Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
“Habiskan makananmu demi anak kita!! ”


__ADS_3

Sekembalinya An Xia ke kamarnya. Tiba tiba pintu kamar itu terbuka dan memperlihatkan sebuah wajah dengan ekspresi yang kurang mengenakkan.


Melihat itu, An Xia sedikit panik. kepala gadis itu menoleh ke kanan dan ke kiri untuk memastikan bahwa di sana tidak ada orang yang melihat.


Kemudian, ia dengan segera mendorong tubuh kekar kaisar Zhuang untuk masuk kembali kedalam kamarnya.


An Xia pun mengunci pintu, kemudian ia berbalik untuk menatap sang kaisar Han. “A-Zhu! apa yang kau lakukan barusan?!! bagaimana jika ada yang melihatnya?!!” Ucapnya dengan sedikit nada teguran.


Kaisar Zhuang sepertinya sama sekali tidak menghiraukan perkataan gadis itu. ia berjalan mendekat, kemudian tanpa aba aba kaisar itu langsung menggendong tubuh An Xia dan membawanya ke atas ranjang.


Sedangkan An Xia yang di perlakukan seperti itupun terkejut. “A-Zhu, apa yang kau lakukan?!!.... sebenarnya ada apa denganmu?!! ” Tanyanya, yang sama sekali tidak mengerti dengan perubahan sikap kaisar itu.


Bukannya menjawab pertanyaan dari An Xia, kaisar itu justru balik bertanya. “Katakan kepadaku! apa saja yang dilakukan pria brengsek itu kepadamu?!!” Tanya kaisar Zhuang. dan kini posisinya telah berada di atas tubuh An Xia.


Namun ia tidak menindih tubuh gadis itu karena takut kalau anaknya sampai kenapa napa.


Kerutan di dahi An Xia semakin mendalam, ia sama sekali tidak mengerti dengan pertanyaan yang kaisar Zhuang lontarkan kepadanya. “Apa maksud mu?.... siapa pria brengsek yang kau maksud?” Tanya An Xia.


Kaisar Zhuang mendekatkan wajahnya, kemudian ia berkata. “Li Guang Fu, pangeran kelima kerajaan Barat!!” Jawabnya dengan ketus.


Dan sekarang An Xia sedikit mengerti. Mungkin sumber dari kekesalan kaisar itu berasal dari informasi yang ia dapat dari salah satu penjaga bayangan.


An Xia pun menghela nafas, entah mengapa ia saat ini merasa menjadi seorang istri yang ketahuan selingkuh oleh suaminya.


Karena tidak ingin ada salah paham di antara mereka, An Xia pun berkata. “A-Zhu, percayalah!... tidak ada apa apa di antara kami berdua, bahkan aku sama sekali tidak pernah berbicara dengannya. sungguh!!” Jelasnya dengan jujur.


Setelah An Xia mengatakan itu, tiba tiba ia merasakan kalau bibirnya kini bersentuhan dengan bibir kaisar Zhuang..... Dan untuk waktu yang cukup lama.


Kemudian, Kaisar itu melepas bibirnya dari bibir An Xia. Wajah yang tadinya sangat datar dan dingin, kini sedikit melembut. “Aku percaya kepadamu!.... tapi, kau tetap harus menjaga jarak dengannya!!” Ucapnya dengan lembut namun penuh penekanan di akhir kalimat.

__ADS_1


Karena tidak ingin terus berlama lama dalam masalah ini, An Xia pun mengangguk dan berkata. “Baiklah, aku tidak akan berdekatan dengannya! ” Ucapnya dengan menunjukkan dua jari tangan.


Kaisar itu memandang wajah An Xia lekat lekat, kemudian ia kembali mendaratkan sebuah kecupan singkat di bibir gadis itu. “Kau harus mengingat ucapan mu itu!” Lalu, pandangan Kaisar Zhuang pun beralih kepada makanan di atas meja. “Kau belum makan?” Tanyanya.


An Xia menggelengkan kepalanya sebagai jawaban ‘Tidak’.


“Kenapa? ” Tanya Kaisar itu lagi.


“Tidak ingin! ” Jawab An Xia singkat.


Kaisar Zhuang yang mendengar jawaban itupun menghela nafas berat. “Sayang, ingatlah kalau sekarang kau sedang mengandung anakku, dan itu artinya kau harus menjaga kesehatan! ” Tegur nya.


An Xia menoleh dan menatap makanan di atas meja itu dengan enggan. “Tapi aku tidak ingin memakannya!” Ucap An Xia yang menolak.


Lagi lagi sebuah belahan nafas kabur dari Kaisar Zhuang, kemudian ia turun dari ranjang untuk mengambil makanan di atas meja itu.


Namun sayangnya An Xia masih merasa enggan untuk makan, gadis itu bahkan menyembunyikan dirinya di balik selimut dan berkata. “Kau makan saja sendiri!! aku tidak ingin makan!!” Ucapnya yang masih kukuh untuk tidak makan.


Salah satu tangan Kaisar Zhuang memegang mangkok sedangkan tangan yang lain ia gunakan untuk menarik selimut An Xia. “Sayang, jadilah gadis baik dan habiskan makananmu!! ” Perintahnya dengan tegas.


“Aku tidak mau makan!! ” Jawab An Xia dari balik selimut.


Kaisar Zhuang mengerutkan keningnya, kemudian tarikannya kepada selimut pun semakin kuat. “patuh!! dan habiskan makananmu! ” Perintahnya sekali lagi.


“Tidak ingin!! ” Tolak An Xia untuk kesekian kalinya.


Karena An Xia sama sekali tidak menurut dengan perintahnya, Kaisar Zhuang pun mencari cara lain. “Sayang, habiskan makananmu dan akan aku berikan apapun yang kau mau!” Ucapnya yang berusaha membujuk An Xia untuk menghabiskan makanan ini.


Walaupun, yang An Xia minta nanti adalah sebuah istana sekalipun, maka akan ia berikan!.... demi gadis itu dan anaknya.

__ADS_1


Dari balik selimut, An Xia tersenyum licik saat mendengar ucapan Kaisar itu barusan. Kemudian, dengan cepat ia keluar dari selimut dan mendudukkan dirinya sambil bersender di kepala ranjang.


An Xia tersenyum manis, lalu ia menganggukkan kepalanya “Baiklah, aku akan menghabiskannya!” Kemudian ia menyeringai. “Namun apapun yang aku mau, kau harus menurutinya!! ” Ucapnya lagi.


Kaisar itu mengangguk untuk mengiyakannya. “Tentu, apapun yang kau mau akan aku turuti!... tapi pertama tama makanlah! ” Perintahnya lalu mulai menyuapi An Xia.


...»»————>❀<————««...


Di luar sana, Annchi ingin masuk kedalam kamar An Xia untuk melihat apakah nona nya itu sudah menghabiskan makanannya atau belum.


Namun, sebelum ia berhasil mendekat kearah pintu. Tiba tiba tangannya di cekal oleh seseorang, kemudian ia di tarik paksa untuk menjauh dari kamar An Xia.


Annchi yang terkejut tangannya ditarik pun mengerang marah. “Hei!! apa yang kau lakukan?!!” Tanya Annchi dengan sedikit berteriak.


Sedangkan Fai yang di teriaki oleh Annchi hanya diam saja dan masih terus menyeret pelayan itu untuk menjauh dari kamar An Xia.


Setelah lumayan jauh, Fai pun akhirnya melepaskan tangan Annchi dan berbalik untuk menghadap gadis menjengkelkan itu.


“Sekarang katakan kepadaku!! apa alasanmu membawaku kemari?!! ” Annchi bertanya dengan nada kasar.


Karena nada bicara Annchi yang terdengar begitu tidak enak, Fai pun menjawab dengan nada bicara yang tidak kalah kasarnya. “Saat ini nona pertama An sedang bersama seseorang, dan tidak boleh diganggu.”Jedanya, kemudian ia menatap Annchi dengan sinis. “apalagi oleh mahluk sepertimu!!”Lanjutnya.


Mahluk sepertinya?


Maksudnya apa?


“Kau!!... kau menghinaku?!! ” Tanya Annchi dengan marah. Namun, ia kemudian menyadari satu hal. “Tunggu! siapa yang bersama dengan nona saat ini?” Tanya Annchi dengan begitu penasaran.


Sebelum menjawabnya, Fai terlebih dahulu menghela nafas lalu berkata. “Yang bersama dengan nona pertama An saat ini... ” Kepala Fai menoleh ke kanan dan ke kiri, kemudian ia mendekat dan berbisik. “.... adalah Kaisar Han! ” Lanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2