
Perpaduan kasih di antara dua sejoli itu kini menciptakan getaran hebat dalam diri masing masing. Dalam pertukaran bibir itu, keduanya sama sama larut dalam keinginan masing masing untuk saling memiliki.
Tangan kaisar Zhuang kini menarik pinggang ramping itu agar lebih dekat kepadanya selagi tangan yang lain menahan Tengkukan An xia untuk memperdalam ciuman.
Sedangkan An xia saat ini memejamkan matanya, menikmati setiap sentuh di bibir nya yang begitu menuntut akan sesuatu. Namun, saat ia tersadar dengan sekitarnya, An xia pun sedikit mendorong tubuh kaisar Zhuang dan berkata. “Suamiku, sudah cukup! ” cegah nya, kemudian melirik sekitarnya yang nampak sepi itu. “Bagaimana jika ada orang yang melihatnya? ” Ucapnya dengan wajah memerah menahan malu.
Tatapan kaisar Zhuang sampai saat ini masih tidak teralihkan dari wajah cantik sang istri yang nampak lucu dengan rona merah di kedua sisi wajahnya. “Lalu, memang kenapa jika ada yang melihat? ” tanyanya dengan santai, kemudian salah satu tangannya terangkat dan membelai pipi An xia dengan lembut. “Walaupun mereka melihat, mereka tetap tidak akan bisa melarang ku untuk mendekati istri ku sendiri!” Ucapnya lagi yang kembali mendaratkan ciuman mesra di bibir manis An xia.
Menyadari bahwa sang istri hampir kehilangan nafas, kaisar Zhuang pun melepaskan bibir itu dan memilih untuk mencium beberapa area di sekitar leher dan wajah.
An xia yang mengetahui bahwa sang suami saat ini hampir kehilangan kendali pun segera berkata. “Suamiku, aku mohon jangan di sini!..... Aku tidak ingin jika ada seseorang yang melihat!! ” Ucapnya dengan panik.
Sungguh memalukan jika sampai ada seseorang yang melihat posisi mereka yang begitu dekat saat ini.
Sedangkan kaisar Zhuang yang mendengar itu pun tanpa basa basi segera mengangkat tubuh An xia dan membawanya ke sebuah ruangan.
An xia hanya terdiam dan membenamkan wajahnya di dada bidang kaisar Zhuang saat suaminya itu menggendong nya masuk kedalam suatu ruangan yang ternyata adalah sebuah kamar mewah.
Dengan lembut dan penuh hati hati, kaisar Zhuang pun membaringkan tubuh mungil itu di atas sebuah ranjang. “An xia, aku menginginkan mu saat ini! ” Ucapnya dengan suara penuh penekanan, terdengar begitu terburu buru dan tidak sabaran.
An xia hanya diam dan menatap kedua mata tajam bak mata elang milik suaminya itu dengan dalam. Jujur ia sampai saat ini masih belum mengerti dengan apa yang baru saja terjadi di istana.
Tanpa menunggu persetujuan dari sang istri, tangan kaisar Zhuang pun kini dengan lancang nya membuka setiap helai demi helai kain yang melapisi tubuh istri nya itu.
__ADS_1
Sedangkan An xia yang sadar bahwa saat ini pakaiannya sudah tidak lengkap lagi pun meraih sebuah bantal dan menutupi tubuhnya sambil berkata. “Suamiku, sebenarnya apa yang telah terjadi?..... Apakah kau sedang menghukum ku? Tapi apa salahku?! ” Tanyanya dengan panik.
Sungguh tatapan yang kaisar Zhuang perikanan kepadanya itu terlihat seperti seekor serigala buas yang kelaparan!
Sebelum An xia berhasil mendudukkan dirinya, kaisar Zhuang pun terlebih dahulu menindih tubuh itu hingga ia terjebak dan tidak bisa bergerak lagi.
“Istri ku, apakah kau tau bahwa penghianat itu berencana menjadikan putri putri nya sebagai selir ku di istana?!..... Dia bahkan telah berani membawa bawa namamu di hadapanku!! ” Ucapnya yang mengeram marah.
Mendengar ucapan kaisar Zhuang, An xia pun mengerutkan dahinya dengan tidak senang. Apakah mereka kini berfikir bahwa ia harus membagi suami dengan wanita lain?... Cih! Tidak akan pernah!!
Dengan penuh akan rasa cemburu, An xia pun kini menarik wajah kaisar Zhuang dan mendarat sebuah ciuman singkat di bibir suaminya itu. “Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi!!... Kau hanya milikku!! Tidak boleh ada wanita lain selain diriku!!” Ucapnya dengan penuh rasa amarah.
Hatinya tidak cukup lapang hingga mampu berbagi suami dengan wanita lain tanpa rasa cemburu sedikit pun!
An xia kini memeluk tubuh kaisar Zhuang dengan begitu erat, seakan akan ia tidak akan membiarkan pria yang telah menjadi miliknya itu pergi apalagi menatap wanita lain selain dirinya. “Kau hanya milikku! Hanya milikku seorang!!” Ucapnya yang menyatakan bahwa kaisar Zhuang sepenuhnya adalah milik nya.
Kaisar Zhuang yang mengetahui bagaimana perasaan istrinya itu pun membalas pelukan tersebut dan berkata. “Sudah ku bilang satu satunya wanita yang ku miliki hanyalah dirimu!... Dan sampai kapan pun hanya akan ada dirimu seorang, An xia! ” Ucapnya yang berbisik di telinga An xia.
Setelah kaisar Zhuang mengatakan itu, merekapun pada akhir nya memadu kasih hingga larut dalam fantasi masing masing. Perlakuan lembut yang kaisar Zhuang tunjukkan kepadanya pun membuat An xia tak kuasa untuk menahan desahan desahan yang memabukkan akal.
Wajah kedua orang itu pun kini terlihat memiliki rona merah, entah karena rasa malu atau apa. Namun, yang jelas mereka sangat ini hanya ingin saling memiliki dan melengkapi.
»»————\>❀<————««
__ADS_1
Di sisi lain, dua orang bocah yang menyembunyikan dirinya di dalam lemari kini nampak begitu gugup dengan suara suara ambigu yang terdengar begitu jelas di telinga mereka.
Wajah An chen kini memerah, ia jelas tau tentang apa yang sedang terjadi saat ini. Sedangkan gadis kecil di pelukannya yang tidak mengerti pun dengan polosnya berkata. “kakak, mereka sedang apa? ” tanyanya dengan suara lirih, lebih terdengar seperti sebuah bisikkan bagi An chen.
Mendengar pertanyaan itu, An chen pun segera membungkam mulut Izayoi dengan salah satu tangannya selagi tangannya yang lain memberikan isyarat untuk diam. “Jangan berisik! Nanti bisa ketahuan!! ” bisik nya, kemudian kedua tangannya menutupi telinga gadis itu agar ia tidak dapat mendengar hal hal yang seharusnya tidak boleh di dengar.
“𝘚𝘪𝘢𝘭!!.... 𝘉𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘴𝘪𝘵𝘶𝘢𝘴𝘪 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘪𝘯𝘪?!! ” Gumamnya dalam hati.
Awalnya ia ingin keluar dari ruangan ini, namun saat melihat sosok kaisar Zhuang yang melangkah mendekat dengan An xia yang berada di dalam gendongannya. An chen pun mengurungkan niatnya dan memilih untuk mencari tempat persembunyian yang lebih aman bersama dengan mahluk kecil di dekatnya ini.
Akan tetapi, hal tidak di sangka sangat pun terjadi dan membuatnya harus berada dalam situasi yang membingungkan seperti ini.
Merasakan suhu ruangan yang semakin meningkat akibat suara desahan yang semakin menjadi jadi, An chen pun menghela nafas dan berkata. “𝘒𝘦𝘵𝘦𝘳𝘭𝘢𝘭𝘶𝘢𝘯, 𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘩𝘢𝘭 𝘪𝘯𝘪 𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘪𝘯𝘪?!! ” Gumamnya yang merasa resah dan gelisah di dalam hati.
»»————\>❀<————««
Entah sudah berapa lama mereka melakukannya, namun pergulatan panas itu pada akhir berakhir ketika suara memohon belas kasih dari mulut An xia terdengar.
Kaisar Zhuang yang merasa tidak tega pun hanya bisa melepaskan sang istri. Mengingat bahwa saat ini istrinya itu tengah mengandung buah hati nya, kaisar Zhuang pun mengambil pemikiran bijak untuk tidak terlalu menuntut.
An xia kini kembali membenarkan pakaiannya selagi kaisar Zhuang yang juga melakukan hal yang sama.
Di tengah tengah kesibukan mereka, tiba tiba kaisar Zhuang menatap kearah An xia dan berkata. “Apakah kau ingin bermalam di sini atau kembali ke istana? ”Tanyanya yang kebetulan telah selesai merapikan kembali pakaiannya yang berantakan tadi.
__ADS_1
An xia terdiam untuk sesaat, kemudian berkata. “Lebih baik kita kembali ke istana!..... Lagi pula urusanku sudah selesai semenjak kau mengusir mereka. ” Jawabnya dengan sedikit nada sindiran.
Mendengar ucapan istrinya itu, kaisar Zhuang pun terkekeh. Kemudian dengan gampangnya ia mengangkat tubuh An xia yang masih lemas itu keluar dari ruangan.