Supreme God System

Supreme God System
Chapter 254 : Patahan Bulan!


__ADS_3

Ibukota Immortal Immortal, kini dikejutkan dengan Raja disana telah di tangkap hidup-hidup oleh seorang pemuda, dimana seluruh prajurit tunduk padanya.


Pembicaraan tersebut menyebar luas ke penjuru wilayah sekitarnya, di sisi lain tempat Qin Chen berada. Dia melihat semuanya begitu sepi, dimana tidak ada siapapun disana.


Qin Chen melihat sekitarnya hanya ada kekosongan yang sepi, dimana tidak ada siapa-siapa.


"Sungguh sunyi ... "


[Seperti yang anda katakan, lebih Tuan menyiapkan peraturan baru, dan pemerintahan wilayah ini. Dengan begitu, Tuan akan dikenal sebagai Raja yang bijak.]


"Benar juga, untuk sekarang aku akan mengurus tempat ini, agar Chi Wuyao tahu bahwa aku masih hidup di setiap Alamnya."


Disana, Qin Chen mengeluarkan segulung kertas yang akan dia buatkan peraturan baru, dan kebijakan yang harus di taati oleh penduduk kota tersebut.


Dengan idealisme Qin Chen, ia akan membangkitkan kota ini menjadi kota yang maju dibandingkan sebelumnya, karena setelah disini maju, ia akan menguasai wilayah Dewa Galaxy Selatan.


Qin Chen menuliskan semua peraturan baru yang dia buat sendiri, disana peraturan tersebut akan memudahkan para penduduk di kota dalam mengelola keuangan.


Selang beberapa menit berlalu, Qin Chen menyudahi menulisnya, ia lalu memanggil satu prajurit untuk masuk ke dalam ruangan, dimana prajurit tersebut berlutut menghadap Qin Chen.


"Sebarkan peraturan ini ke Ibukota, karena itu adalah peraturan baru yang aku buat sendiri." Ucap Qin Chen sambil tersenyum tipis.


"Baik, Yang Mulia."


Prajurit tersebut lalu pergi dari sana, ia berjalan menduplikasi peraturan baru ke ibukota, dimana para prajurit ikut melihat peraturan baru tersebut. Dimana, peraturan tersebut cukup sederhana bagi Qin Chen.


Dimana semuanya ia mengambil dari berbagai kalangan Novel, maupun kehidupan di bumi sebelumnya, dimana peraturan tersebut membuat penduduk biasa bisa tinggal di kota.


Setelah duplikasinya banyak, mereka mulai membagikan tugas untuk menyebarkan informasi tentang peraturan baru, dimana orang-orang melihat berita tersebut langsung tercengang.


Bantuan kecil dari raja yang akan membangun panti asuhan, dimana tempat para anak gelandangan di kota bisa bersekolah.


Saat itu, satu kota menjadi heboh dengan peraturan baru yang telah di disebarkan oleh para prajurit, ia melihat peraturan terbaru yang Qin Chen buat, pada saat itu pula ia menjadi terkejut dengan ekspresi wajahnya yang bingung.

__ADS_1


Para penduduk kota melihat kebijakan yang dibuat oleh Qin Chen. Saat melihat tersebut, mereka berpikir dimana raja baru sekarang ini sangat baik kepada penduduk kota.


Setelah membuat peraturan, Qin Chen berjalan kedepan tempat lukisan berada, dimana ia membakar lukisan tersebut dengan mengantikan lukisan baru miliknya.


Disana, Qin Chen mendekorasi ulang semuanya, mulai dari dalam hingga luar sendirian tanpa ada bantuan siapapun disana, karena Qin Chen ingin melakukannya sendiri.


***


Di pusat ibukota Immortal Immortal, terlihat banyak rombongan padar penduduk berkumpul membicarakan tentang peraturan pemerintah yang baru, dimana peraturan tersebut membuat mereka senang.


Karena pajak kembali seperti dulu, dimana harga standar, harga akan di netral mengikuti harga kerajaan sebelah, dan tentunya peraturan lainnya yang tidak kalah menariknya.


Selama pembicaraan mereka, Qiu Yu Ran, dan Yin'er berjalan di kota sambil belanja banyak pakaian sekaligus barang-barang lainnya yang mereka sukai.


Sekarang ini, mereka berdua berada di sebuah toko antik di dekat gang sempit, disana terdapat banyak barang-barang antik yang bagus untuk di koleksi oleh kaum pengoleksi barang antik.


Qiu Yu Ran kesana, karena ia ingin mencari barang-barang antik unik untuk panjang di kereta kuda, maupun kamarnya nanti. Di dalam toko, Long Zhui berdiri dengan tenang melihat mereka.


Penjaga toko, ia melayani dua pelanggan yang datang ke tempatnya, disana ia memperkenalkan banyak barang-barang antik yang tidak kalah hebatnya dengan barang-barang di luar.


Yin'er di sampingnya, ia lalu melihat ke arah benda yang dipegang oleh ibu angkatnya, dimana benda tersebut adalah labu hijau dengan ukiran pedang. Labu itu sekecil genggaman tangannya.


"Jika melihat dari luar, labu ini terlihat misterius ... Apa mungkin labu ini memiliki sesuatu di dalamnya ... " Yin'er mengamati isi labu tersebut, namun hasilnya tidak mendapatkan apa-apa.


"Kamu benar, labu ini seperti memiliki misteri tersendiri ... Apa Qin Chen akan tahu isi dalamnya?" Qiu Yu Ran mengatakan itu dengan memandangi labu.


"Kalau ayah, aku bisa yakin bahwa ayah akan bisa melihatnya, karena kekuatan ayah di atasku." Yin'er membalasnya dengan lembut.


"Benar juga ... Qin Chen dia adalah pria yang tidak masuk akal untuk membicarakan tentang harta arun ... "


Mereka berdua lalu tertawa kecil karena mengingat tentang Qin Chen yang menyukai harta karun, Qiu Yu Ran mengambil labu tersebut lalu mencari barang-barang lainnya.


Di dalam ruangan tersebut, tiba-tiba mereka merasakan Aura hebat di balik sebuah kotak sedang di atas lemari, dimana membuat mereka tertarik untuk melihatnya.

__ADS_1


"Paman, bisa kamu ambilkan benda disana?" Ucap Yin'er dengan lembut.


"Bisa Nona."


Penjaga toko, ia mengambil kursi untuk mengambil benda di atas lemari, dimana bisa terlihat jelas bahwa benda itu hanya patahan bulan yang belum sempurna.


Melihat hal tersebut, mereka berdua saling memandang satu sama lain, dimana mereka sudah mendapatkan harta karun yang cukup hebat, karena telah mendapatkan harta karun.


Kini, mereka berdua mengambil 10 barang yang bagus untuk di koleksi, setelah selesai melakukan pembayaran, mereka keluar dari sana untuk kembali ke tempat Qin Chen berada.


Hari ini, mereka sudah mendapatkan harta bagus untuk diberitahukan kepada Qin Chen, dimana agar dia membantu mereka untuk mengetahui apa semuanya bagus.


Meksipun putrinya di ranah lebih tinggi dibandingkan Qin Chen, sebagai Putri Phoenix, ia tidak ada banyak melakukan apa-apa di istana Phoenix, jadi ia tidak memiliki ketrampilan untuk membedakan benda bagus atau tidaknya.


***


Di sisi Qin Chen, ia telah mengubah sepenuhnya Istana tersebut sesuai keinginan Qin Chen, dimana ia lalu bertelepati kepada Long Zhui untuk membawa mereka ke Istana.


'Long Zhui, bawa mereka semua ke Istana ibukota, kita akan tinggal disini.'


'Baik, Tuan.'


Mendapatkan perintah dari Qin Chen, Long Zhui lalu melihat ke arah mereka berdua yang sedang berjalan. "Nona ... Tuan meminta saya untuk membawa Nona menuju Istana ibukota, karena Raja disana digantikan oleh, Tuan."


Mendengar hal tersebut, mereka berdua menghitung waktu, dimana baru saja beberapa menit ayahnya sudah membuat kota gempar oleh kedatangannya.


"Tolong pimpin jalannya." Balas Qiu Yu Ran.


Long Zhui lalu membawa mereka berdua dari sana menuju Istana yang telah Qin Chen persiapkan untuk kedatangan mereka berdua. Dimana, ia mempersembahkan Istana ini untuk mereka berdua, agar mereka bisa tinggal di tempat yang layak untuk mereka.


Qin Chen sekarang sedang menunggu kedatangan mereka dari selesainya belanja di ibukota, dimana menghabiskan banyak uang yang Qin Chen berikan kepada mereka.


...

__ADS_1


*Thanks You For Reading*


__ADS_2