Supreme God System

Supreme God System
Chapter 51 : Janji Gadis Kecil


__ADS_3

Kota Yuan


Kota Yuan kembali lagi di kejutkan dengan Qin Chen membuat keramaian di tengah Kota, Keributan kali ini bukan tentang pembantai Qin Chen, melainkan seorang Pria Tua berlutut di hadapan Qin Chen untuk meminta maaf kepadanya, sedangkan Qin Chen sendiri bahkan bingung melihat reaksi penjual daging bakar yang tiba-tiba berlutut meminta maaf.


Haduh! Apa-apa dia ini bikin salah paham saja! Aku hanya berniat baik malah dia salah paham?!


Qin Chen hanya bisa menghela nafas ringan, ia sambil melihat Pria itu dengan tatapan biasa saja. Namun, saat ia ingin mengangkat tangan nya tiba-tiba terdengar suara dari kerumunan orang-orang di sekitarnya.


Gadis kecil yang sama seperti Ru'er berteriak di balik orang-orang yang berkumpul. "Jangan sakiti Ayah ku!" Suara itu mengagetkan mereka semua, karena gadis kecil itu berani berteriak di depan Raja Iblis Qin Chen yang kejam.


Qin Chen mendengar suara seorang gadis kecil berteriak di sampingnya perlahan memalingkan kepalanya ke arah sumber suara, saat ia melihat gadis kecil seumur dengan Ru'er menggenggam tangan dengan wajah yang menahan sedihnya.


Gadis Kecil disana tidak lain adalah Putri Pria yang sedang berlutut disana, gadis itu marah kepada Qin Chen karena ayahnya akan di sakiti Qin Chen. Membuat dirinya harus melindungi ayahnya yang hanya dialah satu-satunya keluarganya.


Pria itu mendengar suara putrinya terkejut, ia langsung berkata lagi, "Raja Iblis Qin Chen, mohon ampuni sikap putri hamba.." Ucapnya sambil berlutut.


Qin Chen berjalan mendekati Gadis kecil itu dengan pelan, Gadis itu ketakutan dengan tubuh yang gemetaran saat di datangi Qin Chen. Ia perlahan-lahan meneteskan air mata dari mata Kecil nya yang indah.


Ia mengangkat tangannya ke atas dengan perlahan ia mendekati kepala gadis kecil disana. Orang-orang tidak bisa menolong nya karena jika mereka ikut campur, mereka juga akan mendapatkan kematian di tangan Raja Iblis Qin Chen.


Qin Chen sebenarnya cuma hanya mengelus kepalanya saja untuk menenangkan gadis kecil itu untuk tidak menangis. Saat tangannya di letakan di kepalanya dan mengelus kepala Gadis itu dengan lembut.


"Apa kau takut dengan ku Gadis Kecil?" Tanya Qin Chen sambil tersenyum hangat saja untuk menenangkan nya.


Gadis Kecil itu terkejut saat kepalanya di usap Oleh Qin Chen dengan lembut, ia menatap Qin Chen dengan takut sambil berkata. "Be-benar.. pa-paman adalah Raja Iblis. Ka-kata orang Raja Iblis sa-sangat kejam dan tidak memiliki perasaan." Jawabannya membuat semua orang-orang di sana terkejut.


Mereka tidak menyangka Gadis Kecil itu berani mengatakan hal seperti itu di hadapan Raja Iblis terkenal di Kota Yuan. Qin Chen juga sedikit terkejut mendengarnya namun ia tertawa. "Hahahaha..." Tawanya terdengar oleh orang-orang di sekitar membuat tidak ada orang yang bersuara sedikitpun.

__ADS_1


"Lalu apa aku terlihat Jahat? Atau terlihat baik?" Qin Chen bertanya kembali kepada Gadis kecil di hadapannya.


"Pa-paman.. ingin menyakiti Ayah ku.. a-aku tidak akan membiarkan paman menyakiti Ayah ku.., aku akan melawan paman!" Ujarnya.


Qin Chen tertawa kecil mendengar jawabannya, karena tidak ada yang pernah berteriak kepada Qin Chen setelah ia menunjukkan kemampuan yang ia punya.


Gadis ini sangat spesial yang dimana ia adalah orang pertama yang berani berteriak kepada Qin Chen. Karena itu Qin Chen akan memberikan hadiah bagus untuk ia bisa membantu keluarganya.


Ia melihat Gadis kecil itu terus meneteskan air matanya dengan pelan menurunkan tangannya ke wajahnya lalu menghapus air mata nya. "Sayangnya paman tidak suka makan daging sekecil dirimu, paman suka makan daging yang besar. Contohnya saja orang-orang di belakang mu.." Balas Qin Chen sambil menghapus air matanya.


Ayahnya Gadis kecil itu melihat putrinya berbicara dengan Raja Iblis terkejut sedari tadi, bahkan Raja Iblis tidak menyakitinya dan hanya menanyakan tentang beberapa hal.


Tanpa ada balasan dari Gadis kecil itu, Qin Chen mengangkat tangannya dan meletakkan ujung jarinya di kening nya. Ia takut akan di bunuh oleh Raja Iblis sekarang ini di hadapannya.


"Raja Iblis Tolong ampuni—" Ucapnya terpotong oleh Aura Kuning yang menyelimuti Qin Chen.


Wushh!


Hembusan angin sedikit meningkat dari sebelumnya, hembusan itu disebabkan saat Qin Chen memasukkan energinya ke dalam keningnya. Melihat Gadis kecil itu merasakan sedikit sakit hanya diam melihat saja, karena itu adalah cobaan untuk menjadi seorang kultivator hebat.


Cahaya terus menyelimuti gadis itu dengan hembusan angin terus meningkat, orang-orang menjadi bingung dengan apa yang mereka lihat sekarang ini.


"Kenapa dengan Gadis kecil itu?"


"Entahlah... Aku Juga tidak tahu!"


"Apa dia berniat membunuhnya? Sungguh kejam!"

__ADS_1


Mereka kembali membicarakan tentang Qin Chen lagi dengan negatif, walaupun Qin Chen mendengarnya ia tidak memperdulikan tanggapan mereka tentang dirinya, selama mereka tidak mencari masalah dengan nya Qin Chen akan mengampuni mereka.


Tak berselang lama cahaya itu mulai redup dan Gadis kecil itu perlahan membuka matanya, saat ia melihat sekitarnya padangan nya berubah seketika. Ia melihat banyak warna di Kota dan lagi ia merasakan tubuhnya ringan.


"Itu Hadiah dari Paman ini" Ucapnya kepada Gadis kecil di depannya.


Qin Chen mulai berdiri dan berjalan ke arah pria tadi dengan pelan, ia sudah menyelesaikan masalah Gadis kecil itu yang ingin menjadi seorang kultivator untuk melindungi ayahnya.


"Itu uang gunakan untuk keluarga mu, jangan sampai aku melihat uang itu habis untuk kau gunakan sendiri!" Ucap Qin Chen Dengan nada sedikit menekan. Walaupun ia tidak memiliki salah namun Qin Chen mengatakan itu untuk membuat Pria itu untuk terus hidup menjadi orang yang lebih baik.


"Ba-baik!" Ujarnya yang ketakutan.


Setelah selesai, Qin Chen berjalan melewati kerumunan orang-orang di sana, ia hanya tersenyum tipis meninggalkan tempat ia buat keramaian tadi.


Gadis Kecil tadi melihat Qin Chen pergi berjalan melihat Qin Chen dari belakangnya lalu ia berteriak. "Paman Raja Iblis! Terimakasih banyak! Saat aku sudah besar, aku akan membalas kebaikan Paman! Aku Janji!" Teriak Gadis kecil disana mengejutkan mereka semua.


Qin Chen mengangkat tangannya saat mendengar suara itu, ia melambaikan tangan dengan pelan menandakan 'Iya' dengan melihat lambaian tangan Qin Chen, ia melihat lambaian itu tersenyum, lalu Qin Chen perlahan menghilang darinya.


Ia pergi menghilang dari pandangan mereka semua, ia pergi ke sebuah gang kecil mengunakan kemapuan nya. Meski ini bukan kemapuan Teleportation yang pernah ia baca dan lihat saat di dunia modern, namun ini cukup membantu untuk menghajar orang-orang banyak bicara saat bertarung.


Dengan mengobrol Ru'er ia berjalan menuju tempat lainnya untuk di kunjungi sebelum mereka pergi ke Kota lainnya. Mereka berdua bersenang-senang di tempat-tempat bagus di Kota Yuan.


Hingga sorenya, mereka kembali ke penginapan untuk beristirahat untuk melanjutkan aktivitas hari esoknya, yang belum tahu mau ngapain di Kota Yuan ini.


...


*Thanks You For Reading*

__ADS_1


__ADS_2