Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Perasaan ini....


__ADS_3

Sebuah aliran kebahagiaan yang terasa hangat, kini mengalir dan membanjiri hati. Menciptakan rasa haru atas kebahagiaan itu.


Dengan sangat lembut, tangan An Xia membelai perutnya. Matanya yang selalu memancarkan kelicikan kini mulai berkaca kaca dan digantikan dengan pancaran mata yang begitu lembut.


An Xia menundukkan kepalanya untuk melihat perutnya yang masih rata itu. “Benarkah itu?.... kau ada di dalam sana, A-Zhu kecil?” Gumamnya dalam hati.


Tiba tiba An Xia tertawa kecil, mengagetkan Rui yang sedari tadi memperhatikan dirinya.


Rui menatap nona nya itu dengan bingung, apakah saat muntah tadi, akal sehat nona nya juga ikut keluar?


“Nona, kau kenapa?.... jangan membuatku takut, nona! ” Ucap Rui dengan perasaan was was, siapa tau kalau An Xia akan benar benar menggila?


An Xia tidak perduli. Biarlah orang orang mengatainya gila atau tidak waras!..... Namun, saat ini ia hanya ingin tertawa untuk mencurahkan kebahagiaannya.


Tawa yang begitu indah, bagaikan alunan lalunan lagu dari surga. Dan tawa An Xia yang terdengar merdu itupun mengundang perhatian orang orang sekitar.


Jika Rui menganggap tawa An Xia sebuah kegilaan, beda lagi dengan yang lain. Mereka menganggap itu indah!


Cara gadis itu yang tertawa dengan lepas....


Bibir merah yang melengkung lebar dengan lubang semut di kedua pipinya...


Membuatnya tampak manis!


Sangat jarang sekali orang orang melihat seorang nona muda tertawa lepas seperti itu, walaupun begitu, An Xia masih terlihat anggun dan cantik.


Setelah puas tertawa, An Xia pun melanjutkan langkahnya. Dan anehnya, perutnya kini tidak lagi terasa mual..... mungkin karena kebahagiaan tadi.


Tangan An Xia tidak pernah lepas dari perutnya, entah mengapa An Xia menjadi sangat suka menyentuh perut ratanya itu.


Parut yang dalam beberapa bulan lagi akan membesar!


Dengan hati hati, An Xia masuk kedalam kereta kuda dengan di bantu oleh Rui.


Tak lama setelah An Xia memasuki kereta kuda, Annchi dan Fai pun datang dengan wajah yang sama sekali tidak enak untuk di pandang.


“Kakak, apakah nona ada di dalam sana? ” Annchi bertanya kepada Rui.


Rui pun menganggukkan kepalanya, kemudian berkata. “Iya, nona ada di dalam. ” Jawabnya. Namun, melihat wajah Annchi dan Fai yang kurang mengenakan itu, membuat Rui kembali berkata. “Kalian jangan mengganggu nona!... dia baru saja mual mual tadi. ” Ucapnya kepada dua orang itu.


Sebuah ekspresi wajah yang berbeda beda kini dapat terlihat di wajah Annchi dan Fai.


Fai wajahnya kini pucat, dugaannya tentang kehamilan An Xia kini semakin di perkuat dengan ucapan Rui barusan.

__ADS_1


Sedangkan Annchi?.... gadis itu teringat akan ucapan Fai sebelum perkelahian antara mereka terjadi.


Apakah benar yang Fai katakan kalau nona nya itu..... hamil?


Jikapun hamil lalu siapa ayah dari anak itu?


Apakah pangeran kedua Zhang Liang? ..... tapi itu tidak mungkin!!.... nona nya itu selalu dalam pengawasannya.


Terkecuali saat nona nya itu pergi ke Kerajaan Han!!!


Daripada harus menebak nebak, lebih baik ia tanyakan saja kepada An Xia!.... dan semoga saja, nona nya itu akan menjawab pertanyaan nya dengan jawaban ‘Tidak’


“Nona!! ini Annchi.aku ingin berbicara kepadamu, nona!! ” teriaknya yang memanggil manggil An Xia.


Melihat itu, Rui pun angkat bicara. “Annchi, jaga sikapmu!!.... nona sedang tidak enak badan!! ” Tegur nya.


“Tapi kakak, aku harus___” Sebelum Annchi menyelesaikan ucapannya, dari dalam kereta, An Xia berkata.


“Masuklah, Annchi! ” Ucap An Xia yang mempersilahkan pelayan itu untuk masuk.


Dengan segera, Annchi pun memasuki kereta kuda itu. Karena tangannya terikat dengan tangan Fai, Annchi dengan kasar menarik Fai untuk ikut masuk ke dalam.


Fai pun hanya diam saja, sejujurnya ia juga ingin menanyakan sesuatu kepada An Xia.


...»»————>❀<————««...


Entah mengapa rasa rindunya kepada An Xia, kini berubah menjadi rasa takut.


Ia memiliki firasat kalau tunangannya itu akan pergi jauh darinya, peri meninggalkannya seorang diri!


Semakin ia memikirkan itu, dadanya terasa sesak dan sulit untuk bernafas.


Terdapat kerutan yang mendalam di tengah tengah kening pangeran itu, tangannya pun mengepal dengan erat.


“Tidak!... aku harus yakin kalau itu tidak akan terjadi!! dia adalah miliki, calon istriku!!.... begitu dia kembali, kami akan segera menikah!! ” Gumamnya dengan penuh penekanan.


Tiba tiba ada sebuah tangan yang menepuk pundaknya pelan. “Kakak kedua, ada apa?.... apakah kau punya masalah? ” Tanya pangeran ketiga, Zhang Li Kun.


Pangeran kedua, Zhang Liang menggelengkan kepalanya dan berkata. “Tidak ada apa apa!!! ” Jawabnya singkat, kemudian ia kembali bicara untuk mengalihkan topik. “Aku dengar kau akan di jodohkan dengan seorang putri dari Kerajaan Barat?.... kalau tidak salah namanya itu... ”


“Li yue xi, aku tau itu!.... dan dia akan tiba bersama rombongannya besok pagi!! ” Ucap pangeran ketiga, Zhang Li Kun dengan senyum lembut.


Melihat senyum lembut di bibir adiknya itu, Zhang Liang pun ikut tersenyum. Namun, hatinya kini terasa begitu pahit. “Xia’er, semoga besok kau juga kembali..... di sisiku!” Gumamnya dalam hati.

__ADS_1


...»»————>❀<————««...


Baik Annchi ataupun Fai kini hanya bisa membeku dan tenggelam dalam pikiran mereka setelah mendengar penjelasan An Xia barusan.


Kedua orang itu memandang kearah perut An Xia yang rata itu dengan pandangan kosong layaknya orang bodoh.


“Nona, jika benar anda sedang..... Hamil!.... lalu, siapa nama dari ayah bayi itu? ” Annchi bertanya kepada An Xia.


“Liu Zhuang! ” Jawab An Xia singkat.


“Siapa itu Liu Zhuang? ” Annchi kembali bertanya.


Fai yang mendengar Annchi memanggil nama kaisarnya pun menegur. “Hei!! jangan sembarangan menyebutkan namanya!! ”


Annchi menatap Fai dengan heran, kemudian berkata. “Memangnya kenapa?.... siapa dia sampai sampai namanya tidak boleh sembarangan di sebut? ” Tanyanya kepada Fai.


“Dia itu___”


“Kaisar dari Kerajaan Han!! ” Sahut An Xia.


Mendengar itu, Annchi terbengong sesaat untuk mencerna perkataan An Xia barusan.


Ayah dari bayi dalam kandungan An Xia bernama Liu Zhuang, sedangkan Liu Zhuang adalah seorang Kaisar dari Kerajaan Han, dan itu artinya anak dalam kandungan An Xia adalah keturunan dari Kaisar..... Han.


Bruuk!!


Setelah berhasil mencerna dan memahami itu semua, secara tiba tiba Annchi menutup matanya dan terjatuh pingsan.


Beruntung Fai dengan sigap menangkap tubuh Annchi yang lemas itu.


“Hei, Annchi!!.... kau kenapa? ” Fai bertanya sambil menepuk nepuk pipi Annchi dengan keras.


Ya, Fai sengaja menepuk pipi Annchi dengan keras karena masih ada noda balas dendam di hatinya.


Merasakan pipinya yang perih dan panas seperti di tampar berulang ulang kali, Annchi pun membuka matanya.


Kemudian ia menyentuh pipinya yang terasa perih dan panas itu. “Dasar pria gila!! apa yang kau lakukan dengan wajahku!!!! ” Bentaknya kepada Fai.


An Xia yang melihat itupun menghela nafas berat, kenapa dua orang ini tidak bisa akur bagai air dan minyak?


Tidak memperdulikan perdebatan mereka, An Xia pun mengambil sebuah kertas kecil dan memberikannya kepada Fai.


“Kirimkan kabar ini kepada ‘nya’!! ” Perintah An Xia dengan tegas kepada Fai.

__ADS_1


Fai pun mengangguk dan mengambil kertas itu dari tangan An Xia. Kemudian ia dengan segera keluar dari dalam kereta kuda sambil menyeret Annchi yang masih terikat dengannya.


__ADS_2