
Alam ???, Wilayah ???, Istana ???
Disebuah tempat yang sangat megah, terlihat sebuah Istana yang sangat besar, bahkan melebihi Universe itu sendiri. Istana itu melayang di antara jutaan cahaya di bawahnya, tidak tahu cahaya apa itu, yang jelas cahaya itu seperti Universe Bubble yang tersusun rapi.
Di dalam Istana tersebut, terlihat sosok wanita yang sangat cantik jelita tengah terduduk di Tahta yang sangat megah. Wanita itu duduk sambil mencemili Buah Dao Suci, maupun Buah Dao Ilahi. Buah tersebut seakan-akan tidak berarti dimatanya.
Buah Dao Suci adalah Buah yang tercipta oleh kondensasi Langit dan Bumi pada pertama kali diciptakan. Kekuatan dari Buah Dao sangatlah hebat dalam berbagai hal, jika Buah Dao sudah matang, maka siapapun yang memakannya akan menjadi seorang Dewa yang Abadi, dan memiliki kekuatan yang tidak terbatas.
Kini Buah Dao Suci yang dimakan oleh wanita tersebut adalah Buah Dao yang telah matang, bahkan di wadahnya ada ratusan ribu Buah Dao dengan berbagai jenis. Mulai dari, Buah Dao Hati, Buah Dao Suci, Buah Dao Ilahi, Buah Dao Pikiran, Buah Dao Fisik, dan masih banyak lagi yang tidak terukur jumlahnya.
Dari sekian banyak Buah Dao, Buah Dao milik wanita itu telah matang semua. Sekarang ini, ia tengah memandang sebuah bola yang seukuran bintang, bola tersebut menampilkan sebuah pertempuran antara Qin Chen melawan Dewa Galaxy.
Wanita itu tengah melihat pertempuran Qin Chen Dewa Galaxy, ia sambil mencemili Buah Dao di sampingnya, tidak tahu siapa sosok itu, dengan kekuatan yang ia miliki, Multiverse bukanlah apa-apa baginya.
Perlahan wanita itu tertawa kecil, "fuhuhu.. sangat menarik.. jika aku ada disana, aku akan membuat sebuah pertarungan yang menarik.." Suaranya terdengar oleh orang-orang didepannya.
Semua orang yang berada disana adalah Dewa yang menjaga setiap seluruh Alam yang sudah ditentukan olehnya. Mereka semua melihat Permaisuri yang tengah tertawa melihat pertempuran di hadapannya.
Jelas mereka tahu siapa pemuda tersebut, karena mereka tidak bisa melupakan Aura yang terpancar di dalam diri pemuda tersebut. Mereka juga mengetahui tentang kejadian di masa lampau, yang hampir membuat seluruh Alam menjadi puing-puing debu.
Permaisuri tersebut, kini ia melihat seluruh peningkatan pemuda tersebut, lalu ia melihat bahwa ada satu tubuh yang belum dibangkitkan olehnya. "Tubuh Dewa Surgawi, dia belum membangkitkannya, jika dia pergi ke Alam Surga, setidaknya harus mempunyai Tubuh Dewa Surgawi agar mendapatkan Cahaya Surgawi."
Ia perlahan mengeluarkan sebuah Cahaya Surgawi yang keluar dari tangannya, Cahaya Surgawi itu adalah miliknya yang sebenarnya, karena suatu alasan dimana ia terpaksa menyegel lingkaran Cahaya Surgawi miliknya.
"Sudah waktunya aku akan membuka segel ini, dan memberikan kepada pemilik aslinya." Permaisuri melihat lingkaran cahaya tersebut dengan senyuman yang rindu, "Tapi sebelum itu, lebih baik aku menyiksanya terlebih dahulu! Beraninya dia berselingkuh di belakangku! Bahkan wanita itu hingga mengandung seorang anak!"
__ADS_1
Permaisuri yang awalnya merindukan kenangan masa lalu, kini ia berubah cepat. Karena ingin menghukum pemuda tersebut. Bagaimana bisa ia terima, bahwa dirinya di selingkuhi dari belakang oleh suaminya sendiri, bahkan ia melihat dengan mata kepalanya.
Didalam Istana, mereka semua melihat Permaisuri tengah marah, kini mereka semua pucat dengan keringat dingin bercucuran di sekujur tubuhnya, walaupun mereka tidak ikut terlibat, tapi melihat Aura, dan juga Permaisuri yang sedang marah sangatlah galak.
Ia disana mengeluarkan bayangan roh, yang pernah ia gunakan untuk membangkitkan 1% kekuatan suaminya, kini ia ingin memberikan hadiah besar untuk seorang selingkuh.
***
Alam Semesta, Wilayah Utara Dewa Galaxy Great We.
Ditempat tersebut, Qin Chen yang tengah berdiri di langit-langit bintang, ia menatap Dewa Galaxy dengan wajah bisa saja. Karena mau bagaimanpun, Dewa Galaxy sangatlah lemah dimata Qin Chen.
Qin Chen masih menyerap energi tersebut hingga benar-benar tidak tersisa sama sekali, ia sekarang sedang mengeluarkan sebuah pedang untuk membunuh mereka semua, rasa bosan menggunakan kekuatan hebat terus membanjiri tubuhnya.
Qin Chen yang tidak bisa merasakan apa-apa dalam pertarungan, kini ia menggunakan kedua pedang, dan juga tangannya untuk mengurus semut-semut yang berbaris rapi di hadapannya.
[ Bahaya Tuan! Cepat pergi dari sana! ]
Seketika Qin Chen mendengar suara Qin Qui yang memperingati tentang bahaya, ia sedikit bingung dengan Qin Qui, karena ia sudah melepaskan pengelihatanya untuk melihat seluruh wilayah itu. Bahkan ia tidak mendapatkan bahaya apapun, selain semut merepotkan di depannya.
Apa maksudmu Qin Qui? Aku tidak merasakan apa-apa di sini?!
[ Dia datang! ]
Tiba-tiba dari atas langit-langit, mereka semua mulai merasakan Aura membunuh yang begitu besar menekan segala sesuatu yang ada. Dewa Galaxy dibuat terpuruk di sana, bahkan Qin Chen ikut terpuruk kebawah karena tertekan.
__ADS_1
"Urgh! A-apa-apaan tekanan ini! Bahkan aku tidak kuat menahannya! Qin Qui apa kamu masih disana?"
[ Qin Qui hanya bisa mengeluarkan suara, semua kekuatan yang Qin Qui punya tersegel lagi oleh wanita itu. ]
Qin Chen sangat terkejut, bahwa sistem tertinggi miliknya tidak bisa mengeluarkan kekuatan, karena kedatangan wanita itu. Wanita yang Qin Qui maksud adalah Permaisuri yang dari Alam tidak diketahui.
Ia yang sekarang terpuruk tidak bisa mengangkat tubuhnya, kini ia hanya terdiam disana untuk melihat apa yang terjadi selanjutnya.
Sedangkan di sisi Dewa Galaxy Great We, ia yang terpuruk di sana kini semakin kesal, dan juga sangat marah. Dewa Galaxy melawan dengan semua kekuatan yang ia miliki untuk berdiri kembali. "Brengs*k! Siapa kau! Keluar kau jika kau berani haa!" Teriak Dewa Galaxy yang sedang marah.
Permaisuri yang mendengar mahkluk rendahan berteriak kepadanya, "Mahkluk rendahan, berani sekali dirimu bersikap kurang ajar di hadapanku!"
Ia yang masih kesal dengan suaminya, kini ia melambaikan tangannya hingga mengucang seluruh Alam Semesta. Guncangan itu mengakibatkan kehancuran besar-besaran di Galaxy Utara.
Dalam beberapa detik saja, seluruh Galaxy di wilayah Utara telah menjadi puing-puing debu yang berterbangan di langit Semesta. Qin Chen yang melihat itu dari terpuruknya, ia tercengang melihat kekuatan tersebut.
Sial! Ternyata dia suhu! Aku kira dia cupu! Walaupun aku bisa menghancurkan Universe, wanita itu belum diketahui siapa! Bahkan kekuatan yang ia miliki belum ku ketahui!
Qin Chen hanya bisa terdiam, mau melawan dengan kemampuannya, ia juga tidak bisa berkutik lagi. Tekanan yang ia terima seperti di tumpuk oleh banyak benda berat yang tidak terukur jumlahnya.
Sedangkan Qin Qui, ia tidak bisa menggunakan kemampuannya. Jika ia bisa menggunakan kemampuannya, Qin Chen akan melepaskan segel kekuatan yang ia miliki. Meskipun belum tahu seberapa besar kekuatan itu, setidaknya ia akan mencobanya terlebih dahulu.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1