Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Tantangan tiga hari!


__ADS_3

Semua orang yang mendengar ucapan pangeran Li Guang Fu yang begitu tegas dan tanpa ragu itupun tidak bisa menahan diri untuk tidak terkejut dan membelalakkan matanya.


Bahkan, An Xia sendiripun juga sedikit merasa terkejut. Namun, setelah tersadar dari rasa terkejut itu, ia tertawa keras dalam hati. “Pangeran yang satu ini sungguh tidak tau malu, di saat seperti ini masih bisa mencari keuntungan! ” Gumamnya dalam hati.


Sebaliknya, pangeran kedua Zhang Liang yang mendengar itu pun menjadi marah. “Pangeran Li Guang Fu, Setelah menjebak ku.... kau sekarang ingin menikahi tunangan ku? ” Tanyanya dengan tidak percaya, kemudian pangeran itu maju dan melayangkan sebuah tinjuan ke arah wajah pangeran dari Kerajaan Barat itu. “Heh! jangan harap!!! ” Bentak nya dengan emosi yang meluap luap.


Sedangkan pangeran Li Guang Fu yang menyadari serangan pangeran kedua pun segera menghindar dan berkata. “Pangeran kedua, aku serius!.... aku bersedia menikahi nona pertama An untuk menebus dosaku.” Ucapnya, yang seolah olah perbuatannya adalah perbuatan mulia.


Mendengar itu, pangeran kedua pun melemparkan sebuah tatapan tajam kearah pangeran Li Guang Fu. “Kau__” Namun, tiba tiba ucapannya terhenti disaat suara lain terdengar.


“Cukup!!!... kalian berdua hentikan ini!!! ” Bentak sang kaisar yang telah habis kesabarannya.


Dan hal itupun berhasil membuat pangeran kedua beserta yang lainpun terdiam.


Sang kaisar yang melihat kalau kedua pangeran itu terdiam pun segera angkat bicara demi menyelesaikan masalah ini. “Pangeran Li Guang Fu, benarkah kau ingin mempersunting nona pertama An sebagai istrimu?! ” Tanyanya dengan nada bicara yang terdengar begitu dingin.


Pangeran Li Guang Fu menganggukkan kepalanya, mengiyakan pertanyaan yang kaisar itu ajukan kepadanya. “Itu benar yang mulia, aku bersedia menikahi nona pertama An! ” Ucapnya dengan lantang dan yakin.


“Tapi aku tidak bersedia!!! ”


Tiba tiba, suara An Changyi yang begitu keras itu terdengar dan menggema di seluruh ruangan.

__ADS_1


kedua mata An Changyi kini menatap tajam ke arah pangeran Li Guang Fu. Dari pancaran matanya, kentara jelas kalau sang Jendral besar itu kini sedang marah besar. “Pangeran kelima, pangeran Li Guang Fu dari Kerajaan bara!..... aku, An Changyi tidak akan sudi menikahkan putri ku dengan mu!!! ” Bentaknya dengan suara yang begitu lantang dan tegas.


Pangeran Li Guang Fu menggertak kan giginya, dalam hati ia sedikit merasa kesal dengan An Changyi karena telah menentangnya. “Jenderal besar, mengapa kau menolak niat baikku ini?..... dengan menjadikan putrimu sebagai istri ku, maka masa depannya akan terjamin.” Ucapnya yang berusaha untuk membujuk An Changyi agar menyerahkan An Xia.


Saat An Changyi akan membuka suara, tiba tiba An Xia terlebih dahulu menyela. “Pangeran Li Guang Fu, maaf jika perkataan ku ini menyinggung mu!.... ” Ia mengusap air matanya terlebih dahulu, kemudian menatap ke arah pangeran Li Guang Fu dengan tatapan penuh luka. “.... Tapi, aku tidak bersedia untuk menikah dengan pangeran seperti mu!! ” Ucapnya dengan air mata yang mengalir dan membasahi wajah.


Mendengar itu, pangeran Li Guang Fu pun mengerutkan dahinya karena tidak senang. Sedangkan, di sisi lain pangeran kedua justru tersenyum dengan lebarnya.


“Xia’er, jadilah selirku!.... aku berjanji kepadamu bahwa diriku ini akan sepenuhnya menjadi milikmu seorang. ” Ucapnya dengan lembut, berusaha meluluhkan hati An xia agar bersedia menjadi selirnya.


Sedangkan An xia yang mendengar itu pun menggelengkan kepalanya dan bersembunyi di balik punggung tegap An Changyi.


Permaisuri yang sedati tadi diam, kini mulai bersuara. “Nona pertama An, siapakah yang akan kau pilih menjadi suami? ” Tanyanya dengan harapan bahwa An Xia akan memilih putranya, Zhang Liang.


An Changyi yang melihatnya itu pun mengerti dan memeluk tubuh ramping putri yang terlihat rapuh itu. “Putriku, ayahmu ada di sini! ” Ucapnya dengan lembut, berusaha menyalurkan rasa aman untuk menenangkan putri kesayangannya itu.


Kemudian, pandangan An Changyi beralih untuk menatap ke arah pangeran kedua dan Pangeran Li Guang Fu. “Asal kalian tau, aku tidak akan menjadikan putriku sebagai istri dari pangeran Li Guang Fu apalagi menjadi selir pangeran kedua!!! ” Ucapnya dengan begitu tegas.


Bahkan ia sama sekali tidak memperdulikan apakah perbuatannya ini akan mengundang amarah bagi sang kaisar atau tidak.


Sedangkan kaisar saat masih terdiam dan merenungkan sesuatu. Kaisar itu mengerti bagaimana perasaan An Changyi, namun di sisi lain ia juga sangat ingin menjodohkan An Xia dengan salah satu putranya.

__ADS_1


Kaisar itu menghela nafas panjang. Masalah kali ini telah membuat pikirannya tertekan. “Jenderal besar, apa yang kau inginkan sebagai ganti rugi? ” Tanyanya, yang masih memiliki kesadaran diri untuk tidak mencari masalah dengan An Changyi.


Untuk sesaat, An Changyi hanya terdiam dan tidak mengeluarkan suara. Namun saat merasakan adanya tangan lembut yang menggenggam tangannya dengan erat, An Changyi pun menoleh kesamping. “Xia'er, apakah kau yakin?” Tanyanya yang hanya di balas dengan anggukkan kecil oleh An Xia.


Melihat kalau putrinya telah yakin dengan keputusannya. An Changyi pun melirik sang kaisar dan berkata. “Yang mulia, batalkan saja perjodohan antara putriku dengan pangeran kedua!” Ucapnya dengan yakin dan tanpa keraguan sedikitpun.


Seraya menghela nafas berat, kaisar itu mengangguk dan berkata. “Baiklah!.... permintaanmu aku kabulkan, perjodohan antara nona pertama An dengan pangeran kedua kini.... aku batalkan.” Ucapnya dengan berat hati.


Sedangkan pangeran kedua yang mendengar kalau perjodohannya dengan An Xia kini telah batal pun merasa tidak terima. “Ayahanda, apa yang kau katakan?! ” Kemudian ia melirik ke arah An Xia. “Pernikahan antara diriku dan nona pertama An baru saja kau umumkan di depan banyak orang, dan sekarang kau membatalkannya begitu saja? ” Tanyanya dengan tidak percaya.


Setelah itu, pangeran kedua pun melirik ke arah An Changyi. “Jenderal besar, tidakkah kau tau jika seorang gadis yang pernikahannya batal akan sangat sulit untuk mencari pasangan?!” Tanyanya yang berusaha menggoyahkan keputusan An Changyi.


Namun, sayangnya hal itu tidaklah muda!....


An Changyi kini menatap ke arah pangeran kedua dengan tatapan kecewa. “Pangeran, urusan putriku bukanlah urusanmu lagi!” Kemudian, ia melirik ke arah An Xia. “Selain itu dengan kelebihan yang putriku miliki, aku yakin dalam tiga hari dia bisa mendapatkan calon suami yang baik!” Ucapnya dengan begitu yakin.


Sedangkan pangeran kedua yang mendengar itupun mengerutkan keningnya. “Jenderal besar, jika dalam waktu tiga hari kau tidak bisa menemukan calon yang tepat untuk nona pertama An. lalu apa yang akan kau lakukan?” Tanyanya yang berusaha memancing An Changyi untuk melakukan perjanjian.


Alis kanan An Changyi terangkat dengan heran, tatapan jenderal itu kini nampak begitu meremehkan. “Pangeran kedua, apakah kau sekarang sedang menantang ku?! ” Tanyanya balik.


Pangeran kedua hanya diam, namun pancaran matanya itu begitu kuat dan seolah olah memang menantang An Changyi.

__ADS_1


Melihat itu, An Changyi pun tersenyum sinis dan berkata. “Baiklah, jika dalam tiga hari aku tidak bisa menemukan calon yang tepat untuk putriku... ” Ia memberikan jeda, kemudian menarik nafasnya dalam dalam dan berkata. “.... maka aku akan memberikannya kepadamu!! ” Ucapnya lagi dengan begitu yakin dan percaya diri.


Sedangkan, An Xia yang mendengar perkataan ayah nya itu menggerutu dalam hati. “Ayah, tidakkah kau tau kalau pangeran itu saat ini sedang berusaha memancing mu?” Namun, sesaat kemudian ia tersenyum penuh arti. “Namun itu bukan masalah besar! ” Gumamnya lagi dalam hati.


__ADS_2