Supreme God System

Supreme God System
Chapter 252 : Merampok sebelum pembantaian


__ADS_3

Mereka semua berpisah masing-masing, dimana Qin Chen pergi menyelesaikan masalah, dan istrinya, dan putrinya pergi menghabiskan harta Qin Chen.


Dalam kasus ini, Qin Chen akan bertanggung jawab sendiri untuk menyelesaikan semuanya. Tidak peduli siapa mereka, selama kekuatan ada maka ia akan menumpasnya hingga ke akar-akarnya.


Qin Chen terbang mengikuti lubang tersebut, dimana mengarah ke arah Istana raja di Ibukota. Sekarang, ia tidak mau langsung memukul raja, karena Qin Chen mau merampok terlebih dahulu, setelah itu ia bisa melakukan apa yang ia suka.


"Raja? Aku Kaisar loh! Seharusnya dia akan menghormatiku ... Jika tidak, ya aku akan membunuhnya!"


[Hmmmm ... Sama saja Tuan, lebih baik merampok harta terlebih dahulu, lalu mengurus beberapa semut di dalam Istana.]


"Kamu benar, lalu apa kamu mempunyai kemampuan pencuri yang hebat?"


[Ada Tuan, kemampuan pencuri di kelas Surgawi, kemampuan tersebut bisa digunakan untuk mencuri segala barang, dan tingkat kesulitannya sangat sulit.]


"Menarik! Berikan aku satu, dan untuk statusku, aku akan melihatnya setelah ke Alam Surga, karena aku ingin melihat seberapa peningkatanku di satu Alam saja."


[Selamat, Tuan berhasil membeli kemampuan pencuri kelas Surgawi, Harga; 650 Triliun 340 Miliar.]


Qin Chen menelan ludahnya, Poin Tukar yang ia miliki terus di kuras begitu deras oleh Qin Qui. Bahkan, suaranya terdengar oleh telinga Qin Chen, dimana koin-koin berjatuhan seperti air terjun.


Seketika, pikiran Qin Chen dimasuki oleh sebuah kemampuan hebat membuat dirinya terkagum dengan kemampuan tersebut, dimana kegunaannya sangatlah bermanfaat bagi Qin Chen si penggila wanita, maksudnya penggila harta.


Setelah mendapatkan kemampuan baru, Qin Chen tersenyum tipis dengan melanjutkan perjalanan menuju Istana Raja, jaraknya tidak jauh, hanya akan menghabiskan beberapa waktu saja.


Setibanya di samping Istana, Qin Chen berjalan pelan dengan menghilangkan keberadaan miliknya sendiri, ia berjalan masuk ke dalam Istana, dimana kemampuan tersebut adalah untuk melihat harta-harta tersebut berada.


Dalam Istana, penjaga disana sangatlah rapat, meskipun begitu ruang harta tidak terlalu banyak orang-orang. Jadi, ia akan dengan mudah mendapatkan harta tersebut, kini Qin Chen berjalan menuju harta pertama, yaitu tempat uang berada.


Di dalam ruangan tersebut, terdapat 6 orang berjaga-jaga di depan pintu tersebut, sedangkan pintu belakang, mereka tidak menjaganya. Dari sana, Qin Chen melihat ada banyak harta.


"Harta-harta ... harta ... semuanya punyaku!"


Qin Chen lalu melepaskan laser dari matanya, dimana menggunakan mata tersebut untuk menghancurkan pertahanan tersebut. Dengan kemampuan mata tersebut, Qin Chen bisa mendapatkan harta yang banyak.


Saat dinding terbentuk bulat, Qin Chen melepaskan bekas laser tersebut, dan melihat isi dalamnya yang penuh akan uang, dimana Qin Chen mengambilnya langsung dengan inventory.

__ADS_1


Qin Chen adalah penjahat baik, ia menutup kembali bekasnya dengan baik hati mengelas kembali dengan matanya, setelah itu Qin Chen pergi dari sana menuju kehidupan damai lainnya.


Berjalan kaki ke harta selanjutnya, dimana itu adalah ruang perhiasan di kamar, disana terlihat jelas bahwa kamar tersebut ada kamar istrinya yang baru.


"Bukankah in kamar? Dan lagi, harta tersebut di simpan di bawah tanah ... Sungguh masa lalu yang hebat."


[Seperti di Bumi, orang-orang dibumi menyembunyikan harta di bawah tempat tidur, bantal, dan bawah tanah.]


"Seperti yang kamu katakan, karena aku mempunyai kemampuan mencuri, jadi memudahkanku untuk mendapatkan barang-barang yang kuinginkan."


[Tapi ini adalah Dosa, Tuan.]


"Tidak masalah, aku juga sudah banyak membunuh mahkluk hidup, jadi aku tidak memikirkan hal itu."


[Baiklah, Qin Qui akan mengikuti Tuan sampai kapanpun itu.]


Qin Chen lalu mendekati tempat orang itu mengubur hartanya, dimana ia mulai membuka tanah dengan elemen kayu miliknya, dimana ia memisahkan dua tempat saling beradu.


Sangat sulit untuk mendapatkan harta tersebut, ia berusaha mendapatkannya. Pada akhirnya, ia bisa menariknya ke atas untuk di pamerkan ke tempat Qin Qui.


Suara lantai yang jatuh kebawah, dimana setelah Qin Chen mengangkat harta tersebut, kini ia sudah mendapatkan harta kedua di dalam Istana Raja tanpa ada satu orang yang curiga.


"Berhasil! Qin Qui lihat, aku berhasil mendapatnya."


[Baiklah, kalau begitu selanjutnya.]


"Tentu saja."


Qin Chen lalu pergi dari sana menyusup lebih dalam lagi, dimana tempat pusat harta berkumpul. Perjalanan Qin Chen cukup jauh, karena ia tidak ingin terbang, ia ingin menikmati perampokan ini.


Jika ada yang melihat Qin Chen, ia harap bahwa mereka tidak mengikutinya, karena jejak Qin Chen sangatlah tidak beres, dan tidak mungkin diterima oleh Surga.


Setibanya Qin Chen di depan pintu harta, Qin Chen melihat pintu itu sangat besar, dimana itu adalah tempat harta istana selama ini, dengan harta tersebut.


Qin Chen tidak akan tinggal di tanah lagi, ataupun menginap di rumah orang. Sekarang ia, ia membunuh para prajurit dengan kemampuannya, Yaitu jentikan cari.

__ADS_1


Ctikk!


Seketika, orang-orang di dekat sana mati semuanya. Tidak ada orang yang selamat setelah mendengarkan jentikkan nyamuk dari Qin Chen. Setelah beres, Qin Chen masuk ke dalam setelah mendorong masuk ke dalam.


Saat masuk, ia dimanjakan dengan harta-harta berkilauan di ruangan, harta tersebut tertumpuk seperti gunung Fuji. Melihat hal tersebut, Qin Chen lalu menghisapnya ke dalam inventory.


"Hahaha ... Aku kaya hari ini, selanjutnya membereskan Raja."


[Benar Tuan, Qin Qui akan membentuk sebuah ide menyerang mereka.]


"Baiklah."


Qin Qui lalu membuat ide untuk melawan Raja tersebut bukan karena takut, melainkan mencari pengalaman baru dari cara membunuh, membunuh tersebut membutuhkan banyak monster.


"Selanjutnya, membunuh raja dengan serangan miliknya sendiri." Qin Chen bergumam, Lalu berjalan mendekati pintu keluar dari ruangan harta.


Di dalam ruangan tersebut sudah tidak ada lagi harta yang bisa di ambil oleh Qin Chen saat ini. "Sudah habis, sekarang menunggu rencana seperti apa yang diberikan oleh Qin Qui untuk menaklukkan Raja seperti ini."


"Tapi sebelum itu, aku akan tidur-tidur terlebih dahulu di luar Istana, agar aku bisa melihat situasi di luar maupun dalam Istana."


Berteleportation ke luar istana, dimana ia duduk di atas pohon dengan tenang menunggu rencana Qin Qui kali ini, disana ia menghitung banyaknya harta yang ia dapatkan saat ini.


[Rencana berhasil, Qin Qui akan mentransfer rencananya.]


Saat itu, Qin Qui mentransfer rencana tersebut ke dalam pikirannya, dimana Qin Chen sambil tersenyum tipis mendapatkan rencana yang cukup menarik baginya.


Setelah ia mendapatkan rencana tersebut, Qin Chen selanjutnya mengikuti rencana tersebut untuk membalikkan tubuh Raja yang seperti itu. Pembantai berdarah, mungkin tidak dapat dihindarkan untuk sekarang.


Semuanya sudah dala genggaman Qin Chen, dimana hanya perlu mengikuti rencana yang telah dibuat oleh Qin Qui sebelumnya. Selama Qin Chen mengikutinya, maka kesenangan akan di sertakan.


"Waktunya bereaksi menumpas kejahatan di dunia ini ... "


Qin Chen langsung menghilang dari pohon, ia pergi menuju ke dalam Istana kembali untuk barbar di dalam Istana.


...

__ADS_1


*Thanks You For Reading*


__ADS_2