
Menyadari kesusahan yang kini Qiao Feng alami, An xia pun menghela nafasnya secara diam diam. Kemudian, ia mengangkat tangannya dan menyentuh kedua sisi wajah kaisar Zhuang dengan lembut seraya berkata. “Kau salah paham, yang kau lihat barusan adalah sebuah kecelakaan! ” Ucapnya, yang berusaha untuk menenangkan amarah suaminya itu.
“Kecelakaan? ” Kaisar itu mengangkat salah satu alisnya, kemudian menatap kearah Qiao Feng dengan tatapan penuh curiga. “Sebaiknya kau jelaskan apa yang terjadi, jika tidak maka kau tau sendiri apa akibatnya!! ” Ucapnya, dengan nada mengancam.
Tau bahwa ini adalah kesempatan baginya untuk menyelamatkan diri dari iblis pencemburu di hadapannya, Qiao Feng pun segera membuka mulutnya dan berkata. “Yang mulia, aku melihat permaisuri yang akan terjatuh tadi... ” ia terdiam untuk sesaat, menelan air liur nya dengan kasar untuk membasahi tenggorokannya yang kering. “.... karena berusaha untuk menolong, tanpa sadar aku memeluknya!.... lalu kau pun datang dan melihat kami dalam posisi itu hingga menimbulkan kesalahpahaman!! ” Jelasnya, dengan jantung yang berdegup kencang.
Sedangkan kaisar Zhuang yang telah mendengar penjelasan itupun kini beralih untuk menatap ke arah An xia. “Kau terjatuh?.... apakah kau terluka?!! ” Tanyanya, dengan raut wajah khawatir.
Hal itu jelas merupakan sesuatu yang berbeda bila dibandingkan dengan tatapan tajam nan membunuh yang ia berikan kepada Qiao Feng.
Namun Qiao Feng yang melihat hal itupun hanya terdiam, walaupun mulutnya gatal tapi pikirannya masih sehat untuk dapat mengenali situasi. “Puji syukur bila hidup ku ini terselamatkan!.... kenapa harus memancing bahaya dengan memprotes seorang kaisar?.... lagipula wajar jika seorang suami bersikap seperti itu pada istrinya!! ” Gumamnya dalam hati.
“Tuan muda Qiao telah menyelamatkan ku, dan karena itulah sampai saat ini aku masih baik baik saja tanpa cedera sedikitpun! ” Ucap An xia yang membuat Qiao Feng kembali tersadar dari lamunannya.
Kemudian, An xia kini meraih salah satu tangan kaisar Zhuang dan menggenggam nya erat erat. “Katakan kepadaku, kenapa kau begitu mudah cemburu?.... setidaknya kau harus bertanya apa yang sebenarnya terjadi sebelum menuduh yang tidak tidak!! ” Tegur nya.
Mendengar hal itu, seketika rona merah pun samar samar dapat terlihat di kedua sisi wajah kaisar Zhuang. Dan karena tidak ingin menurunkan kewibawaannya, ia pun berkata. “Sebagai seorang pria, aku tentu saja akan merasa marah jika wanitanya di sentuh orang pria lain!” Ucapnya, sembari melirik kearah Qiao Feng.
Sedangkan Qiao Feng yang menyadari hal itupun kini tersenyum kaku, kemudian dengan insting bertahan hidupnya ia pun berkata. “Yang mulia berfikir terlalu jauh!.... mana mungkin aku berani berbuat yang tidak tidak terhadap permaisuri?! ”ia terdiam sesaat, berusaha merangkai kata kata untuk menyenangkan hati iblis pecemburu di hadapannya itu. “La...Lagipula, orang sepertiku ini tidak mungkin akan bersaing denganmu!.... bahkan paras ku saja tidak lebih baik dari debu di sepatumu!! ” Ucapnya lagi.
Beruntung ia memiliki otak yang cukup cerdas.Walaupun harus merendahkan diri sendiri, setidaknya ia bisa selamat!....
Qiao Feng kini melirik kearah kaisar Zhuang secara diam diam. Berusaha untuk melihat reaksi apa yang kaisar itu tunjukkan setelah mendengarkan ucapannya barusan.
__ADS_1
Namun, yang ia lihat hanyalah sebuah ekspresi datar dengan tatapan mata yang sedingin es. Pada awalnya ia merasakan sebuah firasat buruk!....
Namun....
“Baiklah!.....” Kaisar itu menghela nafas, kemudian berkata. “.... karena kau sudah menyelamatkan istriku, maka aku tidak akan mempermasalahkan hal ini lagi! ” Ucapnya, yang membuat Qiao Feng dapat bernafas lega.
Kemudian, Kaisar itu beralih kepada sang istri yang kini masih berada di dalam pelukannya. “Dan kau!!.... bagaimana bisa kau seceroboh itu?!!.... Apalagi saat ini kau sedang mengandung anak ku, jika terjadi sesuatu makan siapa yang akan menanggungnya?!!” Tanyanya, yang memberi sebuah teguran dengan nada tegas.
Mendengar hal itu, An xia pun mengerutkan dahinya. Tau bahwa suaminya itu akan terus menerus melontarkan teguran kepadanya, ia pun segera berkata. “Itu adalah sebuah ketidak sengajaan! ” Ucapnya, yang menjawab kata kata Kaisar Zhuang barusan.
“Ketidak sengajaan? ” Kaisar itu mengulangi kata kata An xia. “Istriku, seperti kau benar benar tidak boleh lepas dari pengawasan ku!! ”Ucapnya, yang bergumam dengan suara rendah.
Sedangkan Qiao Feng yang masih berada di situ dan melihat berdebat mesra antara keduanya pun kini menghela nafas berat, kemudian dengan sebuah senyum yang dipaksakan ia pun berkata. “Ka... Karena sudah tidak ada masalah lagi, maka aku akan pergi sekarang juga! ” Ucapnya, kemudian membalikan badan dan akan melangkah pergi.
Mendengar pertanyaan istrinya, Kaisar Zhuang pun menampilkan sebuah senyuman pada Qiao Feng. lalu, ia pun menganggukkan kepalanya dan berkata. “Tentu saja aku tidak keberatan!... namun bagaimana dengan tuan muda Qiao sendiri?.... sepertinya ia begitu terburu buru, aku yakin dia sangat sibuk!.... benar begitu?! ” Tanyanya dengan sebuah tatapan penuh arti.
Dan mungkin hanya Qiao Feng sajalah yang dapat mengetahui makna tersembunyi dari tatapan mata Kaisar itu.
“Itu benar!... hari ini aku sangat sibuk, ada sebuah pekerjaan yang harus segera ku selesaikan!! ” Ia terdiam, menatap kearah An xia dengan tidak enak hati. “Mungkin aku akan datang di lain waktu! ” Ucapnya, kemudian pergi dengan tergesa-gesa.
Melihat hal itu, An xia pun mengerutkan dahinya dengan tidak senang. Dari gerak gerik pemuda itu sudah jelas bahwa ia kini sedang di ancam oleh seseorang, dan tentunya ia tau betul siapa seseorang itu!
“Suamiku, kau menakuti anak malang itu! ” Gumamnya, sembari menghela nafas panjang.
__ADS_1
Kaisar Zhuang yang mendengar ucapan istrinya itupun terkekeh kecil, kemudian dengan santainya ia berkata. “Mana ada, bukannya kau mendengar sendiri bahwa ia saat ini sedang sibuk?!.... ” ia terdiam, lalu mendaratkan sebuah kecupan singkat di pipi An xia. “..... lagi pula ‘anak malang’ siapa yang kau maksud?.... tuan muda Qiao jelas lebih tua dari mu! ” Ucapnya lagi.
Mendengar hal itu, An xia kini seolah olah mendapatkan pencerahan. kata kata suaminya barusan itu jelas sebagai pengingat umurnya saat ini!
“Di kehidupan pertama, usia ku tidak jauh beda dengan usia mu! ” gumamnya dalam hati, kemudian ia menghela nafas berat. “Namun sekarang berbeda! ” Gumamnya lagi.
Kaisar Zhuang yang melihat perubahan ekspresi di wajah istrinya itupun menjadi bingung. “Apa yang sedang kau pikirkan? ” ia bertanya, kemudian menyentuh perut rata An xia. “Jangan bilang kau sedang memikirkan pria lain?!! ” Ucapnya lagi, dengan sebuah tatapan tajam.
Mendengar hal itu, An xia menggelengkan kepalanya dengan wajah tak berdaya. “Bukan begitu, aku hanya... ” ia sedikit terdiam, kemudian berkata. “.... aku hanya ingin pergi ke Yin lianhua, sudah lama aku tidak mengunjungi tempat itu! ” Jawabannya.
...»»————>❀<————««...
Yin lianhua, tempat itu kini telah menjadi sebuah tempat yang begitu populer di semua kalangan masyarakat. Bahkan banyak dari para pejabat istana yang datang untuk melihat pertunjukan serta hiburan yang ada di tampilkan di tempat itu.
An xia kini melangkahkan kakinya masuk kedalam bangunan mewah itu. Bisa ia lihat dengan jelas bahwa ada begitu banyak orang yang mengunjungi tempat itu.
Dan dengan begitu, pastinya ia akan mendapatkan keuntungan yang cukup banyak bukan?!
Melihat bahwa istrinya itu kini tengah melamun kan sesuatu, kaisar Zhuang pun mendekatkan dirinya dan mendaratkan sebuah ketukan kecil di kepala An xia. “Di saat seperti ini, apa yang sedang kau pikirkan? ” Ia bertanya, kemudian melirik sekitarnya yang tampak begitu ramai. “Lebih baik kita segera naik ke atas, jangan biarkan orang lain menatapmu dengan sesuka hati seperti itu! ” Ucapnya lagi, sembari menatap tajam pada beberapa pria yang kini menatap istrinya dengan tatapan penuh arti.
An xia yang mengetahui hal itupun kini tersenyum tipis, kemudian ia berkata. “Suamiku, mereka adalah pelanggan ku!.... jangan pernah berfikir untuk membunuh mereka di tempat ini!! ” Ucapnya dengan lembut, namun ada sebuah ancaman yang tersembunyi di dalamnya.
Mendengar hal itu, kaisar Zhuang pun mendengus kesal. Kemudian ia menatap sengit kearah pria pria yang tidak tau diri itu sembari berkata. “Cepat ke atas!! ” Ucapnya, sembari melingkarkan salah satu tangannya di pinggang An xia dan membawa istrinya itu untuk menaiki tangga dengan sangat hati hati.
__ADS_1