
Didalam reruntuhan, Qin Chen tengah tertidur pulas, ia tertidur karena menunggu Qiu Yu Ran selesai menyerap segala energi di dalam danau yang tidak diketahui namanya, tapi danau tersebut memiliki energi yang begitu besar, cukup meningkatkan satu tingkat.
Waktu demi waktu di lalui, sudah tidak tahu berapa jam berlalu. Tapi Qin Chen masih tertidur pulas, walaupun disekitarnya terus berubah-ubah suhunya, mulai dari dingin menjadi panas menjadi dingin lagi.
Qiu Yu Ran yang tengah menyerap energi danau, kini ia mengalami perubahan dengan banyak cairan unggu keluar dari tubuhnya. Itu adalah racun yang berada di dalam dirinya, tapi itu bukanlah racun yang sudah tercampur dengan darah.
Boom!
Suara ledakan dalam danau mengagetkan Qin Chen yang tengah tertidur di depannya, saat Qin Chen terbangun dari tidurnya, ia melihat Qiu Yu Ran yang naik tingkat selanjutnya.
"Dia sudah naik tingkat. Tapi dia mengejutkanku dari mimpi indahku." Gumamnya.
Qin Chen kembali tenang sambil melihat wanita itu dengan seksama, ia melihat perubahan dalam tubuhnya membuat Qin Chen sedikit terkejut, karena tubuhnya semakin bertambah sedikit tinggi dengan wajahnya yang semakin cantik.
"Semakin cantik, semakin aku ingin menangkapnya." Gumamnya.
Qin Chen yang melihat sebentar, ia lalu kembali ke dalam mode tidurnya. Ia kembali tidur untuk mengisi pikirannya dengan imajinasi tentang wanita cantik yang ia temui sekali seumur hidupnya.
5 Jam Kemudian.
Sudah lima jam berlalu begitu saja, kini Qiu Yu Ran mulai membuka matanya. Sekarang ini ia sudah naik satu tingkat dalam waktu lima jam saja, dengan berendam di dalam danau yang tidak diketahui namanya.
Qiu Yu Ran melihat Qin Chen yang terduduk di depannya tepatnya di tepi danau dengan tertidur pulas tanpa ada gangguan, ia sedikit terkejut dengan kepribadian Qin Chen. Jika sekarang ini Qin Chen adalah orang lain, ia pasti sudah tidak suci lagi.
Dengan cepat pria tidak baik akan mengambil kesempatan untuk mengambil kesucian Qiu Yu Ran. Tapi Qin Chen malah tertidur di depannya, walaupun ia sudah melihat semuanya. Karena Qiu Yu Ran tanpa pakaian berendam di danau.
"Apa dia menungguku hingga tertidur? Tapi jika itu pria lain, aku takut dengan kekuatanku sebelumnya, dia sudah mengambil kesucianku." Gumamnya.
__ADS_1
Walaupun aku bertemu dengannya sebentar, tapi kenapa hatiku merasakan hal yang berbeda! Apa ini dinamakan jatuh cinta?!
Qiu Yu Ran tidak tahu tentang cinta, yang ia ketahui adalah ia harus menjadi kuat untuk melindungi dirinya sendiri. Kini ia berjalan ke depan dengan cepat mengambil pakaiannya untuk menutupi barang pribadinya.
Setelah selesai, ia mendekati Qin Chen yang tertidur pulas tanpa ada gangguan, karena ia sudah selesai meningkatkan kekuatan, dan akan melanjutkan perjalanan mencari harta karun yang Qin Chen inginkan.
"Qi-Qin Chen..." Ucap Qiu Yu Ran dengan gugup, karena ini pertama kalinya ia memanggil Qin Chen dengan namanya.
Qin Chen yang mendengar suara seorang gadis cantik memanggilnya membuat ia bingung, karena dalam mimpinya hanya ada permen kapas yang sejauh kilometernya.
"Qin Chen, bangun.." Sekali lagi Qiu Yu Ran, ia membangunkan Qin Chen.
Ia dengan cepat membuka matanya, karena suara itu dari dunia nyata. Saat Qin Chen melihat kecantikan bidadari di depannya, ia terdiam tanpa satupun kata yang keluar.
"Apa kamu bidadari dari surga? Jika benar, sungguh kecantikan yang bisa membalikkan Surga." Kata Qin Chen yang masih tercengang.
Qiu Yu Ran, ia di wajahnya memerah, walaupun ia masih menggunakan cadar di wajahnya. "Bi-Bicara apa.. cepat bangun, apa kamu tidak ingin melanjutkan mencari harta karun yang kamu inginkan?" Balasnya dengan suara pelan.
"Danau sudah tidak memiliki energi lagi, berarti kamu sudah naik bukan?" Kata Qin Chen melihat kearahnya.
Qiu Yu Ran, ia mengangguk kecil menandakan bahwa sudah naik. Melihat itu, Qin Chen sedikit menggodanya lalu berkata. "Bagaimana jika kita melakukan itu lain kali? Aku akan membuatmu merasakan rasa yang belum pernah kamu rasakan." Goda Qin Chen.
Dengan cepat Qiu Yu Ran memalingkan wajahnya dengan wajah yang cemberut. "Hmph! Semua laki-laki sama saja!" Balasnya dengan cemberut di depan Qin Chen.
Mendengar perkataan Qiu Yu Ran yang sambil cemberut, Qin Chen tertawa kecil lalu ia berjalan meninggalkan Qiu Yu Ran di belakangnya. Qiu Yu Ran melihat Qin Chen pergi, ia langsung mengikuti Qin Chen di sampingnya dengan memegang tangannya.
Walaupun ia masih sebal dengan Qin Chen, tapi reruntuhan kuno ini sangatlah misterius. Dengan kekuatan yang ia miliki sekarang ini, mungkin jika bertemu lawan di dalam reruntuhan, ia akan sangat kesulitan.
__ADS_1
Mereka berdua berjalan bersama memasuki reruntuhan kuno di lantai pertama, walaupun tidak mendapatkan perlawanan dari reruntuhan, mereka tetap berwaspada jika sesuatu terjadi.
Kemungkinan besar, lantai pertama tidak memiliki monster yang berada disana. Karena lantai pertama tidak terlalu banyak harta yang berguna, tapi untuk kultivasi rendah, harta-harta disana sangat berguna.
Qin Chen juga mendapatkan Piring Yin dan Yang, dimana bisa meningkatkan energi, piring itu adalah harta yang bagus untuk koleksi pribadinya. Karena agar Qin Chen bisa menggunakannya sesuka hati dimasa depan.
Roarr!
Tiba-tiba suara raungan seekor monster terdengar oleh mereka berdua, Qin Chen yang mendengarnya, ia langsung berhenti dan mencari tempat sumber suara. Kepalanya melihat kanan dan kiri, ia menembus semua penghalang di depannya.
Tidak jauh dari tempat mereka berada, ada sebuah monster tingkat langit rendah, melihat bahwa ada monster di dalam reruntuhan kuno ini. Qin Chen semakin bersemangat menelusuri reruntuhan, dengan kecantikan di sampingnya.
"Lebih baik kita lawan monster di depan, jika kita mengambil jalan memutar, saat kembali akan sangat merepotkan." Ucap Qin Chen dengan pelan.
"Baiklah, aku akan membantumu." Balas Qiu Yu Ran.
Karena sudah setuju melawan monster, mereka berdua berjalan mendekati sumber suara di dekat mereka. Sesampainya disana, mereka dikejutkan dengan monster kalajengking beracun bertubuh merah.
Qin Chen masih bersembunyi di balik batu dengan Qiu Yu Ran, ia melihat sambil mencari titik kelemahan pada kalajengking. "Merepotkan, jika melawan racun. Serangan apa yang sangat hebat, tapi tidak meledakkan reruntuhan kuno ini. Ditambah lagi, kulitnya sangat kuat." Kata Qin Chen dengan pelan.
Ia melihat sebuah batu kecil di depannya, Qin Chen berpikir untuk membunuhnya dengan meteor kecil yang ia ciptakan. Perlahan ia mengambil batu kecil itu di tangannya, sedangkan Qiu Yu Ran, ia bingung dengan Qin Chen.
"Apa yang dilakukan dengan batu kecil itu?" Tanya Qiu Yu Ran kepada Qin Chen.
Qin Chen hanya mengedipkan mata kanannya membuat ia malu, setelah mendapatkan batu Qin Chen lalu membakarnya dengan api hitam miliknya.
Melihat ke arah kalajengking, ia langsung melempar batu tersebut dengan pelan tanpa ada sedikitpun tenaga yang dikeluarkan. Ini semua ia lakukan agar tidak dicurigai bahwa dirinya kuat, Qin Chen bisa saja menjentikkan jarinya untuk membunuh kalajengking, maupun menamparnya langsung dari jauh.
__ADS_1
...
*Thanks You For Reading*