
Setelah keluar dari ruangan tersebut, Qin Chen berjalan melanjutkan perjalanannya. Ia pergi menuju keluar kota, karena mau secepatnya pergi dari masa lalu yang memiliki kemampuan lebih kuat di bandingkan masa depannya.
Selang beberapa menit berlalu, Qin Chen telah keluar dari Kota tersebut, ia berjalan menuju arah Utara jika tidak salah, disepanjang jalan melihat kanan dan kirinya.
"Qin Qui, apa menurutmu Kota sebelumnya memiliki banyak informasi?"
[Tidak Tuan, informasi yang berharga hanyalah peta kuno tersebut, selebihnya hanyalah informasi tidak berguna.]
"Bagaimana kamu bisa tahu?"
[Karena bisa dilihat dari pergerakan mereka, dan cara pandang mereka terhadap kekuatan di sekitarnya, dari situ saya bisa mengamati bahwa tidak ada yang berharga disana.]
"Hooo ... Lalu, apa wanita itu berharga? Bukankah baik jika aku main dengannya?"
[Tidak sama sekali.]
Qin Chen tersenyum, ia sekarang tahu sifat Qin Qui yang cemburuan dan juga pemarah. Walaupun belum pasti, namun sudah ada tanda-tanda yang muncul di Qin Qui.
***
Di tempat restoran, Yu FeiFei tengah terbaring di atas kursi, disana ditemani oleh pelayan wanita di sampingnya. Itu karena Qin Chen memintanya dengan membayar penuh restoran tersebut.
Setelah cukup lama, ia terbangun dari tidurnya yang cukup panjang, membuka matanya dengan melihat di depannya sudah tidak ada lagi Qin Chen, si bocah iblis kecil.
"Energi tadi ... Siapa dia sebenarnya?!"
"Selamat bangun, Nona ... Saya ingin menyampaikan sesuatu, di depan nona terdapat makanan khusus buatan Tuan muda sebelumnya, Tuan muda membuatnya secara pribadi untuk anda."
Yu FeiFei termenung sesaat, ia melihat ada beberapa makanan yang sepertinya sangat lezat di matanya. Mendengar bahwa itu dibuat oleh bocah iblis kecil sebelumnya, ia menjadi senang dengan wajahnya mulai merona.
"Baiklah, kamu boleh pergi untuk tugasmu,"
"Baik Nona."
Pelayan itu pergi dan meninggalkan Yu FeiFei sendiri, disana ia menyantap makanan yang telah dibuat khusus untuk dirinya sendiri.
Walaupun sangat kesal, karena Qin Chen kabur dari dirinya yang baru saja mendapatkan murid, dan sekarang muridnya kabur meninggalkan dirinya di dalam restoran.
__ADS_1
Menyantap makanan buatan Qin Chen, ia merasa bahwa ada kehangatan di dalamnya, ya itu adalah makanan yang baru saja matang. Tidak, itu adalah rasa nyaman.
Menikmati makanan sambil menyadari perbuatannya yang sekarang ini, ia benar-benar menyesal dan ingin mengatakan yang sebenarnya kepada Qin Chen, namun selama dia makan, ia tidak menemukan Qin Chen di dalam kota.
***
Di sisi lain, Qin Chen tengah berjalan menuju tempat peta tersebut, dimana itu sangatlah jauh untuk melakukan penerbangan maupun jalan kaki. Jika kecepatannya saat ini, kemungkinan besar membutuhkan waktu 3 tahun.
Mungkin itu adalah hal gila, hanya menuju harta tersebut membutuhkan 3 tahun, namun itu adalah hal yang wajar bagi Alam Immortal yang dulu, karena masih sangkut pautnya dengan Alam Surga.
Jaraknya memang jauh, namun tidak sejauh hatinya kepada orang-orang yang disayanginya. Qin Chen terbang menggunakan kecepatan tinggi untuk menuju peta tersebut.
Ia terbang melewati gunung dan danau, bahkan masuk ke dalam hutan yang paling berbahaya di Alam Immortal, yaitu Hutan Racun, dimana terdapat racun yang ganas.
Saat sampai di hutan, ia berjalan kaki untuk beristirahat saja sambil menikmati petualangan di masa lalu, dan untuk mencari hal yang belum ia pernah dapatkan.
***
Hutan Racun,
Di perjalanan menuju hutan, Qin Chen selalu termenung sambil berjalan kedepan, ia tidak tahu harus mengatakan apa lagi. Sempat berpikir untuk menyerah, namun hati selalu berkata tidak.
"Uhukk ... Hukk ... Ini asap seperti asap polusi di bumi ... Menggangu udara segar."
[Haish, baru seperti ini saja sudah mengeluh, bagaimana bisa cepat kembali, jika Tuan saja mengeluh karena udara kotor.]
"Hei ... Hei ... Aku bukannya mengeluh, aku sedang ngdrama sedikit, biar petualanganku lebih sempurna dibandingkan selalu bantai."
[Baiklah, Qin Qui tidak akan ikut campur urusan Tuan.]
"Sip."
Qin Chen hanya tersenyum mendengar jawaban yang terus diberikan Qin Qui, sambil memikirkan tubuh Qin Qui hasil ciptaannya, bagaimana bisa ia tidak tertarik karena itu adalah tubuh idaman yang Qin Chen sukai.
Dalam hutan tersebut, racun menyebar di segala arah membaur dengan udara di sekitarnya, hutan tersebut seolah-olah mengurung racun di dalam hutan dan tidak lepas dari hutan tersebut.
Saat Qin Chen mencoba menghirup racun, ia menjadi bingung karena racun tersebut menjadi energi, namun itu adalah kabar baik, dengan begitu ia bisa menjadi lebih kuat.
__ADS_1
"Fiuh ... Energi racun ini luar biasa, aku akan bermeditasi disini untuk menyerap energi di sini, agar aku bisa meningkat."
[Gunakan mode tidur Tuan? Apa anda akan bermeditasi hingga energi di sini habis?]
"Ya, aku akan bermeditasi."
[Baik Tuan.]
Qin Chen berjalan untuk mencari tempat yang aman untuk bermeditasi. Di dalam hutan, ia berjalan masuk ke dalam sebuah gua yang tidak terlalu dalam di dalam gua.
Duduk di dalam gua dengan tubuh tegap dan tangan berkultivasi, Qin Chen lalu masuk ke dalam meditasi untuk waktu yang sangat lama.
Dalam gua, Qin Chen bermeditasi untuk waktu lama, ia tidak tahu akan selesai kapan, namun saat ia selesai, ia harap sudah bertubuh besar, agar pergi kemana-mana tidak kerepotan.
***
Di tempat lainnya, para Dewa telah menyebar kemana-mana atas apa yang terjadi sebelumnya, dimana ada meteor jatuh menghancurkan bumi dengan luas.
Berita tentang itu sudah menyebar luas sebelumnya, namun belum sampai di tempat Yu FeiFei maupun Qin Chen. Ia belum membaca berita terbaru tentang berita sebelumnya.
Di sisi lainnya, Yu FeiFei tengah berjalan kaki mencari Qin Chen di kota, dan sudah beberapa jam tidak mengetahui dimana Qin Chen berada sekarang, ia benar-benar bingung dengan hilangnya Qin Chen.
Meksipun sedikit jiwa Qin Chen berada di tempatnya, ia ingin mengatakan sebenarnya. Dimana itu adalah hal yang penting baginya.
Ia lalu berjalan keluar dari kota untuk mencari maupun menyusul Qin Chen, dimana ia sekarang adalah gurunya dan sekaligus guru romansa Qin Chen yang sekarang ini.
Dalam gelapnya gua, energi berwarna hijau racun membentuk aliran sungai masuk ke dalam tubuh Qin Chen saat ini.
[Memulai meditasi.]
[Untuk sementara waktu, Qin Qui akan melindungi Tuan di luar, agar bisa bermeditasi tanpa gangguan sedikitpun.]
Qin Qui sekarang membantu melindungi Qin Chen disaat ia sedang bermeditasi, karena hutan tersebut masih rawan akan monster-monster yang berkeliaran di sana.
Qin Chen, ia sudah duduk dengan sangat tenang tanpa beban pikiran, ia lalu memasukkan energi tersebut ke dalam Dantian miliknya, dan menyimpan energi lainnya untuk cadangan.
...
__ADS_1
*See You Again :)