
Alam Immortal,
Di Alam Immortal tertinggi, sudah 2 hari Qin Chen telah pergi, dimana mereka mendapatkan berita tentang Qin Chen pergi untuk menyelamatkan putrinya, di kamar putrinya, disana terlihat jelas bahwa putrinya tengah terbaring di atas tempat tidur.
Istrinya yang kini terduduk di tempat tidur, ia tidak berbicara sama sekali, karena ia menahan rasa sedihnya dimana Qin Chen tidak mengatakan apapun jika ia akan pergi.
"Yan'er ... Tidak apa-apa, ibu dan ayah ada disini menemani yan'er, jadi jangan perlu khawatir lagi." Ibunya menenangkan Qiu Yu Ran.
"Hmmm."
Ia menyenderkan kepalanya ke pundak ibunya, dimana ia sangat menyayangi menantu kecilnya yang manis itu, sudah jelas bahwa ia memang mengkhawatirkan Qin Chen.
Bukan hanya dia saja, ibunya juga khawatir dengan Qin Chen, namun ia percaya bahwa Qin Chen akan kembali meskipun ada luka di tubuhnya. Kini ia benar-benar terpuruk atas kepergian Qin Chen.
Ibunya juga melihat putrinya yang sudah pucat, dimana itu karena Demon Heart yang berada di hatinya terus beraksi dengan mengeroyok hatinya.
***
Alam Mimpi, dimana sana tempat pertarungan antara Dewa melawan Dewa tertinggi. Mereka semua berjejer melihat Demon God Dreamland di serang habis-habisan.
Qin Chen melihat ke arah wanita tersebut, lalu ia berbicara dengannya, meskipun tahu bahwa masih di dalam Medan pertempuran.
"Kenapa kamu pergi saat itu? Apa aku terlalu lemah? Sehingga kamu pergi meninggalkanku." Tanya Qin Chen kepada Permaisuri Phoenix.
"Itu ... "
Qin Chen tahu bahwa jawabannya adalah dia terlalu lemah untuk menopang tanggung jawab yang berat, ia kini lalu berkata. "Aku tahu, aku masih lemah, setelah urusanku dengan Demon God Dreamland selesai, aku akan kembali ke Alam Immortal Tertinggi, lalu menjadi kuat untuk naik ke Alam Surga."
Dalam benak mereka, kata-kata Qin Chen seperti penghinaan, bagaimana bisa Dewa menghancurkan dimensi dengan paksa masuk ke dalam Alam Mimpi, dimana itu adalah Dimensi satu tingkat di atas Alam Surga.
Hanya Qin Chen yang tidak mengetahui tingkat Alam ini, yang ia ketahui adalah ini adalah Alam Mimpi dimana Demon Heart berada disana.
Qin Chen lalu berdiri dengan gagah di sana, lalu dengan energi penuh di dalam dirinya, ia akan mengakhiri pertarungan ini dengan seluruh kemampuan yang ia miliki.
__ADS_1
"Gadis kecil, aku membutuhkan kemampuan milkmu, dan berikan kepadaku ... Untuk yang lainnya juga sama, dimana aku membutuhkan energi kalian semua sekarang ini."
Mendengar hal tersebut tentunya mereka terkejut, energi besar masuk ke dalam tubuhnya bukanlah sembarang, Qin Chen bisa-bisa mati meledak karena energi besar.
Namun nyatanya, Qin Chen sedang menyerap energi besar ke dalam dirinya, dimana itu masuk ke wilayah tubuh tengah-tengah. Saat energi besar masuk ke dalam tubuh Qin Chen, ia mengalami peningkatan kekuatan sesaat dimana, ini benar-benar mengejutkan mereka.
Kekuatan tersebut tidak permanen, melainkan hanya satu kali penggunaan. Dimana ia menggabungkan seluruh tubuh menjadi satu, dengan Hukum Ruang dan Waktu akan menciptakan serangan yang mematikan.
'Qin Qui, sampai kapan ini?'
[Sebentar lagi Tuan, Tuan tunggu saja sampai energi sampai ke titik tertinggi.]
'Baiklah.'
Permaisuri Phoenix dimana ia benar-benar tidak menyangkal, bahwa dia akan melakukan hal senekat ini demi Putri mereka. Dalam pikiran Qin Chen adalah menyelesaikan disini, dan mengobrol dengan istrinya tentang apa yang terjadi.
Saat energi telah sampai pada titik tertinggi, Qin Chen disana melesat dengan kecepatan menembus waktu, disekitarnya menjadi berhenti, dan dia melesat dengan kecepatan tinggi.
Tangannya di gepalkan dengan sangat keras, dimana ini benar-benar akan menjadi akhir bagi Demon God Dreamland sekarang ini.
Boom!
Terhempas!
Qin Chen benar-benar terlempar jauh dari sana membuat tubuhnya mengalami luka parah, sama halnya dengan mereka, mereka terhempas namun masih bisa mengurangi cidera yang di alami mereka semua.
Tubuh Demon God Dreamland kini mulai membentuk gelembung-gelembung busa dimana itu adalah energi yang meledak-ledak bagaikan mercon, dimana semuanya meledak begitu saja.
Ledakan tersebut membersihkan Alam Mimpi dari kekacauan maupun kehancuran, hampir 70% ledakkan tersebut menghanguskan langit berbintang yang tak terhitung jumlahnya.
Qin Chen, yang terhempas dari sana melesat menembus Dimensi Alam Mimpi hingga masuk ke Dimensi Alam Surga. Dua dimensi menghancurkan tulang dan tubuhnya.
Dewi Suci melesat lebih kencang dibandingkan sebelumnya, karena ia mengkhawatirkan putranya yang terlempar jauh menembus Dimensi Alam Mimpi ini.
__ADS_1
***
Alam Surga,
Di Alam Surga, banyak orang-orang yang memperhatikan gunung dan laut hancur dengan seorang pemuda tengah terbaring di atas pegunungan yang hancur tersebut.
Permaisuri Phoenix di bawa Kaisar Naga Qin dengan kecepatan ilahi, dimana membuat ia terbang melintasi langit berbintang dengan sekali tarikan napas saja dimana sangat hebat.
Tentang Demon God Dreamland, apa dia mati, tentunya tidak mati, ia masih hidup dengan tubuh yang berbeda, jadi untuk menghancurkan sepenuhnya Demon God Dreamland, Qin Chen harus menghancurkan Asal Muasal akar kehidupan miliknya.
Dewi Suci yang tengah disamping Qin Chen, ia meneteskan air matanya yang sudah di bendung sangat lama, dimana sudah lama ia ingin melihat putranya kembali.
"Hiks ... Chen'er kau anak yang kuat, ibu tidak terima jika kamu mati disini."
Suara tangisannya sangat mirip dengan ibunya, namun Qin Chen tidak bisa bergerak sama sekali, ia benar-benar hancur kali ini, seperti meledakan lubang hitam dulu yang membuat Qin Chen benar-benar hancur.
Kaisar Naga Qin, ia yang telah sampai di tempat Qin Chen berada, Dewi Suci meminta suaminya untuk membawanya ke istana naga, dimana disana akan aman jika Qin Chen melakukan penyembuhan diri.
"Sayang, cepat bawa Chen'er ke istana, aku tidak ingin terjadi apa-apa dengan Chen'er."
"Baik-baik, kamu tenanglah, aku akan membawanya."
Ia lalu mengangkat Qin Chen, dimana membuat Permaisuri Phoenix menjadi bingung dengan sikap Penguasa Surga, dimana klan naga adalah Penguasa dari Penguasa Surga.
Permaisuri Phoenix dekat dengan mereka karena Yin'er yang manis di sukai Dewi Suci, dimana ia seperti mengingat seseorang dulu yang ia sayangi sampai-sampai harus terpisah.
Mereka bertiga terbang menuju istana naga, dimana disana mereka akan meletakkan Qin Chen di dalam kamarnya untuk melakukan penyembuhan diri. Untuk pertama kalinya, Qin Chen mati suri dimana ia benar-benar kehabisan darah karena terhempas dengan jutaan sayatan pedang menusuk jantungnya.
Setibanya disana, mereka masuk ke dalam lalu pergi ke kamar Qin Chen yang dari dulu sudah di siapkan oleh keluarganya, jika keluarganya benar-benar kembali ke sisi mereka.
Qin Chen diturunkan ke atas tempat tidurnya, dimana tabib istana naga sedang dalam perjalanan untuk datang ke tempat mereka semua.
..
__ADS_1
*Thanks You For Reading*