
Didalam sebuah kedai, kini Qin Chen menyantap makanan yang ia pesan sebelumnya, Qin Chen memesan lagi untuk ia santap, tidak lupa memesan untuk Qin Qui di dalam dirinya. Karena mau bagaimanapun, Qin Qui harus merasakan ramen favorit Qin Chen.
Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya mereka berdua selesai makan bersama, sudah menghabiskan 8 mangkuk ramen sendirian adalah jalan Qin Chen sebenarnya.
Qin Chen yang duduk dengan perut yang kenyang, karena terisi oleh ramen porsi besar yang ia pesan. Sedangkan Su'er, ia hanya menghabiskan 2 mangkuk ramen, karena ia tidak bisa makan terlalu banyak.
Ia yang berdiri, lalu mengeluarkan uang untuk membayar makannya. "Ini paman.."
"Terimakasih sudah berkunjung disini, jangan lupa datang lagi.."
Pemilik kedai mengambil uang yang Qin Chen berikan, Ia juga sangat rama dengan Qin Chen seakan sudah saling kenal. Qin Chen di sana lalu mengatakan, "Tentu paman, aku akan mampir lagi kesini."
"Baiklah.."
Setelah membayar semua pesanannya, kini mereka berdua berjalan keluar dari sana. Saat ini Su'er memakai pakaian Qin Chen, ia seperti wanita tomboi, saat ia menggunakan pakaian Qin Chen.
Ia yang melihat itu, "Su'er, sekarang kita cari pakaianmu, setelah selesai itu. Aku masih ada urusan, jika kamu mau pulang ke apartemen, kamu bisa pulang. Jika tidak, kamu bisa ikut denganku untuk menyelesaikan masalah.."
"Masalah? Masalah apa itu?" Tanya Su'er dengan bingung.
"Rahasia.. jika kamu ikut aku, mungkin akan tahu, tapi untuk wanita sepertimu, mungkin akan takut saat melihat darah.." Ujar Qin Chen.
"Aku bukan wanita lemah! Hmph! Aku bisa membunuhmu dengan tanganku sendiri disini!" Balasnya dengan nada marah kepada Qin Chen.
Qin Chen tersenyum mendengarnya, karena Su'er mengatakan bahwa bisa membunuh dirinya dengan cara sendiri, pada saat bersamaan, Qin Chen mendapatkan sesuatu untuk menggoda cara membunuhnya. "Apa itu membunuhku di atas ranjang? Aku takut, kamu akan kalah dalam 1 jam di atas ranjang.."
Qin Chen berbicara dengan suara menggoda, ia mengatakan hal itu di samping telinga Su'er di sampingnya.
Sedangkan Su'er, ia mendengar itu, tiba-tiba wajahnya menjadi memerah, karena Qin Chen mengatakan hal bodoh yang seharusnya tidak dikatakan.
Dengan gugup ia mengatakan, "A-apa yang kamu katakan.. a-aku tidak selemah itu.."
Saat Su'er mengatakan itu, ia langsung menutup mulutnya karena salah mengatakan kepada Qin Chen. Qin Chen yang mendengar itu tersenyum, lalu mengatakan. "Hehehehe... Nanti malam, kamu akan menemaniku sampai pagi, jangan sampai tidur loh.. karena kamu sudah mengatakan tidak lemah.. dan seperti mau memberikannya padaku.."
__ADS_1
Qin Chen berbicara dengan suara menggoda di samping telinga, tidak bisa mengelak lagi, karena Su'er malah membuka untuk Qin Chen. Ia yang sekarang menjadi gugup dengan Qin Chen, karena tidak bisa berbicara lagi.
Sekarang, Qin Chen memegang pinggangnya dengan merapatkan ke tubuhnya, ia membawa Su'er terbang menuju tempat penjual pakaian, atau tempat Mall berada di Kota Beijing.
Mereka terbang menuju Mall, dimana tempat untuk belanja pakaian, tidak butuh waktu lama, karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari sana, dan Qin Chen pergi dengan cara terbang, jadi lebih cepat dari pada menggunakan taxi.
***
Kota Beijing, Mall
Sekarang Qin Chen yang turun dari atas langit-langit membuat keributan di Mall tersebut. Ia turun dari atas kebawah hingga menyentuh tanah di sana.
Banyak orang-orang yang melihat, namun Qin Chen mengabaikan mereka semua. Dalam hal ini, ia tidak melakukan gerakan apapun, karena sedang bersama wanita polos, tapi jika ia dihina maka mereka akan mati.
"Ayo, kita kedalam untuk mencari pakaianmu.."
"Hmmm"
Mereka berjalan masuk kedalam dengan langkah kaki yang kecil dimana Qin Chen kini mengandeng tangan Su'er, karena disana sangat ramai, jadi harus bergandengan agar tidak hilang.
Di tempat penjual pakaian wanita, kini Qin Chen mencari pakaian yang cocok untuk Su'er, ia juga mencari sendiri untuk dikenakan. Mulai dari bagian dalam hingga bagian luar.
Qin Chen yang hanya memilih pakaian yang dimatanya sangat cocok untuk Su'er, meksipun pilihan Qin Chen sedikit aneh dengan sifatnya yang sekarang ini.
Sedangkan di ruang ganti, Su'er sedang menganti pakaian dengan pakaian yang Qin Chen pilih, selang beberapa menit berlalu, ia berjalan keluar dari ruang ganti.
Sret!
Saat penutup ruang ganti dibuka, disaat itu pula Qin Chen melihat Su'er yang keluar dengan pakaian pilihannya. Pada saat itu pula, Qin Chen terdiam melihat Su'er yang awalnya wanita tomboi, sekarang berubah menjadi wanita cantik yang anggun.
Su'er mengangkat tangannya, lalu menghela rambutnya dengan jari tangannya di samping telinganya. "Ba-bagaimana? Apa pakaian ini cocok denganku?"
Qin Chen menutup hidungnya agar tidak mimisan melihat Su'er, ia lalu mengangkat tangannya dan memberikan jempol kepada Su'er, "Bagus.. sangat cocok denganmu.. tidak ada yang lebih cocok selain kamu.."
__ADS_1
"Benarkah? Apa sangat cocok?"
"Tentu, kamu yang terbaik menggunakan pakaian tersebut."
Su'er senang bahwa dirinya cocok dengan pakaiannya, ia lalu mencoba mengganti semua pakaian yang dipilih sebelumnya, karena ia mau memperlihatkan kepada Qin Chen.
Setelah 1 jam berlalu di Mall, mereka sudah banyak membeli pakaian dan barang-barang perlengkapan wanita, tidak tahu berapa banyak uang yang ia habiskan untuk Su'er, tapi semuanya tidak sebanding dengan pengorbanan Su'er terhadap Qin Chen.
Meskipun istri di rumah tidak membutuhkan me up, karena kecantikan yang ia miliki sangatlah murni dari lahir. Jadi, istrinya di rumah tidak membutuhkan apapun untuk kecantikannya.
Karena sudah selesai belanja, mereka berdua keluar dari Mall, karena Qin Chen memiliki urusannya. Keluarga Han, yang masih ada akan lenyap kali ini, karena ia tidak mau meninggalkan sebua keluarga yang memiliki sifat jahat.
'Keluarga Han! Setelah ini, kalian semua tidak akan bisa melihat matahari lagi di bumi! Karena aku tidak ingin membuat penyesalan!'
[ Tuan, penekanan satu dunia apa akan tuan lakukan setelah menyelesaikan masalah dengan keluarga Han? ]
'Ya, karena setelah itu, aku akan menekan satu duni ini agar mereka semua di Bumi patuh denganku!'
[ Baiklah, saya akan menyiapkan semuanya. ]
Qin Chen mengobrol dengan Qin Qui di dalam pikirannya, karena Qin Qui sudah memiliki tubuh dimana ia mulai terbiasa berbicara santai kepada Qin Chen.
Setelah mereka berdua keluar dari Mall, Qin Chen membawa Su'er untuk ikut menyelesaikan masalahnya, sebelum pergi, Qin Chen melihat sebuah es krim di pinggir jalan.
Melihat es krim, ia lalu membawa Su'er kesan untuk membelinya, karena sudah lama sekali Qin Chen tidak mencicipi es krim lagi. Di dunia kultivator tidak ada namanya es krim, selain di bumi, tidak ada lagi yang jualan es krim.
Ia yang di bawa Qin Chen ke tempat penjual es, sekarang Su'er menjadi bingung dengan Qin Chen. Sesampainya mereka di tempat penjual es krim, Qin Chen disana lalu mengatakan. "Su'er, kamu pilihlah es krim yang kamu suka, karena aku sudah lama tidak mencicipi es krim.."
"Ya.."
Su'er mengambil es krim yang ia suka, sedangkan Qin Chen yang saat ini tengah mengambil es krim coklat dengan taburan kacang di sekitarnya. Ia lalu membayar es krim tersebut pada penjual es krim yang berada di depannya.
...
__ADS_1
*Thanks You For Reading*