
Di lapisan pertama sudah banyak orang-orang dari lembah racun menjaga perbatasan, orang-orang yang ingin memasuki hutan beast di halang oleh mereka semua. Sedangkan Fu Yu Ting, ia masuk menggunakan jalan rahasianya sendiri, dan untuk Qin Chen, ia masuk tanpa sadar sudah berada di hutan beast.
Jauh di kedalaman hutan beast lapisan pertama, terlihat dua pemuda yang sedang berjalan kaki menuju aliran sungai di dekat mereka. Kedua pemuda yang tampan dengan paras wajah yang dingin dan satunya biasa saja.
"Senior? Kira-kira kita mau menuju ketempat mana? Ini adalah jalan menuju sungai yang mengalir dari tempat keluarnya pasir berlian." Tanya Fu Yu Ting dengan bingung.
Qin Chen tersenyum tipis mendengar pertanyaan Fu Yu Ting, "Ikuti saja, dan kau akan mengerti kenapa kita akan ke aliran sungai yang mengarah ke tempat keluarnya pasir berlian." Balas Qin Chen dengan nada biasa.
Fu Yu Ting terdiam mendengar perkataan Qin Chen, ia sama sekali tidak paham dengan rencana yang Qin Chen buat. Ia hanya melihat mereka berdua berjalan menuju aliran sungai tempat di ujung sungai yang di jaga Panatua Ju Xue untuk mendapatkan pasir berlian.
Sepanjang perjalanan, mereka berdua melawan beberapa hewan beast yang menghalang mereka berdua. Qin Chen hanya bisa melawan dengan biasa saja, ia melakukan semua ini untuk menggerakkan tubuhnya yang jarang sekali menggunakan kekuatan fisiknya.
Saat mereka berjalan di tengah hutan, tiba-tiba dari arah samping mereka muncul hewan beast tingkat Bumi awal. Hewan itu melihat Qin Chen dengan tatapan tajam, hewan mirip seperti kelinci tapi bukan kelinci, tapi hewan itu bukan kelinci biasa.
Hewan beast berwarna kuning dengan 2 garis hitam di wajahnya, memiliki sebuah ekor seperti petir, dengan ukuran tubuh tidak terlalu besar dan tinggi, hewan itu memiliki ukuran 0,4 m. Saat Qin Chen melihat hewan yang sangat familiar di kehidupan di buminya.
"Khuhuhu... Ternyata hewan selucu ini ada di hutan beast, jika ku berikan pada Ru'er, mungkin dia akan senang." Ucap Qin Chen.
Qin Chen berjalan mendekati hewan tersebut dengan tatapan matanya yang seakan-akan adalah Penguasa para beast. Hewan beast melihat Qin Chen yang menatapnya membuat hewan tersebut merasakan ketakutan saat melihat Qin Chen. "Menurut lah, dan jadi hewan baik!" Ucap Qin Chen dengan suara yang terdengar kecil, tapi suara itu seakan-akan menekan dirinya.
Hewan kecil di depannya berdiri dengan mengangguk kepalanya beberapa kali dengan cepat, hewan tersebut sangat ketakutan melihat Qin Chen. Sedangkan Fu Yu Ting melihat hewan beast seperti ketakutan melihat Qin Chen, membuat ia menjadi bingung dan bertanya-tanya.
Setelah ia menundukkan hewan kecil di depannya, ia mengambilnya dengan tangannya lalu ia melanjutkan perjalanan menuju sungai. Selang beberapa menit kemudian, mereka akhirnya sampai di tepi sungai yang mengalir.
"Baiklah, kita hanya memiliki waktu beberapa menit lagi, sekarang kita akan mulai disini saja. Kau siapkan jaring untuk mengambilnya." Ucap Qin Chen kepada Fu Yu Ting.
Tanpa pikir lagi, ia mengeluarkan jaring yang dimana untuk mengambil pasir berlian yang akan keluar. Qin Chen mengeluarkan batu roh untuk menggunakan Array Pemindahan Surga dan Bumi di sungai.
__ADS_1
Ia melemparnya di segala sisi, setelah Qin Chen melempar batu roh di tempat yang sudah ia tentukan, ia mulai menggunakan Array Pemindahan Surga.
"Array Pemindahan Surga dan Bumi, Aktif!"
Hembusan angin mulai terasa dengan kilatan cahaya berwarna ungu mengelilingi tempat Qin Chen berada, kilatan tersebut di ciptakan oleh batu roh yang Qin Chen letakan di posisi mereka masing-masing.
Qin Chen mulai menghantam tanah dengan Array nya untuk memindahkan keluar nya pasir berlian ke arah mereka. Dengan begitu, ia akan mendapatkan semua pasir berlian tanpa tersisa satupun di tempat Panatua Ju Xue.
Cahaya emas seperti aliran sungai mulai menyebar di seluruh tempat yang mereka berdiri, mulai terlihat formasi yang begitu rumit di tanah terukir, Fu Yu Ting tidak tahu Array yang digunakan Qin Chen. Tapi yang jelas ia berpikir bahwa Array ini adalah Array hebat yang pernah ia temui.
Perlahan tanah di dekat Qin Chen mulai bergetar hebat dengan pergerakan Inti Bumi yang bergerak berubah menjadi ke tempat Qin Chen. Melihat pergerakan Inti Bumi sudah di arahnya, ia tersenyum puas dengan semuanya.
...
Di sisi Panatua Ju Xue, ia terkejut dengan perubahan aura di sekitarnya yang tiba-tiba menjadi dingin, yang sebenarnya adalah hangat, sekarang malah berubah menjadi dingin mengelilinginya. Melihat bahwa pasir berlian nya sudah dipindahkan ke tempat lain dengan cara curang membuat Panatua Ju Xue marah.
Sebelum pasir berlian nya di curi, ia merasakan ada pergerakan energi di perbatasan antara lapisan pertama dengan lapisan kedua. Karena Panatua Ju Xue curiga dengan gerakan energi disana, ia langsung melesat pergi dari sana dengan cepat.
"Tunggu aku pencuri sialan! Aku akan membunuhmu!" Ucap Panatua Ju Xue di atas langit dengan keras.
Panatua Ju Xue terbang menuju ke arah Qin Chen dan Fu Yu Ting berada, ia pergi kesana karena merasakan bahwa energi yang ia rasakan sebelumnya, adalah tempat dimana pencuri pasir berlian berada.
...
Di tempat Qin Chen, ia sedang melihat pasir berlian yang melayang di depannya, pasir tersebut bersinar sangat terang dengan memancarkan energi dari dalam dirinya. "Cepat ambil semuanya, setelah itu kita pergi ke lapisan kedua! Ada orang yang datang kesini dengan sangat cepat!" Kata Qin Chen.
Fu Yu Ting, ia masih tercengang melihat semua pasir berlian yang berada di depannya, di dalam hatinya mengikuti Qin Chen memang tidak salah, karena ia mendapatkan pasir berlian sebanyak ini.
__ADS_1
Mendengar Qin Chen mengatakan ada yang datang, ia cepat-cepat melempar jaring nya untuk mengambil semua pasir berlian di depannya. Selang beberapa detik kemudian, ia sudah mendapatkan semuanya.
"Bagaimana selanjutnya senior? Apa kita pergi ke lapisan kedua?" Tanya Fu Yu Ting.
"Benar, untuk menghindari orang itu sementara." Balas Qin Chen.
Sebenarnya Qin Chen malas menggunakan drama seperti ini, tapi ia harus melakukannya untuk kepentingan juga. Tapi jika ia bertemu dengan Panatua Ju Xue sebelum masuk ke lapisan kedua, mau tidak mau Qin Chen akan melawannya.
Mereka berdua setelah memutuskan untuk pergi lapisan kedua mulai berjalan, dengan langkah kaki yang begitu besar, mereka berjalan menuju lapisan kedua. Jarak antara sungai dan lapisan kedua tidak jauh, karena sungai tersebut seperti pembatasan antara 2 lapisan.
Perjalanan masuk ke lapisan kedua akhirnya berhasil, mereka berdua sampai di lapisan kedua dengan cepat dari perkiraan Qin Chen, ini bukan karena ia takut melawan Panatua Ju Xue, melainkan ini permainan Qin Chen yang pura-pura lemah sementara.
Khuhuhu.. jarang sekali aku bermain trik seperti ini! Jika bukan karena mu, mungkin aku akan langsung datang!
[ Benar Tuan ]
Tidak tahu kenapa, ia sepertinya menyukai permainan trik kecil, walaupun ini belum seberapa tapi ini sudah menghibur Qin Chen yang sudah terlalu kuat untuk melawan Dewa.
...
*Thanks You For Reading*
*Ilustrasi Qin Chen*
( Note : Ilustrasi nya belum ketemu, setidaknya ini adalah yang hampir mirip dengan pikiran author bagaimana penampilan nya Qin Chen )
__ADS_1