Supreme God System

Supreme God System
Chapter 167 : [PMP] Kematian Kaisar Bi (7)


__ADS_3

Lautan bintang kini menjadi kehancuran dimana-mana, orang-orang dari Alam Immortal tertinggi terluka parah. Ada banyak orang-orang yang mati terkena ledakan besar yang terjadi barusan.


Sedangkan di sisi Kaisar Bi, mereka masih berusaha keras menahannya dengan segala kekuatan yang mereka miliki. Pertempuran yang awalnya adalah prajurit melawan prajurit, kini berbanding terbalik.


Qin Chen turun tangan dengan menekan dua sisi dengan kemampuannya. Bahkan, kedua sisi tidak memiliki perlawanan balik untuk menyerang Qin Chen yang tengah berdiri di sana, mereka semua yang tidak menyangka akan berhadapan dengan Monster Kuno yang bisa melahap Langit dengan kedua tangannya.


Qin Chen sengaja untuk tidak membunuh mereka, karena ia ingin memperingati Dewa di Alam Immortal tertinggi. Karena Qin Chen cepat atau lambat akan membunuh para Dewa yang berada di Alam Immortal.


Dari jauh, Qin Chen melihat mereka semua yang terluka parah, ia hanya tersenyum tipis lalu dengan mengeluarkan sebuah volume suara yang cukup keras, suara itu akan terdengar oleh orang-orang yang tengah terluka di sana.


Sebelum berbicara, Qin Chen mengambil nafas pendek untuk menyegarkan paru-parunya. "Berani melihatku bertempur, berarti kalian memiliki kemampuan! Tapi sayangnya, kalian semua sangatlah lemah!"


Suara Qin Chen terdengar di Langit berbintang, mereka semua yang mendengar suara Qin Chen merendahkan diri, kini kedua gigi saling mengertak satu sama lainnya. Berpikir untuk melawan dengan luka separah itu, mereka menahan amarahnya.


Tapi tidak untuk satu orang yang marah dengan melesat langsung ke arah Qin Chen, ia mengumpulkan seluruh kekuatan yang ia miliki di pukulan yang akan di arahkan ke arah Qin Chen.


Satu orang yang bertindak, semua orang menjadi pucat dengan semuanya, di sisi Qin Chen yang tengah berdiri, ia melihat orang tersebut melesat dengan sangat cepat menuju ke arahnya.


Wushh!


Suara hembusan angin yang Qin Chen ciptakan dengan kecepatan tinggi mengarah ke orang tersebut. Kini Qin Chen lagi bersenang-senang, ia ingin sekali menendang seseorang hingga meremukkan tulang-tulang mereka.


Menembus batu bintang yang hancur, Qin Chen melesat lebih cepat darinya. Pada saat Qin Chen tepat di depan matanya, pergerakan yang ia berikan kepada Qin Chen menjadi jutaan kali lebih lambat dari waktu sebenarnya.


Dari sisi kaki kanannya, Qin Chen melesatkan kakinya menendang bagia perut orang yang kurang ajar di hadapan Qin Chen.


Tendangan yang menggunakan tubuh Kaisar Dewa Azure Dragon, kini orang itu mengeluarkan banyak darah dari mulutnya. Tulang-tulang bagian terdalam tubuhnya hancur berkeping-keping, bukan hanya disitu saja, Dantian maupun Meridian hancur dengan sekali serangan.

__ADS_1


"Mati!"


Satu kata yang keluar dari bibir Qin Chen, maka itu akan menjadi malapetaka bagi orang yang dihajar Qin Chen. Di tempat Qin Chen mulai terdengar suara hembusan angin yang melesat begitu cepat menerjang bintang-bintang.


Boom! Boom!


Nada-nada ledakan terus terdengar oleh mereka semua. Tidak terukur jumlahnya bintang yang hancur di pertempuran yang dilakukan oleh kedua Kaisar Alam Immortal rendah. Mereka semua menelan ludah mereka masing-masing dengan wajah pucat akan kematian.


***


Di lain sisi, Kaisar Bi yang dari tadi mengisi kembali energinya, ia kini mulai bergerak kembali dengan serangannya yang sangat besar untuk menghentikan serangan Qin Chen. Ia mulai melayang ke atas dengan wajahnya yang mulai berubah menjadi emas.


Kaisar Bi perlahan-lahan menjadi lebih besar, tidak tahu Seni apa yang ia gunakan, Seni itu bisa menekan seorang kultivator di bawah Ranah Celestial Immortal.


Qin Chen yang dari kejauhan melihat Kaisar Bi mulai menggunakan semua kemampuan yang ia miliki, sekarang Qin Chen benar-benar terhibur, meskipun kurang kuat. Setidaknya, ia bisa bersenang-senang melawan musuh yang lumayan kuat.


Tangannya mulai kedepannya dengan sangat berani melawan serangan Qin Chen. "Telapak Dewa Emas!" Teriak Kaisar Bi.


Melihat Kaisar Bi serius menyerang Pedang Dewa miliknya, ia mengangkat tangannya ke atas Langit dengan gerakan energi yang memutar di atas langit-langit, Qin Chen melontarkan dua serangan Telapak Dewa.


Swoosh!


Dari atas langit muncul dua Telapak berwarna emas, warna yang sama namun berbeda dengan kekuatannya. Prajurit Kaisar Bi yang melihat Qin Chen benar-benar gila ingin membunuh mereka dengan cara menggunakan tiga kekuatan yang besar secara bersamaan.


Ketiga serangan Qin Chen mulai menyerang dengan kecepatan tinggi, mereka semua terlempar jauh dari tempat mereka berdiri sebelumnya, kini ketiga serangan menjadi satu untuk menyerang satu kekuatan lemah.


Boom!

__ADS_1


Saat keempat serangan saling bertabrakan, sebuah ledakan super besar terjadi sekali lagi. Ledakan kali ini mencakup Miliran kilometer dari tempat mereka semua berdiri.


Ledakan tersebut telah menyapu bersih bintang-bintang di wilayah Utara yang dipimpin oleh Kaisar Bi, guncangan tersebut membuat Dewa Galaxy merasakan kehancuran Galaxy lagi di bagian Utara.


***


Alam Immortal Tertinggi, Wilayah Utara Dewa Galaxy Great We.


Di wilayah Dewa Galaxy Great We, bisa dilihat dengan mata kepala sendiri, bahwa disana memiliki pemandangan yang menakjubkan dengan banyak energi yang begitu padat di mana-mana. Bisa dibilang bahwa seluruh wilayah yang mencakup miliaran kilometer memiliki energi yang begitu padat, berbeda dengan Alam Immortal rendah yang memiliki energi standar.


Alam semesta berbentuk bulat seperti balon atau bisa disebut dengan Universe Bubble yang tak terukur jumlahnya, di bagian tengah Alam Semesta adalah Alam Immortal tertinggi yang sekarang ini berada di wilayah Dewa Galaxy Great We, sedangkan di pinggir Alam Immortal tertinggi adalah Alam Immortal rendah yang dipimpin oleh empat Kaisar Immortal.


Istana Dewa Galaxy kini mendapatkan berita tentang kehancuran Galaxy lagi, berita itu terdengar oleh Dewa Galaxy Great We yang dari kemarin masih kesal dengan kehancuran Galaxy nya. Bahkan sampai sekarang belum ada berita tentang orang yang menyebabkan kehancuran tersebut.


Saat mendengar bahwa Galaxy miliknya hancur lagi, kini Dewa Galaxy Great We sekali lagi mendengar hal itu, ia dengan cepat menuju ke tempat kehancuran Galaxy untuk menangkap orang yang menghancurkan Galaxy miliknya.


***


Sedangkan di tempat Qin Chen berada, Kaisar Bi tewas dengan cara lenyap dari Semesta ini beserta prajurit yang ia bawa dari Alam Immortal. Di lautan bintang yang hancur, Qin Chen melihat sudah banyak bintang maupun Galaxy yang hancur dalam pertempuran kali ini.


Ia melihat ke arah pasukannya yang mengalami kerusakan besar di Profound Ark, dan banyak orang-orang yang mati karena serangan miliknya sendiri.


Aku tidak bisa menahan kekuatanku! Jika begini terus, pasukan yang kubawa akan mati karena ulahku sendiri!


Qin Chen bergumam sendiri di sana, karena urusan di wilayah Utara sudah selesai, ia meminta Qin Qui untuk mengirimkan suaranya di seluruh bintang abadi di wilayah Utara. "Qin Qui, bisa kamu kirimkan suaraku di seluruh bintang abadi di wilayah kekuasaan Kaisar Bi?"


[ Bisa Tuan. ]

__ADS_1


...


*Thanks You For Reading*


__ADS_2