Supreme God System

Supreme God System
Chapter 98 : Kota Immortal Cloud


__ADS_3

Di atas langit, Qin Chen tengah melayang dengan tenang, ia seperti orang yang sedang memikirkan sesuatu. Selang beberapa lama, ia mulai mengedipkan matanya, karena ia sudah mengetahui apa yang ia pikirkan dari tadi.


"Lepaskan Kesengsaraan Petir!"


Setelah mengatakan itu, tiba-tiba di atas langit mulai menjadi gelap dengan guntur-guntur berkeliling. Qin Chen mulai duduk lotus untuk melakukan 2 Kesengsaraan sekaligus.


[ Kesengsaraan Immortal dan Surga akan dimulai beberapa detik lagi ]


Qin Chen hanya diam, ia sedang menstabilkan Energi sekaligus Fondasi nya, ini semua ia lakukan agar Fondasi nya akan menjadi kuat dan tidak lemah. Meskipun fondasi Qin Chen sudah sangat kuat, ia tetap melakukannya lagi agar lebih kuat dari pada sebelumnya.


Jderr!


Petir berwarna Aurora menyambarnya dengan sangat keras, Qin Chen yang tidak merasakan apa-apa menjadi bingung, ia bahkan seperti tidak merasakan adanya.


Aneh! Kenapa aku tidak merasakan apa-apa?


[ Karena tulang tuan sudah di pulihkan dengan Energi bintang, membuat tulang tuan menjadi padat dan Fondasi tuan ribuan kali lipat dari pada Dewa saat ini ]


Qin Chen terdiam lagi, ia tidak berhenti mengejutkan Qin Chen tentang perubahan drastis nya. Tapi mau bagaimana lagi, ia sekarang adalah Dewa. Dimana kekuatannya sudah setara dengan Dewa terkuat di Alam Surga.


Jderr!


Petir berwarna Aurora adalah gabungan dari petir-petir kesengsaraan Immortal dan Surga. Daya hancur nya sangatlah mengerikan, bahkan jika itu Dewa sekalipun akan mati dengan sekali serangan nya. Berbeda dengan Qin Chen, ia adalah Dewa dengan kekuatan melebihi Dewa, meskipun begitu belum mengetahui tentang kekuatan nya sendiri.


Qin Chen hanya mengetahui bahwa ia hanya di ranah Heavenly Venerable menengah. Petir-petir terus menyambar nya hingga sembilan kali lamanya.


Jder! Jder!


Sambaran petir tersebut terjadi di hamparan tanah, walaupun jaraknya sangatlah jauh, orang-orang di kota masih bisa melihatnya dari atas langit, bahwa ada orang yang sedang melakukan kesengsaraan Immortal.


Qin Chen yang dari tadi memadatkan petir kesengsaraan ke dalam tubuhnya, agar ia bisa menggunakan petir Aurora untuk melawan musuh-musuh yang kuat darinya.


[ Petir Aurora berhasil dipadatkan dalam diri anda ]

__ADS_1


Suara Qin Qui bisa terdengar di dalam pikirannya, ia menjelaskan bahwa Petir Aurora sudah berhasil di padatkan dalam dirinya, dengan cepat ia membuka matanya dan memancarkan cahaya Warna-warni yang melesat ke atas langit.


Swoosh!


Cahaya itu bagaikan pedang yang menjulang ke atas langit dengan kecepatan tinggi, tak berselang lama, cahaya itu mulai menghilang perlahan-lahan dengan meninggalkan sebuah tanda Petir kecil di dahi bercampur dengan mahkota kecil di dahinya.


"Kesengsaraan Immortal dan Surga berhasil! Sekarang aku sudah setara dengan Dewa!" Gumamnya.


Setelah beberapa saat, Qin Chen mulai berdiri dengan tenang melihat sekitarnya dan pengelihatannya semakin jelas dari pada sebelumnya, semua kemampuannya meningkatkan secara merata.


"Pengelihatanku meningkat, bahkan aku bisa merasakan Aura yang sangat jauh dari tempat ku berdiri, Aura yang begitu padat dan besar!" Gumamnya.


[ Saya sarankan tuan untuk kekota, ada banyak Dewa yang akan berdatangan ke tempat ini ]


Mendengar Qin Qui menyuruhnya ke kota, ia langsung terbang melesat menjauh dari tempat ia berada sekarang. Dengan kecepatannya sekarang, ia tidak perlu membutuhkan waktu lama, hanya dalam 1 menit saja ia sudah sampai di kota.


1 Menit Kemudian.


Qin Chen yang sudah dekat dengan kota, ia turun sedikit jauh dari gerbang kota, karena ia berpikir untuk tidak mengekspos diri nya sendiri sebelum mendapatkan informasi tentang dunia yang ia sekarang ini pijak.


Di gerbang kota, banyak sekali orang-orang yang mengantri untuk masuk ke dalam. Antriannya sangatlah panjang, dan Qin Chen berada di urutan ke-346 orang di depannya.


"Panjang sekali.. apa ada sesuatu yang menarik di dalam kota? Hingga membuat antrian sangat panjang?" Gumamnya sambil melihat antrian panjang.


Di depannya ada seorang pria tua dengan pakaian kultivator cukup mewah, pria itu juga mengantri untuk masuk ke dalam kota. Pria itu mendengar gumaman Qin Chen tentang antrian disana.


Pria tua itu membalikkan badannya melihat Qin Chen di belakang dirinya, ia melihat pemuda tampan dengan rambut putih panjang dan mata merah darahnya. "Anak muda, apa kau tidak tahu? Tentang kenapa banyak orang-orang yang berdatangan ke Kota?" Kata pria tua.


Qin Chen yang baru saja sampai jelas tidak tahu, ia melihat pria tua di depannya di ranah Immortal Realm tingkat 8, dengan kekuatan pria tua itu di Alam Immortal tingkat rendah, yang jelas ia bukan orang biasa.


"Saya tidak tahu senior, bisa senior jelaskan kepada saya? Saya baru saja sampai di kota ini.." Balas Qin Chen.


"Baiklah, saya Ling Yu Ji, kau bisa memanggilku Kakek Ling. Lalu dengan kenapa kota ini sangat ramai adalah, satu bulan lagi akan di adakan turnamen Alkemis yang sangat dinantikan banyak orang-orang, pertandingan antara Alkemis muda yang akan berlomba untuk mendapatkan Artefak Tungku Spiritual Tingkat Rendah. Pertandingan ini menjadi pertandingan yang dinanti-nantikan oleh orang-orang," Jelas kakek Ling kepada Qin Chen.

__ADS_1


Walaupun penyampaian nya singkat, ia memahami dengan sempurna yang di jelaskan oleh Kakek Ling. Qin Chen juga terkejut karena ia lupa bahwa ia belum bisa Alkemis dan berpikir untuk ikut sesekali, karena ia belum pernah ikut dalam pertandingan dari Alam Rendah.


Sesekali ikut dalam pertandingan seperti nya menarik! Aku terlalu sibuk dengan urusan ku sendiri, sehingga aku lupa bahwa ada banyak sekali yang aku tinggalkan! Contohnya Alkemis ini, aku bahkan belum belajar!


Qin Chen mengangguk kecil, ia ingin sekali beristirahat dan melakukan hal yang ingin ia lakukan. Tentang wanita itu, ia akan terus mencari nya hingga Qin Chen bertemu langsung dengan dirinya.


"Maafkan saya sebelum, saya Qin Chen, seorang pengembara yang berkeliling dunia, kalau boleh tahu? Dimana tempat untuk mendaftar pertandingan Alkemis?" Balas Qin Chen dengan memperkenalkan dirinya sebagai pengembara.


Kakek Ling mendengar perkataan Qin Chen membuat ia sedikit terkejut, melihat Qin Chen yang tidak memiliki Energi Qi dalam dirinya membuat ia bertanya-tanya tentang tingkatnya.


"Apakah, nak Chen seorang Alkemis? Jika benar, saya akan mengantarkan nak Chen ke tempat pendaftaran." Balas Kakek Ling.


"Benar, saya seorang Alkemis, tungku spiritual sangat menarik di pikiran saya, apa kakek Ling bisa mengantarkan saya?" Balas Qin Chen.


Kakek Ling, ia langsung membawa Qin Chen berjalan menuju ke kota, dengan statusnya yang sekarang, orang-orang kota pasti mengetahui siapa dirinya.


Sesampainya di gerbang kota, mereka berdua di hadang oleh kedua penjaga kota dengan menggunakan tombak yang begitu lancip dan senjata tingkat tinggi.


"Jangan menyela antrian!" Bentak penjaga gerbang.


Qin Chen bingung dengan kakek Ling didepannya, ia langsung membawa Qin Chen berjalan menuju gerbang kota dan di hadang oleh penjaga gerbang kota.


Kakek Ling mengeluarkan sebuah plat emas dengan ukiran Alkemis Tingkat Grandmaster tinggi, saat melihat plat tersebut, kedua penjaga gerbang sangat terkejut melihatnya.


"Grandmaster Ling!"


Suaranya terdengar oleh orang-orang yang mengantri, orang-orang yang mengantri mengetahui bahwa Grandmaster Alkemis Ling di kota sangatlah di hormati para Kultivator lainnya. Karena tidak ada yang sehebat dirinya dalam membuat sebuah Pil.


"Apa aku sekarang harus mengantri?" Tanya Kakek Ling.


Penjaga gerbang pucat, ia tidak mengetahui bahwa didepannya adalah seorang Grandmaster Alkemis Ling yang sangat dihormati. "Ti-tidak.. an-anda bisa masuk ke kota.." balas penjaga dengan gemetaran.


...

__ADS_1


*Thank You For Reading*


__ADS_2