Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Kerinduan.


__ADS_3

Sebuah senyum mengejek kini terpasang di wajah cantik An xia selagi matanya menatap kaisar itu dengan tatapan remeh. “Memberiku hukuman?.... ” An xia tertawa sinis, kemudian ia berkata. “Heh coba saja kalau kau bisa!!!.... aku, An xia!! tidak akan pernah menerima hukuman dari siapapun juga!! ”Ucapnya dengan penuh percaya diri.


Mendengar perkataan An xia barusan, kaisar itu tersenyum penuh arti. “hemm..... istriku sangat sombong!! ” Kaisar itu semakin mendekatkan dirinya, wajah mereka berdua semakin dekat dan hampir saling menyentuh. “Kalau begitu aku akan__” Sebelum kaisar itu menyelesaikan ucapannya, tiba tiba mereka mendengar suar dari luar.


Mereka berdua diam, berusaha menajamkan pendengaran mereka untuk mendengar sesuatu yang mencurigakan dari luar penginapan.


“Suara langkah kaki kuda!!” Ucap An xia dengan berbisik.


Kaisar itu menganggukkan kepalanya. “Kau benar!.... tidak hanya satu, tapi ada banyak!! ” kemudian, Kaisar itu melirik An xia. “ Apakah itu... ”


An xia mengangguk. “Sepertinya begitu!!” Sahutnya.


Kaisar itu kemudian turun dari ranjang dan berjalan menuju jendela secara perlahan. Saat sudah berada di dekat jendela, kaisar itu sedikit membuka jendela untuk mengintip keadaan di luar sana.


Dari jendela, kaisar itu dapat melihat segerombolan orang dengan pakaian layaknya seorang Perajurit pergi ke suatu tempat dengan mengendarai kuda.


Dengan mata tajamnya kaisar itu melihat simbol yang ada di pakaian mereka. “Itu simbol dari Kerajaan Bai!!” Gumam kaisar dalam hati.


Setelah itu, kaisar menoleh kebelakang untuk memanggil An xia. “ Istriku__” Namun saat kaisar itu menoleh, ternyata An xia sudah berada di sampingnya dan juga sedang menatap keluar jendela.


Tatapan An xia kini masih terfokus ke arah segerombolan orang berpakaian perajurit itu. “Sepertinya mereka pergi ke arah bukit itu!!! ” Gadis itu kemudian memicingkan matanya untuk melihat lebih jelas. “Waw!!... mereka memiliki badan yang bagus!, aku penasaran dengan penampilan mereka jika tanpa pakaian. ”An xia bergumam dengan suara pelan namun masih bisa di dengar oleh kaisar.


Mendengar perkataan gadis itu, mata Kaisar langsung melotot dengan tajam. “Kau.... Kau adalah seorang wanita!!! bisa bisanya kau mengatakan hal seperti itu..... apalagi di hadapan suamimu sendiri? ” Ucapnya tidak percaya dengan kata kata yang keluar dari bibir mungil gadis itu.


An xia memutar bola matanya malas, kemudian ia berkata. “Kenapa reaksimu berlebihan?!!.... aku hanya ingin melihat saja, dan bukan menyentuh!! ” Ucapnya dengan ketus.


Kaisar itu marah, ia menunjuk ke arah An xia. “Kau__”


Sebelum kaisar itu menyelesaikan ucapannya, An xia buru buru berkata. “Sudahlah!!.... lebih baik kita ikuti mereka! jangan sampai kita kehilangan jejak!! ” kemudian, gadis itu langsung melangkah pergi tanpa menghiraukan tatapan tajam dari kaisar.

__ADS_1


......❁❁❁❁❁......


Di sebuah tempat dengan banyaknya pohon pohon bambu. An xia dan kaisar itu kini terlihat bingung.


Tadinya mereka mengikuti kemana arah perginya perajurit perajurit itu. Namun saat mereka memasuki tempat ini, secara tiba tiba para perajurit itu hilang tanpa jejak bagai di telan bumi.


Hal itu pun membuat An xia merasa kesal. “Ba**sat!!!.... kemana perginya mereka! ” An xia menggeram marah.


Kaisar itu mengernyitkan dahinya saat mendengar kata kata kasar yang keluar dari mulut gadis kesayangannya. “Kata kata apa itu!!... sepertinya mulutmu itu harus di beri pelajaran! ” Tegurnya yang sama sekali tidak di hiraukan oleh An xia.


An xia menoleh ke kanan dan ke kiri secara berulang ulang kali. terlihat dari wajahnya gadis itu saat ini sedang begitu kesal dan frustasi. “Hah!! aku tidak percaya mereka hilang begitu saja!!” Ucapnya dengan nada kesal.


Kaisar yang melihat tingkah An xia hanya bisa terkekeh dalam hati. Dengan wajah kesalnya, tidaklah An xia kini terlihat begitu menggemaskan seperti anak kucing yang ingin mencakar cakar anjing?


Kaisar itu rasanya ingin tertawa dan mencubit pipi gadis itu dengan gemas, namun ia cukup sadar dengan situasi...... saat ini bukanlah waktunya untuk bercanda apalagi bermesraan dengan gadis manis itu.


Dengan wajah yang di buat buat agar nampak serius, Kaisar itu berkata. “Kau benar! aku yakin saat ini mereka sedang bersembunyi di suatu sempat!...... namun di mana? ” Kini kaisat itu nampak berfikir dengan keras.


“Terserah!! ” Ucap Kaisar itu yang pasrah dengan keinginan An xia.


Baru beberapa langka An xia berjalan..... Namun, secara tidak sengaja ia menginjak sebuah papan kayu yang tertutup oleh dedaunan.


Dan saat kakinya menginjak papan itu, tiba tiba papan kayu itu bergeser dan membuat An xia terjatuh.


Beruntung. sebelum An xia benar benar terjatuh, dengan sigap Kaisar meraih pinggang rampung gadis itu dan menariknya kedalam dekapannya.


“Apakah kau baik baik saja? ” Walaupun wajahnya datar, namun pancaran matanya menunjukkan sebuah kekhawatiran.


An xia menganggukkan kepalanya dengan kaku. Jarak antara mereka yang begitu dekat membuatnya berasa gugup.

__ADS_1


“Le.. Lepaskan aku!!” Perintah An xia sambil berusaha melepaskan diri dari dekapan kaisar itu.


Dengan enggan Kaisar melepaskan tubuh mungil itu dari dekapannya, kemudian pandangan Kaisar itu berahli ke arah papan kayu yang kini terbuka.


“Tangga? ” Ucap Kaisar itu dengan heran.


An xia pun menoleh. Benar saja, di sana memang terdapat sebuah tangga menuju ke bawah tanah. “Sepertinya ini adalah tempat persembunyian mereka!!” Ucapnya kepada Kaisar itu.


Kaisar pun menganggukkan kepalanya, kemudian ia menggenggam tangan An xia dan berkata. “Ayo kita periksa! ” setelah mengatakan itu, merekapun memasuki ruang itu.


Mereka terus menuruni anak tangga itu dengan bergandengan tangan. Rupa rupanya tempat ini berada cukup dalam di bawah tanah.


Saat mereka sudah berada di ujung tangga, mereka dapat melihat sebuah lorong yang bercabang.


Merekapun bingung harus melewati jalan yang mana. “Haruskah kita berpencar? ”An xia bertanya kepada Kaisar itu.


Kaisar itu menggelengkan kepalanya, genggaman tangannya semakin erat. “jangan, kau harus tetap berada di sisiku!! ” Ucapnya yang tidak setuju.


Kemudian, mata Kaisar itu memperhatikan salah satu lorong dengan banyaknya jejak kaki. “Lihat!!.... sepertinya ke arah sana. ”Ucapnya sambil menunjuk jejak kaki itu.


An xia pun mengangguk dan merekapun melangkah kan kakinya dengan hati hati menelusuri lorong itu.


...❃❃❃❃❃❃...


Di saat An xia sedang sibuk menyelidiki sesuatu bersama kaisar Han..... Sang tunangan alias pangeran kedua, Zhang Liang kini berdiri di atas atap.


Tepatnya di paviliun bulan dimana kamar An xia berada.


Sudah beberapa hari ini dirinya menanti kepulangan An xia. Hatinya merasa rindu dengan gadis itu, rasanya ia ingin sekali melihat dan memeluk gadis yang sudah merebut hatinya itu.

__ADS_1


Zhang Liang menatap sendu ke atas langit yang gelap dan penuh bintang sembari menyentuh dadanya. “Xia’er! kapan kau akan kembali?” Pangeran itu bergumam pelan, pancaran matanya begitu menunjukkan rasa rindu.


Kemudian pandangannya berahli kepada pintu kamar An xia yang tertutup. “Setelah kau kembali, aku akan meminta kepada ayahnda Kaisar untuk mempercepat hari pernikahan!! ” Ia terdiam untuk beberapa saat dan kemudian tersenyum. “Aku sudah tidak sabar lagi untuk menjadikanmu istriku, nona pertama An!! ” Ucapnya lalu melesat pergi entah kemana.


__ADS_2