Supreme God System

Supreme God System
Chapter 297 - Perpisahan


__ADS_3

Dalam ruangan tersebut, Qin Chen terduduk sambil melihat kedepan, ia merasakan bahwa rasa sakit itu seperti ditinggalkan mantan pacar, ia hanya bisa termenung sesaat.


Setelah beberapa waktu berlalu kemudian, Qin Chen terbangun dari termenungnya dan mulai menggerakkan kakinya yang lemas, dia benar-benar tidak berdaya disaat merasakan rasa kekosongan di dalam tubuhnya.


Berdirilah, kamu tidak selemah ini di masa lalu ...


Suara wanita seperti memintanya untuk berdiri terdengar di dalam pikirannya, mengira bahwa itu adalah Qin Qui, ia lalu bertanya kepada Qin Qui sekarang ini.


"Qin Qui, apa kamu memintaku berdiri?"


[Tidak Tuan, Qin Qui tidak ada berbicara dengan anda.]


Qin Chen tertegun mendengar jawabannya, namun yang ia dengar itu adalah suara wanita yang memiliki frekuensi lembut. Suara itu seakan-akan mengenalnya sangat lama.


"Kenapa denganku, apa suara tadi milik Qiu Yu Ran? Tapi, suara itu sangat berbeda ... Dari cara dia memanggilku, seakan-akan dia telah mengenalku sangat lama ...


Apa benar, Alam Rendah dan Alam Immortal hanyalah tempat dimana aku hanya mendapatkan misteri, dan Alam Surga adalah tempat dimana aku mengungkapkan segalanya ...


Jika benar, setelah ini aku akan kembali ke masa depan dan tinggal di Alam Immortal untuk menyelesaikan masalah, bukan karena menjadi pahlawan karena untuk membuka jalan untuk seseorang dan membuat namaku di akui di Alam Immortal."


Qin Chen berbicara sendiri di dalam ruangan gelap, ia yang dari tadi berusaha berdiri, akhirnya bisa berdiri. Qin Chen lalu melihat telapak tangan kanannya terdapat pola waktu.


"Untuk sekarang, aku akan mencoba ini setelah kembali, karena aku tidak mau masa depan berubah karenaku."


Ia lalu berjalan keluar dari ruangan, dengan bantuan bola api ia mengikuti jalan sebelumnya saat ia masuk ke dalam ruangan.


***


Di luar reruntuhan kuno, Qin Chen berjalan keluar dari dalam pintu besar dengan pakaian sobek, ia belum menyadari bahwa tubuhnya telah kembali seperti semula.


Tubuh dewasa dengan ketampanan bisa meluluhkan Ratu Dewi. Qin Chen berjalan di atas jembatan dan melihat ke arah air, dimana wujudnya telah kembali seperti semula.


"Eh!"


"Tubuhku! Apa aku sudah kembali seperti semula!"


[Benar Tuan, karena mendapatkan Kubus Paradox, tubuh Tuan melawan kehendak hukum lalu kembali seperti semula.]


"Yosh! Jika seperti ini, aku bisa menggoda wanita cantik!"


[ ... ]


Mata Qin Chen berbinar-binar seperti bintang mendapatkan hadiah Box istimewa, dimana ia hampir melupakan istrinya di rumah sana, dan tidak tahu apa yang terjadi di masa depan.


Setelah mendapatkan dirinya sudah kembali, Qin Chen lalu terbang ke atas dan melesat dengan kecepatan tinggi menuju gunung dan danau tempat Yu FeiFei berada.

__ADS_1


Melompati celah waktu, Qin Chen menggunakan tangan kanannya untuk mencoba terbang melompati celah waktu yang pernah sekali ia gunakan untuk bepergian.


Saat menggunakan kemampuan tersebut, gemuruh di langit membuat kehebohan warga di kota. Gemuruh itu seperti pertanda bahwa ada malapetaka yang akan terjadi di kedepannya.


Tentunya hal itu akan terjadi kelak nantinya, dan para Dewa di Alam Surga mengetahui bahwa kekuatan tersebut sudah di dapatkan oleh orang yang seharusnya di miliki.


Meksipun mereka enggan untuk membicarakan orang itu, namun kemampuan itu harus di musnahkan secepatnya.


Di tempat Qin Chen berada, ia mengulurkan tangan kanannya kedepan dan seketika langit pecah menampilkan celah waktu yang gelap, Qin Chen melesat terbang dan masuk ke dalam.


Kemampuan ini berbeda, namun konsep pengunaannya sama, ia melewati seperti lorong waktu sebelumnya dan muncul celah lainnya di dekat gunung dan danau tempat Yu FeiFei berada.


***


Di langit Qin Chen turun kebawah seperti membawa berkah untuk tanah, di sisi lain tempat Yu FeiFei berada, ia melihat pemuda tengah melayang keluar dari celah di langit.


Ia mewaspadai pemuda itu, dan berdiri mengeluarkan pedang miliknya, Qin Chen dari atas melihat Yu FeiFei berwaspada, ia tersenyum sambil tertawa kecil di langit.


Yu FeiFei mendengar tawanya, ia lalu bertanya kepada Qin Chen. "Siapa kau?"


"Aku? Kakak Cantik, kenapa kamu lupa dengan pria kecil yang mengambil ciuman pertamamu ... "


Saat mendengar kata-kata itu, pedang di tangannya terjatuh ke lantai dengan memberikan suara kecil. Yu FeiFei melihat dengan mata kepalanya sendiri secara dekat, dan memastikan apa itu benar-benar dia atau bukan.


Melihat wujudnya yang sama seperti iblis kecil sebelumnya, Yu FeiFei tidak bergerak sama sekali di atas gunung di tepi jurang. Qin Chen dari atas turun kebawah mendekati Yu FeiFei yang tengah berdiri tanpa bergerak sedikitpun.


"Kakak Cantik, apa kamu sedih?"


Yu FeiFei hanya diam, ia tidak mengucapkan apa-apa disaat ditanya oleh Qin Chen. Melihat hal tersebut, Qin Chen lalu memegang tangannya dan membawanya duduk di tepi jurang sambil melihat pemandangan hijau di sana.


Angin berhembus pelan menyisir rambut Yu FeiFei yang panjang, wajahnya terlihat tenang namun dalam hatinya terguncang. Mereka berdua melihat langit senja yang hampir malam, di bawah pohon rindang, mereka mungkin akan mengukir kisah masa depan.


"Saat matahari tenggelam, dan langit mulai malam, aku mungkin sudah tidak ada disini lagi ... Apa tidak ada sesuatu yang ingin kamu katakan padaku?"


Saat mendengar perkataan Qin Chen, detak jantungnya berdenyut lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Rasa emosi, sedih, takut, penyesalan, dan masih banyak lagi. Semuanya tercampur rata menjadi satu, yaitu kehilangan!


Yu FeiFei masih memandang langit senja dengan pandangan tenang, namun perlahan air matanya mengalir, dia benar-benar tidak bisa menutupi kebohongan tentang rasa kehilangan.


Wajahnya yang cantik dan tenang, kini harus mengeluarkan air mata yang berharga lalu jatuh ke bumi bagaikan mutiara surga yang menghilang di telan bumi karena perbedaan alam.


Qin Chen melihat bahwa Kakak cantiknya mengeluarkan air matanya yang berharga, ia merasa bersalah, lalu ia duduk dengan lutut kaki sebelah kirinya menyentuh tanah dan kaki kanannya di tekuk.


Ia berada di depan Yu FeiFei, dan secara lembut menghapus air matanya yang mengalir jatuh ke bumi membasahi rerumputan. Qin Chen pernah memberikan bahunya untuk tempat wanita menangis,


Saat menghapus air matanya, Qin Chen lalu menariknya ke dalam pelukannya dan memberikan pundaknya untuk disadari oleh Yu FeiFei, karena beberapa menit lagi ia akan meninggalkan masa lalu ini.

__ADS_1


"Kenapa ... Kenapa begitu cepat iblis kecil sepertimu harus kembali ... "


Qin Chen mendengar suara Yu FeiFei yang gugup di belakang, ia lalu perlahan mengangkat tangannya dan membelai rambutnya dengan lembut, Qin Chen sambil berkata.


"Jika aku berlama di masa lalu, maka masa depan akan berubah dan aku mungkin tidak akan terlahir di Dunia ... "


"Jika Iblis kecil sepertimu kembali ke masa lalu hanya untuk membuat luka di hatiku, lebih baik iblis kecil sepertimu tidak dilahirkan di Dunia ini ... "


Ia tersenyum mendengar jawaban Yu FeiFei, Qin Chen melihat bahwa matahari sudah mulai akan menghilang, hanya membutuhkan beberapa waktu untuk langit berbintang memancarkan keindahan bintang.


"Jika aku tidak dilahirkan, bukankah kakak cantik akan sendirian sampai tua?"


Yu FeiFei hanya diam mendengarkan perkataan Qin Chen, ia memeluknya seakan-akan tidak mau melepaskan Qin Chen darinya. Qin Chen merasakan pelukan tersebut, ia tersenyum puas.


[Tuan, sudah saatnya kita kembali.]


'Hmmm ... '


Pada saat itu, tubuh Qin Chen mengeluarkan cahaya biru di sertai partikel-partikel cahaya yang berterbangan ke langit malam berbintang. Yu FeiFei semakin menjadi-jadi disaat melihat Qin Chen mulai menjadi partikel cahaya.


"Kakak Cantik, ini bukanlah perpisahan untuk selamanya ... Di masa depan kita bisa saling bertemu, mungkin kakak cantik akan tidak mengenaliku lagi, atau sebaliknya, Kakak cantik mengenaliku namun perbedaan kekuatan ataupun kekuasaan ... "


"Jangan ... Jangan pergi ... "


Ia mendengarkan apa yang dikatakan Qin Chen, namun hatinya tidak mau membiarkan Qin Chen pergi. Tapi, Qin Chen tidak bisa lama-lama lagi, tubuhnya mulai membaur dengan Alam.


"Kakak Cantik, kamu adalah wanita yang sulit dimengerti olehku, aku harap di masa depan kita dipertemukan dengan keadaan yang bisa bersama ... "


Dari kakinya mulai menghilang dan secara perlahan-lahan naik ke atas. Yu FeiFei meraihnya dan membawanya ke dalam pelukan terkahir yang bisa ia lakukan.


"Selamat tinggal, Yu FeiFei."


Untuk terakhir kalinya, Qin Chen mengucapkan namanya dengan sangat tulus. Tubuhnya mulai menghilang dan meninggalkan partikel-partikel cahaya menghiasi sekitarnya.


Yu FeiFei terpuruk dalam kesedihan, ia hanya berdiam disana sambil memeluknya dengan erat, meksipun hanya cahaya, ia benar-benar sedih atas kepergian dirinya.


"Pembohong ... Dia bilang, aku adalah guru romansanya ... Tapi kenapa ... Kenapa dia pergi ... "


Menundukkan kepalanya dengan air mata membasahi Bumi, di bawah sinar bulan yang naik ke langit, dan bintang-bintang memancarkan cahaya keindahannya.


Di tepi jurang di atas gunung, Yu FeiFei menangis dengan suara keras, tidak ada yang bisa mengisi kesedihannya. Dia benar-benar terpukul dengan perasaannya sendiri, sebagai Dewi Danau yang tidak mengetahui namanya cinta, kali ini dia benar-benar bersedih karena cinta.


Tidak tahu berapa lama kesedihan itu berlalu, namun Qin Chen tidak akan kembali ke masa lalu untuk melukis luka kembali di hatinya. Masa depan adalah hal yang terbaik dibandingkan masa lalu jika hanya membawa luka.


...

__ADS_1


*Thanks You For Reading*


(Note: Sepertinya author tidak bisa menapati janji untuk Crazy Up hari ini, karena melihat chapter ini adalah bumbu romen, dan di chapter selanjutnya adalah pertempuran dengan monster langsung, jadi author update hanya satu :) maafkan Author, besok baru bisa Crazy Up sekaligus Pertarungan melawan monster.)


__ADS_2