Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Bai Zhen.


__ADS_3

“Tidak akan aku biarkan kau pergi!!! ” Sebuah teriakan penuh penekankan itu keluar dari mulut kaisar Han.


Pria agung itu kini menatap An Xia dengan tajam, dalam hati ia sama sekali tidak rela jika harus berpisah dengan gadis tercintanya itu.


An Xia berkedip beberapa kali, jujur ia merasa terkejut saat kaisar itu meneriakinya. Namun, rasa terkejut itu berhasil ia sembunyikan dengan wajah tenangnya.


An Xia menghela nafas, kemudian ia meraih tangan pria agung itu untuk duduk di sampingnya. “A-Zhu, kenapa?.... apa alasanmu sehingga kau tidak mengizinkanku pergi? ” Mengetahui amarah dalam diri kaisar itu, An Xia pun bertanya dengan nada yang lembut.


Kaisar itu duduk di samping An Xia, tangannya yang di genggam erat oleh gadis itu berhasil meredam amarahnya.


Dengan memalingkan wajahnya, Kaisar itu berkata. “Kau ingin kembali kepada tunangan mu itu kan?!” Bukan sebuah pertanyaan, namun itu adalah sebuah pernyataan yang Kaisar itu ucapkan. “Setelah apa yang kita lakukan semalam, jangan harap untuk lepas dariku!!..... bahkan jika kau sangat mencintai tunangan mu itu, aku akan membunuhnya agar kau tidak bisa bersama dengannya!! ” Ucapnya dengan bumbu bumbu amarah di dalam setiap kalimat yang ia lontarkan.


Melihat amarah Kaisar itu yang tidak juga surut, An Xia pun bangkit dari berbaring dan memeluk Kaisar itu dari belakang.


An Xia menyenderkan kepalanya di punggung tegap Kaisar itu, kedua tangannya kini melingkar dan melilit perut Kaisar itu dengan mesra. “Kau salah paham! ” Ucapnya.


Kaisar itu hanya diam dan tidak merespon, ia ingin lihat penjelasan apa yang gadisnya itu berikan.


Melihat Kaisar itu yang masih diam, An Xia pun melanjutkan. “Disana aku masih mempunyai beberapa urusan yang harus segera di selesaikan! ” Ucapnya dengan semakin mengeratkan pelukan, berharap caranya itu dapat meluluhkan hati pria agung itu.


“Urusan apa?.... melanjutkan pertunangan sampai ke jenjang pernikahan?!! ” Tanya Kaisar itu dengan ketus.


Mendengar pertanyaan itu, An Xia pun melepas pelukannya dan membalikkan tubuh Kaisar itu untuk berhadapan dengannya.


Kedua tangan An Xia menangkut pipi Kaisar itu selagi matanya menatap dalam dalam kedua mata Kaisar.


Kini wajah An Xia berubah serius. kemudian tatapan gadis itu sedikit Melembut. “A-Zhu, apakah kau percaya denganku?” An Xia bertanya.


Kaisar itu masih terdiam, kedua matanya kini menatap lurus ke arah mata gadis itu. Melihat adanya kelembutan dan kesetiaan dalam pancaran mata gadis itu, Kaisar pun mengangguk tanpa ragu.


An Xia tersenyum di kala melihat anggukan dari Kaisar itu yang sebagai jawaban ‘Iya’.


“Maka biarkanlah aku pergi! ” Ucap An Xia dengan sedikit nada memohon.


Kaisar itu kembali menganggukkan kepalanya, namun setelah itu ia berkata. “Menikahlah denganku terlebih dahulu!!..... baru setelah itu aku akan memberi izin!!” Ucapnya dengan tegas.


An Xia tidak bisa lagi menyembunyikan rasa terkejutnya di saat telinganya mendengar ucapan Kaisar itu barusan. “Apa?.... tapi tidak bisa seperti itu!! ” Ia terdiam beberapa saat, kemudian menghela nafas. “Aku harus menggagalkan pertunangan ku dengan pangeran kedua terlebih dahulu!.... selain itu, aku membutuhkan persetujuan dari kedua orang tuaku. baru setelah itu kita bisa menikah!” Jelasnya.


Kini An Xia menunjukkan wajah memelas. “A-Zhu, biarkan aku pergi!.... ini tidak akan lama, aku janji!! ” An Xia merengek dengan sedikit mengguncang guncang lengan Kaisar itu seperti anak kecil.

__ADS_1


Kaisar itu nampak berfikir. Melihat wajah gadis itu yang memelas membuat hatinya luluh. Namun di sisi lain, ia juga tidak rela jika harus berpisah dengan gadisnya itu walau hanya beberapa saat.


An Xia adalah candunya!!!


Sulit bagi Kaisar itu untuk mengizinkan gadisnya pergi. Dirinya sangat suka memeluk dan mencium aroma harum dari tubuh gadis itu, dan hanya dengan itulah dirinya bisa merasa tenang dan tidur dengan nyenyak di malam hari.


Namun yang An Xia katakan juga benar!.... gadis itu masih terikat dalam hubungan pertunangan dengan pria sialan ‘Itu’. Terlebih lagi ia ingin menikahi gadis itu dengan acara yang meriah, dan itupun dirinya harus meminta persetujuan dari kedua orang tua gadis itu.


Kaisar itu menghela nafas berat. “Baiklah, aku mengizinkanku. Namun dengan satu syarat!! ”


“Syarat apa itu? ” An Xia bertanya dengan bingung.


“Aku akan membiarkanmu pergi namun dengan beberapa penjaga bayangan!!” Ucap Kaisar itu dengan tegas.


“Mengapa? ” An Xia kembali bertanya.


Kaisar itu tersenyum, ia mendaratkan sebuah kecupan singkat di bibir An Xia kemudian berkata. “Untuk menjagamu agar tetap aman!!.... selain itu, mereka akan terus mengawasi mu!!” Jawabnya.


An Xia mendengus dengan kesalahannya. “Aku bisa melindungi diriku sendiri!!..... tidak perlu ada penjaga bayangan untuk membuatku tetap aman!! ”Ucapnya dengan ketus.


Kaisar itu mengerutkan keningnya, tatapannya kini terlihat begitu tegas. “Iya atau tidak sama sekali!! ”


Walaupun tidak suka, An Xia pun hanya mengangguk dengan pasrah. “Baiklah!.... asalkan aku boleh pergi, maka baiklah!! ” Ucapnya dengan begitu ketus lalu kembali merebahkan tubuhnya dan membelakangi Kaisar itu.


Dengan begitu ia dapat melihat perpaduan dari tatapan tajam dengan kedua pipi yang menggembung karena kesal.


Hal indah yang tampak begitu menggemaskan baginya.


Kaisar pun ikut merebahkan tubuhnya, lalu dipeluknya tubuh mungil gadis itu. “Kau marah? ” Tanya Kaisar itu.


An Xia hanya diam, merasa malas untuk meladeni Kaisar itu.


Karena An Xia hanya diam saja dan tidak memberikan tanggapan, kaisar pun semakin mengeratkan pelukannya seraya menikmati aroma harum di leher putih gadisnya itu.


Merasakan rasa geli di bagian leher, An Xia pun sedikit memberontak. “Menyingkir dariku!!.... pergilah dari kamar ini, jika ingin tidur makan tidurlah di kamar yang lain!!” Ucapnya masih dengan nada yang begitu ketus.


Kaisar itu merasa lucu. Ini adalah kamarnya, dan dirinya adalah seorang Kaisar.


Namun, berani beraninya gadis ini mengusirnya. Tapi walaupun begitu, ia sama sekali tidak merasa marah sedikitpun, justru ia merasa sangat terhibur.

__ADS_1


Dengan masih memeluk gadis itu, Kaisar pun berkata. “Hemm kau mengusirku?..... tapi ini adalah kamar Kaisar, atau lebih tepatnya ini adalah kamarku sendiri! ” Ucapnya kepada An Xia.


An Xia terdiam. Benar juga apa yang Kaisar itu katakan!!..... ini adalah kamar Kaisar itu, lalu kenapa dirinya yang mengusir memilikinya.


Tapi walaupun begitu An Xia masih tidak mau kalah, ia pun kembali berkata. “Lalu kenapa?.... Milikmu adalah milikku, dan milikku ya tetap milikku sendiri!! ” Ucapnya yang menyatakan suatu kepemilikan dengan seenak hati.


Tangan kekar Kaisar itu membalikkan tubuh An Xia untuk berhadapan dengannya. “Apa itu tadi?..... sayang, sebenarnya dari mana kau belajar kata kata yang begitu serakah seperti itu? ” Tanyanya sambil memainkan beberapa helai rambut An Xia dan menghirup aroma harumnya.


Sedangkan orang yang di tanya hanya diam saja dan tidak memiliki niat untuk menjawabnya, lagipula ia tidak harus selalu menjawab pertanyaan bukan?


“Kapan kau akan pergi hem? ” Kaisar itu bertanya.


An Xia pun menjawab. “Besok pagi!” Jawabnya singkat.


“Secepat itu?!! ” Kaisar itu kembali bertanya dengan sedikit berseru.


An Xia memutar bola matanya malas, kemudian ia berkata. “Karena itulah kau jangan menggangguku!.... biarkan aku tidur lebih awal!!! karena sebelum pulang aku harus menjemput Rui dan Annchi terlebih dahulu!” Ucapnya kepada Kaisar itu.


Kaisar itu kembali tersenyum, kemudian ia berkata. “Baiklah, kalau begitu biarkan aku menemanimu tidur!! ” Ucapnya yang hanya di balas anggukan singkat dari An Xia.


...»»————>❀<————««...


Seorang pria dengan mahkota di kepalanya kini menatap seorang Perajurit yang sedang berlutut di hadapannya dengan luka bakar di sekujur tubuhnya.


Walaupun di atas kepala pria itu terdapat sebuah mahkota, namun dirinya bukanlah seorang Kaisar. kedudukan pia itu saat ini adalah seorang raja dari Kerajaan Kecil.


Dirinya adalah seorang raja dengan ambisi besar, seorang raja yang bermimpi menjadi seorang Kaisar di masa depan.


Dan untuk mewujudkan mimpi itu, ia telah merencanakan sebuah kudeta dengan mempersiapkan ratusan perajurit rahasia yang ia sembunyikan di kawasan desa hujan.


Perajurit perajurit itu memiliki kemampuan yang begitu hebat, hampir sangat mustahil untuk di kalahkan.


Namun apa ini?


Seorang perajurit menyampaikan sebuah informasi bahwa tempat persembunyian mereka di serang oleh seorang siluman?


Raja bernama Bai Zhen itu mengepalkan tangannya.“Ini adalah lelucon!!! ”Geramnya dengan wajah yang di selimuti kabut hitam, sebuah pertanda kalau dirinya saat ini tengah dalam keadaan marah.


Raja Bai Zhen menunjuk nunjuk ke arah perajurit itu seraya berkata. “Kau pikir aku adalah seorang anak kecil bodoh yang percaya kepada cerita dongeng mu itu?!! ” Raja itu mendesah, kemudian ia kembali berkata “Katakan dengan jujur!!!.... siapa yang telah melakukan ini semua?!! ” Ia bertanya.

__ADS_1


Perajurit itu masih berlutut dengan menahan rasa sakit di tubuhnya akibat luka bakar yang ia derita, jika di lihat lebih teliti lagi..... tangan perajurit itu sedikit bergetar, pertanda bahwa ia saat ini merasakan sensasi tegang dari aura pembunuh yang keluar dari dalam diri raja di hadapannya itu.


“Menjawab yang mulia, siluman itu berwujud seorang wanita cantik dengan pakaian berwarna putih!.... si... siluman itu memiliki kemampuan untuk menyemburkan kobaran api besar dari mulut layaknya seekor naga! ” Perajurit itu menjelaskan semuanya kepada raja di hadapannya.


__ADS_2