Supreme God System

Supreme God System
Chapter 67 : Mendirikan Rumah Dan Pergi


__ADS_3

Setelah portal yang ia buat selesai, ia berjalan mendekati ibunya dengan menuntun nya berjalan masuk ke dalam. Mereka mengikuti Qin Chen masuk ke dalam, karena tempat tinggal baru mereka semua.


Qin Chen World.


Dunia Qin Chen. Dunia Qin Chen tercipta dari sebuah ledakan Energi yang sangat besar, ledakan itu mengandung Energi sangat padat. Saat setelah ledakan terjadi Energi padat nan panas meluas di dalam Jantung, terciptalah banyak materi maupun partikel-partikel lainnya.


Materi-materi yang bertebaran di Jantung Qin Chen, maupun partikel-partikel. Mereka saling mengembang dan menciptakan bintang-bintang di dalam kehampaan. Setelah beberapa menit berlalu kehampaan Jantung Qin Chen di isi dengan cahaya berwarna-warni yang begitu menggoda.


Sekarang ini mereka semua keluar dari Portal dan berdiri di sebuah lapangan yang sangat luas, lapangan luas itu bisa di lihat sangat luas. Dengan perpohonan di sebelah kanannya yang begitu rindang penuh dengan kesuburan tanah, buah-buahan dan lainnya.


Di sebelah kirinya terdapat sebuah Danau yang berbentuk hampir bulat namun tidak bulat. Di atas langit berwarna biru cerah dengan awan yang mendukung agar tidak kepanasan.


Saat mereka melihat hamparan dataran yang begitu luas dan penuh dengan kekayaan duniawi membuat semua rahang bawah mereka terjatuh tanpa suara. Tidak bisa dipungkiri bahwa ada Dunia yang begitu menakjubkan seperti ini di dalam hidup mereka.


"Chen'er.. dimana ini? Kenapa ibu merasakan Energi disini sangat padat dan Murni.."Ucap Jui Lui bertanya kepada Qin Chen.


Qin Chen tersenyum menanggapi nya dan berkata. "Saat Chen'er bertarung tadi.. Energi Qin Chen terlalu besar dan membuat Energi Qin Chen masuk ke dalam Dantian, di dalam Dantian, Energi Qin Chen menciptakan sebuah Dunia. Dan Dunia ini lah yang tercipta! Bagaimana Bu? Apa Chen'er hebat." Ucap Qin Chen dengan hidung panjang berpose sombong.


Kepal Qin Chen mengangkat ke atas dengan membusungkan dadanya ke depan, posisinya sekarang ini menunjukkan kesombongan mendalam dan percaya diri dengan Dunia nya.


"Apa!" Teriak mereka semua.


Mereka semua terkejut mendengar penjelasan Qin Chen, siapa yang tidak terkejut mendengar ada Manusia yang bisa menciptakan Dunia nya sendiri. Namun pikiran mereka langsung di alihkan dengan kemampuan yang Qin Chen miliki sudah di luar nalar mereka.


Dengan sebab dan akibat mereka sudah memahami penjelasan nya, tapi tetap saja mereka masih terkejut dengan semuanya. Melihat ibunya yang syok mendengar putranya menciptakan sebuah Dunia di Dantian nya tidak bisa berkata-kata.

__ADS_1


"Untuk sementara ibu tinggal di Dunia Chen'er, saat Chen'er sudah menemukan tempat tinggal yang nyaman di Dunia awal, Chen'er akan memberikan kabar dan ibu bisa memilih untuk tinggal disini atau Dunia awal.." Ujar Qin Chen sambil menunjukkan wajah bersalah.


Jui Lui melihat wajah putra nya yang muram dan merasa bersalah dengan cepat ia mengangkat tangannya, tangannya ia tempelkan di pipi sebelah kiri Qin Chen.


Puk!


Merasakan ada tangan yang menempel pada pipinya, ia melihat ke depan ternyata ibunya sedang menyentuh pipinya. "Sishh.. ini bukan salah Chen'er, ibu tidak apa-apa tinggal di sini. Dunia ini terbentuk di dalam Dantian Chen'er yang artinya ibu selalu di hati Chen'er bukan?" Ucap Jui Lui yang lembut untuk menenangkan rasa bersalah Qin Chen.


Mendengar jawaban nya yang tidak marah kepada nya membuat ia sangat tersentuh, meski bukan ibu kandung nya. Tapi, sikap nya kepada Qin Chen sangat baik walaupun sudah banyak terluka beberapa kali, namun hatinya masih sangat baik kepada nya.


Qin Chen mengangkat tangannya dan memegang tangan ibunya dengan lembut, ia mengelus tangan ibunya di pipinya. "Hmmm.. ibu akan selalu di hati Chen'er"


Selang beberapa menit lamanya berbicara dengan Jui Lui, ia mulai melakukan proses nya, dengan berjalan kaki ke tengah hamparan Tanah ia meletakkan telapak tangan ke Tanah.


Drrtt!


Beberapa saat yang lalu, Qin Qui merekomendasikan untuk membeli rumah di toko sistem dengan harga ya, bisa dibilang sangat mahal. Meski mahal Qin Chen tidak peduli dengan harganya, tapi yang ia pikirkan bagaimana cara menjelaskan kepada ibunya nantinya.


Setelah kayu-kayu selesai, mereka semua berkerja sama untuk membangun rumah untuk tinggal, sedangkan Qin Chen sendiri terduduk dengan bermeditasi di tempat yang sepi, ia ingin menstabilkan Energi nya lagi karena Energi nya tidak stabil.


3 Hari Kemudian.


Hari demi hari pembangunan kediaman Qin akhirnya jadi dalam 3 hari, bangunan yang dibuat dari ornamen kayu berkualitas tinggi dengan Energi di dalamnya. Setiap orang yang berada dalam ruangan akan mendapatkan udara yang segar, aroma alami dan penyegar tubuh maupun jiwa.


Sudah 3 hari Qin Chen tidak melakukan apa-apa, dan hari ini ia akan berpamitan untuk pergi dari Dunia ini untuk melanjutkan pertulangannya menjelajahi dunia dan menjadi terkuat di seluruh jajaran para Dewa.

__ADS_1


Kediaman Qin.


Depan Portal.


Di portal yang sama di ciptakan saat masuk ke sana, di sana terdapat banyak orang-orang dari kediaman Qin berada. Mereka berkumpul untuk melihat kepergian Qin Chen ke Dunia luar untuk menjadi terkuat.


"Chen'er.. berjanjilah pada ibu, kalau kamu sering kesini.." Ujarnya melihat Qin Chen.


"Chen'er Janji, akan seringkali kesini" Balas Qin Chen untuk ibunya.


Jui Lui langsung memeluknya dengan erat, ia sebenarnya tidak bisa melepaskan Putra satu-satunya. Tapi, ini adalah keinginan terdalam putranya untuk menjadi terkuat di dunia. Sebagai seorang ibu ia pasti mendukung apa yang putranya inginkan.


"Baiklah, ibu akan pegang janji Chen'er, ibu sudah memiliki seorang putri kecil yang manis di sini, Chen'er jangan khawatir" Balas nya.


Setelah itu ia jongkok ke bawah karena adik kecilnya yang manis akan ditinggal disana, Ru'er melihat Kakak nya akan pergi sedikit sedih, namun ia sekarang memiliki keluarga ada Ayah dan ibu di samping, itu lah yang membuat ia menahan sedihnya.


Melihat ia menahan sedihnya membuat Qin Chen tertawa kecil, ia lalu meletakkan tangannya ke atas kepala dengan mengelus lembut. "Selama Kakak pergi, Ru'er akan mengantikan kakak disini, Xiao Laohu juga akan bersama Ru'er untuk melindungi Ru'er, setelah semuanya selesai di luar, Kakak akan kembali menjemput Ru'er" Ucap Qin Chen dengan senyuman hangat.


Ia mengangguk kecil dengan pelan, melihat itu Qin Chen langsung memeluknya sambil mengelus kepalanya. Setelah beberapa saat ia melepaskan pelukannya dan berdiri.


"Aku pergi dulu.." dengan nada yang senang dan semangat sambil melambaikan tangannya kepada mereka semua.


Dengan cepat ia berlari keluar dari Portal meninggalkan mereka semua di dalam Dunia buatannya sendiri. Dengan masuk ke dalam ia langsung berteleportation ke tempat sebelumnya ia pergi.


Waktu disana sama seperti di Dunia buatannya sendiri, itu semua sudah ia atur agar tidak terlalu lama di sana maupun disini. Yu Lin di sampingnya karena ia pemandu Qin Chen menuju Benua Tengah tepatnya di ibukota Benua Tengah.

__ADS_1


...


*Thank You For Reading*


__ADS_2