Supreme God System

Supreme God System
Chapter 56 : Hati Kekosongan


__ADS_3

Qin Chen meminta kembali kepada Xiao Laohu untuk besar, agar Ru'er dan Yu Lin bisa mengikuti kecepatan Qin Chen saat terbang. Kekuatan Xiao Laohu sekarang sudah di Ranah Earth Immortal Tingkat 7 dimana itu sudah bisa mengikuti Qin Chen dari belakangnya.


Meski jantungnya masih berdetak, ia masih melanjutkan untuk pulang terlebih dahulu, karena di pikirannya ia sudah berpetualang lebih dari 1 bulan lebih dan tidak memberikan kabar kepada keluarganya.


Ia mulai terbang ke atas langit dengan pandangan khawatir dengan keluarganya, dengan begitu ia dan lainnya terbang dengan cepat menuju Benua Timur. Kecepatan Qin Chen jika lihat dari bawah membuat orang-orang hanya bisa melihat kilatan cahaya yang membentang luas dengan garis lurus.


Aku harap kalian baik-baik..


Pikirannya terus mendoakan keselamatan keluarga nya, ia tidak bisa melakukan apa-apa jika keluarga nya dalam bahaya karena dirinya. Tidak memandang ia lewat mana ia masih terbang dengan kecepatan tinggi.


Meski harus melalui puluhan ribu kilometer dari ia terbang sebelumnya, ia tidak peduli dengan itu ia masih terbang menghancurkan apa saja yang menghalanginya seperti gunung dan perbukitan lainnya.


Benua Timur.


Qin Chen yang terbang sudah 3 Jam lamanya akhirnya ia melewati perbatasan 2 Benua yang sebelumnya ia lalui. Saat di Benua Timur ia sudah bisa merasakan Aura negatif yang begitu besar di Kekaisaran Timur, namun ia tidak peduli untuk itu. Qin Chen masih melanjutkan perjalanannya.


Di belakang Qin Chen mereka mengejar dari belakang menaiki Xiao Laohu, meski tidak bisa menyamai kecepatan Qin Chen. Itu sudah lebih dari cukup untuk tidak ketinggalan.


Orang-orang yang dikejutkan dengan kilatan cahaya emas di atas langit-langit membuat heboh mereka, karena kilatan itu bagaikan B


bintang jatuh dengan kecepatan cahaya yang tidak bisa mereka lihat dengan mata kepala sendiri.


Kota Xilunan.


Qin Chen dengan cepat sudah melewati Kota Xilunan yang pernah ia kunjungi, ia melihat Ibunya Xia Lingyi yang belum sadar juga hanya memandang biasa. Karena ini lebih penting dari apapun baginya sekarang.


Orang-orang di Kota Xilunan di kejutkan dengan cahaya di atas langit membuat pembicaraan berbagai topik.

__ADS_1


"Apa itu!"


"Sangat cepat! Apa tadi Dewa?"


"Entahlah, aku merasakan ada hal aneh yang akan terjadi!"


Mereka membicarakan tentang kilatan cahaya di atas langit. Kilatan itu di lihat oleh orang-orang dari Klan Xia yang dimana. Kilatan itu menuju Kota Xilinan sendiri.


Klan Xia.


Di kediaman Xia. Xia Lingyi masih berdiri di luar kediaman nya, ia melihat langit dan kilatan tadi seperti orang yang ia kenali. Dia juga tidak tahu tentang Klan Qin yang hancur.


Klan Qin hancur beberapa Jam yang lalu, jadi berita itu belum sampai di telinganya apa lagi orang-orang Kota Xilinan sudah mati semua. Jadi siapa yang akan menyebarkan berita tentang kehancuran Kota Xilinan.


30 Menit Kemudian


Qin Chen yang sudah terbang dari Benua Tengah menuju kota Xilinan membutuhkan waktu 1jam 30 menit pas. Karena ia sebenarnya hampir sampai di pusat Benua Tengah. Namun, ia harus kembali untuk mengecek keadaan yang membuat hatinya begitu gelisah.


Qin Chen memperlambat terbang nya, ia terbang pelan di atas kota melihat kehancuran dimana-mana. Banyak orang-orang yang mati terkena sayatan senjata tajam.


Ru'er melihat pemandangan itu membuat ia menutup matanya karena takut, Yu Lin di belakangnya langsung memeluknya sambil melihat pembantai di Kota ini.


"Sungguh kejam! Siapa yang melakukan hal sekejam ini!" Ucapnya sambil melihat orang-orang yang mati.


Yu Lin juga sedikit ngeri melihat pembantai tanpa perasaan seperti ini, bahkan orang-orang yang tidak bersalah ikut terlibat. Tapi di depannya adalah seorang Raja Iblis Qin Chen yang terkenal dengan kekejaman nya.


Dengan cepat Qin Chen terbang menuju kediaman Qin. Sesampainya disana ia turun kebawah dan melihat Kediaman nya hancur dengan banyak prajurit yang mati.

__ADS_1


Qin Chen sangat terkejut melihat kediaman Qin-nya hancur dengan banyak korban jiwa, tentu saja membuat perasaan Qin Chen bergetar dengan tergesa-gesa mencari keluarga nya.


Ia masuk ke dalam membuat gerbang kediaman dan terlihat lubang besar di dinding, pohon yang tumbuh besar sekarang tumbang menjadi terbakar oleh api. Melihat tempat kelahiran hancur dengan banyak orang yang mati di dalam kediaman.


Qin Chen berlari mencari keberadaan keluarga, ia terus menelusuri tempat hingga sampai di halaman utama keluarga Qin. Di sana Qin Chen melihat ayahnya yang bersender di samping batu dengan orang-orang keluarga Qin selamat.


Di sana terdapat Panatua lainnya dan Putra mereka yang terluka karena serangan, ada juga beberapa Jenderal dan prajurit yang masih selamat namun mendapatkan luka besar.


Dengan langkah kaki yang tergesa-gesa ia berlari menuju tempat ayahnya, langkah kaki itu membuat semuanya melihat ke sumber suara. Saat melihat pemuda yang berlari ke arah Patriak Qin terkejut.


Saat sudah di depan ayahnya. Qin Chen melihat keadaan nya yang terluka parah dengan banyak mengeluarkan darah. "Chen'er apa itu kau?" Tanya ayahnya yang menahan rasa sakit.


"Di-dimana Ibu?" Tanya balik Qin Chen yang memandang dengan kosong.


Amarahnya sudah mencapai puncak-puncak nya, di kehidupan kedua ini ia sudah berjanji untuk melindungi keluarganya dan sekarang ini keluarganya dalam ambang kehancuran.


Mendengar pertanyaan putranya yang melihat dirinya dengan pandangan kosong, ia sangat terkejut melihat padangan itu. Padangan itu seperti seseorang yang akan marah dan menjadi seekor Iblis yang sangat kejam. "I-ibumu di bawa oleh kekaisaran timur... mereka bersekongkol dengan Sekte-sekte besar dan keluarga besar untuk memaksa mu tunduk..." Jawabannya yang sebenarnya tidak mau berkata. Namun sekarang ini ia melihat Raja Iblis Qin Chen, putranya sendiri.


Qin Chen sangat terkejut mendengar penjelasan ayahnya, ia terkejut karena kekaisaran timur menangkap ibunya untuk menjadi sandra agar Qin Chen tunduk padanya. Namun amarahnya Qin Chen sudah di ambang batas. Dalam hatinya sudah terukir Kekosongan yang mendalam, ia tidak peduli lagi dengan Manusia!


Karena manusia.. memiliki hati yang lemah! Mereka bisa menjadi Iblis jika mereka Ingin mendapatkan apa yang mereka mau!


Qin Chen mengeluarkan semua ramuan penyembuh yang ia dapatkan dari pembantaian selama ini. Ia meletakkan di atas tanah dan memegang satu ramuan untuk ibunya. Melihat tingkah putranya yang hanya diam tanpa suara sedikitpun membuat ia sebagai ayahnya terkejut. "Chen'er.. jangan-jangan–" Ucapnya yang terpotong oleh Qin Chen.


"Mereka sudah berani melukai keluarga ku! Mereka seharusnya sudah paham akan eksekusinya!. Kekaisaran Timur? Manusia? Aku tidak peduli kalian siapa! Mereka berani melukai ibuku.. harus mati!" Ucap Qin Chen yang marah.


Aura membunuh berwarna gelap bercampur merah yang ia keluarkan dari dalam tubuhnya membuat orang-orang Klan Qin ketakutan. Mereka semua bisa merasakan Aura yang sangat mengerikan keluar dari tubuhnya yang dimana Qin Chen sedang sangat marah akan Kekaisaran Timur terhadap keluarga nya.

__ADS_1


...


*Thank You For Reading*


__ADS_2