Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
pertunjukan


__ADS_3

Suara air dari teh panas yang di tuangkan kedalam sebuah cangkir kecil itu samar samar terdengar dan menenangkan pikiran.


Dengan gaya yang begitu anggun, An xia kini menyesap tehnya dengan ekspresi wajah yang begitu tenang serta senyum tipis yang begitu mempesona.


Selagi menyesap tehnya dengan santai, An xia pun sesekali melirik ke arah dua nona muda dari keluarga Shen itu. “Kedua nona muda Shen, aku sama sekali belum mengenal kalian.... sedangkan kalian sendiri juga belum memperkenalkan diri padaku! ”Ia menyesap tehnya, kemudian kembali berkata. “Bagaimana jika kalian memperkenalkan diri kalian padaku? siapa tau kita bertiga bisa menjalin hubungan yang baik! ” Ucapnya lagi dengan sebuah senyum yang nampak begitu ramah.


Dari luar, senyum An xia itu terlihat seperti seseorang yang menginginkan jalinan pertemanan. Terlihat begitu ramah dan enak untuk di pandang!.... Namun, di balik itu semua... senyuman itu memiliki sebuah artian lain.


Mendengar ucapan An xia barusan, kedua mata sang nyonya besar Shen seketika berbinar. Tidakkah itu adalah sebuah pertanda baik?..... jika kedua putrinya bisa menjalin hubungan baik, atau berpura pura menjalin hubungan baik dengan sang permaisuri. Maka jalan untuk menuju hati sang kaisar Zhuang akan semakin mudah.


Tidak ingin membuang buang kesempatan yang baik ini, nyonya besar Shen pun segera memberi kode kepada kedua putrinya itu.


Seakan mengerti dengan apa yang ibu mereka maksud, kedua nona muda itu segera memperkenalkan dirinya. “Mungkin permaisuri belum tau bahwa aku adalah Shen min yue, semua orang di Kerajaan ini tau kalau aku sangatlah mahir dalam memainkan alat musik! ” Ucapnya dengan dagu yang sedikit terangkat, memperlihatkan bahwa ia adalah yang paling unggul dari yang terunggul.


Setelah itu, nona kedua dari keluarga Shen pun juga berkata. “Jika kakak ku pandai memainkan alat musik, maka aku sangat mahir dalam menari!..... Orang orang sering memuji tarian ku, katanya tarian ku itu sangat lah indah! ” Ucapnya yang tidak kalah sombongnya dengan sang kakak. Bahkan karena sibuk menyombongkan diri, ia sampai lupa menyebutkan namanya.


Para pelayan yang mendengar kesombongan kedua nona muda itu hanya bisa mencibir dalam hati. Memang benar kedua nona muda itu memiliki kemampuan menari dan bermain musik yang baik!.... namun, tidakkah mereka tau kalau di atas langit masih ada langit?


Lihatlah wajah sombong yang penuh akan kepercayaan diri itu!....sungguh membuat siapapun yang melihatnya akan merasa muak dan jijik.


Annchi yang juga mendengar ucapan mereka pun memutar bola matanya malas dan bergumam dalam hati. “Hemp!! Mereka pikir diri mereka itu siapa?.... menyombongkan diri di hadapan permaisuri?.... cih! tidakkah mereka lebih seperti anjing yang menunjukkan taringnya di hadapan singa? ” Cibirnya.


Sedangkan di sisi lain, An xia kini justru memperlihatkan wajah gembiranya..... Entah apa arti dari semua itu, namun seperti nya hanya ia sendiri yang tau.

__ADS_1


“Jika memang benar demikian, maka itu adalah hal yang bagus! ” Ia meletakkan cangkir tehnya di atas meja dengan perlahan. “Kaisar__ ah! maksudku... suamiku, dia adalah orang yang sangat suka mendengar musik dan melihat tarian tarian yang indah!.... Lain kali jika ada kesempatan, aku ingin kalian berdua menunjukkan bakat kalian yang hebat itu! ” Ucapnya dengan penuh semangat.


Mendengar ucapan permaisuri nya itu, para pelayan terutama Annchi pun mengerutkan dahinya dan menatap kearah An xia dengan tatapan heran. “Ap... Apa itu?..... Tidakkah ucapan permaisuri An terdengar seperti seorang istri yang memberikan jalan lebar untuk wanita lain masuk kedalam hati suaminya?..... apakah dia masih waras?!! ” Gumam Annchi dalam hati.


Sedangkan kedua nona muda yang juga mendengar itu pun tersenyum dengan begitu lebarnya. “Benarkah?.... jadi, yang mulia kaisar menyukai musik dan tarian? ” Tanya nona kedua Shen dengan tanpa sungkannya terhadap An xia.


Dengan senyum lembut, An xia pun menganggukkan kepalanya dan mengiyakan pertanyaan dari gadis itu barusan.


Dan tanpa di duga, dari arah lain sosok kaisar Zhuang pun muncul bersama dengan beberapa prajurit dan pelayan yang berbaris rapih di belakangnya.


Nyonya dan kedua tuan muda Shen yang menyadari kedatangan sang kaisar Zhuang pun segera berdiri dari duduknya dan memberi salam hormat dengan begitu baik.


Sungguh berbeda jauh ketika di bandingkan dengan saat mereka pertama kali bertemu dengan An xia.


Akan tetapi, kaisar Zhuang nampaknya sama sekali tidak menganggap keberadaan mereka dan lebih memilih untuk menatap sang istri yang semakin hari semakin cantik itu.


Beda hal nya dengan orang orang yang membungkuk hormat ketika melihat sosok kaisar Zhuang, An xia kini justru berdiri dari duduknya dan melangkahkan kakinya mendekat kearah kaisar Zhuang.


Melihat sang istri tercintanya itu berjalan dengan langkah yang cepat, kaisar Zhuang pun mengerutkan dahinya dan berkata. “Permaisuri, jangan berjalan terlalu cepat!.... tidak perlu terburu buru, kau harus lebih berhati hati. ” Ucapnya yang memberikan sebuah teguran lembut kepada An xia.


Sedangkan An xia yang di tegur itu pun hanya tersenyum dan memeluk kaisar Zhuang dengan begitu manjanya. “Suamiku, kedua nona muda Shen berkata bahwa mereka sangat ahli dalam bermain musik dan menari! ” Ia tersenyum dan mengedipkan salah satu matanya kepada kaisar Zhuang. “Suamiku, bagaimana jika kita melihat penampilan mereka yang begitu menakjubkan itu? ” Ucapnya dengan pancaran mata penuh arti.


Walaupun kaisar Zhuang masih bingung dengan isi pikiran An xia, namun keinginan sang istri tercinta adalah sebuah hal yang mutlak baginya.

__ADS_1


Salah satu tangan kaisar Zhuang terangkat dan mengusap pipi An xia dengan lembut, kemudian ia menganggukkan kepalanya dan berkata. “Jika itu yang kau inginkan, maka baiklah! ” Ucapnya dengan lembut.


Kemudian ia melirik ke arah kedua nona muda dari keluarga Shen itu sekilas dan berkata. “Karena istriku sendiri yang memintanya, maka kalian bisa menunjukkan kemampuan terbaik kalian. ” Ia memberi jeda, kemudian kembali berkata. “Sebaiknya penampilan kalian nanti tidak membuat istriku kecewa! ” Ucapnya lagi dengan begitu dingin.


Kedua nona muda itu menganggukkan kepalanya, walaupun merasa takut namun ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk menarik hati sang kaisar dingin itu.


...»»————>❀<————««...


Suara alunan musik sitar yang begitu indah kini dapat terdengar di taman yang penuh dengan bunga bunga mawar yang bermekaran itu.


Jari jari lentik Shen min yue kini bermain dengan begitu hebatnya hingga menghasilkan alunan lagu yang indah selagi sang adik kini menunjukkan kemampuan menarinya.


Di saat kedua gadis itu berusaha keras menunjukkan kemampuannya demi menarik perhatian kaisar Zhuang. An xia kini justru duduk dan bersandar di dada bidang kaisar Zhuang dengan begitu santrinya.


Sedangkan kaisar Zhuang yang melihat kelakuan istrinya itu hanya tersenyum dan melingkarkan salah satu tangannya di pinggang ramping An xia. “Dasar rubah kecil!.... kali ini apa yang sedang kau rencanakan? ” Tanyanya sambil berbisik di telinga An xia.


Mendengar bisikkan kaisar Zhuang, An xia pun terkekeh geli dan mengambil sebutir anggur lalu ia suap kan kedalam mulut suaminya itu. “Diam dan nikmati saja!” ia kembali mengambil sebutir anggur dan memakannya sendiri. “Kau tau aku sangat bosan, biarkan kedua orang itu menjadi mainan ku untuk sementara ini! ” Ucapnya lagi seraya menatap kedua gadis bersaudara yang sedang menunjukkan kemampuannya masing masing.


Sudut bibir kaisar Zhuang melengkung dan membentuk sebuah senyuman penuh arti. Tangannya pun kini terangkat dan membersihkan secuil kotoran yang ada di bibir An xia. “Aku tidak akan melarang mu! ” Ia menjilati jarinya yang ia gunakan untuk membersihkan bibir An xia tadi. “Namun tetap saja aku akan terus memantau mu!..... jangan sampai karena terlalu bersenang senang kau sampai melupakan kesehatanmu sendiri. ” Ucapnya lagi.


Mendengar itu, An xia pun mendengus. “Aku tidak sebodoh itu hingga tidak memperhatikan diri sendiri!” Gerutunya, kemudian kembali berkata. “Suamiku, tidakkah kau menjadi terlalu berlebihan belakangan ini? ” Ucapnya lagi seraya melirik kaisar Zhuang dengan malas.


Tangan kaisar Zhuang yang melingkar di pinggang An xia kini mulai membelai perut An xia dengan lembut. “Itu wajar jika mengingat kau saat ini sedang mengandung anakku!.... bagiku, kau adalah satu satunya hal yang terpenting, Istriku! ” Bisik nya dengan bibir yang menyentuh daun telinga An xia.

__ADS_1


__ADS_2