
Evolusi?
Bahkan belum sempat Qin Chen memikirkan tentang evolusi, ia sekarang benar-benar melakukan evolusi pertama dari tubuh Dewa Asura. Gemuruh masih terdengar keras hingga seluruh kota di sekitar wilayah tersebut terdengar.
Yu FeiFei dari sisi kanannya terbang dengan kecepatan tinggi, ia menuju ke pusat Aura atau sumber energi besar itu terjadi, Yu FeiFei benar tidak memikirkan hal lainnya, selama ia yakin maka ia akan bisa melampaui segala hal.
Saat ia semakin dekat dengan Qin Chen, ia semakin benar akan Aura Qin Chen yang telah menghilang satu tahun yang lalu, pada saat ia tiba di dekat Qin Che yang berjarak puluhan mil, ia termenung melihat Qin Chen saat ini.
"A- apa dia adalah iblis kecil itu ... Tapi, kenapa Auranya sangat berbeda di bandingkan sebelumnya? Seolah ia sedang mengalami peningkatan kekuatan yang sangat besar ...
Jika benar, apa dia selama ini menghilang karena untuk meningkatkan kekuatan? Bukankah aku gurunya? Kenapa dia tidak meminta padaku meningkatkan kekuatan yang di miliki ...
Aku bisa meningkat kekuatannya dengan banyak seni yang sempurna untuk dirinya, tapi kenapa? Apa aku kurang baik? Jika dipikir-pikir, aku memang selalu jahat padanya sebelumnya ... "
Yu FeiFei berbicara sendiri di atas langit, ia memandang Qin Chen yang tengah menghadapi petir-petir yang belum ia dapatkan.
***
Ditempat Qin Chen, ia menatap langit dengan mata penuh membunuh hingga Aura miliknya membentang luas di seluruh wilayah sekitarnya. Dominasi Aura menekan orang-orang dengan dibawah kekuatan yang ia miliki.
Dari langit, tiba-tiba turun lagi petir yang sangat kuat menghantam dirinya dengan begitu ganasnya, dengan aura membunuh dan kecepatan tinggi, petir tersebut mengenai Qin Chen.
Boom!
Bukan suara kesambar petir, melainkan suara ledakan menghancurkan dibawahnya, suara-suara seperti kembang api berbunyi membakar hutan perpohonan yang begitu lebat.
Polusi udara bisa saja mengganggu pernapasan manusia dan binatang, Qin Chen tidak memikirkan hal tersebut, karena dipikirkannya adalah menjadi kuat secepatnya.
Dentuman dan ledakan sekali lagi terjadi, itu selalu berulang seperti baru, ia benar-benar tidak bisa berkata-kata lagi, hasil jerih payahnya berkultivasi akhirnya terbayar..
[Ding~]
__ADS_1
[Selamat Tuan, Tuan berhasil melakukan evolusi pertama dari tubuh Dewa Asura.]
[Selamat Tuan mendapatkan telur ilahi, karena Tuan berhasil melakukan evolusi.]
[Selamat Tuan mendapatkan Box Surgawi.]
Qin Qui berbicara dengan formal kepada Qin Chen, ia memberikan Qin Chen hadiah sebagai upaya berhasil berevolusi dengan baik.
Saat itu, Qin Chen melirik sedikit kekanan, dia melihat Yu FeiFei tengah melayang tidak jauh darinya. Sedikit bingung, namun paham dengan apa yang sebenarnya terjadi saat ini.
Qin Chen lalu menghisap, tidak bukan hanya menghisap, ia menyerap dan menekan segala kekuatan miliknya ke titik terendah, dimana ia ingin menjadi sebelumnya.
Seketika langit berubah mendung badai hujan angin ribut, energi berputar-putar membentuk angin tornado yang mendominasi di seluruh wilayah, Aura itu lalu melesat menuju Qin Chen dengan kecepatan tinggi.
Duarr!
Benturan dua kekuatan yang hebat membuat guncangan hebat di langit, Qin Chen lalu mengaktifkan banyak hal yang penting baginya. Hal itu adalah pelindung untuk nya dan dirinya di Alam Immortal.
Saat di depannya, Qin Chen melihat Yu FeiFei dengan tatapan mata yang penuh akan kesenangan. "Lama tidak bertemu, kakak cantik."
Yu FeiFei tengah melayang terdiam, ia benar-benar tidak tahu kenapa hatinya sangat nyaman di dekat Qin Chen, namun Qin Chen masihlah kecil dan belum cukup umur.
Dengan gugup, Yu FeiFei mulai berbicara."Lama tidak bertemu iblis kecil."
"Ya, ini seperti satu tahun ya ... Kakak cantik semakin cantik saja, aku jadi ingin memilikinya untuk diriku sendiri, dan aku tidak ingin dia keluar dari ruangan yang aku buatkan, karena dia akan aku minta duduk dan beraktivitas di dalam ruangan ...
Dengan begitu, kecantikan seperti ini tidak akan terlihat banyak orang-orang, karena aku hanya ingin dilihat oleh satu orang, yaitu aku sendiri."
"Mulut manis, aku tidak percaya jika hanya aku seorang yang kamu simpan di dalam kamar? Aku yakin pasti akan lebih dari 3."
"Fufu ... Memang benar kakak cantik, aku sudah menyimpan tiga wanita cantik di dalam rumah, jadi aku bisa menelan mereka satu-persatu jika aku mau, mereka juga wanita cantik nan baik ...
__ADS_1
Aku tidak mempermasalahkan apa yang mereka inginkan, mau itu meminta Alam Surga sebagai hadiah, aku akan memberikannya."
Qin Chen benar-benar bermulut manis, bocah kecil berumur tua kini sedang menggoda wanita cantik di masa lalu, Sang Dewi dari Danau dimana ia akan naik ke Alam Surga sebagai seorang kaisar.
Yu FeiFei hanya tersenyum manis di depan Qin Chen, ia melihat kanan dan kirinya kosong, lalu tangannya bergerak dengan cepat menangkap Qin Chen ke dalam pelukannya.
"Eh!"
"Kena kamu, sekarang kamu adalah boneka kecilku dan jangan pergi kemana-mana, karena kamu akan guru daftarkan sebagai lomba pencarian harta Karun di hutan ...
Jika kamu berhasil memenangkan juara pertama, guru akan memberikan apa saja yang diinginkan, dan tentunya cara mencari tahu tentang kembali ke masa depan."
"Benar kakak cantik!"
"Tentu saja, jika guru bercanda, maka kamu bisa mencium guru sesukamu, jika tidak bisa lulus ... Guru akan membawamu pergi kembali ke neraka sebagai iblis."
Qin Chen terdiam sesaat, pada saat bersamaan Aura semangat meluap-luap disaat hadiah yang ditawarkan sangat mengiurkan, bagaimana nantinya ia akan melahap bibirnya dengan ganas.
Namun semua itu hanyalah khayalan Qin Chen, bahwasannya semuanya hanyalah rencana Yu FeiFei untuk membuat Qin Chen berada di sampingnya, walaupun itu hanya bohong saja.
Di tempat Qin Chen berada, ia melihat sekitarnya tidak ada orang satupun, dan hanya ada Yu FeiFei seorang di depannya. Melihat hal tersebut, ia menjadi sedikit berwaspada.
"Sekarang, kamu ikut aku kembali ke rumah untuk berlatih, karena beberapa hari kedepannya akan di laksanakan."
Qin Chen secara tiba-tiba dibawa terbang dengan kecepatan tinggi miliknya, dimana kecepatan tersebut lebih cepat dibandingkan Qin Chen saat ini di Alam Immortal.
Melihat bahwa sudah melewati gunung dan perpohonan, ia lalu melihat di depannya yang tidak terlalu jauh, disana terlihat rumah kuno dengan besar lumayan.
Rumah itu adalah tempat tinggal Yu FeiFei selama ini di atas gunung, ia benar-benar tidak membeku, dan tinggal seperti biasanya di kota, Qin Chen hanya mengikutinya sebagai murid, setelah itu ia akan pergi meninggalkan Yu FeiFei untuk melanjutkan perjalanannya.
...
__ADS_1
*Thanks You For Reading*