengan begitu lantang dan seraya melihat kedua tangannya di depan perut.


Memperlihatkan kalau dirinya, sang Jendral besar tidak akan merasa takut maupun ragu untuk menerima tantangan ini!!


Senyum di wajah pangeran kedua semakin lebar. “Mau bagaimanapun, mustahil bagi seseorang untuk mencarikan calon suami hanya dalam dua hari... ” Kemudian pandangannya beralih untuk melirik An Xia. “Xia'er, tunggulah!!.... dalam dua hari kau akan kembali menjadi milikku. ” Gumamnya dalam hati.


Sedangkan di sisi lain, putri Li yue xi yang melihat itu semua pun di buat cemas. “Bagaimana ini?.... bagaimana jika jenderal itu tidak bisa menemukan calon yang tepat?!! ” Gumamnya yang begitu merasa cemas dalam hati.


Dan itu adalah kali pertama bagi putri Li yue xi untuk memikirkan dan mencemaskan masa depan An Xia. “Waktunya hanya dua hari!!.... tidakkah itu sangat singkat?!! ” Kemudian, ia melirik ke arah pangeran Li Guang Fu. “Kakak, aku harap kau memiliki solusi untuk masalah ini!! ” Gumamnya lagi dengan hati yang gelisah.


...»»————>❀<————««...


Saat ini An Changyi dan keluarga An yang lain telah pergi dari istana dengan menaiki kereta kuda.


Usai perjanjian itu, An Changyi memutuskan untuk langsung kembali ke kediaman An. Dengan waktu yang begitu singkat itu, ia harus bisa memanfaatkannya dengan baik.


Kini sang jenderal itu tampak termenung dan tengah memikirkan sesuatu yang rumit. Di lihat dari dalamnya kerutan yang terpampang di dahinya, sudah jelas kalau ia saat ini sedang merasa kesulitan.

__ADS_1


“Waktu yang aku miliki hanyalah dua hari, akankah aku mampu? ” Gumamnya dengan sura lirih.


An yueyin yang duduk tepat di sampingnya dan secara tidak sengaja mendengar gumaman itupun menoleh. “Suamiku, dalam waktu dua hari itu kita pasti bisa menemukan calon suami untuk putri kita.... aku yakin itu!! ” Ucapnya yang berusaha memberikan semangat dan dukungan kepada sang suami.


An Changyi menghela nafas berat, punggungnya yang selalu tegap kini sedikit membungkuk. Masalah malah yang selalu muncul di kehidupan ini membuat beban di pundaknya semakin bertambah berat.


“Entahlah, aku tidak tau kenapa belakangan ini kediaman An selalu mendapat masalah! ” Ucapnya dengan raut wajah murung.


Sedangkan di kereta lain saat ini, An xia bersama dengan An chen kini terlihat begitu tenang. Seolah olah masalah yang terjadi di istana tadi hanyalah sebuah ilusi.


Tangan mungil An chen kini meraih sepotong kue kering lalu memasukkan kue tersebut kedalam mulutnya utuh utuh. seraya mengunyah, Bocah laki laki itu melirik kakaknya dan berkata “Kakak kedua.... pertunangan mu dengan pangeran kedua telah usai... ” Ia berhenti untuk sesaat dan menelan kue yang telah di kunyah tadi, kemudian melanjutkan, “.... Jadi kapan kau dan kakak kaisar akan menikah? ” Tanyanya yang sedikit merasa penasaran.


Sedangkan An Xia yang di tanya hanya tersenyum dan mengacak acak rambut adiknya itu dengan gemas seraya berkata. “Entahlah, kita lihat saja nanti! ” Ucapnya dengan di sertai kekehan kecil.


...»»————>❀<————««...


Walaupun ia tau kalau kaisar Zhuang pasti telah mengetahui kabar ini, namun ia tetap ingin memberitahukannya secara langsung.


Langkah kakinya yang lebar dan sedikit terburu butuh itu terdengar begitu jelas. Membuat kaisar Zhuang yang sedari tadi menanti kedatangan An xia pun kini keluar dari kamar. “Kenapa kau berlari?!.... hei, jangan ceroboh!! ” Tegur nya seraya melangkahkan kakinya mendekati ke arah An xia.


Sedangkan An xia sama sekali tidak menghiraukan teguran dari kaisar yang satu itu. ia terus melangkahkan kakinya dengan riang hingga tubuhnya menabrak dan masuk ke dalam dekapan kaisar Zhuang. “A-Zhu, pertunangan ku dengan pangeran kedua telah batal! ” Ia tersenyum manis dan mengalungkan kedua tangannya di leher kaisar Zhuang dengan mesra. “ Kau harus cepat karena waktunya hanya dua hari, jika kau terlambat maka aku akan menikah dengan pangeran itu!” Ucapnya sambil mengedipkan satu matanya.


Kaisar Zhuang mendaratkan sebuah kecupan singkat di kening An Xia dengan penuh cinta, kemudian tanpa aba aba kaisar itu mengangkat tubuh An Xia dan membawanya masuk kedalam kamar.


“Batalnya pertunangan mu itu aku sudah tau, dan soal waktu dua hari itu bukanlah maslah! ” Ucap kaisar Zhuang sambil mendudukkan An Xia di tepi ranjang ketika mereka telah berada di dalam kamar.

__ADS_1


An Xia terdiam untuk beberapa saat, kemudian ia mendongakkan Kepalanya untuk menatap kaisar Zhuang. “Lalu kapan kau akan melamar ku?” Tanyanya dengan alis kanan terangkat.


Kaisar Zhuang mendudukkan dirinya di samping An Xia dan memeluk ibu dari calon anaknya itu. “Aku telah mengutus Fai untuk pergi ke Kerajaan Han dan mempersiapkan semuanya, kau hanya perlu menunggu sampai besok!” Ucapnya.


Kemudian, kaisar itu menatap kearah bibir merah menggoda An Xia dengan tatapan lapar. Sedangkan An Xia yang mengerti itupun tersenyum dan mendaratkan sebuah kecupan singkat. “Berhenti menatap ku seperti itu! ” Tegur nya namun dengan nada gurauan.


Kaisar Zhuang yang mendapatkan sebuah kecupan singkat di bibir nya itu merasa tidak puas dan menginginkan lebih. “Hanya sebuah kecupan singkat? ” Tanyanya dengan tidak percaya, kemudian ia menarik Tengku kan An Xia dan mendekatkan wajahnya sampai kedua bibir mereka menyatu.


An Xia memejamkan matanya dan mencoba untuk menikmati setiap sensasi yang di hasilkan dari ciuman tersebut. Namun, saat tangan kaisar Zhuang mulai merayap dan menarik tali pakaiannya hingga melonggar. An Xia pun membuka matanya dan sedikit mendorong tubuh kekar itu. “A-zhu, tidak sekarang!.... aku saat ini benar benar lelah. ” Ucapnya yang mengeluh.


Kaisar Zhuang menghentikan aksinya dan tersenyum penuh arti kepada An Xia. “Kau lelah, aku tau itu!.... ” Kemudian dengan lembut ia mendorong tubuh An Xia hingga berbaring terlentang lalu menindih nya. “Karena itulah aku hanya akan sedikit bermain sebelum kembali ke kerajaan ku nanti!” Ucapnya lalu kembali menerkam bibir yang selalu membuatnya tergoda itu.


...»»————>❀<————««...


Saat mata hari telah terbit, An Xia mulai membuka matanya dan menoleh ke arah samping ranjang yang ternyata telah kosong.


Kemudian secara perlahan ia mendudukkan tubuhnya dan bersender di kepala ranjang. “Dia sudah pergi... ” Gumamnya kepada diri sendiri.


Namun tiba tiba seseorang membuka pintu dan masuk kedalam kamarnya dengan terburu buru. “Xia'er, cepat bangun dan ayo ikut denganku!!” Ucap seorang wanita yang kini nampak begitu terburu buru.


Sedangkan An Xia yang melihat kedatangan orang lain itu kini menutup tubuhnya dengan selimut. “I.. Ibu, kenapa kau tiba tiba masuk seperti itu?!! ” Tanyanya dengan panik.


Kemudian ia menundukkan kepalanya dan melihat kalau tubuhnya kini telah terbalut oleh pakaian tipis. “Syukurlah!.... beruntung ibu tidak melihatku telanjang. ” Gumamnya yang bernafas lega dalam hati.


An yueyin tidak memperdulikan pertanyaan putrinya itu. “Xia'er cepatlah ikut denganku!! ” Perintahnya, lalu ia tersenyum dan kembali berkata. “... kau harus melihat ini!! ” Ucapnya lagi yang terlihat begitu tidak sabaran.

__ADS_1


Melihat ekspresi di wajah ibunya itu, An Xia pun sedikit mengerutkan dahi dan bergumam.“Apakah itu sudah datang? ” Tanyanya dalam hati.


__ADS_2