Supreme God System

Supreme God System
Chapter 259 : Demon Heart!


__ADS_3

Dalam ruangan Istana, Qin Chen tengah terduduk di tahtanya sambil melihat proses pembangunan ulang Istana ini, para bayangannya bekerja sesuai instruksi yang Qin Chen berikan.


Waktu berjalan begitu cepat, katanya mereka akan datang sebentar lagi, tapi sudah 4 jam Qin Chen menunggu namun tak kunjung datang. Disana Qin Chen pergi menyusul mereka, karena takut ada apa-apa dengan mereka.


Menghilang dari tahtanya, ia pergi menuju ruang harta, dimana tempat mereka berdua berada mencari harta berharga.


Setibanya Qin Chen disana, ia melihat mereka berdua sudah memisahkan 2 wilayah, dimana satu tempat harta bagus, dan satunya biasa-biasa saja. Melihat hal tersebut, Qin Chen lalu berjalan mendekati istrinya.


"Kamu ini ... Aku sudah bilang agar tidak terlalu menggunakan banyak energi, jika kamu terjadi apa-apa bagaimana? Aku akan menjadi khawatir."


Qiu Yu Ran menundukkan kepalanya, karena saat ini sedang di marahi oleh Qin Chen. Yin'er mendengar itu ia lalu berkata.


"Ti- Tidak Ayah ... Ibu Yan tidak kelelahan, semuanya Yin'er yang menggunakan kekuatan, ibu Yan duduk disini untuk melihat harta bagus ... " Yin'er berkata seperti itu untuk membantu menjelaskan apa yang terjadi.


Qin Chen lalu melihat istrinya yang sedang menundukkan kepalanya, disana ia lalu berkata. "Apa benar yang dikatakan Yin'er?" Tanya Qin Chen.


Qiu Yu Ran mengangguk beberapa kali, ia tidak berani menjawab pertanyaan Qin Chen dengan suara miliknya. Saat Qin Chen melihat istrinya, ia lalu mengangkat tangannya, dan membelai rambut panjangnya.


"Baiklah ... Aku memarahimu karena aku khawatir jika kamu terjadi apa-apa, sempat itu terjadi, aku tidak akan memaafkan diriku sendiri, karena tidak bisa menjagamu." Ucap Qin Chen dengan nada yang lembut pada istrinya.


"Hmmmm ... Maaf, aku janji tidak akan membuatmu khawatir lagi."


Suaranya terdengar takut, dan juga sedih karena merasa bersalah, mendengar hal tersebut Qin Chen menghela sedikit nafas, lalu dia menariknya ke pelukannya.


"Baiklah, aku akan memegang janjimu ... Sekarang, kamu istirahatlah di kamar, energi dalam dirimu sudah hampir habis, aku akan memberikan energi yang cukup untuk kalian berdua ... "


Qiu Yu Ran hanya diam, ia mengikuti Qin Chen untuk membawanya ke kamar, untuk Yin'er, ia melanjutkan pencariannya mencari harta karun yang bagus.


***


Dalam kamar, Qiu Yu Ran duduk bersila dengan tangan bermeditasi, disana ia diminta Qin Chen melakukan meditasi untuk menerima energi bintang milik Qin Chen.


"Istri kecil, aku akan mulai ... "

__ADS_1


"Baik."


Setelah itu, Qin Chen mulai mengeluarkan energi bintang yang ia dapatkan dari ledakan Galaxy bagian Utara. Energi bintang tersebut di hisap oleh Qin Qui lalu di transfer kedalam tubuh Qin Chen.


Energi yang keluar dari dalam tubuh Qin Chen, kini terpancar keluar istana. Sehingga, orang-orang yang merasakan hal tersebut menjadi ketakutan bagi mereka.


Bukan karena Qin Chen sengaja, memang melainkan seperti itulah prosesnya. Jika dulu Qin Chen langsung memasukkan energi ke dalam tubuh istrinya, secara tidak langsung Qiu Yu Ran tidak bisa meningkatkan kekuatan.


Dengan energi yang begitu besar itu, Qiu Yu Ran mulai menyerap energi tersebut ke dalam tubuhnya. Dimana, Qin Chen membantu untuk menstabilkan energi dalam dirinya.


Proses tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga Yin'er akan sendirian di istana tersebut, karena ia merasakan energi besar. Dengan takut mendekati ruangan tempat ayahnya berada.


"Apa Ayah ada didalam? Tapi, ini adalah kamar ayah dan ibu ... " Gumamnya.


Yin'er, ia lalu duduk di bangku dekat ruangan ayah dan ibunya berada, disana ia menunggu ayahnya keluar. Karena ia ingin meminta sesuatu kepada ayahnya.


Qin Chen, kini tengah membantu menstabilkan energi istrinya. Ia melihat sudah ada banyak peningkatan kekuatan dalam dirinya, dimana energi tersebut sudah di bagi rata untuk anaknya.


Setelah 2 jam berlalu, Qin Chen akhirnya sudah selesai menstabilkan energi tersebut, sekarang ia sedang membantu istrinya yang tertidur pulas di atas tempat tidurnya.


***


Saat Qin Chen keluar dari ruangan tersebut, ia melihat putrinya sedang terbaring di atas kursi yang tidak jauh dari tempat Qin Chen berdiri. Melihat hal tersebut, Qin Chen merasa bahwa dirinya kurang bersama dengannya.


"Selama ini aku mementingkan diriku sendiri, bahkan aku tidak sempat meluangkan waktu untuk keluargaku ... Untuk sekarang, aku akan mengatur waktu untuk putriku, dan istriku ... "


Qin Chen lalu berjalan mendekati putri kecilnya yang manis, karena ia ingin menghabiskan waktu bersama selama istrinya sedang tidur. Untuk tugasnya, ia akan menyelesaikan malam hari.


Setibanya dia di dekatnya putrinya, Qin Chen jongkok di sampingnya dimana putrinya tertidur di atas kursi. "Yin'er ... "


Ia menyentuh pipinya sambil membangunkan putrinya, hal hasil tidak ada jawaban dari putrinya. Melihat hal tersebut, Qin Chen hanya bisa menghela nafas, karena putrinya pasti kelelahan mencari harta.


Qin Chen lalu mengangkatnya untuk membawa putrinya ke dalam kamar, di lorong istana yang sepi tanpa penghuni, Qin Chen berjalan sendiri lalu masuk ke dalam ruangan.

__ADS_1


Dengan lembut, Qin Chen menurunkan putrinya di atas tempat tidur, lalu menyelimuti tubuhnya dengan selimut tebal yang sudah sepenuhnya milik Qin Chen.


Karena Istana dibangun ulang menggunakan formasi sihir, jadi semuanya sudah selesai begitu cepat. Setelah selesai, ia lalu memberikan kecupan manis di keningnya.


Saat hendak pergi, tangan Qin Chen di tahan oleh tangan putrinya, dimana ia melihat putrinya yang sekarang ini seperti sedang ketakutan.


"Ayah ... Ayah ... "


Yin'er terus memanggilnya dengan suara taku bercampur sedih, melihat hal tersebut Qin Chen tidak tahu apa yang dimimpikan oleh putrinya sendiri tentang dirinya.


Tidak bisa meninggalkan keadaan seperti ini, Qin Chen lalu duduk disampingnya untuk menenangkan mimpi buruk yang di alami oleh putrinya.


Selama beberapa menit berlalu putrinya tenang, namun ketenangan tersebut berubah menjadi seperti semula. Yin'er memangil ayahnya terus-menerus di dalam ruangan tersebut.


"Yin'er ... Ini Ayah ... Kenapa denganmu." Qin Chen yang awalnya tenang, kini menjadi khawatir dengan keadaan putrinya.


Qin Chen mencoba membangunkannya namun tidak bisa, seperti ada seseorang yang menarik putrinya ke dalam jurang putus asa.


"Qin Qui, apa yang sebenarnya terjadi." Tanya Qin Chen dengan nada marah.


[Demon Heart!]


Qin Chen terdiam mendengar kata-kata tersebut, ia mengetahui tentang Demon Heart di dalam buku novel miliknya dulu, dimana itu adalah kekuatan iblis yang mengarah pada hati manusia.


"Demon Heart adalah kekuatan Iblis hati yang membawa mereka ke dalam mimpi buruk hidup mereka, sehingga mereka akan kehilangan kendali akan dunia mimpi, dan bangun menjadi seorang Iblis!" Qin Chen berbicara sambil menahan marahnya.


Qin Chen melihat putrinya sedang di hantui oleh Demon Heart, dimana hatinya sedang di ganggu oleh Demon untuk menuju jalan Iblis, Qin Chen tidak bisa menerima semua ini.


Ia melihat putrinya yang sekarang ini adalah kesalahannya, karena waktu yang dihabiskan untuk putrinya sangat sedikit, bahkan untuk istrinya sama halnya.


[Tuan, lebih baik Anda pergi ke Alam mimpi, dan menghancurkan Demon Heart, dengan begitu putri Tuan akan selamat.]


"Lakukan!"

__ADS_1


...


*Thanks You For Reading*


__ADS_2