
Kaisar beserta para pangeran yang mendengar berita itu secara langsung pun terlihat begitu terkejut.
Mendengar kalau sang pujaan hati akan menikah dengan pria lain. Entah mengapa emosi dalam diri pangeran kedua menjadi kurang stabil. “Bagaimana bisa itu terjadi?!!” Tanyanya dengan nada yang terkesan membentak.
Membuat para pejabat istana yang melihat hal itupun terkejut untuk yang kesekian kalinya. Bagaimana tidak?.... sosok pangeran kedua itu terkenal akan sifatnya yang tenang dan jarang sekali menunjukkan emosi negatif.
Namun sekarang?....
Pangeran kedua berdiri dari duduknya, kemudian dengan tatapan tajam dan penuh amarah ia menatap ke arah An Changyi. “Bagaimana bisa hanya dalam semalam nona pertama An akan menikah dengan kaisar Han?!! ” Bentaknya lalu mendengus kasar, seolah olah pangeran itu meragukan kebenaran dari ucapan An Changyi barusan. “Itu tidak mungkin!!..... Kita semua di sini tau betul siapa kaisar Han itu. aku yakin itu bukan dia!! ” Ucapnya yang membantah.
Mendengar bantahan dari pangeran kedua itu, An Changyi pun tersenyum sinis. Kemudian, tanpa berkata apapun ia mengeluarkan gulungan surat yang kasim itu berikan kepada An Xia tadi.
“Jika pangeran tidak mempercayai ucapan ku, mungkin lambang dan stempel di gulungan ini bisa menjadi bukti! ” Ucap An Changyi sambil menunjukkan gulungan tersebut.
Dengan mata yang memerah panas, pangeran kedua itu menatap ke arah gulungan di tangan An Changyi. “Itu asli?!!.... namun bagaimana mungkin?!!.... jika sudah seperti ini, apa yang harus aku lakukan Xia'er?!! ” Ucapnya yang mengerang dalam hati.
Sedangkan para pejabat istana yang juga melihatnya pun mulai berbisik bisik.
“Demi Tuhan apakah ini nyata?.... keluarga An akan menjalani hubungan keluarga dengan seorang kaisar Han itu?!! ” Tanya salah satu mentri dengan tidak percaya.
“Tidak ku sangka kalau kecantikan sang nona pertama An juga dapat mengundang minat kaisar Han! ” Ucap pejabat yang lain.
“Sungguh di sayangkan, padahal aku sempat berfikir untuk menikahkan putraku dengan putri jenderal itu! ” Ujarnya yang di balas anggukkan oleh yang lain.
Sedangkan kaisar saat ini nampak terduduk dengan lemas di takhta nya. Kerutan di antara dua alisnya kini begitu dalam, menandakan kalau sang pria agung itu tengah dalam suasana tertekan.
__ADS_1
Kaisar itu mengingat ingat sosok An xia. Gadis yang begitu cantik dengan segudang kemampuan itu bagaikan sebuah permata!!..... Bukanlah hal yang mengherankan jika gadis seperti itu dapat dengan mudah memikat lawan jenisnya.
“Namun, bagaimana dengan Kaisar dari Kerajaan Han itu? ” Gumamnya yang bertanya kepada diri sendiri.
Kerajaan Han adalah Kerajaan yang begitu makmur, bahkan Kerajaan itu merupakan Kerajaan yang kaya akan sumber daya alamnya.
Dengan letak Kerajaan itu yang berdekatan dengan pegunungan dan lautan, tidak heran jika Kerajaan itu menjadi sangat makmur tanpa kekurangan apapun.
Bahkan dari kabar yang ia dengar, banyak sekali orang orang dari negri lain yang dengan penampilan anehnya datang ke Kerajaan itu untuk berdagang.
Sebuah hal yang sangat jarang terjadi di Kerajaan Kerajaan yang lain.
Dilihat dari situ, Kaisar Yang memimpin tentunya adalah seorang yang hebat!!.....
Walaupun begitu, ia juga terkenal akan kekejamannya terhadap para musuh!.... Setiap Kerajaan yang berperang melawannya akan dengan mudah ia hancurkan.
“Sungguh kejam dan mengerikan!! ” Gumam Kaisar dalam hati, jujur ia akan lebih memilih melawan lima Kerajaan lain sekaligus daripada harus berhadapan dengan Kerajaan Han.
“Pernikahan putri ku akan di adakan di Kerajaan Han, sesuai dengan keinginan Kaisar Han sendiri! ” Ucap An Changyi yang berhasil membangunkan sang kaisar dari lamunannya.
Sedangkan Kaisar yang baru tersadar pun mengedipkan matanya beberapa kaki. “Pernikahan?.... nona pertama An dengan Kaisar Han? ” Gumam Kaisar itu dalam hati.
Jika keluarga An menikahkan putrinya dengan Kaisar dari Kerajaan Han, maka keluarga itu akan menjadi keluarga yang paling di takuti di Kerajaan Timur ini.
Tidak hanya itu. Jika suatu hari nanti ada keluarga kerajaan menyinggung keluarga An, maka itu bisa menjadi sebuah awal dari mala petaka!!
__ADS_1
Pandangan kaisar itu melirik ke arah pangeran kedua yang kini tengah menatap An Changyi dengan tatapan tajam, tidak hanya pangeran kedua. Namun, pangeran mahkota dan pangeran Li Guang Fu pun juga tidak jauh berbeda.
Tangan pangeran kini terkepal erat, nafasnya kini telah naik turun akibat amarah yang memuncak. “Kau bersedia menikahkan putrimu dengan kaisar itu, lalu kenapa menolak diriku?!! ” Teriaknya yang bertanya kepada An Changyi.
Untuk sesaat, An Changyi sempat mematung karena rasa terkejut yang ia dapatkan dari teriakkan pangeran kedua barusan. “A... Apa itu barusan?” Ia menatap ke arah pangeran kedua dengan rumit. “... Apakah, pangeran itu baru saja meneriaki ku?!! ” Tanyanya dengan tidak percaya pada diri sendiri.
Namun, saat jenderal itu telah tersadar dari lamunannya, barulah ia angkat bicara. “Pangeran, memang apa yang membuatku harus menikahkan putriku denganmu? ” Tanyanya yang secara tidak langsung mengejek pangeran kedua.
Sedangkan pangeran kedua ingin menjawab, namun perkataan An Changyi barusan seakan akan telah membuatnya bisu. “Di... Dia, sialan!!! ” Makinya dalam hati.
Kaisar yang melihat hal itupun segera angkat bicara, sebelum putra keduanya itu sampai menyinggung sangat jenderal dan berujung kepada mala petaka bagi kerajaannya. Maka ia harus segera menghentikan perdebatan ini.
“Kalian berdua hentikan perdebatan ini!!! ” perintahnya dengan suara yang terdengar begitu lantang, pandangan kaisar itu kini tertuju kepada sang pangeran kedua. “Kau, sesuai perjanjian jika jenderal besar An mampu memenuhi tantangan mu dalam kurung waktu yang di tentukan.... maka pertunangan mu akan benar benar di batalkan!! ” Ucapnya dengan begitu tegas.
Pangeran kedua menundukkan kepalanya. Semua itu memanglah benar, namun dirinya tetap tidak akan bisa menerima hal ini dengan mudah.
“Tetap saja aku merasa kalau pernikahannya dengan kaisar itu adalah kesalahan!!” Ia terdiam untuk sesaat, sedikit berfikir untuk mencari sebuah alasan yang tepat. “... Nona pertama An saja belum pernah bertemu dengannya, dan aku yakin kalau dia tidak mencintainya!!! ” Ucap pangeran kedua kepada An Changyi.
Sedangkan An Changyi yang mendengar itupun memasang raut wajah tidak enak. “Pangeran, perasaan di antara mereka bukanlah urusanmu! ” Ia memberikan jeda sebelum melanjutkan. “Lagipula, mereka akan saling mengenal setelah menikah nanti. ” Ucapnya lagi.
Mendengar itu, pangeran kedua pun semakin di buat tidak senang, namun saat ia akan membuka mulut dan mengutarakan ketidak setujuannya. Tiba tiba suara kaisar terdengar dan menyela pembicaraan mereka.
“Cukup!!.... pangeran kedua, kau harus menerima ini!!” Bentaknya, kemudian ia menghela nafas panjang untuk menenangkan pikirannya. “Perdebatan ini sungguh bukanlah hal yang aku harapkan dari kalian!!.... Tujuanku mengadakan pertemuan ini adalah untuk mengetahui alasan kedatangan utusan dari Kerajaan Han pagi tadi___uhuk!! ” Ucapannya terhenti karena sebuah batuk kecil, namun setelah itu ia melanjutkan. “Karena tujuan mereka bukanlah hal yang mengancam, maka rapat ini aku bubarkan sekarang juga!! ” Ucapnya dengan tegas.
Sepertinya, membubarkan rapat ini adalah sebuah keputusan yang tepat. Jika saja An Changyi dan pangeran kedua masih saja berdebat dan bertengkar, itu akan berujung kepada masalah besar di kemudian hari.
__ADS_1