Supreme God System

Supreme God System
Chapter 242 : Istirahat sebentar


__ADS_3

Di kediaman Qin, Qin Chen dan Su'er pergi dari tempat tadi, lalu menuju tempat gudang, dimana tempat barang-barang Klan Qin yang di simpang. Karena disana, Qin Chen akan mendapatkan banyak barang-barang yang berguna baginya.


Saat berjalan, tidak sengaja Qin Chen dan Su'er berpapasan dengan ibunya, hari belum terlalu pagi, matahari masih berjalan pelan untuk menunjukkan keindahannya.


"Chen'er ... Kenapa Chen'er ada di sini? Apa Chen'er membutuhkan sesuatu?" Tanya ibunya dengan nada lembut.


"Begini ibu ... Chen'er ingin membuat ikat rambut untuk Istri kecil, tapi Chen'er tidak memiliki bahan-bahannya, jadi ... Chen'er pergi ke ruang penyimpanan untuk mengambil bahan-bahan yang bisa berguna ... " Ujarnya dengan suara lembut kepada ibunya.


"Jadi begitu ... Ikuti ibu ... Ibu mengetahui dimana tempat bahan-bahan tersebut, Chen'er bisa menggunakannya sesuka hati, Chen'er ... "


Ibunya awalnya tersenyum mendengar putranya ingin memberikan ikat rambut buatannya sendiri, ia lalu membawa Qin Chen ketempat bahan-bahan yang bisa digunakan oleh Qin Chen.


***


Di dalam ruangan, Qin Chen duduk dimana di hadapannya ada banyak kain, dan pernak-pernik yang diberikan oleh ibunya. Dalam benaknya, ia berpikir tentang ketrampilan seni miliknya sewaktu di Bumi.


Qin Chen masih berdiam diri di sana, ia kini mencari model seperti apa yang bagus untuk istri kecilnya.


Selang beberapa menit berlalu, akhirnya ia mulai menggerakkan tangannya untuk membuat sebuah ikat rambut yang sudah ia dapatkan dari ingatannya di bumi.


Dibantu oleh ibunya, dimana Qin Chen tidak menggunakan kekuatannya untuk membuat ikat rambut. Semuanya, Qin Chen lakukan untuk istri tercintanya.


Waktu berlalu hingga matahari naik ke atas menampilkan keindahan yang sangat mempesona, Qin Chen telah membuat satu ikat rambut hasil buatannya sendiri.


Kain berwarna merah muda, dan bersampul mawar yang sudah mekar. Setelah selesai, Qin Chen membawa pergi ikat rambut tersebut ke dalam kamarnya.


Ibunya hanya membantu memberikan apa yang Qin Chen butuhkan, sedangkan Su'er, ia membantu Qin Chen untuk memberikan konsep apa yang cocok untuknya.


***

__ADS_1


Di dalam ruangan, Qin Chen berjalan masuk di saat ia masuk, ia melihat wanita cantik tengah duduk di depan kaca, wanita itu menyisir rambutnya yang panjang dengan sisir giok.


Melihat istrinya sedang menyisir rambut, Qin Chen berjalan pelan mendekatinya, dengan lembut ia menggapai sisir tersebut.


Saat tangannya ada di sisir, Qin Chen dengan lembut menyisir rambutnya yang panjang. "Kamu semakin hari, semakin cantik ... Aku jadi benar-benar tidak ingin mencari wanita lain ... "


Suara Qin Chen bisa ia dengar oleh istrinya, dimana Qin Chen mau sedikit libur satu hari di dunia buatannya, dan libur itu setiap satu bulan sekali.


Kenapa satu bulan? Karena Qin Chen ingin mengecek kondisi istrinya di dunia buatan, dan agar dia tidak kepikiran tentang Qin Chen, jika Qin Chen di dunia luar sana.


Setelah selesai menyisir, Qin Chen mengikat rambutnya kebelakang dengan ikatan rambut yang baru saja ia buat, dimana ikatan tersebut sangatlah sempurna di kepalanya.


"Qin Chen ... Dari mana ikat rambut itu? Aku tidak memiliki ikat rambut seperti itu ... " Tanya Qiu Yu Ran dengan suara kecil.


"Ini aku buatkan khusus untukmu, aku tidak tahu mau memberikan hadiah apa kepadamu ... " Balas Qin Chen dengan suara lembut.


Qiu Yu Ran merasa sangat senang, karena ikat rambutnya di buat oleh Qin Chen sendiri, dan warna maupun desainnya sangat ia sukai. Saat ia selesai mengikat, Qin Chen tersenyum melihatnya dari jendela.


Energi dalam diri Qin Chen, ia lepaskan dengan menyalurkan ke tubuh istrinya, agar kondisinya sehat selalu tanpa taku kehabisan energi murni yang begitu padat.


Sepanjang jalan, Qin Chen selalu mengobrol dengan istrinya berduaan di kediaman Qin. Meksipun banyak prajurit, maupun orang-orang dari keluarga Qin melihat mereka berdua.


Sepanjang jam, Qin Chen menghabiskan waktu bersama istrinya untuk membuatnya tidak terlalu mengkhawatirkan Qin Chen nantinya, meskipun ke dunia buatannya hanya sebentar, tapi Qin Chen akan membuat kenangan baik untuknya.


Sedangkan Yin'er, Su'er, dan Ru'er, mereka bertiga bersama ibunya Qin Chen. Dimana mereka bertiga di ajak belajar memasak di dapur keluarga, disana mereka belajar masak dengan resep andalan ibunya.


Mau Ru'er yang kecil, ia belajar memotong sayuran dan lainnya, karena setiap hari dia terus di ajarkan banyak oleh ibunya Qin Chen. Mulai dari membuat pakaian, hingga memasak, dan lainnya.


Di tempat Qin Chen berada, ia duduk di tepi danau sambil meletakkan kakinya di bawah, dimana air memberikan kedinginan di kakinya. Qin Chen besok akan pergi dari sana, jadi ia menghabiskan waktu sekarang ini berdua

__ADS_1


"Apa kamu baik-baik saja selama 1 bulan ini, di dunia ini?" Tanya Qin Chen.


"Hmm ... Ibu selalu perhatian denganku, aku jadi seperti anak kecil yang baru saja lahir ... " Qiu Yu Ran membalasnya dengan suara lembut.


"Fufufu ... Aku sudah lama di manjakan oleh ibu ... Jadi, aku paham dengan apa yang kamu katakan sekarang ini, aku sungguh senang, bahwa kamu sudah bisa akrab dengan ibuku ... " Qin Chen tertawa kecil sambil berbicara dengan Qiu Yu Ran.


"Benar juga, kamu adalah putra kesayangannya, aku sampai lupa bahwa kamu adalah putranya ... "


Awal pertanyaan yang Qin Chen berikan memberikan tawa manis untuk Qiu Yu Ran. Tapi, Qiu Yu Ran dengan cepat terdiam tanpa ada sedikitpun mengeluarkan suara.


Ia sedikit tahu, kenapa Qin Chen datang kesana setiap satu bulan, dan ia hanya tinggal beberapa hari disana untuk beristirahat, lalu pergi lagi ke dunia luar.


"Qin Chen ... Apa kamu akan pergi lagi? Apa kamu tidak bisa tinggal disini sebentar lagi ... " Tanya Qiu Yu Ran kepada Qin Chen.


Suaranya kecil, hingga membuat Qin Chen memahami apa yang dikatakannya, sempat bingung, tapi dengan cepat ia memahami perasaan Qiu Yu Ran kepadanya.


Qin Chen tersenyum manis, karena tujuannya adalah untuk membawanya ke dunia luar, dimana Alam Immortal tertinggi adalah tempat yang akan di kunjungi oleh mereka berdua.


Ia berada di sampingnya, dimana Qiu Yu Ran menyederkan kepalanya di pundak Qin Chen, "Aku memang akan pergi. Tapi ... Aku akan membawamu pergi juga, karena aku ingin menunjukkan Alam Immortal tertinggi kepadamu ... "


Saat mendengar suara Qin Chen, ia langsung melihat ke arah Qin Chen, dimana Qin Chen tersenyum manis dengan membelai kepalanya dengan lembut.


Ia lalu berbicara dengan nada yang gugup. "Ka- kamu tidak berbohong padaku ... "


"Tentu saja tidak ... Tujuanku pergi sebulan yang lalu adalah, aku ingin sebelum kamu melahirkan, kamu sudah bisa menginjakkan kaki ke Alam Immortal tertinggi ... Meskipun, aku belum bisa membawamu ke Alam Surga, tapi setelah masalah di Alam Immortal tertinggi selesai, aku akan membawamu ke Alam Surga ... "


Qiu Yu Ran mendengar suaranya membuat ia sangat senang, ia bahkan langsung memeluk Qin Chen dengan manja, dimana ia tidak memperdulikan dimana ia sekarang berada. Karena di depannya adalah suami sahnya.


...

__ADS_1


*Thanks You For Reading*


__ADS_2