Supreme God System

Supreme God System
Chapter 150 : Menjadi Kaisar Chen!


__ADS_3

Di lautan bintang, Qin Chen yang tengah berdiri dengan memegang kepala kaisar, ia melihat sudah banyak bintang yang hancur akibat ulah mereka berdua.


Untungnya hanya bintang yang memiliki orbit sebuah planet, jika itu adalah bintang Galaxy, mungkin akan menjadi pertarungan antara Dewa di lautan bintang.


Qin Chen yang tengah berdiri tenang, ia melihat dunia tempat ia berada sebelumnya dengan pandangan biasa. Karena di sana ada istrinya, ia dengan cepat melesat menuju tempat sebelumnya untuk menemui istrinya.


***


Di Kota Immortal Cloud, orang-orang disana melihat pertarungan di lautan bintang dengan kekuatan yang sangat besar membuat mereka merinding ketakutan.


Bagaimana tidak ketakutan, di saat melihat serangan yang begitu kuat menghancurkan banyak bintang-bintang di sekitarnya. Jika itu adalah manusia, mereka sudah mengklaim bahwa dirinya akan mati dengan terkena hembusan anginnya.


Qiu Yu Ran, ia melihat Qin Chen yang bertarung melawan kaisar hingga keluar tata surya membuat ia sangat khawatir. Meskipun ia kuat, tapi bertarung di luatan bintang bukankah akan membahayakan dirinya.


Di tengah kekhawatiran Qiu Yu Ran kepada Qin Chen, dari atas langit mulai terlihat kilatan cahaya yang terbang ke arah mereka semua dengan kecepatan tinggi.


Saat Qiu Yu Ran melihat Qin Chen yang terbang dengan cepat ke arahnya, melihat Qin Chen yang dari atas terbang cepat, ia langsung ikut terbang ke arahnya dengan cepat.


Mempunyai istri manja dan juga mengkhawatirkan dirinya, memang sangat baik. Kini Qiu Yu Ran langsung memeluk Qin Chen tanpa memikirkan orang-orang disana.


"Kamu membuatku khawatir.. jika kamu tidak ada, siapa yang akan menjadi ayahnya nantinya.." Qiu Yu Ran menggumam di pelukan Qin Chen.


"Jadi begitu, baiklah.. jika kamu mau aku jadi ayahnya, aku tidak keberatan.." Qin Chen menggodanya dengan lembut.


Ia tidak menanggapi perkataan Qin Chen, karena ia sedang memeluknya. Sedangkan Qin Chen di sana, ia melempar kepala kaisar ke tanah untuk menundukkan mereka semua.


Suara dentuman keras yang dimana saat kepala kaisar di lemparkan dengan keras ke tanah. Saat mereka semua melihat bahwa kaisar sudah mati dalam pertarungan.


Qin Chen menatap seluruh orang-orang disana dengan tatapan tenang. "Dengar kalian semua! Mulai sekarang, Kekaisaran Alam Immortal akan menjadi milikku! Siapapun yang melanggar peraturan yang kubuat, kalian akan di hukum mati! Apa kalian paham!" Suara Qin Chen menggema di seluruh langit dengan Aura intimidasi.

__ADS_1


Mendengar bahwa Kekaisaran sudah di ambil ahli oleh pemuda di atas sana, mereka semua tidak ada yang bisa berdiri untuk menolaknya. Karena Aura yang di pancarkan Qin Chen membuat sebuah tekanan yang maha dahsyat di Alam Immortal.


Satupun orang yang berada di Alam Immortal tidak ada yang bisa berdiri sama sekali, mereka semua tersungkur di tanah dengan tekanan hebat.


"Memberi hormat kepada Kaisar!"


Suara mereka semua terdengar menggema di seluruh Alam Immortal, para Dewa yang awalnya datang untuk mencari tahu siapa dalangnya, kini mereka mengetahui siapa orang yang menghancurkan Galaxy tersebut.


Bahkan sekarang mereka dipaksa berlutut di hadapan orang tersebut dengan paksaan, Qin Chen yang mendengar itu semua, ia menarik kembali Auranya.


Setelah Aura ditarik kembali, ia pergi melesat bersama orang-orangnya menuju Istana Kaisar, dengan Qin Chen yang akan mengambil ahli Alam Immortal ini, ia akan membuat Alam Immortal lainya bertekuk lutut di hadapan kekuasaan Qin Chen.


Karena Qin Chen pergi dengan orang-orangnya, ia tidak bisa terbang dengan cepat, ia harus mengimbangi terbang mereka semua. Mau bagaimana lagi, urusannya disini belum selesai, jadi ia belum bisa naik ke Alam Immortal tertinggi.


***


Istana Kaisar.


Kematian kaisar membuat orang-orang di istana menjadi rusuh dengan mereka semua yang cepat-cepat ingin kabur dari sana, tapi sayangnya mereka semua terlambat beberapa menit saja.


Di luar istana kaisar, terlihat pemuda yang tengah menggendong wanita cantik, dan di belakangnya terdapat 2 wanita cantik dan satu pria tua. Mereka semua sedang melihat ke bawah dengan tatapan biasa.


Sedangkan untuk Qin Chen, ia melihat dengan pandangan dingin. Ia melihat banyak orang-orang dari istana kaisar berlarian, mereka berlarian karena takut dengan orang yang membunuh kaisar.


Tanpa pandang bulu lagi, Qin Chen membunuh mereka semua dengan tatapan matanya, tatapannya membuat seluruh tubuh orang-orang tersebut meledak satu-persatu


Nyaringnya suara ledakan tersebut memanjakan telinga Qin Chen, sudah biasa bagi Qin Chen membunuh tanpa pandang bulu lagi, karena jika ia menganggap mereka tidak layak, maka akan dibunuh tanpa ampun.


Setelah beberapa keroco mati, Qin Chen melesat masuk ke dalam istana untuk duduk karena ia sangat lelah, bukan lelah fisik melainkan lelah dalam hal lainnya.

__ADS_1


Istana Kaisar di kelilingi 4 kota besar di sekitarnya, ke-empat kota tersebut sangatlah makmur dan sejahtera dengan penduduk setempat yang sangat banyak, dan lagi setiap tahunnya melahirkan orang-orang hebat.


Didalam istana, Qin Chen melihat seorang wanita paruh baya yang masih muda sedang bersedih dengan memeluk putrinya yang berusia 18 tahun. Qin Chen yang melihat itu, ia berpikir tentang kematian kaisar yang membuat mereka bersedih.


Qin Chen berjalan menuju singgah sana yang menjadi miliknya, ia tidak memperdulikan orang-orang yang berada di dalam istana. Ia duduk dengan memangku istrinya.


"Sekarang akulah kaisar kalian! Jika ada yang ingin keluar? Keluarnya! Aku tidak keberatan, tapi ingatlah! Aku tidak akan menerima kalian lagi, meskipun kalian berlutut di hadapanku!" Ucap Qin Chen yang terdengar di seluruh ruangan.


Para prajurit saling memandang satu sama lain, mereka bingung mau mengikuti siapa lagi. Sedangkan untuk 12 Jenderal lainnya juga bingung mengikuti siapa.


Mereka semua berpikir selama 2 menit lebih, dan akhirnya mereka memutuskan untuk tunduk pada Qin Chen sebagai kaisar baru di Alam Immortal, tepatnya di Bintang Kematian.


"Memberi hormat kepada Kaisar baru!"


"Memberi hormat.."


Mereka memberikan hormat kepada Qin Chen yang sedang duduk di tahtanya, disampingnya terdapat 2 wanita cantik yang tidak lain adalah saudarinya istrinya.


Qin Chen yang mendengar itu tersenyum tipis, lalu ia kembali mengeluarkan suaranya. "Bagus! Kalian memilih orang yang tepat! Panggil aku dengan sebutan Kaisar Chen!" Balas Qin Chen dengan suara keras.


"Baik!"


Mereka menerima Qin Chen sebagai kaisar baru di Alam Immortal, karena untuk beberapa alasan. Kematian kaisar akan membuat Alam Immortal tertinggi akan menyerang Alam Immortal ini, dan lagi kekuatan orang-orang di Alam Immortal ini tidak ada yang sekuat kaisar lama.


Setelah urusan dengan prajurit sudah selesai, Qin Chen kini melihat kedua wanita yang bersedih disana. Qin Chen hanya bisa menghela nafasnya dengan panjang.


Kehilangan suami atau ayah memang menyedihkan bagi yang lemah! Sama sepertiku jika kehilangan orang yang disayangi! Tapi mau bagaimana lagi? Kaisar itu terlalu memanjakan putranya hingga mati!


...

__ADS_1


*Thanks You For Reading*


__ADS_2