
Qin Chen terduduk di atas retakan tanah yang berkobar api, ia sekarang sudah banyak kehabisan Energi Qi, sebab kehabisan Energi karena kekuatan ia hanya di Ranah Earth Immortal Tingkat 10.
Qin Chen belum bisa menggunakan kekuatan Celestial Immortal nya karena belum menerima Kesengsaraan Immortal Ranah Celestial Immortal. Jika ia sudah menerima kesengsaraan jangan membunuh Mu Tian Sheng dengan sekali serang, ia bisa melakukannya dengan sebuah tamparan biasa.
Setelah Kematian Mu Tian Sheng sebagai pemimpin para Monster, tidak ada lagi yang tersisa di Tanah Terlarang mulai dari perpohonan, gunung, dataran tinggi maupun danau. Semuanya berubah menjadi Neraka yang terus membakar daratan.
Karena kematian Mu Tian Sheng, ia bisa beristirahat sejenak sebelum pergi dari sana, ia melihat sekeliling penuh dengan api yang terus berkobar. Karena ia memiliki seorang adik di kejauhan membuat ia melesat langsung ke tempatnya.
Qin Chen terbang dengan cepat menuju Ru'er karena, ia melihat dari tempat ia berdiri tadi membuat ia tidak ingin membuat masa lalu kelam milik Ru'er teringat lagi. Dengan cepat ia sampai ke tempat Ru'er berada, ia bersedih di atas punggung Xiao Laohu sembari memeluk Xiao Laohu menutup wajahnya di bulu-bulu.
Melihat Ru'er membuat Qin Chen melayang ke sampingnya dengan meletakkan tangannya ke atas kepala Ru'er, ia merasakan ada tangan di kepalanya perlahan mengangkat kepala melihat Qin Chen di hadapannya.
"Hiks... Ka-kakak..." Tangis Ru'er yang langsung memeluk Qin Chen.
Qin Chen memeluknya sembari mengendong dan mengelus kepalanya dengan lembut, ia sudah membuat Ru'er bersedih karena saat Qin Chen menerima pukulan langsung dari Mu Tian Sheng, membuat ia terlempar sangat jauh dari tempat awal ia berdiri.
"Xiao Laohu... Pergilah dan hisap semua Inti Monster agar kau lebih kuat, dan ambilkan Inti Raja Monster untuk ku" Ucap Qin Chen.
Xiao Laohu menangapi dengan anggukan kepala, ia langsung pergi ke tempat puluhan ribu Inti Monster yang terbakar oleh api-api, walau begitu Inti Monster tidak akan hancur karena Inti Monster sangatlah kuat, untuk menghancurkan nya hanyalah menyerap Energi Monster di dalamnya.
Qin Chen membawanya pergi ke tempat yang jauh dari kehancuran dibuat nya, ia terbang mencari tempat yang lebih baik dari tempat tadi dengan begitu mereka berdua bisa turun untuk beristirahat.
Melihat rombongan kultivator yang bergabung tanpa memandang Drajat lagi membuat Qin Chen tersenyum tipis, mereka semua bergabung untuk menghindari Kematian yang sangat mengerikan tadi. Di tempat mereka juga baik-baik saja tidak terkena dampak karena mereka semua berada di dekat Portal keluar.
Qin Chen dari atas turun kebawah hingga menginjak tanah dengan kedua kakinya. "Sudah.. Ru'er jangan bersedih lagi.. Kakak tidak akan meninggalkan Ru'er sendiri." Ucap Qin Chen dengan lembut.
Tanpa ada jawaban dari Ru'er membuat Qin Chen melihat nya yang menangis sambil tertidur pulas di pelukannya. Melihat Ru'er tidur membuat ia bisa beristirahat sejenak sembari melihat statistik yang ia miliki.
'Sistem coba tampilkan statistik ku saat ini.' Batin Qin Chen.
[ Nama : Qin Chen ]
[ Status : Tuan Muda Klan Qin ]
[ Usia : 118 Tahun ]
[ Level : Profound Immortal Tingkat 7 { 156.450.000/??? } ×2 ]
__ADS_1
[ Veins : Vena Ilahi Immortal Chaos Pelahap Universe ]
[ Body : Ancestor God Primordial Chaos ]
[ Roh Martial Art : - ]
[ Teknik : - Seni 9 Pedang Peri 'Tingkat Dewa' { 100% } ][ - Seni Sembilan Jari Guntur 'Tingkat Dewa' { 100% } ][ - Seni Penekan Aura ' Tingkat Dewa' { 100% } ][ Seni God Seal 'Tingkat Ilahi' { 100% }
[ Senjata : -Pedang Iblis Penghancur Surga 'Tingkat Surgawi' ][ -Pedang Sky Ice 'Tingkat Dewa'' ]
[ Shop : » ]
[ Poin Tukar : 234.760.140.000 ×Doubel Poin ]
[ Poin Pemahaman : 80.000 ]
[ Poin kekayaan : 35.560.040 ]
[ Roda Keberuntungan : » ]
[ Inventory : 6 Box Surgawi - 4 Box Dewa - 1 Box Ilahi - Seni Domination Frozen 'Tingkat Surga' ]
[ Upgrade+ ]
Qin Chen memperhatikan layar transparan berwarna biru di hadapannya, ia memperhatikan statistik nya dengan teliti.
Sepertinya ada yang aneh! Coba lihat Kenapa ada tanda tanya di Exp Level ku?
Ia bingung dengan tanda tanya di statistik Exp Level nya, karena baru beberapa saat lalu ia mengecek statistik nya masih baik-baik saja, tapi sekarang statistik levelnya bertanda tanya.
'Sistem, kenapa Exp Level ku tanda tanya?' Tanya Qin Chen di dalam pikiran nya.
Qin Chen bertanya karena ia sendiri bingung dengan Exp Level nya yang tiba-tiba berubah menjadi tanda tanya.
[ Jawab Tuan : Karena Tuan sudah melewati Ranah Celestial Immortal membuat Exp Level di hitung normal ]
Qin Chen terdiam sesaat karena benar yang di katakan oleh sistem kalau ia sudah melewati Ranah Celestial Immortal. 'Aku tahu tapi kenapa Exp Level tidak diketahui!' Tanya balik Qin Chen.
__ADS_1
[ Exp Level Tuan tidak diketahui karena, Tuan belum menerima Kesengsaraan Immortal membuat kekuatan Tuan hanya di batas Earth Immortal. Tuan hanya bisa menggunakan 10% kekuatan Ranah Tuan karena belum melakukan Kesengsaraan Immortal ]
[ Catatan : Semua barang di toko akan di hitung normal sesuai harga sistem tanpa ada diskon di dalamnya ]
Mendengar penjelasan sistem membuat Qin Chen paham dengan semuanya, meski ia kecewa dengan adanya hitung normal tapi ia pasrah karena tidak selamanya dia beruntung.
Qin Chen mengklik 'Upgrade' di Sistem nya karena ingin mengecek berapa Poin Tukar untuk meningkatkan ke versi 3, dengan begitu ia akan mendapatkan banyak hal baru.
[ Upgrade Tahap 3 ]
[ 100.000.000.000 Poin Tukar ]
[ Y/N ]
Melihat angka yang normal di hadapannya membuat ia terbatuk-batuk melihat angka itu. "Hukkk...uhukk..., A-apa nya yang normal! Ini namanya pemerasan!" Ucap Qin Chen dengan nada terbata-bata sekaligus terkejut.
Qin Chen tidak sadar berbicara sendirian disana, orang-orang mendengar nya memiringkan kepalanya karena bingung dan berpikir pemuda di depannya berbicara sendiri.
[ Ini Harga standard dan normal Tuan. Karena tahap 3 akan memiliki fitur-fitur baru dan lagi barang-barang di toko akan semakin menarik untuk anda ]
Qin Chen terdiam sesaat, dengan berfikir sejenak karena ia akan kehilangan banyak Poin Tukar namun ia akan mendapatkan banyak fitur yang menarik, hasratnya sebagai hacker meronta-ronta di dalam tubuhnya. Dengan jari tangannya langsung menekan tombol 'Y' .
[ Poin Tukar di kurangi 100.000.000.000 dengan Waktu peningkatan 1 Tahun untuk menyesuaikan Proses Peningkatan Versi ]
"1 Tahun? Bisakah lebih cepat?" Gumamnya sambil mengelus dagunya.
[ Mempercepat Proses membutuhkan 50.000.000.000 Poin Tukar, Apa Tuan bersedia? ]
[ Y/N ]
Tanpa pikir panjang lagi ia langsung mengklik 'Y' untuk memulai proses peningkatan Tahap Sistem, dengan begitu ia tidak bisa menggunakan sistem dalam waktu dekat.
1 Bulan Kemudian
Sudah satu bulan di dalam Tanah Terlarang, dengan basis Kultivasi yang macet di Profound Immortal Tingkat 7, karena ia belum tahu seberapa banyak Exp yang perlu ia kumpulkan dan lagi ia juga tidak terlalu fokus dengan Exp.
Karena jika terus menggunakan Exp akan membuat fondasi tidak stabil dengan begitu ia akan kalah dengan Kesengsaraan Immortal nantinya, dalam sebulan ini ia hanya bermeditasi dan bermain dengan Ru'er sekalian menunggu Xiao Laohu selesai menyerap semua energi monster.
__ADS_1
...
*Thanks You For Reading*