Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Aku tidak mengenalnya!!


__ADS_3

Suara tamparan yang begitu keras kini dapat terdengar di dalam ruang utama di kediaman Shen. Membuat beberapa orang yang melihatnya pun merasa iba dengan situasi yang dialami oleh seorang gadis tak beruntung itu.


Tubuh Shen Gao Yang terhempas ke atas lantai dengan begitu keras, salah satu tangannya pun kini menyentuh pipinya yang terasa perih dan panas akibat tangan sang ayah yang begitu kejam terhadap dirinya.


Kedua mata gadis itupun kini mulai memerah, ia serasa ingin menangis.... namun di sisi lain ia juga merasa marah!


“Ayah, aku dijebak!!” Ucapnya dengan suara yang cukup keras. Kemudian, gadis itu melirik pria yang berlutut di samping dirinya saat ini. “Aku... Aku bahkan sama sekali tidak mengenal pria ini!! ” Ucapnya lagi seraya menunjuk nunjukkan jarinya kepada pria yang meniduri nya tadi.


Mendengar ucapan putrinya itu, sang tuan besar Shen pun melirik pemuda tadi dan berkata. “ Tidak mengenalnya?.... ” Pandangannya kini beralih untuk menatap Shen Gao Yang. “.... Lantas apa yang baru saja kau lakukan bersamanya tadi ha?!!.... tidak mungkin kalian melakukan hal itu tanpa mengenal satu sama lain!!! ” Ucapnya lagi dengan nada membentak.


Shen Gao Yang menggelengkan kepalanya, air mata pun kini mulai keluar dan mengalir dari sela sela pelupuk mata yang terasa pedih itu. “Kenapa ayah begitu tidak mempercayaiku?!!..... aku benar benar tidak mengenalnya!!!..... ada seseorang yang ingin menghancurkan ku!!! ” Teriaknya sembari menangis tersedu sedu.


Melihat Shen Gao Yang yang menangis seperti itu, pria yang baru saja menidurinya pun kini mulai membuka suara. “Sayang, berhentilah menangis! ” Ia mendekat dan menyentuh tangan sang nona kedua Shen itu dengan lembut. “Aku siap bertanggung jawab atas apa yang baru saja kita lakukan tadi!” Ucapnya dengan yakin.


Kemudian, pria itupun menoleh dan menatap kearah sang tuan besar Shen. Ayah dari gadis yang baru saja ia tiduri itu. “Tuan besar, kami sudah lama saling mengenal!.... Bahkan aku dan putrimu kini saling mencintai satu sama lain. ” Ia berhenti untuk sesaat, mengambil beberapa nafas untuk mengurangi kegugupan nya. “Tuan besar, kami telah bersatu, maka izinkan aku untuk menikahi putrimu! ” Ucapnya lagi.


Mendengar hal itu, Shen Gao Yang pun membelalakkan matanya. Bagaimana bisa pria itu mengatakan sebuah kebohongan?.... ini jelas jelas sebuah skandal yang telah disusun oleh seseorang.


“Bajingan, dasar kau mahluk sialan!!! ” Bentak Shen Gao Yang yang memaki pria tersebut. “Sejak kapan kita saling mengenal ha?!!!..... Sejak kapan?... Sejak kapan?!!!! ” Ia berteriak, kemudian melayangkan sebuah tamparan keras di wajah pria tadi.


Shen Gao Yang meraih lengan baju pria itu, mencengkram nya dengan begitu erat selagi ia berkata. “Kau pasti orang suruhan! ” Ia menatap tajam pria tersebut. “Cepat katakan, siapa orang yang telah menyuruhmu untuk melakukan hal menjijikkan seperti ini?!! ” Tanyanya sembari mendorong tubuh pria tersebut.

__ADS_1


Sang pria yang mendengar pertanyaan itupun seketika mengerutkan dahinya. Ekspresi yang pria itu tunjukkan terlihat begitu sedih, entah itu sandiwara atau bukan.... tapi yang jelas ia kini tampak seperti seorang kekasih yang tersakiti.


“Sayang, kenapa kau mengatakan hal seperti itu padaku?” Tanyanya dengan masih menampilkan raut kesedihan. “Kau dan aku, kita sudah sama sama saling mencintai sedari dulu!!...... Bahkan kau pernah berjanji akan menikah dengan ku suatu hari nanti. ” Ucapnya lagi.


“Bohong!!!.... apa yang kau katakan itu semua adalah kebohongan!!!! ” Shen Gao Yang berteriak, gadis itu sama sekali tidak terima dengan apa yang baru saja pria itu katakan tentang hubungan mereka.


Dengan wajah memohon dan air mata yang terus mengalir, Shen Gao Yang pun memeluk kaki sang ayah dengan begitu erat sembari berkata. “Ayah, itu semua bohong!.... aku sama sekali tidak mengenalnya!..... aku di jebak, sungguh di jebak!! ” Jelasnya dengan jujur.


Namun keraguan di wajah tuan besar Shen itu menandakan bahwa ia tidak sepenuhnya percaya dengan penjelasan yang putrinya itu lontarkan.


Akan tetapi, ia juga tidak sepenuhnya percaya dengan omongan pria yang telah meniduri putrinya itu.


Dengan tega, tuan besar Shen menendang tubuh Shen Gao Yang agar gadis itu melepaskan kakinya. Barulah setelah itu ia melayangkan tendangan tepat di dada pria tadi hingga membuatnya terbatuk batuk.


Namun dengan penuh keyakinan, pria itupun menjawab. “Tuan besar, Jika aku berbohong.... maka aku akan mati sebelum matahari terbit!! ” Ia menatap lurus kearah sang tuan besar Shen, berusaha menunjukkan bahwa semua yang ia katakan adalah sebuah kebenaran. “Kami sering bertemu secara diam diam pada malam hari, dan itu semua terjadi tanpa sepengetahuan darimu!” Ucapnya lagi.


Pria itu menoleh dan menatap Shen Gao Yang yang saat ini juga sedang menatap kearahnya, kemudian ia menundukkan kepala dan berkata. “Aku dan putrimu telah bersatu, kami berdua adalah satu hati!..... dan karena itulah, mohon tuan besar untuk membiarkan ku menikahinya! ” Ucapnya dengan tegas, sama sekali tidak ada keraguan dalam kata katanya yang membuat sang tuan besar Shen itu curiga.


Namun tetap saja, sebagai seorang ayah.... tentu saja sang tuan besar Shen itu tidak akan ceroboh. “Hemp!! Menikahi putri ku? ” Ia bertanya dengan nada remeh, sengaja untuk menginjak injak harga diri pria itu. “Kau pikir siapa dirimu hingga sanggup bersanding dengan putri dari keluarga ternama di Kerajaan ini?” Tanyanya lagi.


Namun, belum sempat pria itu membuka mulutnya untuk mengisi semua pertanyaan tadi. Pintu ruangan pun kini terbuka dan menapakkan dua sosok wanita dengan raut wajah panik.

__ADS_1


Nyonya besar Shen kini menatap putrinya yang terduduk di lantai dengan penampilan yang berantakan, kemudian ia menatap kearah sang suami yang kini menatapnya dengan marah. “Suamiku! ” Panggilnya seraya melangkah mendekat. “Suamiku, putri ku tidak mungkin melakukan hal seperti itu!.... aku yakin ini semua hanyalah kesalah pahaman dari sebuah kebetulan!” Ia terdiam dan berfikir, menyusun kata kata sebagai alasan agar suaminya itu mengampuni putri kesayangannya.


“Suamiku, mungkin..... mungkin kau hanyalah salah lihat____”


Plak!!!!!......


Kini sebuah tamparan pun mendarat dengan mulus di wajah sang nyonya besar Shen. Membuat Shen min yue yang melihatnya pun membelalakkan matanya akibar rasa terkejut yang menyerang. “Ayah__”


“Salah lihat katamu?!!! ” Geram sang tuan besar Shen yang menghentikan Shen min yue untuk melanjutkan kata katanya.


Pria paruh baya itu menunjuk nunjuk kearah Shen Gao Yang dan pemuda yang tidur bersamanya tadi. “Aku melihat dan mendengar semuanya dengan sangat jelas!!! ” Ia meraih rambut putri keduanya itu dan menjambak nya dengan cukup kencang. “Putrimu ini!.... putrimu yang selama ini kau manjakan meminta kenikmatan lebih pada pemuda itu!!!! ” Bentak nya seraya melepaskan rambut putrinya itu dengan kasar.


Tubuh Shen Gao kembali terhempas, air matanya pun kini mengalir dengan deras. “Ayah, aku__”


“Diam!!!.... biarkan ibumu itu tau mahluk tidak berguna seperti apa yang telah ia lahirkan!!! ” Bentaknya lagi dengan kata kata kasar.


Membuat mulut Shen Gao Yang seketika bungkam akibat rasa sakit yang menyerang hatinya.


Tanpa memperdulikan putri keduanya itu, tuan besar Shen pun kembali berkata. “Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri saat putrimu ini melakukannya dengan pria itu!!!..... Dia ada di bawah tubuhnya, sedang memeluk dan meminta lebih dan lebih!!!! ” Ucapnya lagi yang membuat nafasnya menjadi sesak.


Jujur ia malu mengatakan hal seperti itu tentang putrinya, namun amarah yang telah menguasai pikirannya itupun seakan akan menghasutnya untuk meluapkan segala rasa di hati.

__ADS_1


Shen min yue yang melihat nafas ayahnya yang mulai tidak beraturan itupun segera mengambil tindakan layaknya seorang anak yang berbakti. “Ayah, duduklah dan tenangkan dirimu! ” Ia melirik sang adik untuk sekilas, namun dalam tatapan matanya ada sebuah kepuasan yang terpancar walaupun dalam sekejap digantikan dengan kekhawatiran.


“Ayah, karena mereka berdua telah melakukannya.... ” ia terdiam, wajahnya merona seakan malu dengan maksud dari kata katanya yang terakhir tadi. “.... Karena mereka telah melakukannya, maka untuk menjaga nama baik keluarga.... kita... kita harus menikahkan mereka! ”


__ADS_2