
Masih kediaman Qin, disana para pelayan masih bolak-balik mempersiapkan acara pernikahan Tuan Muda Qin. Acara ini memang sangat mendadak, bahkan ayahnya sampai dibuat bingung mau memberikan hadiah apa.
Sedangkan di tempat ibunya, disana Qiu Yu Ran bersama Ru'er, dan ibunya Qin Chen yang sedang mencari pakaian pengantin yang pas untuk Qiu Yu Ran.
Semua pakaian yang ada di kamar ibunya Qin Chen adalah pakaian yang ia buat sendiri untuk di gunakan calon pengantin putranya. Karena ia sangat pengertian, dan juga sangat memanjakan Qin Chen.
"Coba pakaian ini, ibu ingin melihatnya.." Ucap ibunya dengan lembut.
Melihat pakaian pengantin yang diberikan olehnya, Qiu Yu Ran mengambil dengan lembut, disana ia di minta untuk menganti pakaian untuk melihat kecocokan pakaian.
Sedangkan Ru'er, ia sedang duduk sambil makan yang telah di buatkan oleh ibunya. Ia melihat istri kakaknya, dan juga adik kecilnya nantinya yang dimana dia akan menjadi kakak.
Qiu Yu Ran menganti pakaian di dalam sana, ia menganti pakaian karena di minta oleh ibu mertua. Jadi mau bagaimana lagi, meskipun ia masih gugup dengan ibu Qin Chen, tapi ia memberanikan diri untuk lebih dekat.
Ia disana mulai melepaskan pakaiannya satu-persatu dengan perlahan. Sedangkan ibu Qin Chen melihat dengan tersenyum, karena ia berpikir tentang Qin Chen memilih wanita cantik.
Bahkan aku belum mengajarinya cara mencari wanita cantik! Tapi Chen'er sudah bisa mencari wanita cantik, pantas saja Chen'er tergoda, kalau bentuknya sempurna seperti ini!
Ibunya berbicara didalam hati dengan melihat Qiu Yu Ran menganti pakaian, ia memaklumi Qin Chen yang tergoda dengan bentuk tubuh Qiu Yu Ran, dan bahkan kebablasan hingga Qiu Yu Ran mengandung anaknya.
Di kediaman Qin yang sibuk akan persiapan pernikahan, dan Qiu Yu Ran yang mencoba semua pakaian yang akan di berikan oleh ibu Qin Chen.
***
Sedangkan Qin Chen yang tengah tertidur pulas di bantal Surgawi yang sangat empuk, dan juga lembut. Tidurnya sangat nyaman, karena suara seruling Qin Qui, dan ditambah dengan hembusan angin kecil yang mendinginkan tubuhnya.
Ia yang membuat keributan, ia juga yang bersantai bukan membantu mempersiapkan pernikahannya. Karena Qin Chen ingin beristirahat sebentar, sebelum ia membantu, setidaknya ia bisa beristirahat sejenak.
Dalam mimpi, Qin Chen di dalam mimpinya ia tidur juga, karena ia mengistirahatkan jiwanya yang sudah banyak melihat hal tidak baik, keduanya tertidur pulas.
Qin Qui yang memangku Qin Chen, ia melihat wajahnya yang tampan dengan polosnya tidur di pangkuannya. Ia tersenyum senang yang mengartikan lainnya yang tidak diketahui apa maksudnya.
__ADS_1
4 Jam Kemudian.
Sudah 4 jam Qin Chen tertidur, ia akhirnya mulai membuka matanya dengan perlahan. Pada saat itu, ia melihat Qin Qui yang berada di hadapannya dengan wujud manusianya.
"Qin Qui? Apa itu kamu?" Tanya Qin Chen.
"Benar Tuan, ini Qin Qui, apa ada sesuatu yang aneh?" Balas Qin Qui.
Qin Chen hanya menggelengkan kepalanya, ia lalu beranjak untuk duduk di hamparan bunga. Qin Chen lalu melihat Qin Qui yang disampingnya, dimana ia tidur di pangkuannya selama beberapa jam kedepan.
"Terimakasih, karena sudah menjadi bantal untuk disaat aku tidur.."
"Sama-sama Tuan."
Ia yang melihat Qin Qui disampingnya yang duduk dengan manis sambil melihat Qin Chen. Melihat dirinya, Qin Chen mengusap kepala Qin Qui dengan lembut.
Qin Qui hanya diam di usap kepalanya dengan lembut oleh Qin Chen, ia tidak melawan melainkan senang. Qin Chen melihat Qin Qui senang di usap kepalanya, ia ikut senang dengan melihat Qin Qui senang.
"Qin Qui akan kembali ke dalam tubuh Tuan, karena di dalam tubuh Tuan lebih nyaman, di banding di luar." Balasnya.
Qin Chen tersenyum lalu ia membiarkan Qin Qui masuk ke dalam tubuhnya, setelah Qin Qui masuk kedalam tubuhnya, ia melesat terbang ke kediaman untuk membantu mempersiapkan pernikahannya yang akan diadakan besok pagi.
***
Setibanya di kediaman, Qin Chen melihat bahwa kediamannya sudah selesai di persiapkan, mulai dari hiasan-hiasan pernikahan. Bahkan seluruhnya sudah selesai, ia yang dari atas mulai turun kebawah dengan perlahan untuk melihat semuanya.
Qin Chen berjalan di kediaman yang telah di persiapkan untuk pernikahan. Ia berjalan kaki menuju lebih dalam kediaman, setelah didalam kediaman, ia melihat banyak prajurit dan juga pelayan yang terduduk di mana-mana.
Mereka semua kelelahan karena mempersiapkan acara pernikahan Qin Chen. Sedangkan Qin Chen yang baru datang, kini mereka semua melihat ke arah Qin Chen yang tengah berjalan kaki.
Qin Chen disana mengeluarkan Auranya untuk membuat mereka semua tidak kelelahan lagi, dengan Aura penyembuhan miliknya, seharusnya sudah membuat mereka semua tidak kelelahan.
__ADS_1
Tiba-tiba dari tubuhnya keluar Aura berwarna hijau muda, Aura itu menyebar luas di kediaman Qin. Dengan cepat menyebar, dan membuat seluruh penghuni kediaman Qin menjadi bersemangat lagi. Mereka semua tidak kelelahan lagi, melainkan bersemangat untuk melakukan kegiatan lainnya.
Setelah selesai itu, ia pergi ke kediaman ibunya. Karena ia ingat bahwa Qiu Yu Ran dibawa ibunya tidak tahu kemana, tapi yang jelas mereka pasti berada di sana.
Setibanya di kediaman ibunya, disana ia melihat mereka yang sedang duduk sambil menikmati teh, dan beberapa cemilan. Di sampingnya juga ada kedua saudarinya yang tengah duduk bersama di kediaman ibu Qin Chen.
Qin Chen yang melihat mereka semua disana yang tengah duduk, ia memutar kembali dan menuju ke kediaman miliknya sendiri. Karena ia besok akan menikah dengan Qiu Yu Ran.
Malamnya, Qiu Yu Ran yang kembali dari kediaman ibunya, ia pergi ke kediaman Qin Chen untuk melihat Qin Chen sudah kembali atau belum, saat ia sampai di tempat kediaman Qin Chen.
Qiu Yu Ran mendorong pintu dengan perlahan, dan ia melihat Qin Chen yang tengah tidur di atas tempat tidurnya. Melihat itu, ia berjalan masuk kedalam untuk tidur, karena hari sudah larut malam.
Setelah sampai di dekat Qin Chen, ia mulai duduk di sampingnya Qin Chen dengan perlahan ia tidur di sampingnya. Sedangkan Qin Chen yang pura-pura tidur disana, ia lalu memeluk Qiu Yu Ran dengan lembut.
Qiu Yu Ran lantas terkejut merasakan tangan yang memeluk tubuhnya, pada saat ia memutar tubuhnya, ia melihat Qin Chen yang melihatnya dengan pandangan senang.
"Kamu belum tidur?"
"Besok adalah pernikahan kita, bagaimana bisa aku tidur tenang disaat aku menikahi wanita secantik dirimu." Balas Qin Chen.
Didalam kamar Qin Chen, ia mendengar suaranya yang membuat ia senang, ia lalu memberikan ciuman bibir kepada Qin Chen. Ini semua karena ia sangat senang untuk semuanya.
Qin Chen yang merasakan bibir Qiu Yu Ran yang menyatu dengan bibirnya, ia hanya terdiam untuk menerimanya. Selang beberapa menit kemudian, ia melepaskan ciumannya, karena ia sedikit malu kepada Qin Chen.
"Itu adalah ciuman terimakasihku, aku harap kamu tidak melupakannya." Ucap Qiu Yu Ran dengan manisnya berbicara tentang ciuman terimakasih.
Karena besok adalah hari kebahagiaan mereka, Qin Chen menuntun kepalanya di pelukan Qin Chen untuk tidur, ia disana mengelus kepala Qiu Yu Ran dengan lembut lagi, karena ini adalah kebiasaan Qin Chen kepada wanita yang ia temui.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1