Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Laki-laki yang rupawan dan tenang bagai musim gugur (Chyou)


__ADS_3

Hallo semuanya, pertama-tama author mau ucapin maaf banget ke kalian karena udah gak up selama berminggu-minggu. 😓🙏


Yah, pada awalnya author niat mau up seenggaknya sehari sekali. Tapi berhubung ada kendala dan kegiatan author juga semakin lama semakin padat, jadi sekarang sekalian up banyak mumpung jadwal lagi longgar-longgar banget! 😅


Itung-itung sebagai ganti yang kemaren gak up²! 👉👈


Udah itu aja, sekarang kembali ke cerita....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa bulan kini telah berlalu, Hari-hari yang panjang itu telah mereka lalui dengan cepat. Dedaunan kering berwarna coklat kini tampak berjatuhan dari dahannya di kala hembusan angin kencang datang, menandakan bahwa musim gugur kini telah tiba dengan keindahan dan pesonanya yang memikat.


Suara khas dari sapu lidi yang di gesekan ke tanah kini terdengar jelas di halaman istana bersamaan dengan tawa riang dari para pelayan yang sedang bercanda gurau. “Aku sangat penasaran dengan bagaimana rupanya, kira-kira ia akan mirip siapa?...kaisar dan permaisuri adalah dua orang yang begitu berkharisma, mereka juga memiliki ketampanan dan kecantikannya tersendiri! ” Ucap dari salah seorang yang tampak begitu antusias dengan suatu hal.


Mendengar hal itu, para pelayan yang lain pun segera menyahut dan berkata. “Aku dengar seorang anak akan cenderung memiliki penampilan yang mirip dengan ayahnya, dan sifat yang mirip dengan ibunya!” Ucapnya, sembari membayangkan sesuatu dengan senyum lebar yang tak habis luntur.


“Uh, aku sangat ingin melihatnya walau hanya sesaat!! ”


“Iya benar, rasanya hatiku selalu berdebar-debar saat membayangkan bagaimana rupanya yang mungil itu!!” Ucap mereka, dengan sangat antusias.


...»»————>❀<————««...


Di sisi lain, Seorang wanita kini terlihat sedang terbaring lemas di atas sebuah ranjang. Kedua matanya yang indah itu tampak terpejam erat, menandakan bahwa ia kini tengah larut dalam tidurnya yang pulas.


“Yang mulia permaisuri harus beristirahat untuk beberapa waktu, beliau telah berjuang keras untuk melalui proses persalinan! ” Ucap dari seorang tabib yang berbicara dengan sosok kaisar Zhuang.


“Bagaimana keadaannya? apakah ia akan baik-baik saja? ” Tanya kaisar itu dengan raut wajah khawatir, bahkan sedari tadi ia tak henti-hentinya menggenggam dan mencium punggung tangan istrinya.


Sang tabib yang mendengar pertanyaan itupun tersenyum lembut, kemudian pandangannya beralih ke arah sosok mungil yang terlihat begitu menggemaskan di samping An xia. “Seharusnya ini terlalu awal bagi permaisuri untuk melahirkan seorang anak... ” ia terdiam untuk sesaat, kemudian melirik sosok kaisar Zhuang yang tampak begitu cemas. “... namun anda tidak perlu khawatir, kondisinya akan segera membaik karena beliau memiliki fisik yang kuat! ” Ucapnya lagi.


Mendengar jawaban dari tabib itu, raut wajah kaisar Zhuang pun tampak sedikit lega. “Syukurlah!....” ia memejamkan matanya untuk sesaat, berusaha untuk mengontrol perasaannya yang kacau akibat rasa panik yang terus menyelimuti hatinya. “....Syukurlah kau baik-baik saja, aku merasa sangat takut saat membayangkan sesuatu terjadi padamu!! ” Gumamnya dalam hati.

__ADS_1


“Hem... ”


Sosok An xia yang sedang tertidur pulas itu tiba-tiba mengerang rendah, kedua matanya yang semula terpejam erat kini perlahan lahan mulai terbuka dan tertutup. “Yang mulia... ” panggilnya, dengan suara kecil yang terdengar lemah.


Melihat hal itu, kaisar Zhuang pun mengulurkan salah satu tangannya. Kemudian membelai kepala An xia dengan lembut seraya berkata. “Kerja bagus, kau melakukannya dengan baik! ” Ucapnya, dengan sebuah senyuman yang tak dapat di artikan.


An xia kemudian menolehkan wajahnya, menatap sosok mungil yang tampak tertidur pulas di sampingnya. “Dia sangat tampan!... ” Ia mengubah posisinya tubuhnya, menghadap kearah bayi mungil itu dan membelakangi kaisar Zhuang. “... Yah, itu wajar karena dia mirip dengan mu! ” Ucapnya lagi.


Mendengar hal itu, kaisar Zhuang pun terkekeh kecil. Kemudian ia mendekatkan wajahnya dan mendaratkan sebuah kecupan kecil di kening An xia. “Dia masih terlalu muda untuk di katakan tampan!...” ucapnya, lalu kembali berkata. “.... lagipula aku mengharapkan seorang anak perempuan yang mirip seperti mu, anak perempuan yang cantik dan menawan!” Ucapnya, dengan maksud untuk menggoda istrinya itu.


Namun kata-kata itu di salah artikan oleh An xia, wanita itu berfikir bawah suaminya itu tidak menginginkan keberadaan anak yang baru lahir ini. “Apakah kau tidak menyukainya?... ” raut wajahnya kini berubah murung, ia terdiam untuk sesaat dan memandangi wajah mungil bayi itu. “... dia adalah anakmu! apa kau tidak akan menyayanginya hanya karena dia laki-laki? ” tanyanya, yang membuat kaisar Zhuang sedikit gelagapan.


“Tunggu, kenapa kau berkata seperti itu?! ” Kaisar itu balik bertanya, dahinya kini sedikit berkerut akibat mendengar kata-kata yang istrinya itu ucapakan barusan. “Bagaimana mungkin aku tidak menyayanginya? dia adalah darah daging ku, penerus ku, dan anak yang lahir dari rahim wanita yang ku cintai! ” Ucapnya, yang berusaha untuk meluruskan kesalahpahaman.


Mendengar hal itu, An xia pun sedikit termenung, kemudian ia memalingkan wajahnya dan menatap kaisar Zhuang yang juga sedang menatap ke arahnya saat ini. “Lalu kenapa kau berkata seperti itu tadi?.... bukannya itu berarti kau tidak menyukai putraku?! ” Tanyanya lagi.


Kaisar Zhuang menghela nafasnya, kemudian ia mencium bibir An xia dengan lembut dan berkata. “itu tidak benar, kau telah salah paham dengan kata-kata ku tadi!.... yang sebenarnya aku maksud adalah kita harus terus mencobanya hingga mendapatkan anak perempuan, bagaimana?” Tanyanya, dengan tangan yang bergerak nakal di tubuh An xia.


Wajah wanita itupun kini memerah, suami yang dulunya terlihat dingin dan tegas itu kini mulai memiliki keahlian untuk menggoda dan merayu. Dan hal itupun membuat An xia sedikit kewalahan saat menghadapi nya. “Penggoda ulung! aku baru saja melahirkan, dan kau sudah meminta seorang anak lagi dariku?... yang mulia, tidakkah kau merasa bahwa diri mu sangat kejam terhadap istri sendiri?! ” Ucapnya ketus, dengan wajah semerah tomat.


Namun saat kaisar Zhuang mulai bertindak jauh dan hampir melampaui batas kendali, An xia pun buru-buru mendorongnya dan menjauhkan pria itu dari tubuhnya.“Hentikan, apakah kau tidak malu melakukan hal seperti ini di depan bayi yang baru lahir?! ” Ia melirik anaknya yang masih tertidur pulas, bayi mungil itu tampak tidak terganggu sama sekali. “Kau tidak bisa melakukan ‘itu’ dengan ku untuk sekarang, setidaknya sampai aku kembali pulih! ” Ucapnya lagi, dengan suara lirih di akhir kalimat.


Untuk sesaat, wajah kaisar Zhuang terlihat begitu lesu. Apa yang istrinya katakan itu memang benar!.... untuk sekarang ia memang tidak bisa menyentuhnya, namun tidakkah itu akan memberatkan dirinya yang seorang pria normal?


Istrinya begitu cantik, kulit wanita itu sangatlah lembut dan harum. Dan dia hanyalah seorang pria biasa yang memiliki hasrat!.... bahkan hanya dengan gerakan-gerakan kecil seperti kedipan mata dari wanita itu saja sudah dapat memancing keinginan kuat dalam dirinya.


“Kali ini kau mendapatkan alasan yang sangat bagus untuk terhindar dariku, yah? ” Pria itu terkekeh dengan wajah frustasi, kemudian membaringkan tubuhnya di ranjang dan memeluk tubuh An xia dari arah belakang. “Baiklah, setidaknya aku masih dapat memelukmu seperti ini bukan? ” tanyanya, sembari membenarkan wajahnya di ceruk leher istrinya itu.


Melihat hal itu, An xia pun tertawa pelan. Salah satu tangannya kini menyentuh tangan kaisar Zhuang yang memeluk tubuhnya, kemudian menarik tangan pria itu mendekat ke bibirnya dan mengecupnya dengan lembut. “Daripada itu, tidakkah kau ingin menggendongnya?” tanyanya untuk mengalihkan pembicaraan.


Kaisar Zhuang menggelengkan kepalanya, wajahnya kini masih menempel erat di leher An xia. “Dia terlihat sangat kecil dan rapuh, aku takut dia akan hancur begitu aku menyentuhnya dengan sedikit kekuatan! ” Ucapnya, yang terdengar sangat konyol.

__ADS_1


An xia yang mendengar hal itupun tampak sedang mengigit bibirnya dan berusaha untuk menahan tawa, tidak menyangka bahwa suaminya yang dingin dan tegas itu dapat berfikir demikian. “Dia tidak akan hancur hanya karena di gendong oleh mu!... anak ini sangat mirip dengan ayahnya, jadi dia tidak akan mati semudah itu!! ” Ucapnya, yang membuat kaisar Zhuang termenung untuk sesaat.


“Jadi, apakah tidak masalah bagiku untuk menyentuh nya? ” Pria itu bertanya.


Dan An xia pun menganggukkan kepalanya pelan lalu berkata. “Gendong lah dia, anakmu juga membutuhkan perhatian dari ayahnya! ” Ucapnya lembut.


Mendengar hal itu, kaisar Zhuang pun segera bangkit dan dengan hati-hati mengangkat tubuh mungil itu. “Hangat, apakah semua bayi memang sekecil ini?” Gumamnya pelan.


“Tentu, itu karena ia baru lahir!... ” Ucap An xia, kemudian ia terdiam untuk sesaat dan kembali berkata. “... Bagaimana kalau kau memberikannya nama? anak kita juga memerlukan nama, bukan?! ” Ucapnya lagi.


Kaisar Zhuang yang mendengarnya pun kini tampak bingung, pria itu termenung untuk waktu yang cukup lama dan memikirkan nama-nama yang cocok untuk anaknya yang baru lahir ini. “Ini cukup sulit.... ” ia bergumam, kemudian melirik ke arah jendela yang memperlihatkan daun-daun musim gugur yang berjatuhan dengan indah.


“Chyou!! ” Ucap kaisar Zhuang secara tiba-tiba.


Mendengar itu, An xia pun sedikit mengerutkan dahinya dengan heran. “Chyou?! ” Ia mengulangi kata itu.


Kaisar Zhuang pun menganggukkan kepalanya dengan yakin, kemudian menatap bayi dalam gendongannya dan berkata. “Seorang anak yang lahir di antara indahnya musim gugur!.... Chyou memiliki arti laki-laki rupawan dan tenang bagai musim gugur, aku pikir nama itu sangat cocok untuk nya!! ” Ucapnya, sembari meletakkan bayi itu kembali ke sisi ibunya.


An xia kini tampak senang dengan senyum lebar di bibirnya, salah satu tangannya pun terulur dan menyentuh pipi gembul bayi itu. “Aku menyukainya, itu adalah nama yang bagus!... bukankah begitu anakku, Chyou? ” Ucapnya.


Dan tepat setelah An xia menyebut nama itu, kedua mata bayi itupun mulai terbuka secara perlahan. Kemudian, ia melirik sekitarnya dan menatap An xia dan kaisar Zhuang dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.


Entah kenapa, tatapan bayi itu terlihat cukup aneh!.....Seperti seseorang yang terkejut dan bingung.


Bahkan wajahnya yang mungil itu menunjukkan sebuah ekspresi yang tidak biasa!.... ia tidak menangis, tidak terlihat sedih dan tidak terlihat senang.


Sebenarnya, apa yang ada dalam pikiran bayi itu sekarang?....


~Tamat~


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Oke, makasih buat kalian yang udah baca cerita author dari awal hingga tamat!.... dan author juga berterimakasih pada kalian yang mau mendukung cerita author dengan komen-komem positif kalian yang memberikan semangat 😁


Ingat, jangan lupa like 👍 dan komen 💬


__ADS_2