
Hutan Beast.
Di kedalaman hutan bisa dilihat seorang pemuda yang sedang bertarung melawan beberapa hewan beast tingkat Bumi Tinggi, pemuda itu tampak sedikit kesulitan, walaupun basis kultivasinya tinggi, untuk melawan hewan beast yang bergabung akan kesulitan.
"Sial! Aku datang kesini untuk mendapatkan pasir berlian untuk membuat senjata! Tapi berakhir disini!" Ucap kesal pemuda itu.
Hewan beast yang ia lawan adalah, badak bertanduk emas. Badak bertanduk emas memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat, bahkan Ranah Earth God akan sangat kesulitan melawan dirinya. Sedangkan untuk tanduk emasnya, ia bisa memanfaatkan tanduknya sebagai senjata untuk menyerang musuhnya.
Tanduk dan tubuh badak memiliki keunggulan dalam ketahanan, untuk melawan dirinya setidaknya harus di atas Earth God. Jika badak hanya berjumlah satu, kemungkinan pemuda itu akan bisa menang, dan sekarang pemuda itu tidak akan bisa menang. Karena, ada tujuh badak bertanduk emas di hadapannya.
Tidak mempunyai pilihan lain, pemuda itu melanjutkan pertarungannya melawan badak bertanduk emas sendirian. Di sisi lain, tidak jauh dari tempat ia bertarung. Terlihat seorang pemuda yang tengah beristirahat di bawah pohon sembari menikmati daging bakar.
Trang!
Saat ia sedang tengah beristirahat, ia mendengar suara pertarungan dekat dengan dirinya. Qin Chen langsung berdiri dari tempat ia duduk, ia berjalan menuju tempat pertarungan yang ia dengar dari telinga nya.
Pohon demi pohon ia lalu dengan loncat, ia tidak mau terbang karena ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Setibanya Qin Chen di tempat pertarungan yang tidak imbang, ia mengangkat alis sebelah kanannya.
"Badak bertanduk emas? Jelas pemuda itu akan kalah jika tidak di bantu." Kata Qin Chen sambil mengamati pemuda itu bertarung.
Qin Chen melihat pemuda itu bertarung melawan badak bertanduk emas di bawah, saat ia melihat cara pemuda itu bertarung, Qin Chen sedikit terkesan dengan ayunan pedang yang lincah, jika itu ia, pasti tidak akan selincah dirinya.
"Aku mengakui nya saat menggunakan pedang begitu lincah, sedangkan untuk ku, sekali ayunan apapun hancur!" Gumamnya sambil menggerutuk diri sendiri.
Setelah beberapa menit ia melihat cara bertarung pemuda dibawah, ia loncat kebawah untuk membantunya untuk mengalahkan badak bertanduk emas.
__ADS_1
Srash!
Suara tebasan dari atas langit bisa terlihat oleh pemuda itu, saat ia melihat ke langit, ia melihat seorang pemuda yang membantunya mengalahkan badak bertanduk dengan tangan kosong.
Qin Chen yang dari atas langsung terbang mengarah ke arah badak bertanduk emas dengan begitu cepat, ia mengepalkan tangannya untuk menyerang langsung.
Boom!
Badak tersebut terlempar jauh ke belakang dengan kecepatan tinggi hingga menabrak beberapa pohon hingga patah. Pemuda yang ia bantu, saat ia melihat Qin Chen, ia tidak bisa berhenti dari rahang bawah terjatuh ke bawah tanpa kata-kata.
"Biar ku bantu, kau urus yang dibelakang! Dan aku yang di depan." Kata Qin Chen dengan suara yang akrab.
Saat ia mendengar suara Qin Chen yang membantu nya, ia mengangguk kecil lalu mulai menyerang badak di depannya, Qin Chen tak mau kalah, ia juga menyerang badak di depannya dengan kemampuannya.
Bisa terdengar suara pertarungan dua pemuda melawan badak bertanduk emas di tengah hutan, mereka berdua bertarung bersama untuk mengalahkan badak bertanduk emas. Meskipun mereka tidak saling kenal, kekompakan mereka sangat stabil tanpa ada celah sedikitpun di setiap gerakan.
"Terimakasih sudah membatu saya, saya Fu Ye Ting dari keluarga Fu." Ucap Fu Yu Ting dengan suara memberikan hormat kepada Qin Chen.
Melihat Fu Yu Ting mengenalkan diri nya, ia juga sama halnya. "Sama-sama, aku Qin Chen! Salam kenal." Balas Qin Chen.
Fu Yu Ting, ia belum pernah mendengar nama Qin Chen di kota maupun di kota lain, mengingat bahwa kekuatan Qin Chen tidak bisa di anggap remeh, ia berpikir positif tentang Qin Chen. "Senior Chen, apa senior datang ke hutan beast untuk mendapatkan pasir berlian?" Tanya Fu Yu Ting.
Fu Yu Ting bertanya kepada Qin Chen, karena ia juga ingin mendapatkan pasir berlian walaupun hanya sedikit. Dengan adanya pasir berlian, ia bisa membuat senjata tingkat tinggi untuk dirinya sendiri.
Saat Qin Chen mendengar pasir berlian, ia langsung teringat dengan perkataan kakek Ling, bahwa pasir berlian akan muncul beberapa hari lagi. Pada saat itu, hutan beast di lapisan pertama akan di lindungi oleh orang-orang dari lembah racun.
__ADS_1
Pasir berlian adalah pasir dengan kepadatan yang terbentuk dari inti dunia itu sendiri, dengan mendapatkan pasir berlian para kultivator bisa meningkatkan Fondasi. Pasir berlian sangatlah langka di Alam Immortal ini, dengan adanya pasir berlian mereka bisa membuat sebuah senjata tingkat tinggi.
Walaupun pasir berlian adalah pasir langka, tapi Panatua dari lembah racun sudah berada di hutan beast selama 1 bulan terkahir, ia berada di dalam hutan beast dengan bawahan nya untuk melindungi dirinya dari pendataan yang ingin mengambil pasirnya.
Panatua lembah racun datang lebih cepat agar ia bisa mendapatkan semua pasir berlian untuk dirinya sendiri, dengan semakin banyak pasir berlian yang ia dapatkan, akan semakin kuat pula dirinya di masa depan.
Qin Chen mengangkat tangannya ke arah dagunya, ia hampir lupa dengan pasir berlian yang di ceritakan kakek Ling, di dalam pikirannya hanya ada sayap Thunderbird untuk dirinya sendiri hingga ia lupa bahwa ada pasir berlian yang hebat. "Fu Yu Ting? Apa kau dari keluarga Fu! Salah satu dari 7 Pilar Kekaisaran?" Tanya Qin Chen.
Fu Yu Ting mendengar perkataan Qin Chen membuat ia tersadar dari lamunannya, "Benar, saya dari keluarga Fu salah satu dari 7 Pilar Kekaisaran. Apa senior dari Pilar Kekaisaran?" Tanya balik Fu Yu Ting.
"Tidak! Kaisar bahkan tidak pantas untuk berbicara dengan ku." Qin Chen membalas pertanyaan dengan nada dingin.
Saat Fu Yu Ting mendengar suara Qin Chen, ia merasakan dingin yang begitu mendalam masuk ke dalam tubuhnya, ia bahkan seperti tidak bisa merasakan apa itu tubuh dan apa itu organnya. Semua yang ia rasakan adalah kebekuan yang begitu Absolute.
Tanpa ia sadari, ia mulai gemetaran di samping Qin Chen, aura dingin yang masuk ke dalam dirinya. Membuat ia tidak bisa mengendalikan ketakutan yang mendalam dalam jantung nya.
'Sa-sangat dingin! Aku tidak bisa merasakan tubuhku lagi, siapa dia sebenarnya!' Batin Fu Yu Ting sambil melihat Qin Chen dengan wajah kedinginan.
Qin Chen yang tidak menggunakan kekuatan untuk menakut-nakuti nya, ia hanya berbicara dengan nada dingin, tapi nada dingin Qin Chen bagaikan Dewa Kematian yang siap mengambil nyawa orang-orang yang sudah ia tandai.
Fu Yu Ting mulai menahan rasa takut nya, ia tidak ingin merasakan kedinginan yang Absolute ini lagi, sudah cukup untuk disini, ia tidak mau mendapatkan hal ini untuk kedua kalinya. Fu Yu Ting perlahan-lahan mengambil nafas untuk menstabilkan rasa takutnya.
Perlahan-lahan, Fu Yu Ting mulai membaik dari pada sebelumnya, tubuhnya mulai tidak gemetar lagi. Tak berselang lama, ia mulai membaik dari pada sebelumnya.
...
__ADS_1
*Thanks You For Reading*