Supreme God System

Supreme God System
Chapter 198 : [PMP] Kematian Fairy Demon (38)


__ADS_3

Di Ibukota Fairy Demon, dimana sekarang hanya ada lubang besar, sebesar Ibukota tersebutlah lubang itu terbentuk. Kehancuran sebesar itu, tidak ada yang bisa hidup lagi di bangun-bangun yang hancur tersebut.


Di kedalaman lubang, Fairy Demon menggerakkan tubuhnya untuk berdiri, meskipun tulang punggungnya telah hancur akibat hantaman Qin Chen sebelumnya.


Ia memegang perutnya yang dimana, ia telah keguguran anaknya yang telah di kandungnya, melihat hal tersebut, ia menjadi murka kepada Qin Chen yang membunuh anaknya.


"Haaaa... dasar keparat! Beraninya kau membunuh anakku!" Teriak Fairy Demon.


Fairy Demon menghantam tangannya ke tanah dengan sebuah retakan tanah yang cukup luas. Qin Chen yang mendengar itu, ia juga sangat terkejut dengan apa yang terjadi sekarang ini.


Ia yang sekarang terdiam sesaat, karena memikirkan jika itu posisi yang di alami oleh istrinya, pasti ia juga akan sangat marah melihat anaknya mati.


Tapi, tiba-tiba semuanya berubah, Qin Chen berubah menjadi Dewa Asura, dimana ia sekarang tidak peduli dengan siapapun dan apapun lagi disana.


Semuanya di ubah, karena Qin Qui yang mengaturnya agar Qin Chen tidak menjadi seorang naif yang akan hal tersebut. Melihat dirinya berubah seperti ini, ia menyadari bahwa bahwa Qin Qui membantunya agar tidak menjadi lemah.


Qin Chen di atas sana lalu berkata, "Seharusnya kau merasa senang, bahwa anak yang akan lahir tidak tahu siapa ayah sebenarnya. Jika ia tahu, bahwa ayahnya ada laki-laki yang kau mainkan, ia akan malu dilahirkan!"


Ia berbicara tanpa perasaan di atas langit, ini semua karena ia adalah Dewa Asura, ia sangatlah jahat dan juga licik, di balik kejahatan yang ia tampilkan, ia adalah orang yang paling kuat di takuti oleh Dewa.


Fairy Demon yang mendengar suara itu, ia awalnya ketakutan karena setiap katanya mengandung Aura membunuh, tapi ia masih marah terhadap apa yang Qin Chen lakukan kepadanya.


Ia melihat ke arah Qin Chen yang memandangnya dengan tatapan mata bersinar merah terang, ia memandang ke bawah dengan mata sipit dan dingin.


Perlahan, ia mengangkat tangannya ke atas dengan menciptakan sebuah bintang dengan api kegelapan abadi, di selimuti api berwarna hitam bercampur merah darah.


"Apa ada kata-kata terakhir? Sebelum kau menyusul anakmu?" Tanya Qin Chen dengan suara intimidasi.


Fairy Demon lantas semakin marah, ia lalu berdiri dengan menatap ke arah Qin Chen lalu berteriak. "Tranformasi Peri!"


Tubuhnya mulai membesar bagaikan balon yang ditiup, angin di sekitarnya berhembus kencang menguncang pohon-pohon di luar kota. Su'er yang berada di bawah pohon, ia mulai melihat sosok wanita yang besar berada di kota.


Saat ia memperhatikan bintik kecil di depannya, dengan mengamati menggunakan matanya, ia melihat bahwa itu adalah Qin Chen yang tengah terbang di atas langit.

__ADS_1


"Qin Chen! Apa dia akan menghadapi wanita raksasa itu?"


Ia terkejut melihat Qin Chen akan menghadapi wanita raksasa di hadapannya, ia berpikir bagaimana caranya Qin Chen bisa menang melawan wanita raksasa. Tapi di atas langit, saat semua awan menghilang, bisa terlihat sebuah matahari buatan Qin Chen.


"Ma-matahari.. a-apa Qin Chen sudah bisa membuat matahari, hingga ia bisa menghancurkan setengah bintang ini!" Ucap Su'er dengan nada yang gemetaran.


Ia tidak menyangka akan melihat Qin Chen yang seperti ini, sekarang ini Qin Chen tidak memikirkan hal lainnya, yang ia pikirkan adalah membunuh, dan terus membunuh.


Ditempat Qin Chen berada, ia yang tengah terbang di atas langit-langit melihat Fairy Demon telah menjadi lebih besar, Qin Chen lalu menghempaskan tangannya kebawah.


Wushh!


Hembusan angin yang begitu besar terjadi di atas kota yang telah menjadi reruntuhan bangunan, hembusan angin tersebut membuat Su'er hampir terlempar jauh, untungnya ia berpegang pada pohon di sampingnya.


Fairy Demon yang telah menjadi besar, ia mengangkat tangannya ke atas untuk menahan serangan Qin Chen yang sangat besar, serangan itu bisa menghancurkan setengah bintang.


Disaat serangan terjatuh bagaikan meteor yang jatuh dari atas langit, Fairy Demon menggunakan sisa kekuatan yang ia miliki untuk menahan serangan miliknya.


"Haaaa!"


Tanah-tanah yang ia injak retak dengan akar-akar yang besar, bintang Fairy Demon berguncang hebat. Ia yang menahan dengan kedua tangannya yang besar tersebut.


Qin Chen yang berada di atas langit, ia melihat hal tersebut hanya tersenyum tipis, Qin Chen lalu mengeluarkan sebuah bintang lainnya di atas bintang tersebut.


"Coba terima satu lagi, apa kau bisa menahannya? Jika bisa, coba kamu tahan satu lagi!" Ucap Qin Chen dengan menghinanya.


"Brengsek! Dasar iblis! Aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri!" Teriak Fairy Demon dengan marah.


Qin Chen hanya tersenyum tipis mendengar, karena ia sedang bermain-main dengan wanita di hadapannya. "He... Coba saja? Apa kamu bisa? Atau tidaknya, tergantung pada kemampuan yang kau miliki sekarang ini!"


Ia lalu menghantam bintang yang ia ciptakan tadi dengan dua bintang saling bertumpuk menjadi satu, Fairy Demon menahan serangan Qin Chen menggunakan tubuhnya.


Retakan-retakan tanah terus menjulang besar hingga keluar kota, Su'er terbang ke atas karena bahan dibawah, ia terbang ke atas sambil melihat Qin Chen yang menyerang Fairy Demon.

__ADS_1


Kakinya hingga menembus tanah bagian terdalam, bahkan tubuhnya seperti sudah tenggelam setengah badan, Qin Chen tersenyum licik, ia lalu menghantamnya semakin keras.


Bang!


Suara hantaman yang begitu keras, Fairy Demon mulai mengeluarkan banyak darah di mulutnya, ia tidak bisa menahan serangan Qin Chen lagi untuk kedua kalinya.


Tangannya sudah mulai patah, akibat hantaman yang Qin Chen berikan membuat tubuhnya menjadi banyak kehancuran besar, jika di lanjutkan sudah dipastikan bahwa tubuhnya akan hancur menjadi butiran-butiran darah.


"Arghhhhh!"


Ia berteriak keras, tidak bisa lagi menahan serangan Qin Chen, tangannya hancur menjadi butiran-butiran darah.


Krakk! Krakk!


Disaat tangannya sudah tidak menahan serangan Qin Chen, kedua serangan yang ia buat melesat dengan cepat kebawah, serangan tersebut lalu menghantam tubuhnya.


Qin Chen yang sebelum ledakan, ia pergi dari sana membawa Su'er pergi menjauh dari tempat ledakan yang akan menghancurkan setengah bintang, saat Su'er mengendong dirinya pergi dari sana.


Mereka pergi dari sana dengan kecepatan tinggi, karena ledakannya akan menjadi sangat luas dari jangkauan bintang, tidak membutuhkan waktu lama dari kepergian Qin Chen.


Sebuah ledakan besar mulai terdengar oleh mereka berdua.


Boom!


Hembusan angin yang dihasilkan ledakan seperti mengejar Qin Chen, untungnya Qin Chen terbang menggunakan kecepatan tinggi, jadi ia tidak terkena dampak ledakan tersebut.


Setelah cukup jauh, ia turun dari atas langit kebawah untuk menghilangkan semua intimidasi dari sekujur tubuhnya.


Tak!


Suara kaki Qin Chen yang menginjak tanah di sana, ia disana menurunkan Su'er agar ia bisa berdiri di dekatnya, Qin Chen yang tidak bersuara, ia mulai menghilangkan semuanya dan kembali seperti semula.


"Haa.. baru bisa berbicara legah, jika aku tadi berbicara padamu, mungkin kamu akan ketakutan mendengar suaraku, jadi aku tidak bisa berbicara di depanmu disaat aku menggunakan wujud tadi." Ucap Qin Chen dengan menjelaskan kepada Su'er.

__ADS_1


...


*Thanks You For Reading*


__ADS_2