Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
wanita kejam!


__ADS_3

Melihat betapa antusias istrinya itu, kaisar Zhuang pun tersenyum dan dengan lembut membeli sisi wajah An xia sambil berkata. “Apapun yang kau inginkan! ”Ucapnya singkat yang mengiyakan permintaan An xia barusan.


Mendengar persetujuan dari sang suami, An xia pun kini menatap kearah sang pemimpin dari kelompok pembunuh bayaran dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.


Sedangkan sang pemimpin dari kelompok pembunuh bayaran yang melihat tatapan mata An xia yang terlihat begitu berbahaya pun menelan air liurnya dengan kasar.


Siapa yang akan menduga jika target yang di rumorkan adalah seorang wanita yang lemah lembut dan rapuh itu sebenarnya ada seorang monster?.... Di lihat dari penampilannya, wanita ini memang terlihat seperti wanita rapuh layaknya wanita wanita yang lain. Namun, kenyataannya adalah itu semua hanyalah ilusi.


Sungguh mengerikan bagaimana bisa seorang iblis sepertinya memiliki wujud seperti seorang malaikat.


Melihat tatapan yang di arahkan kepadanya, An xia pun mengerutkan dahinya dan berkata. “Apa yang kau lihat?!! ” Tanyanya dengan dingin. “Berhenti menatap ku seperti itu!! kau tidak layak untuk melakukannya!!! ”Ucapnya lagi dengan wajah yang terlihat kesal.


Walaupun sang pemimpin dari kelompok pembunuh bayaran itu mendengarnya, namun ia tak urung juga untuk melepaskan tatapannya kepada sosok cantik berwajah dingin yang berdiri di hadapannya selagi ia terbaring di tanah dengan kondisi yang mengenaskan.


Melihat kekesalan di wajah sang istri tercinta, kaisar Zhuang pun berniat untuk memberi pukulan kepada pria yang kedua tangannya baru saja ia tebas tadi.


Namun, belum sempat ia melakukan apa yang akan ia lakukan. Tiba tiba An xia terlebih dulu mengambil satu langkah dan menaruh kakinya di atas kepala sang pemimpin dari kelompok pembunuh bayaran tersebut.


Cara An xia menaruh kakinya di atas kepala pria itu sungguh terlihat kejam!!.... lihatlah bagaimana caranya ia menekan kepala itu sehingga membuatnya menempel dengan tanah.


Apa yang An xia lakukan kepada pria itu jelas jelas menunjukkan siapa yang sebenarnya seorang pemimpin kejam dan siapa yang sebenarnya adalah seorang pemimpin lemah.


Para anak buah dari pria yang kepalanya berada di kaki An xia saat ini menatap kejadian itu dengan wajah yang menggelap marah. “Dasar wanita jalang, beraninya kau menaruh kakimu di kepala ketua kami!!!! ” Bentak salah satu di antara mereka dengan emosi yang meluap lupa.

__ADS_1


Dengan kesetiaan yang mereka miliki, tentu saja mereka akan merasa begitu marah jika melihat sang kedua yang di perlakukan sedemikian rendahnya oleh seorang wanita iblis berwajah malaikat itu.


Mendengar hinaan yang terlontar dari mulut anak buah tadi, bukannya merasa marah An xia kini justru semakin tersenyum dengan begitu lebarnya.


Tatapan mata An xia yang memiliki kilatan membunuh itu kini terarah kepada seseorang yang baru saja memakinya tadi, dan dengan suara yang terdengar lembut dan merdu, An xia pun berkata. “Rui, bawa dia kemari! ” perintah nya kepada sosok pria dengan tombak yang berdiri di antara barisan para prajurit.


Rui yang mendapatkan perintah itupun dengan segera berjalan menghampiri orang tadi. Langkah kakinya yang begitu besar dengan hentakkan kaki yang begitu kuat menandakan kalau ia saat ini sedang begitu kesal.


Saat telah berada di hadapan orang tersebut, dengan kejam dan kasarnya itu menjambak rambut orang tersebut dan menariknya kearah An xia.


Merasakan rambut panjang yang di ikat kuda miliknya di tarik oleh sebuah tangan tak berperasaan, orang tersebut pun akhirnya berteriak keaslian. “Aaaaa!... lepaskan aku!! lepaskan aku!! aku bilang lepaskan aku!!! ” Teriaknya berulang ulang kali.


Sedangkan Rui hanya diam saja tanpa mau menghiraukan teriakan orang tersebut.


Merasa semakin kesal, Rui pun melayangkan pukulan kearah orang tersebut dan membuatnya jatuh tersungkur di bawah kaki An xia yang sampai saat ini masih dengan posisi menginjak kepala pemimpin dari kelompok pembunuh bayaran itu.


An xia menatap orang itu dengan seringai keji, “Rui, pinjamkan aku tombak milikmu itu! ” perintahnya.


Tanpa banyak tanya, Rui pun mengangguk dan memberikan tombak besi di tangannya kepada An xia. Setelah tombak itu berpindah tangan, Rui pun perlahan demi perlahan mengambil beberapa langkah mundur.


Sedangkan kaisar Zhuang yang dengan jelas tau apa yang akan istri tercinta nya itu lakukan pun segera memeluk pinggang An xia dari belakang untuk berjaga jaga.


An xia memutar tombak besi di tangannya hingga ujung lancip tombak besi tersebut berada di bawah dan bagian tumpul berada di atas.

__ADS_1


Anak buah yang di seret oleh Rui tadi pun membelalakkan ketika menyadari apa yang akan wanita kejam berpangkat permaisuri itu lakukan. “Apa yang akan kau lakukan?!! jangan__” Belum sempat ia menyelesaikan ucapannya, tiba tiba sebuah benda tajam dari ujung lancip tombak masuk dengan kasar kedalam mulutnya.


Merasakan rasa sakit di rongga rongga mulut, orang tersebut pun ingin berteriak. Namun, lantaran tombak dan luka yang memenuhi mulutnya, orang tersebut pun hanya bisa mengeluarkan erangan kesakitan.


Darah kini mengalir dengan deras dari mulut orang tersebut. Matanya yang terbuka lebar itu menunjukkan rasa terkejut dan rasa sakit secara bersamaan. Dan saat tombak itu tercabut dari mulutnya, tubuh orang tersebut pun langsung ambruk dengan nyawa yang menghilang entah kemana.


Melihat hal keji yang telah ia lakukan, bukannya merasa sedih dan bersalah An xia justru tertawa bahagia dan malah menginginkan lebih!!


Dari mayat yang ada di bawah kakinya, pandangan An xia pun kini beralih untuk menatap kearah sekumpulan orang orang yang tidak lain adalah para anak buah dari kelompok pembunuh bayaran itu.


“Aku ingin kedua tangan mereka di tebas sekarang juga!!.... ” Ia berhenti untuk sesaat dan memberi jeda, kemudian senyum di wajahnya pun semakin lebar saat ia berkata. “.... Setelah itu, kubur mereka hidup hidup!!! ” Ucapnya lagi yang memberi perintah kepada para prajurit.


Sedangkan para prajurit yang mendengar perintah dari permaisuri merekapun hanya bisa terdiam dengan pikiran yang kosong.


Permaisuri mereka itu rupanya tidak jauh berbeda dengan kaisar mereka. Hanya saja, sisi iblis dari sang permaisuri itu tertutupi dengan wajah cantik yang nampak polos dan lugu.


Melihat para prajurit yang hanya diam saja dan sama sekali tidak menunjukkan pergerakkan saat menerima perintah dari sang pujaan hatinya. Kaisar Zhuang pun mengerutkan dahinya dan berkata. “Apakah kalian tuli ataukah memang kalian ingin mati? ” Tanyanya dengan dingin dan penuh akan penekanan.


Mendengar suara dari sang kaisar, para prajurit itu pun akhirnya sadar dari lamunannya dan segera melaksanakan perintah.


Beberapa prajurit kini mulai sibuk menggali di saat sebagian yang lain kini mulai menebas tangan para anak buah itu satu persatu.


Fai sedari tadi melihat kejadian itu pun kini menghela nafas. Dengan malas ia melirik gadis pelayan berambut pendek di sebelah, gadis pelayan itu kini nampak sedang menikmati pemandangan yang ada dengan senyum manis dan binar di kedua matanya.

__ADS_1


Merasakan rasa aneh bercampur ngeri, Fai pun kini mengalihkan pandangannya untuk menatap kearah lain.


__ADS_2