Supreme God System

Supreme God System
Chapter 133 : Kenikmatan di kedinginan!


__ADS_3

Mendengar permintaan Qiu Yu Ran yang membuat Qin Chen bingung, tapi melihat keadaan Qiu Yu Ran yang sekarang ini, ia menjadi sedikit terkejut. Karena ini adalah tempat es berada, ia mengendong Qiu Yu Ran dan mulai berjalan di hamparan es dan badai salju menghampiri.


Qin Chen melihat Qiu Yu Ran yang masih memerah di wajahnya, tidak tahu kenapa, tapi yang jelas saat Qin Chen melihatnya yang seperti ini membuat Qiu Yu Ran sangat imut.


Ia berjalan mencari sebuah tempat untuk berteduh dari badai salju yang menimpa mereka berdua, suhu dingin disana sangat ekstrem. Melihat hanya ada hamparan es dimana-mana membuat Qin Chen harus menggunakan pengelihatanya untuk mencari tempat beristirahat.


Qin Chen juga mengeluarkan suhu panas dalam dirinya untuk menghangatkan Qiu Yu Ran, karena Qin Chen berpikir ia kedinginan seperti di acara televisi yang pernah ia lihat di dunia modern.


Walaupun Qin Chen melihat acara televisi seperti itu, saat adegan selanjutnya ia malah mengubah acara tersebut menjadi acara kartun. Dimana itu adalah acara kesukaannya.


Setelah mendapatkan tempat, ia langsung melesat ke tempat tersebut dengan cepat. Walaupun salju terus menghujani mereka berdua, pakaian yang Qin Chen kenakan basah kuyup bahkan Qiu Yu Ran sama halnya.


Mereka berdua basah kuyup karena, Qin Chen terbang dengan cepat membuat salju yang menghujani mereka menjadi cair. Saat salju cair, air tersebut langsung membasahi mereka semua, meksipun begitu, cairan tersebut juga cepat kembali seperti semula.


Setibanya di gua yang Qin Chen dapatkan, Qin Chen berjalan masuk kedalam untuk mencari tempat yang tidak dingin agar tubuh Qiu Yu Ran menjadi hangat kembali.


Qin Chen berjalan masuk mengikuti lubang gua ke arah mana, sesampainya di ujung gua, ia hanya melihat sarang laba-laba di atas dan tidak memiliki tempat lainnya. Tapi ini sudah cukup untuk beristirahat.


Ia perlahan menurunkan Qiu Yu Ran kebawah dan menyenderkan tubuhnya di dinding. Kini Qiu Yu Ran ia kedinginan dengan bibir yang pucat dan tubuhnya yang mengigil, melihat bahwa gadis kecil didepannya membuat Qin Chen sedikit kerepotan.


"Beristirahatlah disini, aku akan mencari sesuatu untuk dibakar." Kata Qin Chen.


Qin Chen menghadap ke belakangnya, ia sedang mencari sesuatu yang bisa dibakar, jika saat hujan itu Qin Chen menggunakan batu untuk ia bakar, tapi disini tidak memiliki batu yang bisa ia bakar untuk membuat api.


Sedangkan Qiu Yu Ran, ia bertumpu dengan kedua tangan dan kakinya. Tanpa Qin Chen sadari, Qiu Yu Ran merangkak ke belakangnya dengan nafas yang berat dan wajahnya yang memerah.


Qiu Yu Ran, ia menyentuh wajahnya Qin Chen dengan lembut membuat Qin Chen terkejut melihat tangannya, dengan tubuhnya yang menempel di belakang Qin Chen.


Tangannya membelai wajah Qin Chen dengan lembut, Qin Chen yang melihat itu, ia lantas melihat ke arah Qiu Yu Ran. Saat melihatnya Qiu Yu Ran yang di wajahnya memerah dengan nafas yang berat.


Qiu Yu Ran, ia melihat arah Qin Chen dengan tatapan malu walaupun itu bukanlah malu. "Qi-Qin Chen... Di-dingin... Bantu aku.." Kata Qiu Yu Ran dengan menempelkan kedua gunungnya di belakangnya punggung Qin Chen.

__ADS_1


Saat suara Qiu Yu Ran menyapu gendang telinga, Qin Chen menelan ludahnya sendiri, ia sekarang tidak bisa berkata-kata lagi.


Sial! Apa gadis kecil ini sedang mengujiku!


Tidak tahu apa yang terjadi, Qiu Yu Ran ia mendekati Qin Chen dengan pelukan erat untuk menghangatkan tubuhnya yang dingin. Tanga Qiu Yu Ran mulai liar dengan membuka pakaian Qin Chen selembar demi selembar.


Dengan Qiu Yu Ran menjilat pipi Qin Chen, kini Qin Chen di hanyutkan oleh sebuah kata 'Dosa'. Dimana ia tidak bisa menolak antara kedua pilihan yang ada.


"Cepat bantu aku... Cepat... Aku mohon padamu!" Suara Qiu Yu Ran yang memanjakan telinga Qin Chen.


Qin Chen yang sudah tidak bisa menahan lagi, matanya mengeluarkan api-api semangat yang berkobar tanpa padam.


Tidak bisa! Aku tidak bisa menahan lagi!


Qin Chen dengan cepat membalikkan tubuhnya dan mendorong Qiu Yu Ran ke bawah, saat Qiu Yu Ran sudah dibawah, ia langsung mencium bibirnya dengan penuh cepat.


Pakaian-pakaian mereka berdua berterbangan di segala arah, ini disebabkan oleh Qin Chen yang sudah di puncaknya. Jiwanya sebagai seorang laki-laki keluar dengan sendirinya.


Qiu Yu Ran mengeluarkan suara merintih yang keluar dari hidungnya, saat perasaan seksual yang belum pernah ia rasakan dari sebuah ciuman.


Di sebuah gua di lantai kedua, tepatnya di badai salju, bisa terlihat sepasang kekasih yang sedang saling menghangatkan tubuh. Mereka berdua saling bermadu kasih satu sama lainnya.


Bisa di lihat genangan air mata Qiu Yu Ran di matanya yang sedang di tutup, wajahnya yang memerah karena ciuman pertamanya dan sesuatu hal yang lainnya.


"Uhh!"


Suara Qiu Yu Ran terdengar lagi di dalam gua, Qin Chen yang juga sudah tidak menahan lagi, ia melepaskan ciumannya untuk melakukan langkah terakhir.


Tidak memikirkan apa-apa, Qin Chen masuk lebih dalam menembus segala rintangan yang ada. Perlahan darah menetes dari atas turun bawah pakaian yang digunakan untuk menjadi seprai pengganti.


"Uhn.."

__ADS_1


Suara yang dihasilkan dari Qiu Yu Ran membuat Qin Chen tidak bisa mengatakan lagi, ia sedang dalam mode kesatria baja hitam yang sedang melawan Surga dan Neraka.


Langit akan runtuh dan bumi akan hancur, dimana Qin Chen melakukan hal seperti ini untuk kedua kalinya.


Pertama kalinya ia melakukan hal seperti ini saat di dalam gua es, sama seperti sekarang. Tapi pada saat itu ia memang kehilangan kendali dalam dirinya yang membuat wanita tidak bersalah menjadi korbannya.


Kali ini, ia melakukan kesalahan lagi dengan gadis kecil yang baru ia temui beberapa hari yang lalu. Tidak tahu apa ini kesalahannya atau memang takdirnya, yang jelas kali ini Qin Chen sedang membuat Langit dan Bumi iri.


***


Dingin menjadi hangat, kedua insan masih saling bermadu kasih di dalam gua, mereka berdua tidak memikirkan hal lain selain saling menghangatkan satu sama lainnya.


Siang menyapa malam, dan malam menyapa pagi. Di dalam gua terlihat kedua orang yang sedang terbaring saling memeluk satu sama lainnya. Disana bisa terlihat jelas bahwa gadis kecil di samping Qin Chen terlihat wajahnya yang tersenyum tanpa alasan.


Wajahnya yang cantik dengan rambut panjangnya yang sedikit acak-acakan di sana. Qin Chen yang terbangun dari tidurnya yang hanya 2 jam, kini ia melihat gadis kecil di sampingnya yang sangat cantik.


Terjadi lagi..


Qin Chen yang melihat wajahnya Qiu Yu Ran, ia tidak bisa mau mengomentari apa, karena memang cantik, dan siapa yang bisa menahan godaan secantik dirinya.


Ia perlahan duduk dengan melepaskan pelukan Qiu Yu Ran terhadap dirinya, ia tidak memiliki sebuah pakaian wanita, dan lagi Qin Qui sedang dalam proses peningkatan Tahap.


Qin Chen yang hanya memiliki dua pakaian gantinya, yaitu pakaian hitam yang ia dapatkan dari reruntuhan di Dunia Bawah. Satu pakaiannya yang sering ia gunakan adalah berwarna biru dengan memiliki kedua pakaian itu, ia mengeluarkan pakaian berwarna biru untuk menutupi tubuh Qiu Yu Ran.


Ia perlahan menyelimutinya dengan pakaian miliknya dengan lembut, ia juga mengeluarkan suhu panas dalam dirinya untuk menghangatkan kembali tubuh Qiu Yu Ran yang akan dingin lagi.


Karena pada saat Qiu Yu Ran yang kedinginan tiba-tiba mendapatkan suhu panas secara mendadak, itu akan menyebabkan rasa sakit yang begitu hebat dan bisa membahayakan nyawanya sendiri.


...


*Thanks You For Reading*

__ADS_1


__ADS_2