
Bangunan mewah yang terbuat dari kayu itu selalu menimbulkan decak kagum bagi setiap orang yang memandangnya. Seperti biasa, rumah hiburan dengan nama Yin lianhua itu selalu tampak ramai dengan banyaknya pengunjung.
Walaupun hari akan menjelang malam, namun tempat itu masih saja ramai. Bahkan lebih ramai dari pada siang hari!
Entah mengapa, setiap kali An xia memandang bangunan itu rasa puas dan bangga di dalam dirinya akan membuatnya tersenyum. “Ini hanya perasaanku saja atau memang bangunan itu terlihat lebih indah dari sebelumnya? ”tanyanya kemudian pandangannya beralih kepada dua samurai yang berjaga di pintu masuk. “dan sejak kapan ada penjaga di sana? ”tanyanya lagi.
Mendengar pertanyaan dari sang istri tercinta, kaisar Zhuang pun berkata. “Aku telah menyuruh orang untuk mempercantik bangunan itu, soal penjaga itu urusan pak tua Eiji! ”Jawabnya dengan santai.
Kemudian, tangan kaisar Zhuang pun menarik tangan An xia dengan lembut untuk masuk kedalam bangunan itu. Baru saja mereka melangkahkan kakinya, seorang pelayan dengan paras elok pun datang dan menyambut mereka dengan begitu ramah.
Tidak ingin berada di keramaian, kaisar Zhuang pun akhirnya memilih untuk memesan ruang pribadi di lantai dua.
Setelah mengantarkan pasangan suami istri itu, pelayan tadi pun berniat untuk pergi dan membawakan beberapa makanan untuk di sajikan. Namun, belum sempat ia membalikkan tubuhnya, An xia tiba tiba berkata. “Tunggu dulu!.....” cegah nya yang membuat pelayan tadi menoleh dan menatapnya dengan penuh tanda tanya. “Nyonya, kau memerlukan sesuatu? ” tanya pelayan itu kepada An xia.
__ADS_1
An xia tidak langsung menjawab, ia terlebih dahulu membuka cadar yang menutupi wajah cantik nya, barulah setelah itu ia berkata. “Apakah kau masih mengingatku? ” tanyanya dengan sebuah senyum tipis kepada pelayan tadi.
Melihat wajah rupawan yang begitu familiar, pelayan itupun nampak sedang membelalakkan matanya. “Yang mulia permaisuri, tentu saya mengingat anda!.... ” ia terdiam untuk sesaat, berusaha menenangkan diri dari rasa terkejut. “.... Anda adalah pemilik rumah hiburan ini! ” ucapnya lagi.
Kemudian, pandangan pelayan itu beralih kepada sosok pria yang sampai saat ini masih setia dengan cadar yang menutupi wajahnya. “𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘮𝘢𝘪𝘴𝘶𝘳𝘪 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘴𝘪𝘯𝘪, 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘱𝘳𝘪𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪𝘭𝘢𝘩.... ” Ia menundukkan kepalanya, menahan rasa takut yang melanda hati saat mengetahui siapa sosok pria di samping An xia.
Sedangkan An xia yang mendengar jawaban pelayan itu pun mengangguk puas dan berkata. “Aku lihat ada beberapa pelayan baru di sini! ” pandangannya kini melirik kearah lantai bawah dimana terdapat beberapa pelayan yang tengah sibuk melayani pengunjung. “Setelah kami selesai makan, aku ingin kau memanggil mereka untuk menghadap kepadaku! ”perintahnya dengan masih mempertahankan senyum lembut di wajah cantiknya.
Mengetahui sifat asli dari sosok cantik pemilik rumah hiburan ini, tentunya pelayan itu akan berusaha keras untuk menjaga sikap!.... Mengingat bagai mana kejamnya sosok cantik itu membantai pemilik rumah hiburan yang sebelumnya, entah kenapa rasa takut bercampur gugup kini mengaduk aduk perasaannya hingga ia merasa gelisah.
“Baiklah, kau boleh pergi sekarang! ” Ucap An xia yang berhasil membuat pelayan itu bernafas dengan lega.
Mendengar ucapan An xia, pelayan tadi pun segera mengundurkan diri. Sedangkan kaisar Zhuang yang melihat kepergian pelayan tadi pun membuka cadar yang menutup wajahnya. “Kali ini apa yang ingin kau lakukan?! ” tanyanya dengan nada bicara yang penuh akan kecurigaan.
__ADS_1
Merasa heran dengan nada bicara suaminya, An xia pun mengangkat salah satu alisnya dan berkata. “Apa yang kau pikirkan tentangku?” tanyanya balik, kemudian ia terkekeh. “suamiku, kau berfikir terlalu berlebihan! ” Ucapnya lagi.
Pandangan An xia kini beralih kepada wajah wajah baru dari pelayan pelayan yang belum ia kenal, melihat mereka yang begitu handal dalam melayani pengunjung dengan senyuman ramah yang nampak mempesona. Senyum penuh arti pun perlahan terukir di wajah An xia dan semakin menimbulkan rasa curiga dalam benak kaisar Zhuang.
“Tidakkah ini sangat menarik? Pelayan baru yang nampak begitu terlatih dalam melayani pengunjung! ” ucapnya, kemudian mengalihkan pandangannya untuk kembali menatap kaisar Zhuang. “Suamiku, tidakkah kau penasaran dari mana mereka mempelajari keahlian itu? Sungguh mereka sangat terlatih bukan? ” ucapnya yang tentunya kaisar Zhuang tau betul apa maksud lain di balik pertanyaan bertabur pujian itu.
Kaisar Zhuang berdiri dari duduk nya, kemudian ia melangkah menuju jendela yang menghadap keluar dan berkata. “Fai, keluar!!! ” perintahnya dengan tegas, terdapat sedikit nada amarah yang tercampur dalam ketegasan itu.
Mendengar itu, Fai pun segera keluar dari tempat persembunyiannya dan menghadap kepada kaisar Zhuang. “Bawahan ini siap menerima perintah, yang mulia! ” Ucapnya.
Tidak ingin berbasa-basi, kaisar Zhuang pun berkata. “Pelayan pelayan baru itu, cepat selidiki!!! ” Ucapnya yang kembali memberi perintah.
Mendengar itu, Fai pun menganggukkan kepalanya. kemudian pandangannya melirik kearah An xia untuk sekilas sebelum sosoknya melesat pergi entah kemana.
__ADS_1