Sicantik Ternyata Seorang Sikopat

Sicantik Ternyata Seorang Sikopat
Berita yang tersebar!


__ADS_3

Setelah memberikan gulungan itu kepada An Xia, sang kasim pun kembali menoleh dan menatap An Changyi dengan sebuah senyum cerah. “Jenderal besar, jika kalian menerima lamaran ini, maka besok saat matahari terbit kami akan kembali lagi! ” Kemudian kasim itu kembali melirik ke arah An Xia. “Pernikahan akan dilaksanakan di Kerajaan Han, bagaimana? ” Tanyanya.


Saat ini, An Changyi masih dalam keadaan terkejut. Pikirannya sama sekali tidak bisa berfungsi untuk membedakan ini mimpi atau kenyataan.


Jenderal besar itu melirik ke arah putrinya dengan tatapan yang begitu rumit, kemudian ia kembali menatap ke arah kasim tadi. “Te... tentu kami menerimanya!!” Ucapnya lalu berjalan mendekat ke arah An Xia. “Ini adalah sebuah berkah bagi putriku dan kediaman An sendiri! ” Ujarnya dengan binar bahagia.


Walaupun dalam hati masih ada rasa gugup dan takut lantaran kaisar Han adalah kaisar yang paling di takuti oleh Kerajaan Kerajaan lain, namun menikahkan putri kesayangan nya dengan pria seperti itu tetaplah sebuah berkah.


Dengan putrinya yang akan menikahi seorang kaisar seperti itu, maka secara tidak langsung keluarga An juga akan disegani sebagai keluarga dari pihak permaisuri Kekaisaran Han.


Kasim yang tadi kini melirik kearah An Xia untuk sekilas. Gadis itu begitu cantik dan anggun, perawakannya yang lemah lembut itu terlihat baik seorang dewi, di tambah dengan tubuh ramping yang terlihat rapuh itu.... membuat para kaum pria akan secara alami memiliki keinginan untuk melindunginya.


Namun selain itu, kasim itu juga melihat adanya sinar sinar kecerdasan dalam diri gadis itu.


Dan hal itupun membuat sang kasim tersenyum. “Tidak heran jika yang mulia kaisar begitu terpikat olehnya! ” kemudian ia mendongakkan kepalanya untuk menatap langit. “Syukurlah, aku merasa begitu lega dengan semua hal ini!! ” Gumamnya dalam hati yang merasa terharu dengan keajaiban cinta sang kaisar.


Bagaimana tidak?!!.... kaisar terdahulu telah begitu sering menjodohkan dan memperkenalkan seorang gadis kepada kaisar Zhuang di masa saat ia menjadi putra mahkota.


Namun, dengan berani dan tegasnya... ia menolak semua gadis gadis itu tanpa mengucapkan alasan sedikitpun.


Sampai pada saat kaisar terdahulu wafat dan kedudukan kaisar yang di ambil ahli oleh kaisar Zhuang, ia tetap saja tidak memiliki niatan untuk mengambil istri maupun selir.


Tetapi, nampaknya tuhan masih berbaik hati kepada Kerajaan Han. Nyatanya, Fai sang pengawal kepercayaan kaisar itu tiba tiba kembali dan memerintahkannya untuk pergi ke kediaman jenderal besar An dengan lamaran pernikahan.

__ADS_1


Dan itupun atas perintah Kaisar Zhuang sendiri!!


Sadar kalau dirinya telah melamun, kasim itupun berdehem beberapa kali sebelum akhirnya berkata. “Lamaran telah di hantarkan, pihak wanita pun telah menerimanya... ” Kemudian ia melirik ke arah An Changyi dan An xia secara bergantian kemudian membungkuk hormat. “.... karena urusanku hari ini telah selesai, maka kami akan pergi dan akan kembali lagi untuk menjemput pihak mempelai wanita esok hari!” Ucap kasim itu.


An Changyi pun mengangguk dengan kaku. jujur ia sampai saat ini masih dalam keadaan terkejut!


Saat kasim dan utusan Kerajaan Han yang lain itu telah pergi dari kediaman An, barulah An Changyi melirik ke arah An Xia, sang permata keluarga dengan tatapan menyelidiki.


Tidak hanya An Changyi, namun anggota keluarga lainpun juga melemparkan tatapan penuh selidik kepada An Xia.


“Xia'er, jujur lah kepadaku apa saja yang telah kau lakukan sampai bisa menarik hati seorang kaisar?!! ” Tanya An Changyi dengan ekspresi wajah tegang.


An Xia pun dengan kaku menggeleng kan kepalanya dan berkata. “Ayah, aku tidak melakukan apapun.... memangnya apa yang bisa di lakukan oleh gadis sepertiku? ” Tanyanya dengan raut wajah heran.


An zhuting, sang kakak pun mengangguk dan berkata. “Adikku, tidak ku sangka pesona mu itu begitu kuat sampai sampai seorang kaisar seperti kaisar Han bisa terjerat kedalamannya! ” Ucapnya dengan sebuah senyum bangga.


Namun tiba tiba senyum itu luntur dan di gantikan dengan ekspresi bingung. “Tunggu dulu, kapan kau dan kaisar Han itu pernah bertemu?!! ” An zhuting bertanya kepada An Xia.


An Xia menundukkan kepalanya, sedikit termenung untuk memikirkan jawaban yang tepat. “Aku tidak tau, mungkin hal ini hanya di ketahui oleh kaisar Han sendiri! ” Jawabannya.


Mendengar jawaban putrinya itu, An Changyi pun termenung untuk sesaat. “Itu bukanlah masalah penting, namun apakah kau bersedia menikah dengan kaisar Han? ” Tanyanya dengan perasaan was was kalau sang putri akan menolak.


Bukannya menjawab, An Xia justru terkekeh dan berbalik bertanya. “Ayah, apakah kita berani menolak lamarannya dan menghina niat baik kaisar Han? ” Tanyanya yang merasa sedikit lucu.

__ADS_1


Nampak kedua mata An Changyi kini terbelalak lebar. Ucapan putrinya itu membuat dirinya merasa seperti orang idiot saja.


Apakah dia berani menolak lamaran kaisar Han?.... tentu saja tidak!!.... Hanya orang yang tidak waras lah yang berani menolak berkah seperti ini.


Namun, tiba tiba An Changyi teringat dengan sang pangeran kedua Zhang Liang. “Hei pangeran, lihatlah ini!.... hanya dengan waktu sehari, putriku bisa mendapatkan calon suami yang lebih baik darimu!!” Ucapannya dengan senyum kemenangan di dalam hati.


“Lupakan saja!... sebaiknya kita bersiap siap untuk pergi dan berangkat menuju Kerajaan Han besok!! ” Ucap An Changyi, kemudian ia menatap ke arah putrinya dengan sebuah senyuman bangga. “Putriku, kau juga harus bersiap siap!.... besok kita akan bertemu dengan kaisar Han, calon suamimu. ” Ucapnya lagi.


...»»————>❀<————««...


Kabar kedatangan utusan dari Kerajaan Han yang membawakan sebuah lamaran pernikahan untuk sang nona pertama An kini telah menyebar di se penjuru kota.


Bagaikan sebuah debu yang di tiup oleh angin kencang, kabar ini bahkan telah sampai pada telinga kaisar beserta pangeran pangeran yang selama ini telah mengidam idamkan sosok An Xia.


Setelah kedatangan urusan dari Kerajaan Han itu, sore harinya An Changyi pergi ke istana untuk menghadap kaisar.


Saat berada di ruang rapat, semua orang tak terkecuali para pejabat dan para bangsawan melemparkan pandangan penuh arti kepada An Changyi.


Bahkan saat An Changyi baru mendudukkan drinya di posisinya, sang kaisar tak segan segan langsung melemparkan sejumlah pertanyaan. “Jenderal besar, apa yang utusan Kerajaan Han lakukan di kediaman mu? ” Tanyanya untuk memastikan.


Raut wajahAn Changyi kini nampak biasa, walaupun ia merasa bangga, namun ia sama sekali tidak memiliki niatan untuk berperilaku sombong. “Menjawab yang mulia!.... Seperti yang di bicarakan oleh semua orang, mereka secara khusus datang untuk mengajukan lamaran pernikahan kepada putri pertamaku. ”Ucapnya yang berhasil membuat seisi ruangan berdiri karena rasa terkejut.


Walaupun berita ini telah tersebar sedari pagi tadi. Namun, entah mengapa jika mereka mendengar sendiri dari mulut An Changyi..... rasa rasa terkejut itu sama sekali tidak bisa dibendung.

__ADS_1


__ADS_2