Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Mempunyai bayi?_ bayimu & bayiku


__ADS_3

Fai kini berjaga di depan ruang kerja An xia, pengawal itu terlihat begitu waspada akan keadaan sekitar. Wajar saja, karena di dalam ruangan itu kini ada beberapa orang yang sedang membicarakan sesuatu yang sangat penting.


Kelima orang yang ada di dalam ruangan itu kini nampak sangat serius, dan di antara kelima orang itu terdapat seorang gadis yang kini sedang menjelaskan sesuatu.


An xia kini mengerutkan keningnya, pikirannya kini sedang bekerja dengan keras untuk memecahkan teka teki ini. “Aku tidak yakin kalau pria gempal itu berpertemanan dengan raja Bai zhen!!” Ucap gadis itu.


Salah satu alis kaisar terangkat, matanya yang memang sedari tadi memperhatikan gadis itu kini memicing. “Mengapa kau bisa berfikir demikian?” Tanya kaisar itu.


Tuan Eiji menganggukkan kepalanya, pria paruh baya itu sepertinya memiliki pertanyaan yang sama dengan kaisar.


An xia menunjuk sebuah gulungan yang terbuka di atas meja, kemudian ia berkata. “Aku rasa mereka tidak berteman, mereka memang memiliki hubungan..... namun, itu tak lebih hanya sebatas kerja sama saja!!” Jawab gadis itu dengan yakin.


“Nona, apa yang membuatmu bisa begitu yakin?” Kali ini Qiao Feng yang bertanya.


Han Dong menganggukkan kepalanya, pria itu kemudian berkata. “Tidakkah hubungan mereka sudah cukup untuk disebut sebagai pertemanan?” Ia bertanya kepada An xia.


Sedangkan An xia yang mendengar pertanyaan itu kini terkekeh geli, wajah yang manis itu kini nampak begitu terhibur. “Teman?” An xia mendengus, “Mana ada seorang teman yang menulis sebuah informasi penting tentang temannya sendiri!!” Ucap gadis itu sambil terkekeh geli.


Kemudian tangan gadis itu terulur untuk mengambil gulungan itu, jari telunjuknya kini terarah kepada tulisan tulisan di sana. “Jika mereka memanglah seorang teman.... maka pria gempal itu tidak akan pernah menulis ini!!” An xia tersenyum sinis, kemudian ia berkata. “Jelas sekali mereka hanya saling memanfaatkan!!” ucapnya dengan nada yang terkesan mengejek.


Kaisar itu menganggukkan kepalanya, apa yang di katakan gadis ini memang benar. Tidak akan ada seorang teman yang menulis sesuatu yang begitu rahasia tentang temannya sendiri, jika ada yang melakukan itu maka orang itu pasti memiliki tujuan lain di dalam pertemanannya.


Tiba tiba kaisar itu mengerutkan dahinya, otaknya baru saja memikirkan sebuah dugaan. “Apa dia mata mata?.... mungkin orang yang dikirim oleh kerajaan lain untuk menjadi mata mata kerajaanku?!” Kaisar itu bertanya.


Bukankah itu masuk akal? jika pria gempal itu bukan mata mata, lalu kenapa ada ruang rahasia di bawah tana? dan apa lagi di ruangan itu terdapat banyak sekali buku buku dan gulungan yang berisi informasi penting tentang orang orang yang bersangkutan dengan kerajaan ini.


Mendengar pernyataan kaisar itu, An xia kemudian teringat dengan lorong panjang yang tembus sampai sungai pinggir hutan.


An xia memicingkan matanya selagi berfikir keras. “Perahu itu!!.... jika di tempat itu ada perahu, maka pria gempal itu pasti menggunakan perahu itu untuk pergi menuju kesuatu tempat!!” An xia bergumam dalam hati.


An xia kemudian menatap kearah kaisar. “A-Zhu!!” Panggilnya.


Kaisar itu langsung menoleh saat gadisnya memanggil. “Ada apa?” Tanya kaisar itu.


“Sungai di pinggir hutan yang waktu itu mengarah kemana?” An xia bertanya.


Kaisar itu mengingat ingat, kemudian ia berkata. “Sungai itu mengarah kedesa hujan.” Jawab kaisar itu.


An xia mengerutkan keningnya, gadis itu nampak bingung. “Desa hujan? kenapa aku sama sekali tidak pernah mendengar tentang nama desa itu?” Ia kembali bertanya.


“Itu adalah desa yang begitu terpencil, desa itu berada tepat di kaki gunung!!” Han Dong menjawab.


Tuan Eiji memandang An xia dengan curiga, gadis di hadapanya ini jika mulai banyak tanya maka bisa di pastikan kalau gadis ini telah mendapatkan sesuatu dari otak pintarnya itu.


“Kenapa kau menanyakan hal itu?, dan apa hubungannya dengan masalah ini?” Tuan Eiji bertanya kepada An xia.


Mendengar pertanyaan itu membuat bibir An xia melengkung dan membentuk sebuah senyum tipis yang begitu indah. “Pasukan rahasia yang di pimpin oleh raja Bai Zhen, apakah kalian tau dimana letak pasukan itu berada?” Bukannya menjawab, gadis itu justru balik bertanya.


Ketiga pria itu kini berfikir keras untuk mencerna setiap ucapan An xia, namun beda lagi dengan sang kaisar Han yang memang memiliki pikiran yang sama dengan gadis itu.


“Sudah sedari dulu aku mencurigai tempat itu.....namun saat aku memeriksanya, aku sama sekali tidak mendapatkan apa apa!” Ucap Kaisar itu tiba tiba.


Kini semua mata terarah kepada sosok kaisar.

__ADS_1


“Apakah letak pasukan rahasia itu berada di sekitar desa hujan?” Han Dong bertanya.


Qiao Feng menganggukkan kepalanya. setelah di pikir pikir lagi, desa itu memang sedikit mencurigakan. “Mungkin saja, namun sulit untuk kita memastikannya karena para warga di desa itu begitu tertutup!!” Ucapnya.


“Tertutup?” An xia bertanya.


Merekapun mengangguk.


An xia kemudian menghela nafas, “Jika seperti itu, aku akan pergi kesana sendiri untuk memeriksanya!” ucap An xia.


Pria pria itu membelalakkan matanya. Apakah gadis itu tidak takut bahaya?.... bagaimana bisa seorang gadis pergi ke sebuah tempat asing sendirian?...


Seakan tau apa yang sedang mereka pikirkan, An xia kemudian berkata. “Memasuki desa itu tidaklah sebanding dengan caraku memasuki kerajaan ini, apakah perkataanku benar A-Zhu?” Tanya An xia kepada kaisar itu.


Dan kini semua mata kembali tertuju kepada kaisar itu.


Kaisar Han terkekeh pelan, tentu ia tau dengan betul apa yang gadisnya itu maksudkan!!


“Kalau begitu kaisar ini akan ikut denganmu!!.... karena perbuatanmu yang waktu itu, kau harus tetap dalam pengawasan!!” Ucap kaisar itu dengan tegas.


Sedangkan ketiga pria yang memang tidak tau apa apa kini hanya bisa mengerutkan dahinya karena merasa heran dan penasaran.


Karena terlalu penasaran, tuan Eiji akhirnya bertanya. “Pengawasan? mengapa An xia harus dalam pengawasan?”


An xia berdecak kesal, tadinya ia berniat untuk bersenang senang dan terbebas dari pengawasan Fai atas perintah dari kaisar.


Namun, sekarang ia malah terjebak dalam pengawasan kaisar itu sendiri!!...


Kaisar itu kembali terkekeh saat mendengar betapa jujurnya gadis itu, sedangkan yang lain hanya bisa terkejut dan menatap An xia dengan tatapan tidak percaya.


Mereka tau gadis ini gila, tapi sampai segila itukah?....


Namun yang lebih hebatnya adalah An xia yang sampai sekarang masih hidup setelah melakukan itu.


Qiao Feng dan Han Dong kini menatap gadis di hadapannya dengan penuh kagum, bukan kagum akan kelakuannya, tapi kagum atas keberanian An xia yang begitu besar seperti manusia yang tak takut mati.


Di saat Qiao Feng dan Han Dong menatap An xia dengan mata yang memancarkan sinar kekaguman, di sisi lain kaisar Han kini menatap pria itu dengan tajam.


Berani beraninya mereka menatap gadisnya dengan tatapan seperti itu!!....


Sungguh, ia sama sekali tidak rela jika ada yang memandang gadisnya seperti itu!!


Qiao Feng dan Han Dong tiba tiba merasakan sebuah tatapan tajam dan dingin dari kaisar itu, merekapun akhirnya sadar dengan apa yang telah mereka perbuat barusan.


Mereka telah memancing amarah seseorang yang tidak seharusnya mereka pancing amarahnya.


Qiao Feng berdehem beberapa kali untuk menghilangkan rasa gugup dan takut yang ia rasakan, kemudian ia berdiri dan membungkuk di hadapan kaisar. “Hari sudah begitu larut, hamba pamit untuk undur diri!!” Ucapnya kepada kaisar.


Kaisar itu menganggukkan kepalanya, “Baiklah, kalian boleh pergi!!” Ucap kaisar itu kepada Qiao Feng. Sebenarnya itu bukan hanya untuk Qiao Feng saja, karena kaisar itu memakai kata ‘Kalian’ dan bukannya ‘Kau’.


Dan hal itu berarti ia saat ini sedang mengusir ketiga pria itu.


Tuan Eiji dan Han Dong tau akan hal itu, mereka sebenarnya juga merasa tidak enak karena telah mengganggu kebersamaan kaisar dan An xia yang mereka anggap sepasang kekasih itu.

__ADS_1


Tuan Eiji dan Han Dong kemudian ikut berdiri. “Yang mulia, kami berdua juga pamit undur diri!!”


****


Ketiga pria itu kini telah pergi dari Yin Lianhua, dan sekarang di ruangan itu kini hanya tersisa An xia dan kaisar itu berdua saja.


“Apa?” Tanya An xia dengan curiga saat kaisar itu terus menatapnya dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.


Kaisar itu menggeleng. “Tidak ada!!” Jawabnya singkat, kemudian ia berkata. “Hari sudah sangat larut, sebaiknya kita tidur saja!!” Ucap Kaisar itu kepada An xia.


“Kita?.... maksudmu, kau dan aku tidur bersama?” An xia bertanya sambil menunjuk kaisar dan dirinya secara bergantian.


Kaisar itu mengangguk. “Kenapa? apakah kau ingin mengusir kaisar ini lagi?” Ia bertanya dengan senyum licik yang terlukis di wajah tampannya.


An xia langsung menutup mulutnya saat tiba tiba mengingat apa yang telah ia dan kaisar itu lakukan di kamar tadi.


Mereka berciuman!!


Dan An xia baru menyadari hal itu!!...


An xia kini larut dalam pikirannya, berbeda dengan kaisar yang dengan cepat menggendong An xia dan berjalan menuju kamar.


An xia tersentak kaget dari lamunannya saat kaisar itu menggendongnya. “Apa yang kau lakukan?!! cepat turunkan aku!!” Ucap An xia sambil memberontak.


“Diam!!” Perintah kaisar itu tegas.


An xia tidak mendengarkannya, gadis itu masih terus memberontak. “Tidak!! tidak!! tidak!!.... aku tidak mau tidur seranjang denganmu!!” Teriaknya.


“Jangan berteriak!!” perintah kaisar lagi.


Mereka berdua kini telah berada di dalam kamar, kaisar itu kini menutup pintu, kemudian ia membaringkan tubuh An xia di atas ranjang.


“Apakah kau benar benar akan tidur bersamaku?” An xia bertanya dengan wajah paniknya.


“Tentu!!” Jwab kaisar itu singkat.


Kaisar itu kini mulai melepaskan pakaian bagian luar miliknya dan hanya menyisakan pakaian tipis yang melekat di tubuh indah itu, setelah itu ia langsung saja merebahkan tubuhnya di samping An xia.


“Kenapa kau melepas pakaianmu?!!” Tanya An xia yang semakin panik, apalagi saat ini posisinya yang begitu dekat dengan kaisar Han membuat jantungnya berdebar dengan kencang.


Posisi mereka saat ini adalah kaisar yang berbaring di samping An xia dan memeluk erat tubuh mungil gadis itu dengan tangan kekarnya.


An xia menggeliat di dalam pelukan kaisar Han, bagaimanapun juga ia sama sekali tidak pernah tidur dengan seorang pria seperti ini.


“Kenapa kau memelukku?!!” Ucap An xia yang terus menggeliat.


Kaisar itu semakin mempererat pelukannya, kemudian ia berbisik. “Kenapa? apakah kau takut memiliki bayi dariku?” Tanya kaisar itu untuk menggoda An xia.


An xia tiba tiba merasa merinding dengan pertanyaan itu. Bayi? bayinya dan kaisar itu?.... yang benar saja, usianya saat ini masih lima belas tahun!!...


Saat An xia akan kembali memberontak, kaisar itu kemudian berkata. “Jangan banyak bergerak!!” Printahnya dengan suara berat, kemudian senyum menggoda tiba tiba muncul di wajah tampan itu. “Tapi kau boleh bergerak jika memang menginginkan bayi!!” Ucapnya yang dibalas gelengan kepala dari An xia.


An xia kemudian memejamkan matanya, lebih baik jangan berdebat dengan kaisar ini.... resikonya sangatlah besar!!...

__ADS_1


__ADS_2