Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Pria bercadar yang sebenarnya...


__ADS_3

An zhuting membelalakkan matanya, ia menatap An xia dengan tatapan tidak percaya, apakah gadis cantik itu masih adiknya?....


“An xia!!!...bagaimana kau bisa setega itu membunuh wanita hamil dan mengingkari ucapanmu sendiri?!!” An zhuting berteriak dengan perasaan campur aduk.


An xia menatap kakaknya dengan tatapan polos seperti orang yang tak berdosa. “Aku bilang aku akan membiarkan wanita itu pergi, tapi aku tidak bilang kalau aku tidak akan membunuhnya bukan?” ucapnya sambil acuh tak acuh.


An xia melihat kakaknya saat ini sedang menatapnya horor, itu membuat An xia terkekeh geli. “Lagipula aku sudah menepati ucapanku dengan membiarkan wanita itu pergi, namun dalam arti ‘pergi menemui ajalnya’ hahaha” Ucap An xia dengan tertawa riang karena merasa terhibur.


An zhuting menatap An xia dengan tatapan yang sulit untuk di artikan. “Apa kau benar benar An xia?..... aku tau kalau kepalamu terbentur waktu itu, tapi haruskah kau menjadi orang yang berbeda seperti ini? kau menjadi gadis yang begitu kejam!”ucap An zhuting dengan perasaan takut dan kecewa.


Tatapan An zhuting kini terlihat begitu sendu. “Kemana perginya adik perempuanku yang manis itu?” Tanya An zhuting kepada An xia.


An xia menatap kakaknya itu dengan begitu lekat, ia kemudian memasang wajah datar dan dinginnya kembali. “Kakak, kau harus tau kalau kau saat ini berada di dunia yang begitu kejam!.... jika kau terlalu baik hati, maka suatu hari nanti kebaikan hatimulah yang akan membuatmu tersakiti!” Ucap An xia dengan begitu tegas.


An xia mendongakkan kepalanya untuk menatap langit, kini tatapan matanya berubah gelap. “Terkadang kita harus menjadi orang jahat untuk melindungi orang orang yang kita sayang!...” An xia menjeda untuk mengambil nafas dalam dalam dan menghembuskannya dengan pelan. “...Itu karena kelambutan hati tidak akan cukup untuk menghadapi kerasnya dunia.” Lanjutnya lagi.


An xia masih menatap langit yang gelap dan kosong tanpa adanya bintang maupun rembulan.


Sedangkan An zhuting merasa tertegun dengan ucapan An xia, ucapan adiknya itu seperti ucapan seseorang yang sudah mengalami berbagai macam kesusahan dan rasa sakit dalam hidup.


An zhuting berfikir, bagaimana bisa An xia menjadi seperti itu? apa saja yang telah gadis itu alami selama ini?.... sikapnya begitu berbeda dari yang dulu, jarang tersenyum maupun tertawa, sikap konyol dan semberonohnya di gantikan dengan sikap tegas dan dingin.


Apa yang sebenarnya terjadi?.....


An zhuting masih tidak mengerti dan terus bertanya tanya dalam hatinya.


★★★

__ADS_1


Di sisi lain, dua orang pria saat ini sedang mengendarai kudanya dengan kecepayan tinggi. Mereka terus menerus memacu kudanya membelah jalanan hutan untuk sampai ke suatu tempat.


Dan hanya membutuhkan waktu lima jam untuk sampai ke tempat tujuan, mereka saat ini berada di pintu gerbang perbatasan kerajaan Han.


Terdapat beberapa penjaga yang menjaga gerbang masuk itu, saat ke dua pria itu mendekat, para penjaga gerbang langsung menunduk hormat kepada seorang pria yang menggunakan cadar.


“Salam hormat yang mulia kaisar!!!” Ucap para penjaga itu dengan serempak.


Pria bercadar yang ternyata seorang kaisar itu mengibas ngibaskan salah satu tangannya. “Buka gerbangnya!!” Perintahnya dengan penuh ketegasan.


Pintu gerbang terbuka, kaisar itu kembali melajukan kudanya menuju istana dan di ikuti oleh seorang pengawal setianya.


Sebenarnya ia membawa dua pengawal, namun salah satu pengawalnya saat ini sedang pergi untuk mengerjakan sebuah tugas darinya.


Merekapun sampai di istana, kaisar itu langsung pergi menuju kediamannya setelah menyelesaikan sebuah urusan penting dan begitu rahasia di kerajaan tetangga dengan cara menyamar menjadi orang biasa.


Setelah sampai di kediamannya, kaisar itu kemudian berendam air hangat dengan di temani kelopak kelopak bunga mawar.


Setelah selesai berendam, ia kemudian memakai pakaian dengan di bantu oleh beberapa pelayan.


Kini wajahnya tidak lagi tertutup oleh cadar.


Wajahnya terlihat begitu tegas, begitu dingin, bahkan tatapan matanya itu begitu mirip dengan An xia. tatapan dingin dan begitu menenggelamkan, begitu tajam dan mengintimidasi.


Walaupun begitu, wajahnya masih terlihat tampan, bahkan itu sangatlah tampan.


__ADS_1


Setelah selesai, kaisar itu langsung menyuruh para pelayan untuk segera pergi meninggalkan ruangan itu. kaisar itu membalikan badan. “Masuklah Fai!!!” Perintahnya.


Seorang pria dengan menggunakan pakaian serba hitam memasuki ruangan itu melalui jendela, pria itu membungkuk hormat kepada kaisar itu. “Salam hormat kepa__” ucapannya terpotong.


“Langsung saja!... tidak perlu membungkuk hormat!!” Sahut kaisar itu dengan wajah datarnya.


Pria yang di panggil Fai itu diam diam menghela nafas, ia masih dengan tubuh yang membungkuk berkata. “Saya sudah mendapat semua informasi tentang pria___ maksut hamba gadis yang anda temui di rumah bordir itu.” Ia menjeda untuk mengambil nafas.


“Gadis itu adalah putri pertama dari jenderal besar An changyi, gadis yang bernama An xia adalah anak kesayangan keluarga itu, dan rumor mengatakan kalau nona pertama An adalah gadis yang manja dan tidak berguna” Ucapnya menjelaskan panjang lebar.


Kaisar itu tersenyum dengan begitu sinis saat mendengar penjelasan dari bawahannya itu. “Gadis yang manja dan tidak bisa apa apa?... heh!! itu jelas jelas hanya sekedar rumor belaka!!!” Ucapnya dalam hati.


Kaisar itu kemudian mengingat pertemuannya dengan An xia saat di rumah bordir, sosok An xia begitu berbeda dengan kebanyakan para gadia pada umumnya, ia begitu unik dan berbahaya...


Kaisar itu kembali tersenyum, namun senyumnya sedikit terlihat aneh.... seperti menunjukan sebuah ketertarikan dan juga kengerian.


“Gadis yang di manja tidak akan bisa memiliki keahlian seperti itu, bahkan tatapan matanya itu seperti menyimpan sebuah beban dan kesedihan yang mendalam.” Kaisar itu bergumam dalam hati.


Kaisar itu kemudian mengerutkan keningnya. “Sepertinya keluarga jenderal itu memiliki seekor singa betina di dalam keluarganya, ini sangat menarik!!” Gumamnya pelan.


Ia berfikir kalau sifat An xia adalah hasil didikan keluarganya yang begitu keras, ia juga berfikir kalau keluarga An xia itu sengaja menutupi kelebiahan yang di miliki An xia dari pandangan dunia.


Menurut Kaisar itu, An xia adalah gadis yang paling berbahaya yang pernah ia temui, gadis yang begitu menarik namun juga mengerikkan.


“Fai!!... Aku perintahkan kau untuk terus mengawasi semua gerak gerik gadis itu!!!” Perintahnya dengan tegas kepada bewahan yang bernama Fai itu.


Fai mengannguk, “Segera hamba laksanakan yang mulia!!!” Ucapnya lalu langsung pergi.

__ADS_1


Kini kaisar itu terus membayangkan bagai mana wajah asli An xia, karena yang ia lihat adalah An xia yang sedang menyamar menjadi seorang pria.


Tiba tiba bibir kaisar itu membentuk sebuah seringgai. “Nona pertama An, kau adalah milikku!....” Ucapnya pelan.


__ADS_2