Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Mencuri.


__ADS_3

Fai merasakan sebuah bahaya besar dari dalam diri An xia, dengan terburu buru dan tanpa pikir panjang, Fai langsung saja melesat dengan cepat untuk kabur dari An xia.


Sedangkan An xia sama sekali tidak ada niat untuk mengejarnya. itu karena tadi tanpa Fai ketahui, An xia sudah mencuri suatu benda yang sangat penting, dan pastinya benda penting itu akan di salah gunakan oleh An xia.


Memang pada dasarnya An xia adalah gadis licik dan juga sedikit tamak.


Yang An xia curi dari Fai adalah token yang tidak sembarangan orang bisa mempunyainya, sebuah token kerajaan Han.


Token itu bisa membuat An xia dengan mudah keluar masuk kerajaan Han, dan bahkan ia bisa dengan leluasa keluar masuk istanah kerajaan Han.


An xia tertawa nakal, kemudian ia bergumam. “Orang dari kekaisaran Han ya?.... uh!!... ini sangat menarik!!” Gumam An xia dengan senyum liciknya.


****


Sedangkan saat ini Fai melesat dengan cepat untuk kabur dari An xia, bahkan jantungnya masih berdetak kencang..... jantungnya yang berdetak ini bukan pertanda cinta, namun jantungnya berdetak kencang itu karena perasaan takut dan terancan yang ia rasakan saat ini.


Ia tidak menyangka, gadis secantik dan semanis An xia itu sangatlah mengerikkan, bahkan aurah pembunuh yang an xia miliki hampir setara dengan yang tuannya miliki.


Tak hanya itu, bahkan cara mereka berdua tersenyum sangatlah mirip, sama sama memiliki senyum yang mempertandakan sebuah bencana.


“Demi apapun, gadis itu sangat mengerikkan!!!” Fai bergumam dalam hati.


Fai terus melesai menuju kekaisaran Han, dan sesampainya ia di sana, Fai langsung pergi untuk menemui kaisar dan melaporkan apa saja yang terjadi.


Saat sampai di kediaman milik kaisar, yang Fai lihat adalah sang kaisar itu saat ini sedang berlatih pedang sendirian dan bertelanjang dada.


Cek!... lihat saja bagai mana penampilan kaisar itu, otot otot perutnya yang bagaikan roti sobek itu sangat menggiurkan, dan di tambah keringat yang mengguyur tubuh indah kaisar itu..... benar benar menggugah selera bagi para wanita.

__ADS_1


Kaisar itu terus mengayun pedangnya, cara kaisar itu berlatih pedang sangatlah mengagumkan, bahkan bisa di bilang kalau kaisar itu jauh lebih kuat daripada An xi.


Kaisar itu melirik Fai sekilas, lalu ia berkata. “Hal apa yang membuatmu kembali Fai?” Tanya kaisar itu kepada bawahannya tanpa berhenti mengayunkan pedang.


Fai membungkuk untuk memberi hormat kepada kaisar terlebih dahulu sebelum mengatakan sesuatu. “Hormat hamba kepada yang mulia kaisar!!!” Ucapnya dengan begitu sopan.


Kaisar itu hanya membalasnya dengan berdehem, ia masih tetap fukus untuk berlatih pedang.


“Katakan!!” Ucap kaisar itu singkat namun terdengar begitu tegas.


Fai melirik kaisar itu dengan perasaan takut, kemudian ia memberanikan diri untuk berkata jujur. “Maafkan bawahan yang tidak berguna ini yang mulia!!!.... nona pertama An telah menyadari keberadaan hamba, dan karena merasa panik, hamba langsung kabur begitu saja.” Ucapnya sambil bersujut dan dengan tubuh yang gemetar.


Kaisra itu menghentikan latihannya, ia melempar pedangnya ke sembarangan arah sampai sampai menghasilkan bunyi nyaring pedang yang terjatuh.


Kemudian, kaisar itu menatap Fai dengan tatapan datar dan dinginnya. “Apa saja yang gadis aneh itu lakukan kepadamu?” Tanya kaisar itu dengan nada bicara yang begitu dingin.


“Menjawab yang mulia, nona pertama hanya mengagetkan hamba dengan muncul secara tiba tiba di samping hamba, dan aurah pembunuh yang ia keluarkan itu....... sangat mengerikkan!!” Ucap Fai dengan tubuh yang gemetar.


Fai menggelangkan kepalanya, lalu ia berkata. “Tidak yang mulia! gadis itu sama sekali tidak mengejar!!” Fai menjawab dengan tubuhnyamg masih gemetar.


Kaisar itu tersenyum, atau lebih tepatnya itu adalah sebuah seringgaian. “Aku yakin kalau gadis itu telah mendapatkan sesuatu darimu tanpa kau sadari!!!..... jika tidak pasti gadis itu akan mengejarmu sampai ke sini.” Ucap Kaisar itu.


Kaisar itu tau betul orang seperti apa An xia, tidak mungkin orang seperti An xia akan melepaskan mangsanya begitu saja tanpa sebuah keuntungan.


Mendengar ucapan kaisar itu, Fai langsung memeriksa barang barang yang ia bawa. Saat ia memeriksa barang barangnya, matanya langsung terbelalak saat menyadari ada satu barang yang hilang, dan apa lagi barang itu sangatlah berharga.


“Astaga, ini gawat!!!” Ucap Fai dengan panik.

__ADS_1


Melihat raut wajah bawahannya, membuat kaisar itu terkekeh pelan. “Sepertinya gadis itu sudah mencuri sesuatu darimu!!..” Ucap kaisar itu dengan perasaan terhibur.


Fai langsung membenturkan dahinya ke lantai seraya berkata. “ Maafkan bawahan ini yang begitu ceroboh, sepertinya token untuk keluar masuk kerajaan yang hamba miliki...... hilang!!!” Ucap Fai dengan perasaat yang sangat gelisah, ia yakin kalau kesalahannya ini tidak akan di ampuni, bahkan ia sudah mempersiapkan diri untuk kehilangan kepalanya, namun....


Fai tiba tiba di kejutkan dengan tawa kaisar, ia bertanya dalam hatinya, kenapa kaisar itu tertawa?.... apa kaisar itu tidak merasa marah kepadanya?...


Dan kalau Fai boleh jujur, ini adalah kali pertamanya melihat kaisar itu yang tertawa, karena selama ia mengapdi kepada kaisar itu..... ia hanya melihat wajah datar dan dingin dari kaisar.


Setelah puas tertawa, kaisar itu berdiri dari duduknya dan melangkah pergi meninggalkan Fai begitu saja.


Kaisar itu berjalan memasuki kamarnya, ia mengeringkan keringat yang ada di tubuhnya dengan sebuah kain.


Senyum misterius terukir indah di wajah tampan dan tegasnya, di fikirannya saat ini hanya ada satu nama yaitu...


An xia!!!


“Aku yakin kau akan datang dengan sendirinya ke kerajaanku, dan saat kau melangkahkan kakimu ke tempat ini...” Kaisar itu menjeda, ia saat ini masang sebuah senyum licik. “.... aku akan menjadikanmu milikku dengan caraku sendiri!!!” Lanjutnya kemudian kaisar itu tertawa jahat.


Bisa di jamin kalau kaisar itu akan melakukan sesuatu kepada An xia, dan tentunya itu akan membuat amarah dalam diri An xia terbangun dan mengamuk.


Kali ini An xia benar benar tidak tau siapa sebenarnya lawan yang akan ia hadapi, mungkin An xia akan mendapatkan banyak sekali masalah saat berada di kerajaan Han ini.


****


Sedangkan saat ini An xia sedang berendam air hangat dan dengan di temani kelobak kelopak bunga mawar yang mengambang dengan indah di permukaan air.


Saat berendam, An xia tidak henti hentinya memandang barang curiannya itu yang saat ini berada di dalam genggaman tangannya.

__ADS_1


An xia tersenyum, ia kemudian berkata. “Aku dengar kerajaan Han memiliki banyak sekali tempat tempat dengan pemandangan yang indah, apa itu benar Annchi?” Tanya An xia kepada Annchi yang sedari tadi berdiri di balik pintu kamar mandinya.


“Itu benar nona, tapi untuk masuk ke dalam kerajaan Han tidaklah mudah!!!” Jawab Annchi dari balik pintu.


__ADS_2