Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Salah paham...


__ADS_3

Mendengar hal itu, kepala An xia pun menoleh dan melihat kearah salah seorang prajurit yang kini memegang sebuah obor di tangannya.


Prajurit itu melangkahkan kakinya mendekat, kemudian di sebarkan api pada obor di tangannya itu. Akibat siraman minyak tanah, api pun dengan cepatnya menyebar dan melahap tubuh tuan besar shen beserta kayu kayu kering di sekitarnya.


Itu jelas sebuah pemandangan yang sangat mengerikan untuk di tonton. Bahkan ada beberapa wanita yang berteriak dan memalingkan wajahnya karena merasa takut dengan hal hal yang semengerikan itu.


Namun, lain cerita jika itu adalah An xia!.... Wanita itu kini tersenyum dengan sangat lebar, tatapan matanya pun kini memancarkan kekejaman di hatinya.


Dan entah kenapa, Jantungnya selalu berdebar-debar jika ia melihat sesuatu yang seperti ini. Ada sebuah kegelisahan, rasa takut, rasa bahagia, dan rasa rasa lain yang bercampur menjadi satu.


Walaupun begitu, An xia sangat menyukai sensasi seperti ini!.... sensasi yang membuatnya merasakan hal hal yang luar biasa.


Di sisi lain, kaisar Zhuang kini lebih fokus untuk memperhatikan setiap perubahan ekspresi pada wajah istrinya. Walaupun pria itu tau bahwa ada sesuatu yang aneh dalam diri istrinya, namun ia sama sekali tidak perduli!!..


Kedua tangan pria itu kini memeluk tubuh istrinya dari belakang, kepalanya pun ia dekatkan hingga bibirnya bersentuhan dengan daun telinga An xia.


Kemudian, dengan suara rendah ia pun berkata. “Kau menyukainya?... ” ia mengigit telinga An xia, berusaha untuk menggoda istrinya itu. “... Apakah kau lebih menyukai hal itu ketimbang diriku?! ” Tanyanya lagi dengan berbisik.


Sedangkan An xia yang sedari tadi sibuk menikmati pemandangan tak manusiawi di hadapannya pun kini mendecakan lidahnya dengan kesal, lalu ia berkata. “Bagaimana bisa kau membandingkan dirimu dengan hal seperti ini?!! ” Ia terdiam, ada sebuah rona merah yang samar samar terlihat di wajahnya. “Tentu saja aku lebih menyukaimu! ” Ucapnya lagi dengan sedikit malu malu.


Kaisar Zhuang yang melihat hal itupun kini tersenyum puas. Kemudian ia mencium pipi istrinya itu dengan gemas tanpa memperdulikan sekitarnya. “Oh? kalau begitu, coba katakan apa saja yang kau sukai dari suamimu ini?! ” Tanyanya lagi, dengan posisi yang masih melekat di tubuh An xia.


Akan tetapi, belum sempat An xia membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan dari suaminya itu. Tiba tiba sebuah suara milik seseorang pun terdengar.


“Hei, kalian berdua! ” Panggil seorang pria yang membuat An xia dan kaisar Zhuang menoleh secara bersamaan.


“Apakah kalian berdua adalah pengantin baru?.... tidak bisakah kalian melihat situasi?.... bagaimana bisa kalian bermesraan di depan umum seperti ini? ” Tanyanya dengan nada marah, berusaha untuk memberikan teguran kepada dua pasangan muda yang bermesraan itu.


Dengan suaranya yang cukup kencang, tak heran jika beberapa orang yang juga berada di tempat itupun mendengarnya.

__ADS_1


Alhasil, perhatian dari sebagian orang pun kini mulai tertuju pada kemesraan sepasang suami-istri itu.


“Wah, tidak disangka ada pasangan baru di sini! ” Goda seorang wanita paruh baya sambil terkekeh geli.


Mendengar hal itu, seorang wanita yang juga berusia sama dengannya pun ikut berbicara. “Lihatlah kedua anak muda itu, terlihat seperti dua angsa dalam satu kolam!” Ucapnya, sembari menahan tawa.


Sedangkan An xia yang melihat dan mendengar hal itupun semakin di buat malu!....Wajah cantiknya pun kini benar benar memerah.


Merasa tak tahan dengan semua ini, ia segera pergi dari tempat itu tanpa mengatakan apapun.


Melihat hal itu, kedua wanita paruh baya tadi pun tertawa kecil sembari menutup mulutnya. Kemudian, salah satu di antara mereka menatap kearah kaisar Zhuang dan berkata. “Hei, kenapa kau diam saja?!.... lihatlah, istrimu saat ini melarikan diri!.... tidakkah kau ingin mengejarnya?” Tanyanya, tampa tau siapa yang sedang ia ajak bicara itu.


Melihat bahwa pemuda di hadapannya itu masih diam di tempat sembari menatap kearah mereka, salah seorang yang lain pun berkata. “Anak muda, istrimu begitu cantik!.... jika kau tidak segera mengejarnya, maka akan ada tuan muda lain yang membawanya pergi darimu!!” Ucapnya, yang membuat sebagian orang terkekeh geli sembari menahan tawa.


Kaisar Zhuang pun kini menghela nafasnya, sedikit merasa heran dengan kelakuan rakyat rakyatnya yang seperti itu. “Tidak taukah kalian siapa aku yang sebenarnya?!.... beraninya berkata seperti itu kepadaku!!! ” Geramnya dalam hati.


...»»————>❀<————««...


Di sisi lain, An xia kini melangkahkan kakinya dengan cepat melewati keramaian kota. Wajahnya sampai saat ini pun masih dihiasi dengan rona merah, menandakan bahwa ia kini benar benar menahan malu.


“Sialan, bagaimana bisa aku dibuat semalu ini? ” ia bergumam dalam hati, kemudian mengingat kelakuan kaisar Zhuang yang memeluk dan menggodanya di tempat umum. “Ini semua tidak akan terjadi jika__”


Ucapannya terhenti secara tiba tiba di saat kakinya secara tidak sengaja tersandung sebuah lubang kecil pada jalan yang ia lewati.


Tubuhnya kini condong ke depan, pikirannya yang sedari tadi tidak fokus itupun membuatnya gagal untuk mengantisipasi. Alhasil, ia pun hanya bisa pasrah dan bersiap siap untuk merasakan rasa sakit saat terjatuh nanti.


“Gawat!! ” An xia bergumam sembari memejamkan matanya erat erat.


Akan tetapi, setelah lama memejamkan matanya rasa sakit itu tak kunjung datang. Tubuhnya saat ini bahkan belum membentur tanah sama sekali!!...... Namun, ia justru merasakan bahwa ada sepasang tangan yang kini sedang memeluk dan menahan tubuhnya dari kejatuhan.

__ADS_1


Pada awalnya ia mengira bahwa itu adalah kaisar Zhuang, suaminya. Namun setelah ia mencium aroma di tubuh orang yang sedang memeluknya saat ini....


“Bukan dia, lalu ini siapa? ” Ucap An xia, yang bertanya tanya dalam hati.


Karena merasa penasaran, An xia pu memutuskan untuk membuka matanya dan menatap kearah sosok pria yang kini sedang memeluk tubuhnya erat erat.


Sosok pria itu juga sedang menatap kearahnya. Ada sebuah rasa takut bercampur cemas yang terpancar jelas dari kedua bola matanya. Dan dengan suara rendah, ia pun berkata. “Apakah kau baik baik saja, yang mulia?! ” Tanyanya, yang membuat An xia tersadar dari lamunannya.


Melihat siapa orang yang telah menolong dirinya, An xia tersenyum tipis. Kemudian, ia menganggukkan kepalanya dan berkata. “Aku baik baik saja, terimakasih karena kau sudah menyelamatkan ku!.... ” ia terdiam, sedikit melirik kearah lubang kecil yang hampir mencelakai dirinya. “.... Jika tidak, maka itu akan sangat membahayakan janin dalam perutku! ” Ucapnya lagi dengan sebuah kerutan cemas di dahinya.


Mendengar hal itu, Qiao Feng pun menghela nafasnya dengan lega. Beruntung ia melihat hal itu dan bisa dengan cepat mengambil sebuah tindakan. “Yang mulia, kau adalah salah satu orang terpenting di sini!... sebaiknya memperhatikan diri sendiri dengan hati hati, bagaimana jika aku tidak ada di sini dan tidak bisa menolong mu?!!” Ucapnya sembari mengerutkan dahinya dengan marah.


Nada tegas pada setiap kata kata yang ia gunakan itupun jelas menjadi sebuah teguran terhadap An xia yang saat ini masih berada di dalam pelukannya.


Merasa tidak tega jika terlalu kasar pada seorang wanita hamil, Qiao Feng pun kembali menghela nafas. Kemudian, ia beberapa kali terbatuk dengan sengaja untuk menghilangkan kecanggungan. “Maaf jika ucapan ku terhadapmu tadi terlalu lancang!.... aku.... aku hanya sedikit merasa khawatir, apalagi tidak ada siapapun di dekatmu saat itu. ” Ucapnya lagi dengan sedikit gugup.


Sungguh ia tidak terbiasa dalam menghadapi seorang wanita!


Di sisi lain, An xia yang melihat hal itupun menggelengkan kepalanya. Kemudian, ia berkata. “Tuan muda Qiao, kau tidak perlu meminta maaf!.... kesalahan ini jelas terletak padaku, lagipula yang kau katakan tadi__”


Belum sempat An xia menyelesaikan ucapannya, tiba tiba sebuah suara milik seseorang pun terdengar dan mengagetkan mereka berdua.


“Apa yang sedang kalian lakukan?!! ” Tanyanya, dengan nada yang penuh akan ancaman.


Kaisar Zhuang kini mengepalkan tangannya dengan erat, kedua matanya pun kini menatap tajam pada pria yang sedang memeluk istrinya saat ini. “Kau, tidakkah kau tau istri siapa yang sedang kau peluk saat ini?!! ” Tanyanya lagi, kemudian menarik lengan An xia dan memeluk tubuh istrinya itu dengan begitu posesif.


Qiao Feng yang melihat tatapan tajam kaisar Zhuang terhadapnya itupun kini menangis, kemudian ia bergumam dalam hati. “Tidak seharusnya aku memeluk istri orang lain terlalu lama, apalagi jika suaminya itu adalah seorang kaisar!....” ia terdiam, merutuki kebodohannya tadi. “


.... Tamat sudah riwayat ku, jika seperti ini mau kabur kemanapun percuma saja! ”

__ADS_1


__ADS_2