
Setibanya Qin Chen di perbatasan wilayah racun, ia turun dari atap rumah orang dengan pelan dan menginjak tanah. Melihat sekitarnya cukup ramai, ia perlahan melangkahkan kakinya menuju wilayah racun.
Saat Qin Chen masuk ke wilayah racun, ia bisa merasakan hawa dingin yang begitu kuat masuk ke dalam dirinya, hawa itu menerjang jantungnya, tapi sayangnya. Hawa dingin itu lenyap seketika, saat masuk ke dalam aliran darah Qin Chen.
"Lenyap? Semua racun itu tiba-tiba hilang? Apa aku memang bisa menetralkan racun." Kata Qin Chen dengan bingung.
[ Qin Qui sudah mengatakan kepada Tuan, bahwa Tuan tidak perlu khawatir dengan racun. Karena racun akan di secara otomatis dinetralkan oleh tubuh Tuan. ]
"Baiklah, kali ini aku mengerti."
Qin Chen melanjutkan perjalanan menuju kedalam lagi, ia melihat kanan dan kirinya ada banyak bangunan yang di tinggalkan. Malam yang gelap membuat banyak orang tidak bisa melihat.
Boom!
Qin Chen mendengar suara ledakan tidak jauh darinya, saat ia mendengar suara ledakan, ia langsung pergi melihat ke arah sumber suara. Selang beberapa menit ia berjalan, akhirnya sampai di tempat sumber ledakan.
Qin Chen sembunyi di balik perpohonan, ia melihat seorang wanita yang bercadar dengan sekujur tubuhnya terbalut oleh perban atau kain putih polos mengelilingi seluruh tubuhnya.
"Apa di gadis racun? Tapi ini bukan racun biasa, karen bisa kurasakan dari sini bahwa racun itu memiliki sebuah aura dingin. Tapi tidak sedingin es yang pernah kurasakan, untuk dirinya dingin itu sudah membuat penderitaan." Gumamnya.
Ia masih mengamati dari sana cara gadis racun itu menekan racun-racun yang ia miliki. Qin Chen menghilangkan keberadaan dirinya sendiri untuk menghindari kejadian seperti Permaisuri Iblis saat bertemu.
Di sisi wanita itu, ia sedang duduk dengan sebuah lingkaran sihir di bawahnya, perlahan mulai terasa energi yang murni berdatangan menghampiri wanita tersebut.
Qin Chen yang merasakan bahwa wanita itu membutuhkan Energi Qi yang murni untuk menekan racun miliknya.
"Aku paham sekarang, kenapa banyak orang yang mati. Mungkin karena energi dingin ini menerjang organ dalam mereka membuat kehancuran di bagian dalam, lalu energi mereka terhisap olehnya. Jika memang wanita itu yang berinisiatif membunuh, aku kurang yakin, karena wilayah di depan sana di jaga rapat." Gumamnya.
[ Jarak wilayah racun ini bisa menyebar hingga desa, walaupun begitu, efeknya tidak terlalu kuat untuk mereka. ]
__ADS_1
Qin Chen mulai paham, ia sedikit membantu wanita itu dengan melepaskan energi miliknya yang paling murni, tapi ia tidak ceroboh seperti sebelumnya. Ia mengeluarkan energi dalam dirinya dengan mengikuti aliran energi yang terhisap.
"Seharusnya dengan energi miliku, wanita itu bisa menekan untuk beberapa hari. Jika ingin sembuh, harus membuat Pil setingkat Dewa, dimana di Alam Immortal ini belum ada yang bisa membuatnya. Ini akan menjadi Poin penting bagiku untuk mendekatinya dan mempelajari racun dalam dirinya, karena racun itu membuat mataku tertarik." Gumamnya.
[ Hmmm.. ]
Suara Qin Qui yang menghela nafasnya, disini Qin Chen tidak mendengarnya karena sedang fokus memperhatikan wanita tersebut. Karena ia tidak ingin mengganggunya, jika terganggu akan mengakibatkan luka fatal yang bisa membahayakan dirinya.
Semakin lama disana, Aura sekitarnya berubah menjadi sangat murni dan tiba-tiba lingkaran sihir itu mulai bereaksi dengan menekan racun dalam diri wanita tersebut.
"Urghh!"
Wanita itu merasakan rasa sakit yang begitu hebat, darah yang segar keluar dari mulutnya yang kecil itu. Walaupun Qin Chen di belakangnya, ia melihat semuanya dengan jelas, ini semua dibantu oleh dengan matanya yang sudah meningkat.
Wanita itu terduduk dengan kedua tangan menggenggam tanah, ia sekarang sedang menahan rasa sakit yang begitu hebat dalam dirinya.
Energi disekitar mulai tidak stabil dan itu bisa membunuh orang-orang di bawah kultivasinya dengan sangat mudahnya, saat melihat energi yang tidak stabil, Qin Chen teringat bahwa dia pernah mengalami hal seperti ini, tapi ia tidak merasakan sakit melainkan langsung pingsan untuk pertama kalinya.
"Qin Qui, apa kamu menjual Pil yang bisa menetralkan racunnya?" Tanya Qin Chen.
[ Punya Tuan, apa tuan ingin membelinya? ]
"Tentu"
[ Selamat Tuan berhasil membeli Pil Penekan Racun tingkat Dewa tinggi, Harga; 100T Poin Tukar. ]
Setelah ia membeli Pil Penekan Racun, ia mengambilnya dan memegang Pil tersebut di dalam botol, ia langsung menghilang dari sana dan muncul di depan wanita di depannya.
Saat wanita itu merasakan ada keberadaan orang di depannya, ia dengan cepat mundur kebelakang, meskipun ia harus menahan rasa sakit yang begitu hebat.
__ADS_1
"Siapa kau!" Ucap wanita tersebut dengan nada yang tinggi.
Wanita itu melihat penampilan Qin Chen yang masih muda, bahkan ia sangat terkejut saat melihat Qin Chen tidak apa-apa di dekat dengannya yang sekarang dimana energi racun yang dingin meluap.
Tanpa basa-basi lagi, Qin Chen melempar satu botol yang berisi Pil tingkat Dewa kepada wanita tersebut, wanita itu menangkapnya dan ia melihat dengan bingung.
"Gunakan Pil itu untuk menekan racun dalam tubuh mu, jika ingin sembuh dari racun itu, kamu harus mencariku. Karena hanya akulah orang yang bisa menyembuhkan racunmu." Kata Qin Chen dengan suara lembut.
Ia langsung menghilang dari sana untuk menghindari banyak pertanyaan, ia kembali ke tempat semula dengan menekan Auranya kembali dengan sangat cepat.
Melihat bahwa wanita itu sedang melihat Pil tersebut membuat ia sangat terkejut, bahwa Pil yang ia pegang adalah tingkat Dewa.
"Ini Pil tingkat dewa.."
Wanita itu berpikir tentang siapa pemuda yang berada di depannya, ia sempat melihat penampilan pemuda itu yang masih sangat muda, dan pemuda itu sangat tampan memudahkan dia mengingat penampilannya.
Melihat Pil tersebut memang Pil untuk menekan racun, ia langsung menelan Pil dan duduk bermeditasi untuk menstabilkan racun dan energi yang ia miliki sekarang ini agar tidak menyebabkan kematian lagi.
Karena Qin Chen sudah membantunya untuk menekan racun sementara, ia pergi dari sana meninggalkan wanita tersebut sendirian. Ia pergi kembali ke tempat rumah yang ia sewa barusan tadi. Sedangkan wanita tersebut, ia sedang bermeditasi untuk menstabilkan racun maupun energinya.
Qin Chen yang menggunakan sihir seperti Teleportation, ia sudah sampai di rumahnya dengan sangat cepat. Ia yang sekarang berjalan menuju tempat tidurnya dan terbaring dengan lega.
"Aku sudah membantunya sementara, seharusnya mulai besok ia akan mencariku untuk menyembuhkan racunnya." Kata Qin Chen sambil melihat langit-langit rumahnya.
Qin Chen mulai tertidur setelah berbicara sendiri di dalam ruangan, ia ingin sekali menutup matanya untuk melakukan kegiatan pagi hari seperti biasanya.
Tidak butuh waktu lama untuk tidur, Qin Chen yang sekarang sudah tertidur pulas dengan tanpa ada rasa takut jika ada orang yang menyakitinya, ia tertidur dengan sangat nyenyak meninggalkan duniawi.
...
__ADS_1
*Thanks You For Reading*