Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Pasar gelap&bangkitnya jiwa Pisicopat


__ADS_3

Disebuah pasar yang ramai di malam hari.An Xia tengah berjalan dengan gagah sambil membawa kipas lipat berwarna putih hitam dengan satu tangan..... dan tangan lainnya berada di balik punggung.....An xia benar benar terlihat seperti tuan muda yang berkarisma.


Sepanjang perjalanan banyak tatapan kagum yang diberikan para gadis padanya.para gadis yang menatapnya terlihat malu malu .......


mereka sungguh terpesona karena ketampanan An Xia yang sedang menyamar sebagai laki laki.


Saat sedang berjalan. An Xia melihat sebuah rumah makan. Ia pun tanpa pikir panjang berjalan masuk menuju rumah makan itu.


Terlihat dari dalam rumah makan itu sangat luas, dan memiliki dua lantai yaitu lantai satu untu kalangan bawah dan lantai dua untuk kalangan atas atau bangsawan.


Saat An xia sudah masuk di dalam rumah makan.Ia disambut ramah oleh seorang pelayan laki laki,pelayan laki laki itu mengantarkan An xia menuju lantai dua karena dilihat dari penampilan dan kualitas pakaian yang di kenakan An xia itu adalah pakaian dengan kualitas terbaik dan hanya kalangan orang atas yang dapat membelinya.


An Xia di antar ke salah satu ruangan di lantai atas dan duduk ditemani oleh seorang pelayan wanita cantik dan berpakaian seksi.An Xia tidak keberatan dengan itu,karena An Xia berencana mengorek informasi dari wanita itu.


Setelah pelayan laki laki tadi mengantar An Xia.Ia segera menanyakan pesanan."Tuan muda ingin memesan apa?" tanya pelayan laki laki itu dengan ramah .


An Xia berfikir sejenak.lalu ia berkata."Aku baru pertama kali kesini......jadi aku tidak tau menu yang ada di tempat ini. kalau bisah tolong kau beritahu menu menu yang ada di sini."Ucap An xia sambil menutup kipas lipat nya dan menaruhnya di atas meja.


Pelayan laki laki itu lalu menyebutkan beberapa menu sepesial di tempat itu.setelah An Xia memesan beberapa menu....pelayan laki laki itu segera pergi dari ruangan itu.


Wanita yang dari tadi menemaninya duduk terlihat sedang mencuri curi pandang kepadanya.An Xia yang sadar akan hal itu pun segera menoleh ke wanita itu dan melemparkan senyuman maut yang sangat menggoda.


Wanita itu yang di berikan senyuman maut dari An Xia langsung merasa gugup,terlihat wajahnya yang merona dan menutup senyumnya dengan kipas sambil malu malu.


Kini An Xia rasanya ingin menertawakan dirinya sendiri......An Xia lalu menopang dagunya dangan tangan dan bertanya."hem....nona cantik,apakah di sini ada yang namanya pasar gelap.kalau ada bisakah nona cantik ini memberi tau dimana tempatnya kepada ku?" tanya An Xia dengan suara yang dibuat buat seperti suara laki laki....dan itu terdengar seksi dan menggoda bagi para wanita.


Wanita itu semakin dibuat malu malu saat pemuda yang ada di hadapannyaa itu memanggilnya nona cantik dan ia berkata."Tuan muda....disini memang ada pasar gelap dan itu tidak jauh dari sini."wanita itu berbicara dengan nada yang terkesan sedikit menggoda .

__ADS_1


Tak berselang lama pelayan laki laki tadi kembali dan membawa pesanan An Xia.setelah itu An Xia menyantap hidangan yang ia pesan......menurutnya makanan ini terbilang lumayan enak untuk orang yang berasal dari zaman moderen seperti dirinya.


Setelah An Xia menghabiskan makanannya ia langsung membayar dan beranjak pergi dari ruangan itu dengan di antar pelayan wanita tadi.


sebelum An Xia keluar dari pintu Rumah makan itu, wanita yang menemaninya tadi menghentikannya."em....tuan muda."panggil pelayan itu dengan malu malu.


An Xia menoleh lalu menatap wanita itu dan berkata." ya...ada apa nona?" tanya An Xia pada wanita itu.


"Kalau boleh tau siapakah nama tuan muda ini....em...dan apakah tuan muda akan berkunjung lagi?" tanya wanita itu dengan ragu ragu.


An Xia terlihat berfikir sejenak.ia akhirnya bersuara. "Namaku Zhang shilin.....dan mungkin aku akan berkunjung lagi nanti. untuk saat ini aku punya urusan pending. jadi aku harus pergi" jawabnya dengan berbohong


tentang namanya dan segera pergi dari tempat itu.


An xia berjalan dengan santai menuju pasar gelap dengan sesekali bertanya pada para penduduk.Tak butuh waktu lama An Xia sudah tiba di pasar gelap. di sana An xia dapat melihat banyak barang barang seperti senjata,tumbuhan obat obatan,dan ada juga tempat penjualan budak.


"Selamat datang pelanggan yang terhormat.kalau boleh tau apa yang sedang anda cari di toko kecil kami." ucap pedagang itu dengan ramah.


"hem....entahlah aku ingin melihat lihat terlebih dahulu."An Xia berkata sambil melihat satu persatu senjata yang ada di toko itu.


Pedagang itu tersenyum saat melihat pakaian yang di kenakan An xia.pria itu tau kalau pakaian itu terbuat dari bahan berkualitas tinggi dengan hanya dengan sekali melihatnya.


" Bagaimana kalau pria tua ini menunjukan beberapa barang....mungkin tuan muda akan tertarik." Ucap pedagang itu sambil menunjukan satu persatu senjata senjata yang ada di tokonya.


Saat An Xia melihat sepasang belati dengan ukiran tengkorak manusia dan bunga mawar,Ia merasa tertarik dan mengambilnya......sepasang berlatih itu sangat pas di tangannya, apa lagi dengan ukiran yang sangat unik.


An Xia menoleh kepada pedagang itu dengan berbinar binar." Berapakah harga dari sepasang berlatih yang indah ini?" Ia bertanya dengan antusias.

__ADS_1


Pemilik toko itu merasa ragu untuk menyebutkan harga."hem....apa tuan muda yakin ingin membeli itu, harganya tidaklah mura."Ucap pemilik toko dengan sedikit ragu kalau pemuda itu tak sanggup membelinya.


"Katakan saja harganya." ucap An Xia yang tak sabar mendapatkan sepasang belati itu.


Pemilik toko itu menjawab" Harganya satu koin emas dan lima koin perak."ucapnya lirih.


Tanpa pikir panjang An Xia memberi dua koin emas kepada pemilik toko itu."Ini dua koin emas dan sisanya untukmu saja."setelah mengucapkan itu An Xia menyimpan dua buah belati itu di lengan bajunya.


Mata penjaga toko itu berbinar."Terima kasih banyak atas kemurahan hati nya." pria itu membungkuk.


An Xia hanya menganggukkan kepala dan berjalan pergi dari toko itu.Ia sudah puas berjalan jalan dan memilih untuk kembali ke kediaman Jenderal.


Di tengah tengah jalan An Xia di hadang oleh sekumpulan preman di gang sepi itu. jumlah mereka sekitar tiga puluh orang dan mereka juga memiliki tubuh yang kekar dan tinggi. perawakan mereka juga sangat menyeramkan apa lagi dengan pedang di tangan mereka.


An Xia bukanya takut malah merasa senang.Rasanya semenjak berada di kehidupan ini An Xia belum melakukan hal yang paling ia sukai yaitu......membunuh.


An Xia mengeluarkan sepasang belati yang baru ia beli.Ia berfikir seberapa bagus belati itu jika digunakan untuk bertarung.


"Ha...ha...ha. Hei bocah apa kau ingin melawan kami semua menggunakan benda kecil itu?" ejek salah satu dari mereka dengan tatapan remeh.


An Xia sama sekali tak menghiraukan mereka. dengan gerakan secepat kilat An Xia maju lalu menebas bagian tubuh mereka semua.....sebelum mereka dapat merespon. tubuh mereka sudah terbagi menjadi beberapa bagian.


Tak butuh waktu lama gang itu telah terdapat banyak mayat yang tubuhnya sudah tak utuh lagi, organ dalam tubuh seperti usus,jantung, dan otak berceceran dimana mana.Bau amis darah dapat tercium.


Sedangkan Keadaan An Xia sangat baik baik saja,sama sekali tidak ada luka gores di tubuhnya hanya saja wajah beserta tubuhnya basah oleh darah dari para perseman itu. gadis itu tersenyum melihat pemandangan mengerikan itu.tak ada rasa bersalah dan penyesalan saat membunuh.


Bagi An Xia pemandangan itu sangat bagus dan menyenangkan....melihat korbannya mati mengenaskan adalah kepuasan baginya.....setelah puas menatap mayat mayat itu An Xia langsung pergi menuju kediaman Jenderal.

__ADS_1


__ADS_2