Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Si cantik dalam kereta.


__ADS_3

Suasana ruangan yang secara tiba tiba senyap di iringi suara langkah kaki berat yang seiring waktu semakin menjauh hinga tak lagi terdengar pun membuat An Chen berfikir bahwa keadaan saat ini telah aman.


Mengetahui hal itu, secara perlahan dan penuh hati hati ia pun mengintip keluar dari cela lemari yang sedikit ia buka tadi. Melihat bahwa tidak ada lagi seorang pun di ruangan itu selain dirinya dan gadis kecil di pelukannya, An Chen pun dengan segera keluar dari lemari dan berkata. “Sebaiknya kita cepat keluar!.... Jangan sampai ada kejadian buruk lagi, aku sudah tidak sanggup lagi menanganinya. ” Ucapnya kepada Izayoi yang masih berada di dalam lemari itu.


Izayoi yang mendengar ucapan An Chen pun segera keluar dari lemari, kemudian pandangannya melirik kearah ranjang yang nampak begitu berantakan. “Apakah kaisar dan permaisuri baru saja bertengkar?.... Kenapa aku mendengar permaisuri berteriak tadi? ” Tanyanya yang memang sedari tadi merasa penasaran.


An Chen menghela nafasnya dengan kasar, kemudian salah satu tangannya terangkat dan menepuk-nepuk kepala Izayoi dengan lembut. “Belum saatnya kau tau!.... Jika kau sudah dewasa, kau akan mengetahuinya sendiri!” Ucapnya yang berlagak seakan akan dirinya sendiri telah menjadi orang dewasa.


Walaupun masih merasa penasaran, namun Izayoi tetap menganggukkan kepalanya dan mendengarkan ucapan An Chen barusan.


...»»————>❀<————««...


Sebuah kereta kuda kini mulai berjalan pergi menjauh dari kediaman itu setelah sepasang suami istri menaikinya. Di dalam kereta kuda tersebut, Kaisar Zhuang tidak henti hentinya memeluk tubuh mungil sang istri yang berada di atas pangkuannya itu.


Tangannya pun tidak tinggal diam dan terus terusan membelai perut rata yang sebentar lagi akan membesar seiring dengan berjalan nya waktu. “Apakah kau tidak merasa mual?.... Aku kira wanita akan sering mual dan muntah ketika sedang hamil? ” Ucapnya yang berusaha untuk memulai topik pembicaraan.


An xia terdiam untuk sesaat, kemudian ia menggelengkan kepalanya dan berkata. “Aku memang sering merasa mual, tapi tidak sampai muntah! ” Jawabnya, kemudian tersenyum. “Anakmu sangat menyayangi ibunya!.... Mungkin karena itu ia tidak ingin membuatku kesusahan. ” Ucapnya lagi seraya terkekeh kecil.


Ketika melihat senyum indah di wajah sang istri tercinta, tanpa sadar sudut bibir kaisar Zhuang terangkat dan membentuk semua senyum tipis yang begitu menggoda. “An xia, aku mencintaimu! ” Ucapnya yang entah sudah berapa kali ia mengatakan kata kata itu dalam sehari.

__ADS_1


Namun sebanyak apapun kaisar Zhuang mengatakan kata kata itu, An xia tetap saja tidak pernah merasa bosan untuk mendengarnya. “Aku juga mencintaimu! ” Sahutnya, kemudian salah satu tangannya terangkat dan membelai rahang tegas kaisar Zhuang. “Tapi aku akan tetap membunuhmu jika kau sampai mengkhianati ku!! ” Ucapnya lagi dengan tatapan mata yang memancarkan ketidak relaan.


Melihat perubahan emosi secara mendadak dari raut wajah sang istri tercinta, kaisar Zhuang pun dengan sigap menenangkannya dengan sebuah kecupan singkat. “Aku hanya akan mencintai mu!.... Jika kau mau, aku bisa membunuh pejabat itu beserta keluarga nya hari ini juga!!” Ucapnya dengan tegas, terlihat begitu yakin dan bersungguh sungguh dengan setiap kata katanya.


Tiba tiba, seringai keji terukir dengan sempurna di wajah cantik itu. Entah apa yang sedang An xia rencanakan, namun ia menggelengkan kepalanya dan berkata. “Mereka ingin mengambil milikku, maka aku sendirilah yang akan menangani nya!” Ucapnya lalu membenamkan wajahnya di leher kaisar Zhuang dan menghirup aroma pria itu dalam dalam.


...»»————>❀<————««...


Seorang pria berpakaian sederhana dengan topi jerami yang menutupi hampir setengah wajahnya itu terlihat sedang menatap penuh arti pada sebuah kereta kuda yang melewati keramaian kota.


Di lihat dari bentuk kereta kuda tersebut, serta banyaknya prajurit yang berjalan di depan dan di belakang sisi kereta kuda. Pria itu pun dapat dengan yakin menebak siapakah orang yang berada di dalamnya.


Seseorang yang mendengar pertanyaan itupun menganggukkan kepalanya, kemudian berkata. “Permaisuri An memang berada dalam kereta itu... ” ia berhenti untuk sesaat, kemudian melirik kearah sebuah kuda berbulu hitam pekat bak warna langit malam yang berjalan tak jauh dari kereta kuda tersebut. “.... Namun, seperti nya kaisar Zhuang juga berada di dalamnya! ” Ucapnya lagi.


Pria yang tidak lain adalah raja Bai Zhen itu kini mengepalkan kedua tangannya dengan begitu erat, pandangannya pun sampai saat ini masih begitu lekat pada kereta kuda yang membela keramaian di tengah jalan itu.


“𝘈𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘶𝘢𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘴𝘢𝘯𝘢?!! ” Nafasnya kini memburu, tatapan mata tajam yang penuh akan kecemburuan itu pun dapat terlihat jelas dari kedua matanya. “Tunggu saja, cepat atau lambat dia akan menjadi milikku!... Hanya milikku seorang!! ” Ucapnya dengan penuh ketegasan di dalam hati.


Secara tak terduga, kereta itu tiba tiba berhenti di tengah jalan ketika salah satu prajurit yang berada di barisan paling depan mengangkat tangannya sebagai isyarat untuk berhenti.

__ADS_1


Tepat setelah kereta itu berhenti, prajurit tersebut pun nampak melirik sekitarnya dengan penuh curiga. Nampaknya kepekaan prajurit itu dapat mendeteksi adanya niat buruk dari tatapan penuh dengki dari seseorang.


Mengetahui kalau hal itu adalah sebuah bahaya yang dapat mengancam, beberapa prajurit yang lain pun segera mengambil sikap waspada.


Raja Bai Zhen jelas tau bahwa aura pembunuh yang ia keluarkan barusan telah di ketahui oleh sebagian prajurit, terutama seseorang di dalam kereta itu. Namun karena kerumunan para warga yang begitu ramai, sosoknya pun dapat dengan mudah tersembunyi kan.


Setelah beberapa saat, kereta tersebut pun kembali melanjutkan perjalanannya. Dan tepat saat kereta itu mulai berjalan, secara tidak sengaja tirai jendela yang terdapat di salah satu sisi kereta itu terbuka dan menampakkan sosok cantik sang permaisuri An.


Walaupun hanya sekilas, namun hal itu sudah lebih dari cukup membuat sang raja Bai Zhen mematung di tempat. Untuk yang kedua kalinya, ia dapat melihat kecantikan itu dengan mata kepala sendiri secara langsung.


Sungguh saat ini ia sangat ingin menghentikan kereta kuda itu dan membawa sang permaisuri cantik itu pergi bersamanya. Semakin di bayang bayangkan, kecantikan An xia memang sangatlah menggoda di mata raja Bai Zhen.


Akan tetapi, jika di ingat ingat. Raja Bai Zhen juga melihat An xia yang terlihat begitu nyaman saat bersandar di dada seorang pria yang tentunya pasti itu adalah kaisar Zhuang, sang musuh terbesar nya.


Lagi lagi perasaan cemburu itu hinggap di dalam hatinya. “Seharusnya aku yang menjadi tempatnya untuk bersandar!!..... Dan bagaimana bisa dia terlihat begitu nyaman di dekat kaisar sialan itu?!! ” Geramnya dalam hati.


Pemandangan barusan itu benar benar telah membakar hati sang raja itu!!!


Dengan raut wajah kesal, raja itu pun membalikkan badannya dan melangkahkan kakinya menjauh dari kerumunan menuju ke suatu tempat. Untuk sementara ini, ia harus benar benar bersabar!..... Setelah semua rencana yang ia susun telah siap, maka wanita itu akan berada dalam pelukannya.

__ADS_1


“Tidak hanya permaisuri mu, aku juga akan merebut semua yang kau miliki !!!! ” Gumamnya lagi dalam hati.


__ADS_2